NovelToon NovelToon
Sekte Puncak Keabadian

Sekte Puncak Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Lin Xuan, seorang pemuda modern penyuka novel web, tiba-tiba bertransmigrasi ke Benua Langit Surgawi. Sialnya, ia terbangun dalam tubuh Ketua Sekte termuda dari "Sekte Bintang Jatuh"—sebuah sekte yang dulunya merupakan penguasa benua, namun kini hanya menyisakan dirinya dan sebuah gunung usang karena diserang oleh aliansi musuh. Di saat musuh datang untuk mengambil alih tanah sektenya, Lin Xuan membangkitkan "Sistem Pembangunan Sekte Abadi".
​Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang klan, membangun paviliun ajaib, hingga memanggil naga penjaga, Lin Xuan memulai perjalanannya untuk mengubah sekte bobroknya menjadi kekuatan nomor satu di seluruh alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20: Undian Kosmik dan Penatua Pedang Pemabuk

Bab 20: Undian Kosmik dan Penatua Pedang Pemabuk

​Aroma teh daun roh menguar lembut, berpadu dengan udara Gunung Bintang Jatuh yang kini dipenuhi oleh Hujan Roh Cair. Di meja batu gioknya, Lin Xuan duduk dengan santai, mengabaikan fakta bahwa ia baru saja menghapus eksistensi seratus ribu nyawa elit dari muka bumi hanya dengan lambaian tangan.

​Di dalam benaknya, sebuah roda rolet kosmik raksasa yang dihiasi miliaran rasi bintang mulai berputar dengan kecepatan cahaya.

​"Sistem, gunakan Tiket Undian Artefak Kosmik!"

​[Menggunakan Tiket Undian Artefak Kosmik...]

[Roda Takdir sedang memilah harta dari lautan multiverse...]

[Ding! Undian Selesai!]

[Selamat! Tuan Rumah mendapatkan Artefak Kosmik: Cermin Samsara Sembilan Surga (Nine Heavens Samsara Mirror)!]

​Sebuah cermin perunggu kuno seukuran telapak tangan tiba-tiba melayang turun dari kehampaan dan mendarat di atas meja Lin Xuan. Bingkainya diukir dengan pola naga yang menelan ekornya sendiri—simbol keabadian dan siklus reinkarnasi.

​[Cermin Samsara Sembilan Surga (Artefak Kosmik - Terikat pada Sekte):]

[Efek 1 - Jejak Jiwa Abadi: Seluruh murid dan tetua Sekte Bintang Jatuh yang namanya terdaftar di plakat sekte akan meninggalkan jejak jiwa di dalam cermin ini. Jika mereka terbunuh di dunia luar, Tuan Rumah dapat menggunakan Poin Sekte untuk membangkitkan mereka kembali secara utuh di dalam Aula Utama!]

[Efek 2 - Pantulan Karma: Dapat memantulkan satu serangan berkekuatan penuh dari ahli di alam yang melampaui batas fana (Alam Dewa), memiliki waktu jeda 1 tahun.]

​Mata Lin Xuan membelalak, napasnya tertahan sesaat.

​"Kebangkitan?! Dan sistem respawn massal untuk murid-muridku?!" Lin Xuan nyaris melompat dari kursinya.

​Di dunia kultivasi yang kejam ini, kejeniusan sering kali mati muda karena dibunuh oleh para tetua faksi musuh yang iri. Namun dengan cermin ini, Ye Chen dan Su Yue'er secara harfiah memiliki jaminan keabadian selama Lin Xuan memiliki cukup Poin Sekte! Ini menghilangkan satu-satunya kelemahan mereka saat berada di luar radius Wilayah Mutlak-nya.

​"Luar biasa. Letakkan cermin ini di puncak Aula Leluhur dan sembunyikan auranya," perintah Lin Xuan. Cermin perunggu itu melesat ke udara dan menghilang ke dalam susunan formasi pelindung aula, beresonansi dengan Vena Spiritual Akar Dunia.

