NovelToon NovelToon
ONE IN A MILLION (BxB)

ONE IN A MILLION (BxB)

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Hamil di luar nikah / Romansa / LGBTQ / Idola sekolah / BXB
Popularitas:705
Nilai: 5
Nama Author: kuciang

kamu tidak melihatku, tapi aku melihatmu, dari banyaknya manusia kamu yang aku lihat, tetap lah bersinar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kuciang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

"siapa mom" bingung zayn

"kenal gua zayn" ujar pria yang pernah ajak zayn kenalan elvano

"iya kenal" jawab zayn

"ini orang tua gua, panggil aja om ivan sama tante bianca, dan satu lagi istri gua latecia di gendongannya anak gua aleta" zayn hanya mengangguk sebagai jawaban

"baik di sini saya mau mengumumkan pernikahan xavier ethan dauglas oz margaret dan zayn yeol nervan calvari" tentu elvano dan keluarga heran dan kaget

"calvari, keluarga calvari yang menutup akses semua orang, bohong ayah bohong, walaupun aku tau kalo keluarga calvari memiliki anak laki-laki" kaget bianca, karna kalo keluarga wilson dan ezakiel bersatu tidak ada yanh bisa meruntuhkannya

"bianca, ini ayah yanh berbicara" tegas ivan "tapi ayah dia seorang pria, tidak bisa memberikan pewaris"

"dia sedang hamil" jawab olivia yang mengelus perut zayn dengan lebut

"bohong, mana ada pria hamil" kaget latecia, ayo lah dia udah pernah minta di jodohkan sama ethan tapi dari ayahnya ethan tidak menerima perjodohan

"sudah pernikahan akan di laksanakan tiga minggu lagi, dan kakek sudah membelikan satu masion untuk kamu, sama halnya dengan elvano ketika menikah"ujar oz

"mau langsung di tempatin" tanya ezakiel membuat zayn terdiam sejenak sebelum akhirnya menganggukan kepala

"nginap sini ya sayang, nanti mommy masakin semua kesukaan kamu" ujar olivia yang di balas anggukan kepala oleh zayn

"tapi belum tentu yanh di dalam perutnya anak laki-laki" bangga bianca

"sudah, semuanya diam jangan berisik" ujar vier memecahkan ketegangan "kamu bawa zayn ganti baju, dan el antar istrimu untuk istirahat"

Ethan membawa zayn kekamarnya, zayn yang sangat lelah langsung menduduk dirinya di pinggir kasur

"aku belum bilang setuju soal pernikahan" ujar zayn yang melihat ethan melepas sepatunya

"kenapa, kamu ngga mau nikah sama aku" tanya ethan yanh di balas gelengan kepala "lalu"

"aku masih mau bebas main, nongkrong, nanti kalo udah nikah di larang-larang lagi"

"aku tidak akan melarangmu, asalkan batas wajar aja" zayn menganggukan kepalanya semangat.

Di sisi lain elvano terdiam, di balkon, andai dirinya seberani ethan pasti dia bisa bersama pilihannya, elvano terus menatap ponselnya

Melihat pesan yang tidak juga kunjung ceklis dua, karna dirinya sudah di blokir

"sedang apa kamu, apa aku harus senekat ethan" el hanya bisa terdiam, jika dia juga memiliki dukungan dari kedua orang tuanya akan sangat gampang, tapi ini

El memasukan lagi ponselnya kekanton lalu turun kebawah melihat semua sudah berkumpul.

Sedangkan ethan masih berdebat dengan zayn yang tidak mau pakai celana, dan memilih menggunakan kemeja kebesaran milik ethan

"pakai celananya" ujar ethan selembut mungkin

"kaga mau ya kaga mau, panas tan panas" kesal zayn

"pakai"

"huaaa...kaga mauuu di bilang kaga mau" ethan yang melihat zayn nangis hanya bisa pasrah, mengakuin kekalahannya

"baiklah" zayn yanh merasa menang langsung melompat kegendongan ethan

Ethan membawa zayn turun dalam gendongannya, tentu banyak mata yang melihat kearahnya, sampai ethan di tempat makan

