NovelToon NovelToon
Sang Pembantai Dewa

Sang Pembantai Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Anak Genius
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sarmadi

👉KHUSUS CERITA SANTAI‼️

"BANGKIT TANPA DANTIAN!!
Pemuda jenius terlahir tanpa dantian. di hina dan di hianati. pada suatu hidup dan mati ia baru menyadari diri nya telah merubah jantung di dada nya hingga menjadi jantung abadi. semua itu karena tekat nya hingga membuat rasa takut yang menghiasi hidup nya menjadi Entitas yang tidak berbentuk. hingga menyatu dengan jantung di dada nya. membuat jantung itu dikenal sebagai jantung dao yang tak terhancurkan,
kini jantung dao yang tak terhancurkan itu menggantikan dantian yang tidak ia miliki, dengan jantung dao yang tak terhancurkan, dia mampu bangkit dengan menginjak lautan darah musuh yang menghalangi jalan menjadi yang tak terkalahkan.

👉👉Tolong baca dulu sampai 10 bab, jika tertarik terimakasih. jika tidak pun terimakasih telah membantu karya ini meski tidak sebaik yang lain 🙏🙏🙏 Saya doakan kalian pada sehat, Amiin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarmadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 20 pembantaian yefan

Seluruh orang yang menyaksikan pertempuran di tempat itu gemetar hebat.

Kini, fokus dan perhatian semua mata tertuju pada gulungan debu pekat yang membubung tinggi akibat ledakan dahsyat barusan. Mereka menahan napas, penasaran hendak melihat apakah Penatua Yan Feng masih sanggup bertahan dari serangan yang begitu menggemparkan dunia.

Meskipun mereka tahu betul bahwa Penatua Yan Feng adalah sosok yang picik dan tak bermoral karena tega mengorbankan nyawa bawahannya sendiri demi keselamatan pribadi, bagi mereka sebagai seorang kultivator, tindakan kejam seperti itu sudah dianggap sebagai realitas yang lumrah di dunia penuh persaingan darah ini. jadi mereka tidak mempermasalahkan hal itu

Di sisi lain, Yunan Zili mengepalkan tinjunya erat-erat.

Kepanikan perlahan merayapi jiwanya saat menyaksikan pemandangan di hadapannya. Bahkan tubuhnya tanpa sadar menegang, seolah firasat buruk telah mencengkeram hatinya.

Sesekali, Yunan Zili melirik ke arah Yefan dengan gurat ketakutan yang semakin mendalam.

Monster macam apa yang sebenarnya telah diprovokasi oleh keluarganya?!

Bagaimana jika kelak tingkat kultivasi pemuda itu melangkah jauh lebih tinggi?

Yunan Zili bahkan tak berani membayangkan apa yang akan terjadi jika hari itu benar-benar tiba.

Beberapa saat berlalu.

Awan debu yang menyelimuti area pertempuran perlahan memudar. Dari balik kepulan debu tersebut, terlihat sosok Penatua Yan Feng tengah terbatuk-batuk hebat sambil memuntahkan darah.

Seluruh permukaan tubuhnya dihiasi pola retakan yang padat. Retakan-retakan itu menjalar dari wajah hingga ke sekujur tubuhnya, membuatnya tampak rapuh bagaikan porselen yang telah pecah—seolah sentuhan paling ringan sekalipun sanggup menghancurkannya menjadi serpihan.

Melihat keadaan tersebut, Jiun Yi kembali dibuat terperanjat.

Penatua Yan Feng, yang telah melangkah ke Alam Roh tahap awal, bahkan setelah menggunakan Formasi Nomor Satu Keluarga Yujin, tetap saja tak berdaya menahan daya hancur luar biasa dari Kuas Bertinta Hitam milik Yefan.

"Uhuk!"

Penatua Yan Feng kembali memuntahkan seteguk darah kental yang bercampur dengan pecahan organ dalamnya.

Jelas, tubuhnya sudah terlampau hancur untuk melanjutkan pertarungan, apalagi untuk melarikan diri.

Ia mendongak perlahan, menatap Yefan dengan tatapan ketakutan yang tak terlukiskan.

Ini adalah pertama kalinya dalam hidupnya ia mengalami penghinaan sedemikian rupa di tangan seorang pemuda yang baru berada di Alam Transenden tahap awal.

Namun, yang paling mengerikan baginya adalah kenyataan bahwa pemuda di hadapannya sanggup melukai dirinya yang berada di Alam Roh hingga tak berdaya.

Pemuda ini bukan sekadar jenius.

Dia adalah eksistensi yang bahkan telah melampaui batasan kata jenius.

