NovelToon NovelToon
Anak Genius : Ayah Lihatlah Aku

Anak Genius : Ayah Lihatlah Aku

Status: tamat
Genre:Teen / Single Mom / Hamil di luar nikah / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Siti Hardianti

Shalwa Maharani ia harus menerima kenyataan pahit , melahirkan seorang anak tanpa sosok suami dan harus membesarkannya seorang diri, ia harus berperan menjadi ibu sekaligus ayah yang selalu mencoba memenuhi kebutuhan anaknya yang bernama Naura Ayunindya Farzana.

Aku malu jadi bahan ejekan teman temanku Karna ga punya Ayah tapi kata bunda Ayahku lagi bekerja jauh , "Ayah lihatlah aku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Hardianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab . 03

Setelah acara makan malam , Shalwa sudah bertekad ingin bicara kepada Ayah dan Ibu Dania mengenai kelanjutan sekolahnya karna kalau ditunda-tunda , ia khawatir pendaftarannya sudah ditutup atau mungkin bisa saja tertinggal .

Setelah memastikan semua pekerjaan dapurnya selesei , tak lupa meja makan pun sudah ia berasihkan , Shalwa berjalan gontai ke ruang kerja Ayahnya , ia ingin mencoba bicara terlebih dahulu ke Ayah .

Dilihat ruang kerja masih menyala bisa dipastikan Ayah masih berkutat dengan pekerjaan kantornya , diketuklah perlahan pintu ruang kerja tersebut .

"Ayah" cicit Shalwa ragu ragu-ragu .

" Masuk " jawab suara bariton Ayah dari dalam .

" Ayah boleh kah aku bicara dengan Ayah , ada sesuatu yang ingin aku sampaikan " , ucap Shalwa sambil melihat sekeliling ruang kerja Ayah yang nampak tak ada perubahan , sudah sangat lama ia tak pernah menginjakan kakinya diruang kerja Ayahnya , dulu sebelum kepergian Ibu kandungnya Shalwa suka nemenin ayah nya berkerja dan menanyakan banyak hal pada Ayah dan Ayah sangat antusias dan senang menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan Shalwa .

" Bicaralah " , ucap Ayah sambil terus fokus mengerjakan berkas-berkasnya .

"Ayah hari ini aku sudah lulus sekolah dan ak " niat hati ingin sedikit berbagi cerita kebahagian tapi Ayah langsung memotong ceritanya .

" Masalah itu bicaralah pada Ibu mu , ayah sedang sibuk mengerjakan pekerjaan kantor " , ucap Ayah memotong ucapan Shalwa .

" Baiklah " , seru Shalwa pelan dan langsung menundukan kepalanya , Ayah benar-benar sudah berubah , tak ada lagi Ayah yang perhatian yang selalu antusias mendengarkan cerita anaknya , bahkan ayah akan dengan senang hati menjawab semua pertanyaan yang diajukan Shalwa . Kini yang ada Ayah yang begitu cuek dan tak peduli lagi sama Shalwa dan hanya sibuk bekerja , bekerja dan bekerja .

Shalwa pun pamit keluar dan menutup kembali pintu ruang kerja Ayahnya .

Shalwa berjalan ke arah ruang televisi , dilihat Ibu Dania sedang duduk disofa dan disampingnya Gandi yang tertidur berbantal paha Ibu Dania .

Mata Shalwa berkaca-kaca begitu melihat Ibu Dania mengelus kepala Gandi yang sudah tertidur pulas . Ingin sekali Shalwa merasakan hal seperti itu , sudah sangat lama ia tak merasakannya , bahkan tak terasa sudah hampir 5 tahun ibunya pergi tak pernah ada lagi yang mengelus kepalanya sebelum tidur .

Akhirnya ia urungkan niat untuk berbicara kepada ibu Dania karna melibat Gandi yang sudah tertidur pulas , ia khawatir akan mengganggu tidur Gandi dan akan menimbulkan masalah baru .

###

Paginya seperti biasa Shalwa bangun lebih pagi dan mengerjakan semua tugasnya . Hari ini Shalwa sedikit santai karna tidak harus berangkat ke Sekolah dikarnakan sudah lulus , kini yang harus ia lakukan sekarang , bagimana cara nya berbica kepada Ibu Dania tentang kelanjutan Sekolahnya ? .

