NovelToon NovelToon
DEWA TAMPAN JADI REBUTAN

DEWA TAMPAN JADI REBUTAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Reinkarnasi
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Pelangi Suci

“Su Yang, apa sebenarnya hubunganmu dengan Tetua Lan?”

“Dia hanya pelangganku.”

“Pelanggan?!” Tang Hu membelalak. “Lalu sepuluh wanita cantik yang datang mencarimu itu?”

“Pelanggan juga.”

Dahulu, Su Yang hanyalah murid pelataran luar yang diremehkan. Namun, setelah jiwa seorang kultivator legendaris terbangun dalam tubuhnya, segalanya berubah.

Dengan teknik kultivasi yang tak tertandingi dan pesona yang sulit ditolak, ia membuat para wanita di Sekte Bunga Mendalam mulai memperebutkan perhatiannya.

“Su Yang! Kalau kau membutuhkan sesuatu, datanglah kepadaku!”

“Aku juga! Jangan lupakan aku!”

Su Yang hanya tersenyum.

“Tenang saja. Akan ada cukup banyak kesempatan bagi kalian untuk mengenalku.”

Di tengah rayuan, kecemburuan, dan rahasia masa lalunya, Su Yang kembali menapaki jalan menuju keabadian. Namun kali ini, perjalanan kultivasinya mungkin akan jauh lebih ramai daripada yang ia bayangkan.

🙏🙏🙏❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pelangi Suci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 — Jangan Sentuh Dia

“Terdapat dua puluh delapan Inti Binatang tingkat Roh Dasar dan delapan tingkat Roh Mendalam!”

Suara Wang Shuren menggema di seluruh aula lelang.

“Untuk tingkat Roh Dasar, harga awalnya lima belas Batu Roh. Sedangkan tingkat Roh Mendalam dimulai dari tiga puluh Batu Roh!”

Begitu harga diumumkan, aula langsung gaduh.

“Tiga puluh Batu Roh untuk satu Inti Binatang?!”

“Bukankah itu terlalu mahal?”

“Pedang Roh tadi saja terjual seratus tiga puluh tujuh Batu Roh!”

Wang Shuren sudah menduga reaksi tersebut.

“Harga ini memang lebih tinggi dari biasanya,” jelasnya. “Namun, perburuan besar-besaran di Lembah Petir telah membuat populasi Kucing Petir menurun drastis. Dalam beberapa tahun ke depan, Inti Binatang mereka kemungkinan akan jauh lebih sulit ditemukan.”

Keluhan perlahan berubah menjadi bisikan.

Orang-orang yang hadir bukan orang bodoh. Banyak di antara mereka pedagang atau kultivator kaya yang memahami nilai kelangkaan.

“Kalau begitu, kita mulai!”

Wang Shuren menunjuk inti pertama.

“Lima belas Batu Roh!”

“Enam belas!”

“Tujuh belas!”

“Tiga puluh!”

Suara seorang wanita tiba-tiba memotong seluruh penawaran.

Semua kepala berbalik.

Seorang wanita cantik berjubah putih duduk dengan tenang di antara para tamu.

Begitu melihat lambang pada jubahnya, beberapa orang langsung mengenalinya.

“Murid Sekte Bunga Mendalam!”

“Pantas saja…”

Inti pertama jatuh ke tangannya dengan harga tiga puluh Batu Roh.

Namun, kejutan sebenarnya baru dimulai.

“Inti kedua!”

“Dua puluh!”

Wanita berjubah putih kembali membuka penawaran.

“Dua puluh satu—”

“Dua puluh lima.”

“Inti ketiga!”

“Dua puluh.”

Ia kembali menawar.

Para tamu mulai menyadari sesuatu.

Wanita itu bukan mengincar satu atau dua inti.

Ia ingin sebanyak mungkin.