Ketakutan memenuhi benaknya.

"B-bocah... Meski kau memiliki pusaka aneh yang mampu melukaiku, aku sarankan kau tak bertindak gegabah! Keluarga Yujin bukanlah sesuatu yang bisa kau provokasi begitu saja!"

Di tengah cengkeraman ketakutan, Penatua Yan Feng hanya mampu melontarkan ancaman dengan suara yang gemetar.

"Hah... hah..."

Yefan yang napasnya tersengal-sengal akibat energinya terkuras deras, perlahan menyunggingkan seringai aneh saat mendengar ancaman tersebut.

Cres!

Dengan mengabaikan luka-luka dalam yang parah, Yefan melesat secepat kilat.

Dalam sekejap mata, jemarinya yang dingin telah mencekik erat leher Penatua Yan Feng yang sudah tak berdaya.

"Kau... kau berani?!" teriak Penatua Yan Feng tersendat-sendat akibat pasokan udaranya terputus. "Aku adalah kakak dari Yujin Huo, Sang Pemimpin Keluarga Yujin! Jika kau berani bertindak padaku, adikku akan mengerahkan seluruh kekuatan keluarga yujin untuk memburu dan membunuhmu!"

ujar nya mengancam dengan kepanikan yang mendalam.

Pada saat yang sama, memori tentang perlakuan kejam yang ia lakukan terhadap ibu pemuda itu selama bertahun-tahun kembali berkelebat di benaknya. Membuat tubuh nya menggigil tanpa sadar akan pembalasan pemuda itu pada diri nya.

"Hehehe..."

Yefan hanya terkekeh pelan bercampur gelombang penyesalan dan kepedihan mendalam atas penderitaan sang ibu akibat perbuatan pria yang kini berada dalam genggamannya.

"Hanya orang bodoh yang berani menakut-nakutiku," bisik Yefan serak dengan nada mengerikan tepat di samping telinga Penatua Yan Feng.

Sentuhan hawa dingin dari suara itu membuat tubuh tua Penatua Yan Feng menggigil hebat.

Kegilaan pria di hadapannya membuat hatinya semakin dilanda ketakutan.

Menyadari bahwa dirinya tak mungkin lolos meski telah membawa-bawa reputasi Keluarga Yujin, Penatua Yan Feng yang dirayapi keputusasaan mendadak ikut menyeringai.

dengan wajah tuanya yang buruk rupa yang di hiasi darah tampak kian mengerikan.

"Hehehe! Silakan... bunuh aku! Ayo, silakan! Setelah ini, kau akan diburu tanpa henti ke mana pun kau melangkah, dan pada akhirnya kau akan tewas mengenaskan! Meski aku mati hari ini, lalu kenapa?! Apakah kau bisa menghidupkan kembali ibumu?! Apakah kau bisa menghapus aib yang telah dialaminya selama bertahun-tahun?!"

Kekehnya tajam dan penuh ejekan.

"Paman!"

Jeritan Yunan Zili terdengar histeris dari kejauhan saat melihat nyawa paman kandungnya berada sepenuhnya di tangan Yefan.

Di saat Penatua Yan Feng gencar melontarkan ejekan kepada Yefan, teriakan cemas Yunan Zili menggema dan menembus telinganya.

Suara itu tentu tak luput dari pendengaran Yefan.

Ia perlahan menoleh.

Tatapan matanya langsung tertancap ke arah Yunan Zili, disertai aura membunuh yang begitu pekat hingga membuat udara di sekitarnya seolah membeku.

"O-oh tidak..."

Penatua Yan Feng tersentak hebat.

"Yunan Zili! Cepat lari! Cepat! Lari sejauh mungkin!"

Teriakannya terdengar panik saat menyadari tatapan dingin Yefan kini tertuju tepat pada keponakannya.

Baru saat itu ia tersadar bahwa Yunan Zili berada di tempat ini.

Seketika, tawa ejekan Penatua Yan Feng sirna, berganti dengan kepanikan yang luar biasa.

Sebab, Yunan Zili adalah putra terakhir dari adiknya, sekaligus pewaris pengganti Yulin Zou sang pewaris keluarga yujin yang tewas di tangan Yefan.

Jika sampai Yunan Zili ikut tertangkap, ia sudah bisa membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Itu tidak hanya akan memutus garis keturunan utama, tetapi juga akan memicu kekacauan internal yang menggoyahkan fondasi Keluarga Yujin!

"Hehehe... Tentu saja aku memiliki cara untuk membalaskan dendam ibuku," ujar Yefan serak seraya terus mengunci Yunan Zili dengan pandangannya.