Semangat untuk melanjutkan sekolahnya amat tinggi karna Shalwa ingin mengabulkan cita-cita almarhum Ibu nya , kalau ia harus sekolah tinggi dan menjadi seorang Dokter yang hebat dan baik hati pastinya .

Setelah menjemur pakaian , Shalwa pun langsung membersihkan badannya karna sudah sangat lengket . Ia memakai baju rumahan tak lupa jilbab instan yang senada dengan baju yang ia kenakan , Walaupun masih kecil tapi Shalwa sudah membiasakan untuk menutup auratnya seperti yang diajarkan Almarhum ibunya dan Shalwa memutuskan untuk berhijab sejak pertama masuk sekolah Dasar .

Shalwa berjalan keluar kamarnya, ia mencari sosok Ibu Dania .

" Mudah-mudahan Ibu Dania belum pergi untuk kumpulan ibu-ibu sosialitanya " , Batin Shalwa berharap .

" Ibu " , panggil Shalwa pelan ketika melihat Ibunya diruang tamu sedang memaikan ponselnya .

" Hmmm " , itulah jawaban dari Ibu Dania sambil terus asik dengan alat genggam ditangannya .

''Ibu aku sudah lulus sekolah , dan aku ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya '' , ucap Shalwa Pelan sambil meremas pinggir rok yang ia kenakan .

Ibu Dania langsung menyimpan ponsel nya diatas meja dan menatap lekat wajah Shalwa .

" Halah gaya kamu pengen sekolah tinggi-tinggi memangnya kamu siapa hah ? ,

kamu punya duit buat bayar biayanya ? ,

sudah cukup ya kamu buat kami repot selama ini " , Timpal Ibu Dania dengan nada tinggi .

" Ibu aku mohon , aku masih ingin sekolah bu " , Shalwa memohon sambil mendekati Ibu Dania dengan mata berkaca-kaca .

"Heh berani ya kamu dekat-dekat dengan saya " , bentak Ibu Dania ketika Shalwa mencoba mendekatinya .

" Maaf ibu tapi aku mohon daftarkan aku buat sekolah menengah pertama ( SMP ) bu " , suara Shalwa melemah karna sudah menangis .

" Akan saya pikirkan nanti " , jawab Ketus ibu Dania sambil asik kembali memainkan ponselnya karna sedari sudah berbunyi sepertinya sudah banyak pesan baru yang masuk .

" Heh sekarang kamu siapkan makanan buat teman-teman saya karna mereka hari ini akan datang untuk arisan " , titah Ibu Dania sebelum Shalwa berjalan lebih jauh darinya .

" Jangan bikin saya malu , siapkan makanan yang enak ! , kalau tidak jangan harap kamu bisa sekolah kembali ! '' , teriak nya penuh ancaman .

Shalwa menyeka sisa air mata yang keluar dari ujung matanya , kini ia harus dosibukan berkutat kembali dengan alat-alat dapur dan Shalwa memutuskan untuk membuat cake brownis dan fasta serta beberapa menimuan segar yang berbahan utama buah-buahan.

" Semangat Shalwa kamu pasti bisa '' , lirihnya mencoba menyemangati diri sendiri .

Pertama Shalwa membuat adonan untuk cake brownise yang akan ia buat . Tak disadari kini Shalwa mengerjakannya dengan rasa semangat membara , ia tak ingin membuat Ibu Dania malu didepan teman-temannya dan pastinya Shalwa berharap Ibu Dania berbaik hati untuk mendaftarkannya Sekolah . Dan jangan ditanya keahlian Shalwa dalam membuat makanan atau cemilan , apalagi cake brownis , Shalwa sudah terbiasa membuatnya karna itu salah satu makanan favorite dan dulu Almarhum ibu sering membuatnya hampir setiap minggu .

Shalwa bersenandung kecil menyanyikan lagu kesukaannya ia mencoba melupakan sejenak semua beban yang ia pikul saat ini .