​Setelah menenangkan kegembiraannya, Lin Xuan menatap hadiah keduanya.

​Kartu Pemanggilan Penatua tingkat Transformasi Dewa.

​Di Benua Langit Surgawi, ranah Transformasi Dewa adalah batas puncak kekuatan manusia. Mereka adalah penguasa benua, setara dengan Kaisar Suci sendiri. Bahkan di masa kejayaan Sekte Bintang Jatuh ribuan tahun lalu, leluhur pendiri mereka baru mencapai tahap ini.

​"Sistem, gunakan Kartu Pemanggilan Penatua!"

​[Menggunakan Kartu Pemanggilan Tetua (Tingkat Transformasi Dewa)...]

[Membuka gerbang dimensi menuju Alam Pedang Kuno...]

​Seketika itu juga, langit di atas Gunung Bintang Jatuh yang baru saja tenang kembali bergejolak. Namun kali ini, bukan awan emas atau Hujan Roh yang turun, melainkan miliaran bayangan pedang tak kasat mata!

​Syuuuut! Syuuuut!

​Suara pedang yang berdengung membuat Ye Chen dan Su Yue'er berlari keluar dari Paviliun Kitab Suci. Bahkan Pedang Bintang Merah di punggung Ye Chen bergetar hebat, seolah ingin terbang dan bersujud ke arah langit.

​Dari dalam celah kehampaan hitam di atas pelataran sekte, tercium aroma anggur yang sangat keras dan memabukkan.

​Seorang lelaki tua dengan rambut beruban acak-acakan, mengenakan jubah abu-abu kusam yang penuh tambalan, melangkah keluar. Ia menunggangi sebuah labu botol raksasa berwarna kuning kusam. Di pinggangnya tergantung sebuah pedang besi berkarat yang bahkan tidak memiliki sarung.

​Lelaki tua itu tampak seperti pengemis mabuk yang baru saja ditendang keluar dari kedai arak. Ia menguap lebar, menggaruk perutnya, lalu menenggak sisa arak dari botol kecil di tangannya.

​Namun, saat mata lelaki tua itu terbuka, sebuah niat pedang (Sword Intent) yang mampu merobek langit melesat keluar, membelah lautan awan di radius ribuan mil menjadi dua bagian yang terpisah rapi!

​Ranah Transformasi Dewa Tingkat Ketiga!

​Ye Chen menelan ludah. Keringat sebesar biji jagung mengucur dari pelipisnya. "T-tekanan ini... Puluhan kali lebih mengerikan dari ketiga Jenderal Emas tadi! Hanya dengan menatapnya, aku merasa jiwaku terbelah menjadi ribuan potong!"

​Bahkan Su Yue'er memicingkan matanya dengan ekspresi sangat serius. "Niat Pedang Penghancur Kekosongan. Orang tua ini... jika di Alam Atas, dia pasti seorang Raja Pedang! Bagaimana Guru bisa terus-menerus memanggil monster seperti ini?!"

​Lelaki tua pemabuk itu melompat turun dari labu botolnya, menepuk-nepuk jubah kotornya, dan berjalan terhuyung-huyung mendekati Lin Xuan.

​Tiba-tiba, mata yang tadinya sayu dan mabuk itu berubah setajam ujung tombak. Ia menyingkirkan botol araknya, berdiri tegak, dan membungkuk sembilan puluh derajat di hadapan Lin Xuan dengan rasa hormat yang luar biasa dalam.

​"Li Canggong, bergelar Pedang Pemabuk, memenuhi panggilan takdir. Melapor kepada Ketua Sekte!" suara lelaki tua itu menggelegar, membuktikan bahwa di balik penampilan konyolnya terdapat kekuatan penghancur dewa.

