Bai Ren, transmigrator dari Bumi, dipindahkan ke dalam dunia novel beladiri yang penuh dengan para kultivator.
Di dunia yang asing namun familiar itu, Bai Ren diberikan misi untuk membangun sekte terkuat dengan cara membual.
[Ding!!]
[Hadiah penyelesaian tiba!]
[Satu bualan Anda akan dikonversi menjadi kenyataan!]
Apa yang akan kamu lakukan jika bualanmu menjadi kenyataan?
Tentu saja, aku akan semakin rajin membual!
Semakin banyak membual, semakin kuat jadinya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fat Kitten, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20 : Keluarga Jiang (4)
Sementara itu, dari kejauhan Jiang Diyi diam-diam menatap Bai Ren.
Semenjak mereka meninggalkan kedai, Bai Ren sama sekali tidak berbicara padanya.
Mereka hanya diam sepanjang perjalanan, seolah mereka sedang bepergian untuk liburan.
Hal lain yang membuat Jiang Diyi tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Bai Ren adalah karena ia ingin menanyakan soal pemulihan core miliknya.
'Benarkah dia bisa memperbaiki core-ku yang telah rusak?'
Meskipun hati Jiang Diyi sudah menyatakan Bai Ren sebagai masternya, namun tidak diberikannya kepastian soal kapan pemulihannya akan dilakukan membuat hati Jiang Diyi sedikit resah.
Memberanikan diri, Jiang Diyi berdiri dan menghampiri Bai Ren yang telah duduk sendirian dalam waktu yang cukup lama.
Mendengar adanya suara langkah kaki yang mendekat, Bai Ren di sisi lain menghentikan pertapaannya dan membuka matanya.
Ada sedikit keterkejutan di mata Bai Ren saat ia melakukan itu.
'Meskipun fokusku sudah teralihkan, tapi tubuh ini benar-benar tetap bisa terus menyerap qi secara otomatis dan mersirkulasikannya secara mandiri tanpa harus dipandu olehku.'
Sekali lagi, Bai Ren terpukau atas metode kultivasi miliknya sendiri.
Kemudian, tatapan Bai Ren bertemu dengan mata Jiang Diyi.
Melihatnya sekilas, Bai Ren dapat mengetahui jika ada sesuatu yang ingin Jiang Diyi katakan padanya meskipun raut wajah ragu terpantau jelas di wajahnya.
Bai Ren sedikit banyaknya bisa menebak apa yang ingin Jiang Diyi katakan.
"Duduklah, aku akan memulainya sekarang juga."
Mendengar ucapan itu, Jiang Diyi terkejut karena masternya itu ternyata mengetahui apa yang sedang mengganggu hatinya.
"B-Baik, Master!"
Jiang Diyi pun dengan cepat duduk bersila di hadapan Bai Ren.
Pada saat itu, sebuah retakan kecil muncul di atas telapak tangan Bai Ren dan sebutir pil jatuh ke tangannya.
Saat melihat itu, Jiang Diyi terkejut karena Bai Ren begitu santainya membuka penyimpanan ruang tepat di depan matanya.
Normalnya, hanya seseorang di ranah Martial Soul yang dapat membuka penyimpanan ruang.
Namun yang lebih mengejutkan lagi adalah pil yang dikeluarkan olehnya.
Penciuman Jiang Diyi yang pernah terlatih dapat dengan mudah menebak dari aromanya kalau pil yang baru saja dikeluarkan Bai Ren memiliki kualitas setidaknya tingkat tinggi atau bahkan di atasnya.
Dengan terjadinya dua hal mengejutkan itu, membuat keraguan yang tersisa di dalam hati Jiang Diyi memudar sepenuhnya.
'Jika dia bisa membuka penyimpanan ruang, maka bukankah itu artinya ia menyembunyikan basis kultivasinya yang sesungguhnya?'
'Lalu pil yang dia keluarkan barusan, dengan ciri-cirinya itu, aku tidak akan terkejut jika itu adalah pil legendaris yang hanya ada dalam mitos.'
'Apakah pil itu dibuat olehnya sendiri atau dibuat oleh alkemis lain, satu hal yang pasti adalah, latar belakang sektenya pasti begitu mendalam seperti yang diceritakannya hingga ia bisa mengeluarkan benda langka seperti itu dengan santainya.'
Bai Ren yang mendapat tatapan kagum dari Jiang Diyi, menyerahkan pil itu kepadanya.
"Telan dan seraplah pil itu, aku akan membantumu mengoptimalkan efeknya ke dalam tubuhmu."
Bai Ren lalu berpindah dan duduk di belakang Jiang Diyi yang mulai mengkonsumsi pil yang diberikan olehnya itu.
Tak butuh waktu lama, efek dari pil itu langsung menyerebak ke seluruh tubuhnya.
"Ugh!!"
Rasanya begitu tak tertahankan, seolah setiap tulang dan otot di dalam tubuhnya remuk dan dihancurkan hingga berkeping-keping.