Akibatnya, orang-orang yang semula ragu mulai ikut berebut. Beberapa bahkan menduga wanita itu sengaja mengumpulkan Inti Binatang Kucing Petir karena mengetahui harganya akan meningkat.

Harga pun melonjak.

Dalam waktu singkat, delapan belas Inti Binatang tingkat Roh Dasar telah jatuh ke tangan wanita tersebut. Lebih dari empat ratus Batu Roh telah ia keluarkan tanpa menunjukkan sedikit pun keraguan.

Su Yang yang mengamati dari ruang VIP hanya tersenyum.

Apa pun alasan wanita itu memborong Inti Binatangnya, semakin besar persaingan, semakin besar pula keuntungan yang akan ia peroleh.

Setelah seluruh inti tingkat Roh Dasar terjual, Wang Shuren mengangkat inti berikutnya.

“Sekarang kita masuk ke Inti Binatang tingkat Roh Mendalam. Harga awal tiga puluh Batu Roh!”

“Empat puluh!”

Lagi-lagi wanita berjubah putih itu menjadi orang pertama yang menawar.

Satu demi satu dari delapan inti tingkat Roh Mendalam jatuh ke tangannya.

Pada akhirnya, ketiga puluh enam Inti Binatang milik Su Yang terjual dengan nilai keseluruhan lebih dari seribu Batu Roh.

Bahkan banyak orang kaya di aula hanya bisa menggeleng melihat jumlah uang yang dikeluarkan wanita tersebut.

Beberapa barang kembali dilelang.

Kemudian mata Su Yang akhirnya berubah ketika Wang Shuren memperlihatkan sebuah cincin logam kecil.

“Barang berikutnya adalah Harta Spiritual tingkat Roh—Cincin Penyimpanan!”

Su Yang langsung duduk tegak.

Inilah benda yang ditunggunya.

“Ruang di dalam cincin ini cukup besar untuk menyimpan banyak barang tanpa perlu membawa tas. Harga awal, tujuh puluh lima Batu Roh!”

“Delapan puluh!”

“Delapan puluh satu!”

“Delapan puluh tiga!”

Penawaran terus meningkat.

Su Yang akhirnya membuka mulut.

“Seratus Batu Roh.”

Suara yang telah disamarkan terdengar dari ruang VIP.

Wang Shuren langsung melirik ke arahnya.

Namun sebelum ia dapat menutup penawaran—

“Seratus dua puluh lima!”

Wanita berjubah putih tadi kembali mengangkat harga.

Su Yang tidak ragu.

“Seratus lima puluh.”

“Seratus tujuh puluh lima!”

Wanita itu menatap ruang VIP dengan tajam.

Aula menjadi sunyi.

Semua orang menunggu jawaban tamu misterius di balik kaca.

“Dua ratus lima puluh.”

Suara Su Yang terdengar santai.

Namun seluruh aula langsung gempar.

“Dua ratus lima puluh?!”

“Harga cincin itu bahkan tidak sampai sebanyak itu!”

Wanita berjubah putih menggigit bibirnya. Sebagian besar kekayaannya telah digunakan untuk membeli Inti Binatang. Ia tidak mampu menaikkan harga lagi.

Wang Shuren tersenyum lebar.

“Dua ratus lima puluh Batu Roh! Apakah ada penawaran lebih tinggi?”

Sunyi.

“Terjual!”

Senyum tipis muncul di wajah Su Yang.

Tujuan utamanya telah tercapai.

“Aku sudah mendapatkan apa yang kuinginkan.”

Ia berdiri.

Zhang Xiu Ying, yang kini sudah kembali rapi setelah kedekatan mereka sebelumnya, segera menghampiri.

“Tuan Muda hendak pergi?”

“Tidak ada alasan bagiku untuk mengikuti lelang sampai selesai.”

Zhang Xiu Ying kemudian mengantarnya kembali ke ruangan tempat Su Yang pertama kali bertemu Wang Shuren.

