NovelToon NovelToon
SANG PENGUASA

SANG PENGUASA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Nikahmuda / Spiritual / Tamat
Popularitas:7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Emma Shu

Sequel SALAH NIKAH

Rico menikahi Layyana karena sebuah dendam.

Demi menuntaskan dendam yang sudah lama dia pendam, Riko rela menghabiskan sisa umurnya bersama wanita yang dia benci. Tujuannya satu, membalaskan dendam.

Layyana yang notabene adalah wanita kaya raya dan berpendidikan tinggi, selalu berpenampilan sederhana demi mencari cinta sejati yang mendekatinya bukan karena materi, melainkan karena cinta yang tulus. Sayangnya pria yang mengucap ijab qobul di sisinya pada hari pernikahan bukanlah Rendi, tapi sosok pria asing.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beberapa Menit Saja

POV Rico

Aku duduk berhadapan dengan bang Rendi. Wajah Bang Rendi tampak kusut, demikian juga rambutnya, sama sekali tidak terurus. Berbeda jauh dengan saat pertama kali aku bertemu dengannya saat hendak menikah. Baju seragam warna biru dengan bersimbol nomer di dada dikenakan olehnya.

Aku dan Bang Rendi duduk berhadapan berseberangan meja.

“Terima kasih Rico, kamu sudah mau menjengukku,” ucap Bang Rendi dengan nada bicara seperti biasa, kalem.

“Aku pulang karena ingin bertemu denganmu, bunda, ayah dan adik-adik,” ucapku. “Tapi saat aku pulang, aku justru tidak menemui siapa pun. Kau didalam tahanan sekarang, ayah tiada, adik-adik pun tiada. Hanya ada bunda.”

Sunyi.

Tidak ada yang bicara.

Akhirnya aku memulai kembali pembicaraan. “Apa kau tidak menanyakan kabar bunda setelah pernikahanmu batal?”

Nafas Bang Rendi terdengar keras menghela panjang. “Aku tahu apa yang terjadi, justru itu aku tidak ingin menanyakan kepadamu. Dua masalah muncul sekaligus dalam satu waktu. Aku dipenjarakan, pernikahanku pun batal. Bunda pun harus menanggung malu untuk dua kasus. Anaknya menjadi tahanan, pun bunda harus menanggung malu atas kegagalan pernikahan putranya. Entah apa yang bunda katakan pada para tetangga.”

“Apa kau mencintai calon istrimu?” tanyaku sambil mengawasi ekspresi wajah Bang Rendi.

“Ya, aku mencintainya.”

“Apa kau tahu apa yang dipikirkan calon istrimu saat tahu kau berada di tahanan?”

“Dia pasti sedih. Sangat sedih. Dia mungkin kecewa terhadapku.”

“Satu kejadian saja yang kau ciptakan tapi mengubah seluruh keadaan. Terutama keadaan bunda.”

“Ya aku tahu, bunda juga pasti sangat kecewa terhadapku. Buktinya sampai kini bunda tidak menjengukku.” Raut wajah Bang Rendi tampak sedih.

“Lalu… andai saja bunda meminta orang lain untuk menikahi calon istrimu sebagai satu-satunya cara untuk menyelamatkan keadaan, bagaimana menurutmu?”

“Aku tidak akan merelakan calon istriku menikah dengan orang lain. Aku memang egois. Aku juga tidak pantas untuk Layyana, tapi aku ingin menjadi satu-satunya orang yang mencintai dan dicintai oleh Layyana.”

“Setelah kejadian ini, apa kau yakin Layyana akan tetap mencintaimu?” Sebenarnya aku ingin mengatakan kejadian yang sesungguhnya, tapi mungkin Bang Rendi akan keberatan menerima kenyataan. Dan mungkin saat ini waktunya belum tepat.

“Aku tahu Layyana pasti kecewa dan sedih, tapi aku yakin dia akan mengerti dan menungguku. Ini ujian untuk kami dan aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Layyana adalah gadis yang tidak mudah dekat dengan laki-laki. Aku belum tahu berapa lama di sini, tapi kupastikan tidak akan lama. Mungkin hanya beberapa bulan saja. Layyana pasti akan bersedia menungguku yang hanya beberapa bulan saja. Dia gadis baik dan pasti memaafkanku. Ini hanya masalah waktu.”

Aku tidak lagi berkomentar. Biarkan Bang Rendi berpikir menurut pemikirannya saja. Huh, kau yakin gadis pilihanmu itu wanita baik? Kau tidak tahu siapa dia.

“Kau mengerti bagaimana kekecewaan bunda saat kau ditahan bukan?” tanyaku.

“Aku sangat mengerti.”

“Kau tidak bisa lagi mengharapkan Layyana. Dia bukan milikmu, Bang. Bunda terpukul saat kau diseret polisi dan akhirnya meminta orang lain untuk menggantikan posisimu, pria lain sudah menikahi Layyana atas permintaan Bunda.”