"loh ko kaga pake celana sayang" tanya olivia heran

"panas katanya" jawab ethan dengan cepat, zayn hanya bisa tertawa

"kayanya gua pernah liat muka luh, tapi kaga ingat di mana ya" ujar zayn melihat kembali wajah elvano

"sudah itu, makan lah" ujar ethan, dan tentu zayn makan hanya tiga suap, dan katanya pertunya sudah tidak sanggup lagi, dia lebih memilih bersandar di bahu ethan sambil menikmatin elusan di perutnya

Selesai makan ethan dan yang lain memilih bersantai di tv, zayn yang memang tidak mau turun dari pangkuan ethan, karna terlalu nyaman, apalagi menikmatin setiap elusan di perutnya

"besok temen gua mau main" ujar zayn karna dirinya sambil membalas chat temannya

"suruh main ke sini" jawab ethan santai, sampai dia melihat jam di dinding "ayo tidur udah malam"

Ethan sudah membawa zayn tidur, di pagi hari zayn baru bisa tidur enak, tidak ada yang namanya bangun tengah malam karna mual apa lagi pagi hari

Sampai suara ponsel membangunkan ethan yang masih tertidur "hallo"

'woy tah gua di depan rumah luh, sini jemput' ujar suara yanh cukup ethan kenal, samapi dia melihat nama di ponselnya alex

"kasih hpnya ke satpam"

Di sisi lain alex langsung memberikan ponselnya ke satpam yanh tadi tidak mengijinkannya masuk

"iya tua baik tuan" setelah telepo terputus satpam tersebut mengembalikan ponselnya kepada alex "mari saya antar"

zayn yang habis bangun tidur langsung turun ke bawah menyambut temannya, karna tadi di bangunkan ethan temannya udah di depan

"woy zayn" teriak ervan melihat zayn "buset pake kemeja doang, paha luh kemana-mana itu"

"bawel luh, itu luh bawa apa" tanya zayn yang melihat beberapa tentengan pelastik di tangan temannya

"suruh dulu kita masuk" sekarang zayn dan tannya sudah ada di ruang tv, dan pelayan juga sudah menyediakan beberapa cemilan dan minuman

"tenang zayn, kita kesini tidak dengan tangan kosong, nih gua bawa susu ibu hamil, sama dorongan bayi" ujar ervan mengeluarkan susu ibu hamil

"luh bego, ini buat yang empat bulan keatas, gua aja baru jalan tiga minggu" kesal zayn yang langsung dapat tawa dari alex

"bego si luh, nih gua bawa perlengkapan mandi, sama pokok ukuran s" bangga alex mengeluarkan barangnya

"luh lagi lebih bego, ini popok orang dewasa, dan lagi anak gua belum lahir begoooo" kesal zayn tentu ervan tertawa lebih kencang

"wahh siapa ini"tanya elvano yanh baru turun, matanya langsung tertuju pada pria yanh dia rindukan

"wis ganteng tuh cok" ujar alex melihat elvano bahkan sampai elvano turun

"heh dia udah punya istri sama anak" ujar zayn tapi mata elvano tidak lepas melihat satu pria "oh kenali ini temen gua, yang ini alex"

"hay alex" ujar elvani, yang berjabatan tangan kepada alex

"hay bang" jawab alex

"yang ini ervan" ervan terdiam menatap wajah yang dia sangat kenal

"ervan" jabat tangan ervan kepada elvano

"elvano" ujar el, untungnya ibunya sudah balik kenegara china "seperti dejavu ya" ujar elvano tidak melepaskan tangan ervan

"ngga merasa, maaf bisa lepasin" tentu el langsung lepasin tangan ervan "gua mau kekamar mandi"

"oh lurus di belakang ada, atau mau di atas juga ada" ujar zayn, ervan langsung pergi begitu saja "istrimu mana"

"pulang, ikut mommy sama daddy ku ke china" jawab el terus melihat kearah ervan "aku permisi dulu ya "

di kamar mandi ervan menangis, orang yang mati-matian dia hindarin ketemu kembali, sampai dia selesai, membuka pintu betapa terkejutnya dia melihat elvano

1
Katty Lestary
lanjut thor
Katty Lestary
ayo lanjut lagi
Katty Lestary
bagus..lucu juga cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!