Sambil menunggu, Su Yang duduk dan mulai berkultivasi.

Pertemuannya dengan berbagai kultivator selama perjalanan ini mengingatkannya pada kenyataan yang selama ini mudah terlupakan.

Ia bukan lagi sosok yang pernah berdiri di puncak.

Sekarang ia hanyalah kultivator Alam Roh Mendalam.

Di dunia lamanya, tingkat kekuatan seperti itu bahkan tidak layak diperhitungkan.

Aku harus mempercepat kultivasiku.

Sekitar satu jam kemudian, pintu terbuka.

Wang Shuren masuk dengan wajah cerah.

“Selamat! Seluruh Inti Binatangmu terjual dengan total seribu delapan puluh dua Batu Roh!”

Su Yang membuka mata.

Namun bukannya kegembiraan, Wang Shuren justru melihat tatapan dingin.

Senyumnya langsung lenyap.

Ia melirik Zhang Xiu Ying.

“Keluar.”

“Baik, Nyonya Wang—”

“Dia tetap di sini,” potong Su Yang.

Keduanya terkejut.

Su Yang menunjuk kursi di depannya.

“Duduklah, Wang Shuren. Ada sesuatu yang harus kita bicarakan.”

Wang Shuren mengernyit.

“Apakah pelayan ini melakukan sesuatu yang menyinggungmu?”

Su Yang tidak menjawab.

Ia hanya menyebut sebuah nama.

“Wang Ming.”

Wajah Wang Shuren seketika berubah.

Zhang Xiu Ying juga membeku.

“Bagaimana kau mengenal nama sepupuku?” tanya Wang Shuren.

“Aku mendengar beberapa hal tentangnya.”

Nada suara Su Yang menjadi dingin.

“Dan aku tidak menyukai apa yang kudengar.”

Wang Shuren segera memahami arah pembicaraan.

Wang Ming memang terkenal sebagai pembuat masalah di Istana Teratai Membara.

“Jika yang kaumaksud adalah rumor mengenai murid-murid wanita…” Wang Shuren menghela napas. “Aku sudah berulang kali memperingatkannya. Tetapi para petinggi sekte melindunginya karena bakatnya.”

“Bukan urusanku.”

Su Yang memandang Zhang Xiu Ying sekilas.

“Mulai hari ini, pastikan Wang Ming tidak mengganggunya lagi.”

Wang Shuren terdiam.

“Dan bukan hanya dia,” lanjut Su Yang. “Jika Wang Ming terus menggunakan kedudukannya untuk menekan murid yang lebih lemah, hentikan dia.”

“Kau ingin aku melawan sepupuku sendiri?”

“Aku memintamu melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan seorang tetua.”

Kalimat itu membuat Wang Shuren tak mampu menjawab.

Su Yang melanjutkan dengan tenang, “Kita baru saja membuat kesepakatan. Kau ingin aku memercayakan resep, sumber daya, dan urusan penting kepadamu. Jika kau bahkan tidak mampu menangani seorang murid bermasalah di sektemu sendiri, bagaimana aku bisa mempercayaimu?”

Wang Shuren mengepalkan tangan.

Ia kesal.

Namun bukan kepada Su Yang.

Dalam hati, ia justru mengutuk Wang Ming.

Jika kelakuan sepupunya sampai menghancurkan kesempatan yang baru saja ia dapatkan untuk menjadi ahli alkimia, ia sendiri yang akan menyeret pemuda itu ke hadapan para tetua.

“Aku mengerti.”

Wang Shuren menarik napas.

“Aku akan mengurus Wang Ming setelah kembali ke sekte.”

“Bagus.”

Su Yang kemudian menatap Zhang Xiu Ying.

“Sudah dengar?”

Zhang Xiu Ying masih terpaku.

“Mulai sekarang, kau tidak perlu takut kepadanya.”

Matanya perlahan memerah.

