Dijuluki sosok yang ditakuti bahkan oleh para dewa, ia menghabisi segalanya tanpa emosi selama masa hidupnya yang panjang. Tapi setelah pembantaian besar terakhirnya, sesuatu berubah emosinya yang lama terkubur akhirnya bangkit. Detik berikutnya, ia membuka mata di bumi, dalam tubuh baru, memulai kehidupan yang benar-benar berbeda dari masa lalunya yang kelam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Not men, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 20 : SANG PENGUASA
Di luar pusat perbelanjaan
Beberapa orang yang tampak sedang menyeret enam gadis siap untuk memasukan ke enam gadis itu ke dalam sebuah mobil van hitam
"bajingan lepas kan kami.." teriak citra dengan marah
"Diam..!!, jika tidak kami akan bertindak kasar dengan kalian.." teriak salah satu pria itu dengan dingin
Violet yang sedikit tahu tentang seni beladiri pun langsung memutar tangan pria yang memegang tangan nya
"bajingan lepaskan teman teman ku..!! " Violet dengan ganas langsung menendang selangkangan pria yang awal nya menahan tangan nya itu
setelah itu dia pun langsung berjalan ke arah satu pria yang sedang menahan ketiga teman nya itu
saat melihat wanita dengan rambut kuning keemasan yang menuju ke arah nya pria yang sudah mengikat ketiga wanita itu pun langsung berjalan ke arah violet
"Gadis ternyata kau hebat juga dalam seni beladiri.." ucap pria itu dengan wajah yang galak
Namun saat itu juga pria itu pun langsung menatap wanita itu dengan tatapan yang sesak
“orang mesum jangan sentuh teman teman ku.." ucap violet dengan jijik dan langsung menendang selangkangan pria itu
setelah kedua orang itu terjatuh violet pun hanya menatap keduanya dengan tatapan dingin dan setelah itu dia pun langsung melepaskan teman teman nya yang masih terikat
Prok..!!
Prok..!!
"Aku tidak menyangka salah satu dari kalian ternyata ahli dalam ilmu beladiri.." pria gemuk yang sebelum nya yang melihat dari kejauhan pun sebelum nya melakukan sesuatu sebelum dia datang
“sayang jangan terlalu banyak berbicara dengan mereka, langsung seret saja mereka kepada bos mu." ucap Jenita dengan genit
saat mendengar itu Seto pun sedikit buram awal nya dia ingin menikmati ke enam wanita ini terlebih dahulu namun siapa sangka bos nya menagih uang yang dipinjam oleh nya
Namun karena saat ini dia belum memiliki uang yang cukup dia pun langsung menawarkan ke enam perempuan yang sebelum nya sebagai ganti nya dan langsung mengirim gambar ke enam nya
"Jenita aku tidak tahu bahwa kau adalah wanita semurah ini, bahkan sangat menjijikan.." ucap Floria dengan jijik
"Gadis jaga mulut..."
Bruk..!!
Namun saat dia hendak berteriak dengan keras ke arah Floria dia langsung terkena kepalan tangan dari violet
"Kau menginginkan kami kan, jika begitu aku akan memukulmu hingga tidak bisa di kenal lagi.." ucap violet dengan marah
Buk..!
Bam..!!