Ekspresi wajah Bang Rendi berubah, merah padam. Raut emosi memenuhi wajahnya. “Bagaimana mungkin itu bisa terjadi? Kenapa bunda lakukan itu kepadaku?”

“Apa kau tidak bisa mengerti posisi bunda?”

Pertanyaan itu berhasil membuat Bang Rendi menghela nafas dan bimbang. Antara marah dan bingung.

“Oke, aku mengerti bunda melakukan ini demi menutupi rasa malunya pada semua orang. Tapi Layyana? Tidak mungkin Layyana menerima laki-laki lain. Selain aku. Dia mencintaiku.”

“Kau yakin? Setelah apa yang kau lakukan ini?”

“Ini bukan masalah besar, Rico. Aku tidak akan lama berada di sini. Aku hanya ditahan beberapa bulan saja. Aku yakin dia mau menungguku.”

“Kau bilang layyana gadis yang baik bukan? Apakah dia tidak patuh pada orang tuanya saat orang tuanya meminta supaya Layyana juga menyelamatkan situasi dengan menerima calon pengantin pria meski harus diganti? Ini demi martabat keluarga mereka. Menurutmu, apakah Layyana yang kau bilang gadis baik itu akan membantah permintaan orang tuanya?”

Bang Rendi akhirnya mengangguk dan memahamiku. Tapi lidahku masih berat untuk mengatakan bahwa akulah pria yang sudah menikahi layyana atas permintaan bunda. sekarang bukan saat yang tepat mengatakannya.

“Rico, kau kini menjadi tulang punggung bunda. hanya kau yang ada di sisi bunda. aku titip bunda, jaga dia. Tidak ada orang lain selain dirimu yang bisa menjaganya. Ayah pun sudah tiada, siapa lagi jika bukan kau yang diharapkan.” Bang rendi menatapku lekat.

“Tentu. Aku akan menjaganya.”

“Apakah bunda sudah bisa menerimamu? Kalau bunda belum bisa menerimamu, biarkan aku yang bicara dnegannya.”

“Semuanya baik-baik saja. Bunda sudah sangat memahami sifatku. Dia akan menerimaku seiring berjalannya waktu,” jawabku.

Perbincangan antara aku dan Bang Rendi terhenti ketika pria berseragam muncul dan mengatakan jam besuk sudah habis.

***

TBC

Jangan lupa kasih vote biar tetap semangat update setiap hari ya guys.

And than, jangan lupa ajak temen-temen baca kisah ini biar rame. Kalau rame yg berkunjung kan makin semangat nulis nih.

Silakan share ke grup and komunitas. Uwuuuw.. Makasih buat yg udah rekomendasiin cerita ini ke grup & komunitas 😘😘😘

Meski aku nulis di platform lain, tapi aku masih setia sama platform noveltoon/mangatoon karena kesetiaan teman-teman dan kesediaan kalian untuk membagikan ceritaku ke grup apa pun itu.

tengkyuh

1
Hermien Rudatin
MasyaAllaah ...pesan moralnya bagus banget..trimakasih Thor
selamat berkarya semoga sukses mencerdaskan anak2 bangsa melalui tulisan
Hermien Rudatin
masa buktinya cuma kayak bgt oercaya aja..telusri donk lala dapat serbuk itu dr siapa ..bla bla.....pasti ketemu
Tati Tati
Kecewa
Pink Kitty
tambahin ex chap dong wkwkkw
kiy
Luar biasa
inggrid LARUSITA Nganjuk
Kecewa
inggrid LARUSITA Nganjuk
Buruk
Erina Munir
tq juga thoor
Erina Munir
😭😭😭 sedih juga jdinya..
Erina Munir
maksn buah simalakama kau rico
Erina Munir
naah kaaan akhirnya....bangkr biar ditutup2in...tetep bauu..tauuu
Erina Munir
nah kan ...apa ku bilang ...mampusss kam luuhh...tuh yg pere hajar lgi ajah...biar sama2 sekarat
Erina Munir
rassaiin luh...capek kan luh rico...makanyaa...jdi orang jangan jahaat
Erina Munir
tuhhh kaan...udh kaya kebakaran jenggot kan...klo nyesel selalu belakangan tong
Erina Munir
Luar biasa...tpi aku gregetan sama rico thoor...sadis.../Panic//Panic//Panic/
Erina Munir
cakep...tpi jahaatt
Erina Munir
pasti luh bakalan nyesel rico...
Erina Munir
sadis banget rico...manusia apa jelmaan dri jin
Erina Munir
waduuhh..
bahaya niih
Erina Munir
klo ush kaya gitu gimana lgi yaak..menurut aku sih itu udh jujur banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!