​[Nama: Li Canggong (Penatua Pedang Pemabuk)]

[Kultivasi: Ranah Transformasi Dewa Tingkat 3]

[Loyalitas: Mutlak (100%)]

[Keahlian Khusus: Seni Pedang Tiga Ribu Dunia Mabuk, Penyulingan Arak Surgawi.]

​Lin Xuan tersenyum hangat, melangkah maju, dan menepuk bahu Li Canggong. "Tidak perlu banyak aturan, Penatua Li. Selamat datang di Sekte Bintang Jatuh. Mulai hari ini, kau adalah Penatua Penegak Hukum di sekte ini."

​"Hahaha! Selama ada arak yang enak, pedang tua ini siap memenggal leher siapa pun yang berani menentang Anda, Ketua!" tawa Li Canggong meledak. Ia menoleh ke arah Ye Chen dan Su Yue'er, lalu bersiul panjang.

​"Ckckck... Inti Emas di usia semuda ini? Dan fondasi kalian sangat padat! Ketua Sekte benar-benar memiliki sepasang naga dan phoenix yang luar biasa!"

​Ye Chen dan Su Yue'er buru-buru maju dan memberi hormat.

​"Murid Ye Chen (Su Yue'er) memberi salam kepada Penatua Li!"

​Lin Xuan mengangguk puas melihat jajaran petingginya sekarang. Dengan Li Canggong, ia kini memiliki pilar kekuatan yang bisa dikirim keluar dari gunung tanpa khawatir kehilangan level kultivasinya sendiri.

​Sementara itu, di Ibu Kota Kekaisaran Suci.

​Istana Naga Emas adalah pusat dari seluruh kekuasaan di Benua Langit Surgawi. Di ruang takhta yang luas, Kaisar Suci sedang duduk bermeditasi, menyerap energi dari kristal urat bumi.

​Trak! Trak! Trak!

​Suara retakan nyaring tiba-tiba memecah keheningan yang suci.

​Kaisar Suci membuka matanya seketika. Di atas altar perunggu di hadapannya, tiga lempengan giok jiwa yang melambangkan kehidupan Tiga Jenderal Emas... hancur berkeping-keping menjadi bubuk. Tidak ada peringatan, tidak ada fluktuasi panggilan darurat, hanya kehancuran instan.

​Mata Kaisar Suci yang memancarkan cahaya dewa tiba-tiba menyusut.

​BZZZZZT!

​Aura Ranah Transformasi Dewa Tingkat 5 meledak dari tubuhnya, menghancurkan pilar-pilar emas di dalam ruangan. Para kasim dan penjaga di luar pintu langsung memuntahkan darah dan jatuh pingsan akibat tekanan kemurkaannya.

​"Mati?! Tiga Jenderal Emas... mati di waktu yang bersamaan?!" Kaisar Suci menggeram, suaranya menggetarkan seluruh istana.

​Ia meraih Kompas Tulang Naga. Kompas yang sebelumnya menunjuk ke arah timur itu kini berputar tak tentu arah sebelum akhirnya retak dan pecah menjadi dua. Aura karma (sebab-akibat) yang menghubungkan kompas itu dengan si pembunuh baru saja diputus paksa oleh sebuah hukum alam yang lebih tinggi.

​Kaisar Suci terhuyung mundur selangkah. Ia bukan orang bodoh. Untuk membunuh tiga ahli Puncak Jiwa Baru Lahir dan menghancurkan seratus ribu elit dalam sekejap mata tanpa sempat mengirimkan pesan... pelakunya haruslah setidaknya seorang ahli Transformasi Dewa Tingkat Puncak, atau bahkan sosok mitos dari ranah Penghancur Kekosongan!

​"Wilayah timur... apa sebenarnya yang terbangun di tempat terkutuk itu?!" Kaisar Suci bernapas berat. Kesombongannya sebelumnya langsung menguap.

​Ia segera mengeluarkan perintah telepati ke seluruh penjuru ibu kota.

