NovelToon NovelToon
Selamat Tinggal Orang Yg Kusayang

Selamat Tinggal Orang Yg Kusayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Dunia Masa Depan
Popularitas:785
Nilai: 5
Nama Author: Arsih Mom

"Bukan berarti apa yang dekat dengan kita adalah yang terbaik, bisa jadi kebaikan itu ada jauh dari kita ataupun tidak terlihat"
Aku pergi karena sangat menyayangi kalian, suatu saat nanti jika masih ada kesempatan aku akan menjemput kalian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arsih Mom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak seindah parasmu

Sesuai kesepakatan, Tio terbang ke Singapura untuk menggantikan Santana menghadiri acara peresmian kerjasama.

Tiba di negeri Singa itu, Tio sudah disambut beberapa anak buah dari team Darmawan Group. Selayaknya orang penting, Tio pun di kawal beberapa orang untuk menuju hotel. 

Penyambutan di hotel pun juga teramat menarik perhatian Tio. Sampai tidak bisa berkomentar apa pun Dia hanya bisa mengikuti arahan pengawal dari Darmawan group. 

"Tuan Tio silakan istirahat dulu , nanti akan ada tim dari Darmawan group yang menghubungi."

Pas sekali dengan kondisi Tio saat ini yang merasa tidak enak badan setelah melakukan perjalanan jauh. Dia menggunakan waktu yang senggang itu untuk membaringkan tubuhnya. 

"Huaahh... ngantuk sekali rasanya."(aku pejamkan mata dulu sebentar sebelum mandi) 

Kedua mata Tio perlahan mulai terpejam dan telinga sudah tidak mampu mendengar suara apapun. Dia mulai terbius dengan rasa kantuk yang teramat sangat.

Tidak terasa sudah masuk waktu malam hari, suara dering HP dari Tio terus berbunyi. Begitu lelapnya Dia, hingga tidak bisa lagi mendengar kalau ada panggilan masuk. Bukan hanya itu saja selang beberapa menit setelah dering di HP nya tidak terdengar lagi berganti dengan ketukan pintu dari luar kamar hotel. 

Sudah sedikit sadar dari lelap nya tidur, mendengar suara ketukan pintu Tio beranjak berdiri dan berjalan untuk membukanya. 

"Oh.. Maaf saya ketiduran."

"Maaf Tuan Tio nanti pukul 20.00 WIB, anda kami tunggu di VIP room hotel."

Setelah salah satu tim dari Darmawan Group pergi, Tio kembali masuk ke kamar untuk bersiap diri. 

Sesuai undangan dari Darmawan Group, Tio menuju VIP room hotel. Di dalam sudah menunggu beberapa karyawan dari Darmawan Group. Jamuan makan malam itu berlangsung dengan penuh kehangatan dan keakraban. Dari situ mulai terjalin hubungan yang baik antara ke dua belah pihak. Yang kebetulan Santana meminta dua karyawan Laksana Group yang lain untuk menyusul ke Singapura menemani Tio diacara itu. 

Setelah selesai dengan jamuan malam yang tanpa dihadiri CEO cantik dari Darmawan Group, Tio menyempatkan diri untuk menghubungi Santana. Setiap agenda acara Tio selalu melaporkannya pada Santana. 

{Baik Tio Terima kasih untuk informasinya, oh ya... kalau sudah selesai acara di sana kamu pergilah menjemput Meri}

"Apa Non Meri mau ke Indonesia Tuan?"

{Iya, ada hal yang perlu diselesaikan di sini}

Komunikasi di tutup dengan ucapan selamat malam dari Santana. 

Pagi nya sesuai agenda, Tio bersama rekan kerja yang lain dari Laksana Group menuju aula yang sudah di hias secantik mungkin untuk acara peresmian pembukaan lahan baru dalam proyek mereka. 

Lagi-lagi Tio tidak melihat sosok CEO wanita yang Dia tunggu-tunggu kemunculannya. Karena selalu saja tidak pernah bertemu disetiap moment-moment penting itu, Tio memberanikan diri untuk bertanya pada asistennya Darmawan Group. 

"Kalau boleh tahu kenapa Bu Direktur dari kemarin tidak terlihat?"

"Oh.. Bu Santika? Kebetulan hari ini Bu Santika juga ada acara di sekolah anak nya."

Seperti ada kata yang terdengar aneh di telinga Tio, Dia sempat mengingat satu nama yang sepertinya tidak asing dan pernah Dia dengar. 

(Santika... nama itu.... kenapa sama dengan nama istri dari Tuan Santana? Apa mungkin memang Dia, tapi bukannya istri dan anak mereka terpisah?) 

Karena rasa penasaran Tio mencari informasi lebih tentang Santika dari asistennya. Dianggap menurutnya pertanyaan Tio merupakan privasi, maka si asisten tidak berani menceritakan tentang kehidupan pribadi Santika. 

Tio hanya bisa diam dan memakluminya, karena Dia sadar benar pertanyaannya memang seputar kehidupan pribadi Santika. 

Tapi Tio masih saja ingin tahu tentang siapa sebenarnya Santika. (Kira-kira cari info dari mana ini tentang Bu Santika, yang?)  

Tio berjalan keluar untuk mencari toilet. Karena tidak tahu letak toilet, Tio pun tersasar ke tempat lain. 

(Duh... sampai mana ini, kenapa aku bisa sampai tempat ini?) 

Ternyata jalan yang dilalui Tio adalah arah menuju dapur. Saat Dia mau berbalik arah, kedua mata nya sekilas melihat sosok wanita yang tidak asing baginya. 

(Bu.. bukankah itu Rosa, tapi kenapa Dia ada di sini dan siapa pria itu? apa suaminya?) 

Tio mengikuti langkah mereka dari belakang, sambil menjaga jarak Dia sangat berhati-hati lagi dalam pengintaian nya. 

Melihat mereka masuk ke dalam mobil, Tio berhenti. 

"Sial... dengan apa aku harus mengikuti mereka lagi?"

Tio mengambil ponselnya untuk menghubungi Rosa, tapi masih seperti beberapa hari lalu, nomor itu tidak bisa dihubungi. 

"Hah... apa sebenarnya mau wanita itu!" (Apa memang sengaja Dia mengganti nomornya, dasar wanita aneh) 

Tio kembali ke aula dengan penuh rasa kecewa. Pesta yang dibuat privat itu hanya tidak berlangsung lama. Sudah terlihat beberapa anggota yang hadir sudah pada keluar. Teman kerja dari Laksana Group pun sudah mulai bersiap untuk kembali lagi ke Indonesia.

"Pak Tio kami pulang dulu, karena Bos bilang begitu acara selesai kami harus segera kembali."

"Oke... silahkan Kalian duluan, saya juga ada tugas lain dari Bos."

Sebelum Tio terbang menjemput Meri, Dia masih sibuk mencari tahu tentang Rosa yang ada di Hotel itu. Dia pergi ke meja receptionist untuk bertanya apakah Rosa salah satu tamu di Hotel itu.

Dari hasil pencariannya ternyata tidak ada tamu Hotel yang bernama Rosa. (mungkinkah Dia check in pakai nama teman pria nya, sungguh menyebalkan sekali)

Tio merasa gelisah, galau dan sakit hati. Pikirannya tidak tenang karena belum bisa memastikan kebenaran tentang Rosa.

(tidak mungkin aku benar-benar cinta padanya, sadar Tio ini semua hanya karena misi saja jangan pernah membawa perasaan)

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!