Tetesan darah keluar dari setiap lubang di tubuh Jiang Diyi. Cairan kotor juga merembes melalui pori-porinya.
Ledakan qi menyebar ke area sekitar di mana Bai Ren mencoba mengumpulkan kembali qi yang tersebar itu dan memasukkannya ke dalam tubuh muridnya.
Lonjakan energi itu mengejutkan kuda dan kusir yang menarik karavan, menakuti mereka karena tekanan yang dipancarkannya.
Bai Ren yang bersusah payah menyatukan qi yang tersebar di udara, sedikit demi sedikit menyalurkannya ke dalam meridian Jiang Diyi dan memusatkannya ke dalam core-nya yang telah hancur.
Normalnya, core yang telah hancur tidak akan mampu menerima dan menyimpan qi sekecil apa pun. Namun, itu tidak terjadi saat ini.
Yang terjadi saat ini adalah, secara perlahan, core yang telah menjadi retakan tersebut mulai menyatukan diri dan memulihkan kondisinya sendiri saat mereka diselimuti oleh qi yang tiada habisnya.
Hanya butuh beberapa menit, core yang telah hancur lebur itu sekarang sudah kembali membentuk inti yang kokoh, jauh lebih kuat dari sebelumnya seolah core tersebut tidak pernah rusak sebelumnya.
Pemulihannya tidak berhenti sampai di situ.
Core yang telah sepenuhnya pulih, mulai menciptakan lautan spiritual baru yang mana luas di dalamnya terus berkembang beriringan dengan banyaknya qi yang dimasukkan secara paksa ke dalamnya.
Ledakan demi ledakan terjadi di dalam tubuh Jiang Diyi yang membuat rasa sakitnya semakin tak tertahankan.
Langit yang menyaksikan pemandangan itu, ikut bersorak seakan ingin memeriahkan suasana.
Rentetan guntur mendekat dan melayang tepat di atas kepala Jiang Diyi.
Ketika guntur itu ingin menyambar, sambarannya pecah dan terbatalkan seketika oleh sebuah batu yang terlempar entah dari mana.
"Beraninya malapetaka kecil belaka mengganggu pekerjaan Ketua sekteku."
Orang yang menghancurkan guntur itu adalah pelindung Qiang yang mengikuti mereka secara diam-diam dari kejauhan.
Pada saat yang bersamaan, ledakan yang sama pada tubuh Jiang Diyi terulang sampai tiga kali, dan di setiap kesempatannya, guntur yang sama juga menyambar sebanyak tiga kali.
Tapi sama seperti sebelumnya, setiap guntur yang menyambar berhasil dinetralkan dengan begitu mudahnya oleh pelindung Qiang.
Ketika efek dari pilnya telah sepenuhnya terserap ke dalam tubuh Jiang Diyi, perubahan luar dalam terlihat jelas dari sosoknya.
Fisik Jiang Diyi saat ini menjadi lebih berisi dibanding sebelumnya, dengan otot dan urat saling memamerkan diri dari balik kulitnya.
Sementara itu, energi vitalitas memenuhi tubuh Jiang Diyi dengan aliran qi yang sangat deras berpusat di sekitar core miliknya.
Memanfaatkan kesempatan itu, Bai Ren dengan sigap segera mengajarkan metode kultivasi Heavenly Breathing Technique pada Jiang Diyi agar ia bisa dengan cepat menstabilkan pondasinya kembali.
Setelah kurang lebih satu jam terlewat, akhirnya qi yang kacau dalam tubuh Jiang Diyi berhasil distabilkan dan kini, tubuhnya dipenuhi dengan kekuatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
Melihat proses pemulihannya telah selesai, Bai Ren bangun dari duduknya dan melipat kedua tangannya sembari mengangguk puas saat ia memperhatikan perubahan yang dialami muridnya itu.
"Seperti yang diharapkan dari muridku."
Mendengar suara masternya, Jiang Diyi yang telah selesai membentuk ulang core miliknya, membuka matanya dan langsung bersujud di hadapan masternya.
"Murid ini berterima kasih banyak kepada Ketua sekte-tidak, Master! Murid ini berjanji akan mengabdikan seluruh jiwa dan raganya hanya padamu! Jika Master menyuruhku mati, maka aku akan mati! Jika Master menyuruhku bertarung, maka aku akan bertarung tidak peduli siapa lawannya! Murid ini akan membalas kebaikan yang telah Master berikan padaku sampai aku mati! Inilah janji murid ini padamu, Master!"
[Ding!!]
[Mendapat penghormatan yang tulus!]
[Menghadiahi Host!]
...\=\=\=...
...Menerima penghormatan yang tulus...
...(Hadiah)...
...Semua stat +10...
...\=\=\=...
Bai Ren yang tidak menyangka akan menerima rasa terima kasih yang sedalam ini mengangguk lebih banyak, puas akan adab muridnya sekaligus pada hadiah yang diberikan oleh sistem miliknya.