​"Tutup seluruh gerbang Kekaisaran Suci! Aktifkan Formasi Pertahanan Tingkat Dewa! Tarik semua pasukan dari perbatasan timur dan nyatakan wilayah seratus mil dari Kota Angin Hitam sebagai Zona Terlarang! Sebelum aku berhasil membangunkan Leluhur Agung dari pertapaan panjangnya, tidak ada satu pun orang yang boleh memprovokasi wilayah itu!"

​Ketakutan mutlak kini mencengkeram sang penguasa benua. Kaisar Suci memilih untuk mundur ke dalam cangkangnya, tidak menyadari bahwa keputusan ini justru memberi waktu emas bagi Sekte Bintang Jatuh untuk berkembang tanpa batas.

​Gunung Bintang Jatuh.

​Pagi hari berikutnya, matahari bersinar cerah menembus awan. Lin Xuan memanggil Ye Chen dan Su Yue'er ke pelataran utama. Di sampingnya berdiri Penatua Li Canggong yang sedang asyik meminum arak dari labunya.

​"Kalian berdua telah menembus Inti Emas dan mendapatkan teknik dari Paviliun Kitab Suci," ucap Lin Xuan, menatap kedua muridnya dengan serius. "Tetapi, kultivasi di dalam rumah kaca tidak akan menghasilkan pedang yang tajam. Kalian butuh pertarungan hidup dan mati di luar sana."

​Ye Chen mengepalkan tinjunya, darah petarungnya mendidih. "Apa perintah Guru?"

​"Sekte kita sudah memiliki fondasi, tetapi kita masih kekurangan satu hal krusial: sumber daya fana, logam langka, tanaman spiritual untuk alkimia, dan tentu saja... lebih banyak murid jenius," jelas Lin Xuan. "Sekte Serigala Darah telah dihancurkan oleh Ye Chen. Wilayah mereka, perbendaharaan mereka, dan ratusan tambang yang berafiliasi dengan mereka sekarang tidak memiliki tuan."

​Lin Xuan menjentikkan lengan bajunya, menunjuk ke arah cakrawala.

​"Turunlah gunung. Ambil alih seluruh wilayah yang pernah dikuasai oleh Sekte Serigala Darah dan Aliansi Kegelapan di wilayah provinsi. Sebarkan nama Sekte Bintang Jatuh. Siapa pun yang tunduk, berikan mereka perlindungan. Siapa pun yang melawan... kalian tahu apa yang harus dilakukan."

​"Murid tidak akan mengecewakan Guru!" Ye Chen dan Su Yue'er menjawab serempak, niat membunuh terpancar dari mata mereka.

​Lin Xuan menoleh pada Li Canggong. "Penatua Li, temani mereka. Jangan campur tangan dalam perkelahian mereka dengan sesama generasi muda atau ahli Inti Emas. Biarkan mereka berdarah dan belajar. Tapi jika ada ahli dari generasi tua atau Jiwa Baru Lahir yang berani turun tangan..."

​Li Canggong menyeringai, memperlihatkan giginya yang sedikit kuning karena arak. Ia menepuk gagang pedang berkaratnya.

​"Jangan khawatir, Ketua. Jika ada orang tua tak tahu malu yang berani menyentuh sehelai rambut mereka, aku akan membelah sekte mereka dari langit hingga ke akar buminya!"

​Lin Xuan mengangguk puas. Dengan pelindung Transformasi Dewa dan asuransi jiwa dari Cermin Samsara Sembilan Surga, ini adalah waktunya bagi kedua muridnya untuk menaklukkan dunia luar.

1
Hadi Hadi
up up🤭
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪
Hadi Hadi
bantai💪
Romansah Langgu
Novel yang mantap
Hadi Hadi
is good😄😄💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
Hadi Hadi
is good😍😍😍
Hadi Hadi
up up😍💪
Hadi Hadi
sikat😍😍💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Hadi Hadi
semangat😍💪💪
Hadi Hadi
is top
Hadi Hadi
is y😍😍💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!