Selama ini ia merasa tidak memiliki pilihan.

Tidak memiliki kedudukan.

Tidak memiliki orang yang mau membelanya.

Bahkan kedekatannya dengan Su Yang tadi bermula dari keputusasaan untuk mempertahankan sedikit kendali atas hidupnya sendiri.

Namun pria yang baru dikenalnya hari ini justru melakukan sesuatu yang tidak pernah ia harapkan.

“Tuan Muda…”

Air mata jatuh dari pipinya.

“Terima kasih.”

Su Yang hanya mengangguk.

“Jika dia masih mengganggumu, beri tahu Wang Shuren.”

Tatapannya kemudian beralih kepada sang tetua.

“Benar?”

Wang Shuren menghela napas panjang.

“Benar. Aku akan memastikan Wang Ming tidak menyentuhmu.”

Zhang Xiu Ying menutup mulut, berusaha menahan tangis.

Wang Shuren menatap keduanya bergantian.

Barulah ia mulai menyadari bahwa sesuatu jelas telah terjadi selama dirinya memimpin lelang.

Namun sebelum sempat bertanya, Su Yang bersandar kembali di kursinya.

Tatapannya tenang, tetapi kata-kata berikutnya membuat Wang Shuren kembali serius.

“Sekarang setelah masalah itu selesai…”

Su Yang tersenyum tipis.

“Berikan Cincin Penyimpananku. Setelah itu, kita mulai membicarakan teknik alkimia yang kujanjikan kepadamu.”

......................

Bersambung...

1
septian arista
sangat seru dan menarik
Syeh Fahru
manta;bbbbbbs
Syeh Fahru
lanjut..biar lebih seru
Syeh Fahru
semangat..lnjtksn👍💪
Syeh Fahru
lumayan runtut ceritanya
Pelangi SUCI: mksih bosku 🙏 sehat selalu dan banyak rezekinya 🤲🙏
total 1 replies
Syeh Fahru
mantab..lanjut💪
Syeh Fahru
lanjut👍
septian arista
tapi sepertinya akan bagus kalau jadi partner kultivasi ganda🤭🤭🤭🤣🤣🤣
septian arista
kenapa setelah menghabisi lawannya tidak mengambil cincin penyimpanannya siapa tahu ada sumber daya ataupun sesuatu yang berharga di dalamnya
septian arista
👍👍👍
septian arista
aduh tokoh utamanya agak jail juga orangnya
udah tahu wajahnya saja bisa membuat para lelaki iri hati malah dengan sengaja mengajak semua wanita di rumah makan untuk bergabung dengan dia🤭🤭🤭🤣🤣🤣
septian arista
Terus semangat kakak
semoga dalam beberapa hari dekat ini akan ada lebih banyak atensi dan juga apresiasi untuk semua karyamu👍👍👍
Pelangi SUCI: mksih 🙏
total 1 replies
septian arista
ini Amankah🤔🤔🤔
karena sebelum ini ada beberapa novel yang seperti dihapus karena mungkin terdapat adegan yang tergolong vulgar
Aku berharap ini akan terus berlanjut sampai ceritanya benar-benar tamat
septian arista
semakin menarik👍👍👍👍👍👍👍
septian arista
benar-benar wanita yang keras kepala terlalu angkuh dan arogan serta tidak tahu berterima kasih
septian arista
ayo lanjut terus👍👍👍
Pelangi SUCI: Asiiaaaap, mksih bosku 🙏 jangan lupa share ke teman-teman 🙏
total 1 replies
septian arista
menarik👍👍👍
septian arista
sepertinya cucu dari ketua Sun yang akan jadi pasangan pertamanya
septian arista
kultivasi ganda🤔🤔🤔🤭🤭🤭😀😀😀
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
hlo KA bisa berikan ulasan dengan jujur ke novel ku . semoga semoga KK suka hingga sampe jadi untuk favorit 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!