Aku mengerti

Perjalanan hidup yang kini kau lalui

Ku berharap

Meski berat, kau tak merasa sendiri

Kau t'lah berjuang

Menaklukkan hari-harimu yang tak mudah

Biar ku menemanimu

Membasuh lelahmu

Izinkan kulukis senja

Mengukir namamu di sana

Mendengar kamu bercerita

Menangis, tertawa

Biar kulukis malam

Bawa kamu bintang-bintang

'Tuk temanimu yang terluka

Hingga kau bahagia

Aku di sini

Walau letih, coba lagi, jangan berhenti

Ku berharap

Meski berat, kau tak merasa sendiri

Kau t'lah berjuang

Menaklukkan hari-harimu yang tak indah

Biar ku menemanimu

Membasuh lelahmu

Izinkan kulukis senja

Mengukir namamu di sana

Mendengar kamu bercerita

Menangis, tertawa

Biar kulukis malam

Bawa kamu bintang-bintang

'Tuk temanimu yang terluka

Hingga kau bahagia, ha-ha

BUDI DOREMI

> MELUKIS SENJA <

Tak terasa Shalwa sudah hampir dua jam membuat hidangan untuk tamu Ibu Dania , semua nya sudah ia hidangkan diatas piring , untuk minumannya Shalwa sengaja memasukannya terlebih dahulu kelemari pendingin agar nanti kalau teman-teman ibu Dania datang , ia tinggal cicikan digelas agar rasanya masih dingin dan tetap segar .

-

-

-

author : Shalwa boleh dong author icip icip dulu cake nya, sedikit aja 🤤😁

Shalwa : janganlah thor 🙄

author : dih ko Shalwa jahat see author udah ngeces ni pngn makam cakenya.

Shalwa : author lagi ngidamkah

author : astagfirulloha hal adzim sembarang kamu , author masih perawan ting ting enak aja kalau ngomong ! .

Shalwa : kirain thor 😅😅

author : awas aja ya kamu Shalwa author bikin kamu tambah menderita , 😁😁😁 senyum jahat .

Shalwa : jangn dong thor , sambil siap² mau melempar panci dan gayung .

author : Bodo wleee , kaburrrrrr

😘

😘

😘

Jangn lupa like , komen dan Vote nya , eits satu lagi jangan lupa tekan 💙, terimakasih🙏🙏🙏🤗

1
Hasanah
ap gak mrash bersalah itu ibux buat anakx Kya gitu tega bnget
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Icha Arlita
mertua ga ada akhlak
Icha Arlita
pengen nangis
Yanthi Chahya Yustikarini
alek bodo ah
Aty
visualnya dong thor, mau liat si cubby naura..
Eemlaspanohan Ohan
ya. mudah mudahan bertemu ya
Mazree Gati
satu jam perjalanan bisa sepuluh kilo,,tahun berapa KLINIK SEJAUH ITU
Mice Maizarni
Luar biasa
Amilawati
ini baru karya yg bagus
Febrianti Febri
males bacanya kelamaan nunggu ketemu ayah nya ,,tau2 udh gede aja malez bngt
Mazree Gati
yg bhsa sunda skip ga baca
Sulfia Nuriawati
ibu tiri zaman rikiplik, skrg byk ibu tiri yg baik, karna pny ilmu jd g asal, pny anak tiri g mudah jg ada bbn tersendiri jg rs tak terpuaskan dr segala sisihrs pny ilmunya br damai semua
Sumiati 32
gak nyambung
Mazree Gati: yoi...
total 1 replies
Sumiati 32
aneh maa org kaya tidak ada cctv nya
Mazree Gati: biasanya lg rusak
total 1 replies
gah ara
pergi aja sih
siti rohaya
pingin nampol ibu tiri
DINA apriani
waaaahhh...berarti alex CEO abal² lah ni...sampe sgtu lamanya gk jg bs nemuin salwa....begoknya kebangetan...gk co²k jd CEO..atau authornya yg trlalu lebay bikin cerita
DINA apriani
logika ja lah...rumah pengusaha kok gk ada cctv-nya..??? miskin x pengusahanya
Sandrina Dalila
suka
devaloka
50 mnit lama amat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!