Seakan-akan dia tahu apa yang ada di pikiran Penatua Yan Feng.

Mendengar teriakan pamannya, Yunan Zili tanpa berpikir panjang langsung berbalik dan berusaha melarikan diri sekuat tenaga.

Namun, upayanya sia-sia.

Di mata Yefan, seorang kultivator Pemurnian Qi tingkat menengah seperti Yunan Zili tak ubahnya seekor semut yang mudah dicengkeram.

Dalam sekejap mata, Yefan telah melesat dan menangkap Yunan Zili dengan tangan sebelahnya.

"Kau! Lepaskan ponakanku! Lepaskan!"

Penatua Yan Feng menjerit histeris tatkala melihat keponakannya kini turut tercengkeram dan tak berdaya.

Yefan tak mengindahkan jeritan maupun makian mereka.

BOOM!

Dengan satu sentakan energi murni, Yefan menghancurkan dantian mereka berdua secara bersamaan!

Jeritan histeris seketika terdengar dari mulut Penatua Yan Feng dan Yunan Zili.

Keputusasaan luar biasa menghantam jiwa mereka.

Dantian adalah fondasi utama bagi mereka untuk berdiri tegak di dunia kultivasi—bagaikan burung yang terbang bebas di angkasa dan dihormati oleh banyak orang.

Namun kini, segala kejayaan itu musnah dalam sekejap.

Tanpa memedulikan penderitaan mereka, Yefan melemparkan tubuh Penatua Yan Feng dan Yunan Zili yang telah lumpuh ke arah Jiun Yi.

Di saat yang sama, Jiun Yi baru saja selesai membaca balasan surat perahu kertas yang melayang kembali kepadanya.

Entah pesan apa yang tertera di dalam kertas itu, Jiun Yi tanpa ragu menangkap tubuh Yunan Zili dan Penatua Yan Feng.

Melihat diri mereka diserahkan kepada Tuan Muda Keluarga Ji, secercah harapan sempat melintas di mata kedua orang itu.

"Tuan Muda Jiun Yi! Selamatkan kami! Kami mohon! Keluarga Yujin pasti akan membalas kebaikan ini!" tegas Penatua Yan Feng dengan cepat.

Namun, Jiun Yi hanya menatap Yan Feng dan Yunan Zili dengan kilatan niat membunuh yang dingin.

"T-tidak... Apakah kau berkomplot dengannya?!"

Penatua Yan Feng terperanjat hebat saat merasakan niat membunuh yang diarahkan Jiun Yi kepadanya.

Sementara itu, Jiun Yi hanya menyunggingkan senyum sinis.

"Keluarga Yujin pasti tidak akan tinggal diam atas tindakanmu yang ikut campur dalam dendam kami terhadap Yefan!" teriak Penatua Yan Feng putus asa.

Sebenarnya, sejak awal mereka telah menyadari keberadaan Jiun Yi. Namun, mereka mengira Tuan Muda dari keluarga besar itu berada di sini hanya untuk menghukum wanita pendosa atau sekadar menyaksikan hiburan.

Di sisi lain, Yefan mengalihkan pandangannya ke arah kerumunan kultivator dari berbagai faksi dari kelurga besar yang sebelumnya ikut serta menghina dan merendahkan ibunya.

Aura membunuh di tubuhnya kembali meletus.

Orang-orang di sekitar yang semula masih terpana oleh keberanian Yefan menantang Keluarga Yujin mendadak tersentak ketakutan saat merasakan aura pembunuh Yefan kini mengunci mereka satu per satu.

"S-salam, Tuan Muda! Kami... kami di sini hanya menyaksikan saja! Kami sama sekali tidak ikut serta dalam penghinaan terhadap ibu Tuan Muda!"

ujar seorang wanita di antara kerumunan dengan suara terbata-bata dan gemetar.

Namun, baru saja ia menyelesaikan kalimatnya, kabut aura Yin hitam yang sangat pekat telah membungkus tubuhnya dengan cepat.

Wanita itu terperanjat.

"A-apa?! Tidak! Tidak! Aku adalah putri dari Keluarga Ze—"

Sebelum ia sempat melancarkan ancaman, seluruh tubuhnya telah terkorosi secara tragis.

Daging dan tulangnya meleleh dengan cepat, berubah menjadi cairan lumpur busuk yang menggenang di atas tanah.

"Aaaaggghhh! Tidak! Lari! Dia lebih buruk dari iblis! Lari!"

Teriakan panik terdengar di antara kerumunan.

Melihat cara pria di hadapan mereka membunuh manusia seperti itu, semua orang dibuat gemetar ketakutan.

