Membual Demi Kejayaan Sekte!
"Hoaamm, membosankan!"
Menggulirkan layar ke bawah, Bai Ren, pemuda biasa yang bisa kau temukan di mana saja, mengeluarkan air matanya.
Itu bukan karena ia sedang menangis, melainkan karena rasa kantuk yang sudah tak tertahan lagi.
Alasan mengapa ia tetap memaksa membuka matanya alih-alih tidur, tentu karena ia sedang membaca novel online favoritnya.
Novel itu berjudul "I Have So Many Heroine In The Sect!", kisah tentang petualangan di dunia kultivasi yang sangat disukai oleh Bai Ren.
Bai Ren mengikuti novel itu bukan karena ceritanya yang bagus, melainkan karena ia sudah tidak tahu lagi novel mana yang harus ia baca.
Jadi, daripada membaca novel lain dari awal, lebih baik baginya untuk menyelesaikan novel yang sedang ia baca sekarang.
"Ah, sial, ceritanya terlalu mudah ditebak!"
Bai Ren mengeluarkan kekesalannya terhadap novel yang dibacanya.
"Terlalu banyak karakter perempuan baru! Sudah puluhan bab dan alurnya masih di situ-situ saja!"
Melemparkan ponselnya ke atas kasur, Bai Ren menelentangkan tubuhnya di tempat yang sama.
"Cerita sampah macam apa ini?! Bisa-bisanya penulis menulis cerita seperti itu?!"
Masih merasakan frustrasi, Bai Ren terus meneriakkan keluh kesahnya terhadap novel yang ia baca.
Sampai akhirnya ia tidur terlelap.....
...***...
*Whoooshh!!
Terpaan angin yang tak henti-hentinya, akhirnya membangunkan Bai Ren yang tengah tertidur.
"Hmm...?"
Kala ia membuka mata, secara reflek tangannya terangkat, menghalangi sinar matahari yang jatuh tepat ke bola matanya.
"Huh? Di mana ini? Aku di luar rumah?"
Tidak butuh waktu lama bagi Bai Ren untuk menyadari bahwa ia sedang berada di alam liar.
"Apa-apaan ini?!"
Merasa panik, Bai Ren langsung bangkit berdiri dan raut wajah cemas terlihat jelas di wajahnya.
"D-Di mana aku?! Apakah ini semacam prank?! T-Tidak, tidak, ini terlalu berlebihan untuk disebut prank!"
Apa yang ada di depan wajah Bai Ren adalah hamparan hutan luas sejauh mata memandang.
Hanya ada pepohonan di sekitarnya, dengan banyak titik sinar matahari yang menembus masuk melalui celah-celah dedaunan.
Tak peduli ke arah mana Bai Ren melihat, hanya ada tumbuhan dan beberapa hewan penghuni asli yang bisa ditangkap oleh matanya.
"Sial! Apakah aku baru saja menjadi korban penculikan dan dibuang entah di mana untuk menghilangkan jasadku?!"
Situasi tak terduga ini jelas membuat pikiran Bai Ren tak karuan.
Asumsi demi asumsi membanjiri pikirannya. Namun, tak satu pun terdengar masuk akal untuk menjawab situasi ini.
Lelah berpikir, Bai Ren memilih untuk menenangkan dirinya dan duduk di bebatuan terdekat.
Pada saat itulah sebuah suara asing terdengar.
[Ding!!]
[Sistem diaktifkan!]
[Selamat datang, Host!]
Ketika Bai Ren mendengar suara tersebut, ada campuran rasa terkejut dan bersemangat yang muncul dalam hatinya.
"J-Jangan bilang... situasi ini adalah..."
Belum sempat Bai Ren menyelesaikan kalimatnya, sistem yang muncul tersebut langsung memotongnya.
[Anda benar! Selamat karena telah bertransmigrasi ke dunia ini!]
"....."
Bai Ren berusaha keras untuk tidak berteriak ketika ia baru saja mengkonfirmasi situasi yang dialaminya ini.
'A-Aku bertransmigrasi?!'
'Seperti para protagonis di novel-novel itu?!'
Menenangkan dirinya kembali, akhirnya Bai Ren memulai percakapan resminya dengan sistem yang dimilikinya.
"Baiklah, sedikit banyaknya aku telah memahami situasinya. Jadi, tolong jelaskan padaku ada di mana aku dan apa yang harus kulakukan di dunia ini?"
[Bagus sekali! Senang memiliki Host yang pintar!]
Entah mengapa, meskipun itu adalah pujian yang tulus, tapi Bai Ren justru merasa agak tidak senang mendengarnya.
"Cukup, lewatkan saja basa-basinya, mari kita langsung ke intinya."
[Baik! Sesuai permintaan Host!]
[Saat ini, Host telah dipindahkan ke dunia yang disebut 'Planet Biru'.]
[Dunia ini tidak seperti dunia tempat Host tinggal dahulu, karena di sini mengandung sebuah elemen murni bernama 'Qi' yang membuat beberapa orang beruntung dapat melatih tubuhnya dan menjadi seorang seniman beladiri, atau dalam istilah di dunia asal Host disebut sebagai 'Kultivator'.]
[Sisi menariknya adalah, dunia ini bisa dibilang tidak terlalu asing bagi Host, karena dunia inilah yang menjadi latar tempat dari novel terakhir yang Host baca!]
Informasi yang disampaikan oleh sistem sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Bai Ren, seorang pecinta novel kultivasi.
Kecuali yang terakhir itu.
"Ini adalah dunia latar dari..... novel sampah itu...?"
Bai Ren cukup terkejut oleh fakta ini. Namun, ia juga tidak merasa bahwa ini adalah keuntungan baginya.
Alasannya sederhana, karena novel yang ia baca itu adalah sampah absolut.
Tidak ada world building, power system di dunia tersebut juga tidak dijelaskan, bahkan konflik utama yang membahas soal dunianya pun tidak ada. Isinya murni hanya tentang petualangan sang protagonis dalam menaklukkan wanita.
Jika Bai Ren ditanya apakah ia tahu soal kekuatan mana saja yang ada di dunia ini, dengan sangat yakin Bai Ren akan menjawab 'tidak'.
Jika Bai Ren ditanya apakah ia tahu soal siapakah orang terkuat di dunia ini, seratus persen Bai Ren juga akan menjawab 'tidak'.
Itulah alasan mengapa Bai Ren mencap novel itu sebagai sampah, karena begitu minimnya informasi soal dunia yang ada di dalam novel tersebut.
Oleh karena itu, fakta bahwa Bai Ren telah berpindah ke dunia di dalam novel itu sama sekali tidak memberikan keuntungan apa pun baginya.
"Haa... kuharap aku tidak akan bertemu dengan si protagonis itu selama aku berada di dunia ini."
Bai Ren telah merasa lelah bahkan sebelum sempat mendengar apa misinya di dunia ini.
"Lalu, apa yang harus aku lakukan di dunia ini?"
[Hehe! Tugas Host sangat mudah!]
[Bersama denganku, Host harus membangun sekte terkuat di dunia ini!]
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 26 Episodes
Comments
Karenina
👍
2026-05-10
1