Seto pun langsung dipukul dengan begitu menyedihkan, awal nya di hanya diam namun saat melihat masalah ini semakin mendalam dia tidak bisa lagi untuk diam karena pihak lain memiliki niat buruk terhadapnya dan kelima teman nya
"Violet..!! Apa yang kau lakukan, jika kau terus memukulnya dia akan mati.." teriak Jenita dengan suara yang bergetar
Violet yang mendengar itu pun sama sekali tidak mendengar nya, dia hanya terus memukul pria gemuk itu hingga wajah nya sudah, mengalami beberapa lebam dan mulut yang mengeluarkan darah segar
“dasar bajingan, kakak ku akan membalas kan dendam ku..!!" seto yang merasa sakit di wajah dan tubuh nya pun langsung mengutuk dengan keras
“Jenita, kau begitu tidak tahu malu, hari ini aku akan memberikanmu pelajaran yang pasti.." ucap violet dengan dingin
Jenita yang mendengar itu pun langsung pucat dan dia pun langsung mundur beberapa langkah ke belakang
"Violet apa yang ingin kau lakukan..?, kita ini satu universitas jangan macam macam dengan ku jika tidak aku akan menyebarkan ke seluruh investasi bahwa kau menindasku..." ucap Jenita dengan wajah yang pucat
Jenita berumur delapan belas tahun cantik dengan riasan tebal, memiliki penggemar pria yang lumayan, pecinta uang dan melakukan apa saja dan suka seks
saat itu juga suara tamparan pun langsung terdengar dan Jenita pun langsung tertampar oleh violet
"vio sudah lah, jangan membuat keributan lagi lebih baik kita segera pergi dari tempat ini entah kenapa aku merasa sesuatu yang buruk..” Namun sebelum friska selesai berbicara tiba sebuah mobil BMW dan diikuti dengan berapa van hitam pun berhenti tidak jauh dari tempat keenam gadis itu
"takut nya kalian tidak akan dapat kembali dengan selamat.." ucap Jenita dengan wajah yang galak
saat mendengar itu Friska, Violet, Jihan, Floria, citra, Tania, pun memiliki wajah yang pucat dan tegang
namun setelah itu seorang pria dengan tubuh gagah dan tatapan tajam pun perlahan lahan keluar dari mobil BMW yang sebelum nya dan orang orang dari Van hitam itu pun juga secara bertahap dengan senjata tajam dan tumpul
"CK, CK, sungguh orang yang menyedihkan kan bahkan dia dipukul oleh para gadis cantik.." ucap pria itu dengan jijik
setelah itu dia pun menatap ke arah enam orang yang sedang berdiri tidak jauh dari nya dan menatap dengan kagum
“sungguh kecantikan yang sangat memanjakan mata.." Gumam nya dengan takjub
"Huu, kak berto tolong gadis ini kak, orang orang itu menindas ku.." Jenita pun langsung merengek dan menempelkan dada nya ke lengan orang yang bernama berto itu
saat mendengar itu pria yang menggunakan mobil BMW yang tidak lain adalah Berto pun menjilat lidah nya
“Aku suka gadis cantik, baiklah jangan banyak mengeluh para gadis ini adalah saudari mu yang akan melayaniku di atas tempat tidur.." Ucap berto dengan penuh nafsu
saat mendengar itu Jenita pun memasang wajah yang kesal namun dia dengan cepat mengubah ekspresi wajah nya
“halo gadis gadis cantik.." Berto pun berjalan dengan penuh wibawa ke arah enam orang itu
saat mendengar itu violet pun langsung menjaga kelima teman wanita nya itu dengan tatapan yang Siap untuk bertarung, Namun saat itu sebuah raungan motor sport pun langsung
memekak telinga semua orang yang berada di tempat itu, tak lama kemudian motor sport berwarna hitam itu pun berhenti di sisi ke enam gadis itu
Mahendra yang melihat putri nya yang terlihat ketakutan pun menjadi sangat marah dan dia turun dari motor dan melepas helm nya
“Yo siapa teman tampan ini.."
Namun setelah mengatakan itu dia langsung terkejut saat melihat pria dengan kaos putih dan celana training itu sudah berada di hadapan nya
Brurkkk..!!"
saat itu juga dia langsung spontan ingin melompat mundur namun saat dia telah melompat Mahendra sudah mencengkram leher nya dengan keras
"Kau membuat putri ku ketakutan, hari ini aku akan membuatmu merasakan apa itu neraka..." Kali ini Mahendra pun berbicara sambil melirik ke arah pria yang sudah di cengkraman leher nya oleh dia
"Apa...apa yang kalian lihat cepat serang dia.." teriak Berto dengan susah paya
saat mendengar itu para bawahan nya yang menggunakan senjata tajam dan senjata tumpul itu pun langsung maju dengan cara berlari ke arah Mahendra
Bruk..
Krak..
Arkh..
Mahendra yang melihat itu pun hanya menatap dengan dingin dan dia pun melepas kan berto dan membuat pria itu jatuh namun dia tidak berhenti disitu saja setelah pria itu jatuh dia langsung mematahkan salah satu kaki pria itu
"Tunggu aku, setelah ini baru aku akan memberikan pelajaran untuk mu.." ucap Mahendra dengan dingin