"Hahahahaha!"

Yefan hanya tertawa.

Sebuah tawa yang berisikan ketidakberdayaan dan kepedihan mendalam.

Di dalam benaknya saat ini, hanya terngiang bayangan penghinaan yang dialami sang ibu.

"Ayo... Ayo lari! Ayo! Hahaha!"

Puhhh!

Aura Yin melesat, menyelimuti tubuh kultivator lainnya.

"AKHHHH! Kau iblis! Kau berani membunuh kami?! Kau akan menjadi musuh seluruh kekuatan besar di Kota Kekaisaran!" teriak seorang pria berwajah pucat.

AKHHHHHH!

Namun, jawaban yang ia terima hanyalah gulungan aura Yin pekat yang menggerogoti tubuhnya hingga menjadi cairan busuk.

"Hahaha! Ayo lari! Ayo cepat lari!"

Tawa Yefan terus bergema, bercampur dengan duka dan kegilaan.

Puhhh!

Suara kepulan asap hitam menerjang ke segala arah.

AKHHH!

"Ampuni aku! Ampun!"

Puhhh!

AKHHH!

KHKHHH!

Setelah waktu yang tak terhitung berlalu, suasana di tempat itu perlahan berubah menjadi hening mencekam.

Teriakan dan makian yang semula memadati seluruh penjuru kini telah lenyap tanpa sisa.

Yang tersisa di tempat itu hanyalah suara tawa Yefan yang bergema ke segala arah, dipadu dengan genangan darah ratusan orang yang bergolak akibat terkorosi hingga membuat tanah di sekitar ikut meleleh.

(Bersambung)

-----Berkarya Karena Suntuk-----

1
Fajar Fathur rizky
jika yefan sudah kuat bikin yefan bantai kaisar tianming jadikan tubuh kaisar tianming jadi boneka agar dia tidak bisa beristirahat dengan tenang bikin juga sebelum mati kaisar tianming melihat Kekaisaran hancur karena tindakannya yang bodoh karena melindungi yujin hao yang tidak berguna itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai komandan xueyin dengan cara paling kejam ambil jiwanya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai xueyin dengan cara paling kejam ambil tubuhnya jadikan boneka perang jika yefan sudah kuat bantai kaisar itu beserta keluarganya dengan cara paling kejam bikin kaisar itu menyesal menolong yujin hao
Fajar Fathur rizky
cepat bikin yujin hao mati dengan cara paling kejam pajang tubuhnya yang tidak bernyawa
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan yujin sampai ke akar akarnya bikin patriark klan yujin memohon kepada yefan jangan libatkan klanya bikin yefan tidak perduli
Farhan Sadewa
lanjut
Farhan Sadewa
👍
Farhan Sadewa
💪
Ed Troivan
plagiat kau
Rozer Cros: diam Diam diam, 🥹
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
bikin yefan jadi alkemis tingkat tinggi yang mana kaisar tianming sendiri harus berlutut dan memberi hormat bikin nanti yefan bantai klan yujin dan hancurkan kaisar itu beserta keluarganya kaisar itu
Fajar Fathur rizky
cepat bikin yefan bantai jendral
Rozer Cros
mksh kk ketitik nya.
aku cuma mau jelasin. ini karya hasil Kranggan ku sendiri kk, dan ga PP kalo KK ga percaya juga. dan terimakasih atas dukungan nya untuk karya ini meski tidak sebaik yang lain. 🙏🙏
Feri: itu buzzer,jangan di liat komenannya,abaikan saja
total 5 replies
Ed Troivan
Author plagiat, ngga bakal ditamatin
Ed Troivan
Pasti ini karya plagiatmu lagi author tolol, kau bisa-bisanya menerjemahkannya lalu kau ubah nama tokoh-tokohnya makanya nggak kau lanjut novel Sang Penakluk... 👍
Rozer Cros: terima kasih kk udah dukung karya ini meski tidak sebaik yang lain. semoga sehat selalu kk
total 1 replies
Ed Troivan
kok rantaul
Ed Troivan: nggak bertanggung jawab lu Thor
total 4 replies
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
Fajar Fathur rizky
nanti bikin yefan bantai keluarga yunjin dengan cara paling kejam dan sadis
Fajar Fathur rizky
cepat bantai yanfeng bikin ranah kultivasi yefan langsung naik ke ranah yang lebih tinggi dari ranah yanfeng
Farhan Sadewa
gereget BNR lihat tingkah laku Yulin zou ini 🤭
Ed Troivan: Author tolol
total 1 replies
Farhan Sadewa
membuat penassran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!