ini kisah anak bungsu dari 6 bersaudara dia bernama laras.laras gadis SMA berumur 17 tahun yang periang dan memiliki suara yang indah yang dijodohkan dengan seorang anak pengusaha besar yang kaya raya.dewa adalah anak pengusaha besar dia anak tertua dari 3 bersaudara.cerita ini bermula saat perjanjian yang dilakukan kakek mereka saat muda dulu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santisnt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
satu ranjang
pesta telah berakhir semua tamu telah pulanh sedangkan yang lainnya bergegas tidur
"masuk lah ini kamarku".ucap dewa sambil membuka pintu
"tolong siapkan air aku mau mandi"ucap dewa melemparkan tubuhnya ke kasur
"oke tunggu sebentar akan aku siapkan".masuk kedalam kamar mandi
Laras mengisi air bathub dengan air hangat dan menambahkan cairan aroma terapi
"tuan air anda sudah siap silahkan mandi" ucap Laras
"tuan tuan tuan dewa air anda sudah siap cepatlah mandi nanti airnya dingin" memukul tangan dewa
"iya aku mendengarkanmu tunggu sebentar lagi aku ingin bermanja-manja dengan istriku".menarik Laras hingga posisi Laras berada di atas dewa
"hey lepaskan kau ini masih beraninya mesum dirumah orang tuamu ,lepaskan aku atau aku teriak biar semua orang tau" ucap Laras
"baiklah akan aku lepas masuklah kamar mandi bantu aku" ucap dewa
"tidak mandilah sendiri kamu kan sebagai
sudah besar bukan lagi anak kecil" ucap Laras menata dewa dengan sinis
"kamu tidak mau baiklah". mendekati Laras
"iya sudah puas kamu sekarang".Laras kesal
"nah gitu dong harus nurut dan tidak boleh membantah".ucap dewa sambil menunjuk kening Laras
Laras pun masuk kekamar mandi dengan terpaksa
"hei Jagan buka baju sembarangan depan ku dong".menutup wajahnya dengan tangan
"singkirkan tanganmu dari wajahmu emangnya apa yang kamu lihat aku cuman membuka baju saja dan tidak membuka semuanya.dasar gadis bodoh pikiranmu kotor sekali".menarik tangan Laras karena Laras menutupi wajahnya
"lepaskan aku ,pikiran mu bukan motor tapi jamunya saja yang mesum".memukul dada dewa
"nah ini buktinya kalau kamu sekarang bukan hanya berfikiran kotor tapi kamu mesum juga buktinya kamu menyentuh dadaku" sambil tersenyum licik
"aku ini bukan sengaja melakukannya,lagian siapa juga yang mau menyentuh laki laki sepertimu" sambil mengalihkan pandangannya
"berbalik sana,balikan badanmu atau kau mau melihat ku telanjang sekarang" tertawa licik
"tentu aku harus membalikan badanku ,bisa bisa mataku sakit melihat dirimu telanjang".membalikan badannya
setelah bertengkar dengan Laras dewa membuka semua pakaiannya dan masuk ke bathub.
"berbalik lah sekarang,pijat kepala ku". ucap dewa memegangi kepalanya
"iya tuan akan saja kerjakan".memijat kepala dewa
"kamu tidak mandi".ucap dewa
"nanti saya akan mandi setelah anda".ucap Laras datar
"sini masuk kedalam kita mandi sama sama" ucap dewa tersenyum licik
"kamu gila ya,sudah sekarangtangan ku sudah sakit sekarang aku mau keluar".Laras keluar dari kamar mandi dan membanting pintu
"lucu juga gadis jelek itu kalau dikerjai,langsung marah seperti kebakaran jenggot".tertawa kencang
Laras keluar kamar mandi dan duduk di sofa sambil menonton film kesukaannya naruto.hingga dewa selesai mandi
"dasar wanita tomboy perempuan malah menyukai film Naruto". mematikan TV
"kenapa dimatiin sih kamu nggak liat atau buta kalau ada orang sedang menonton".ucap Laras berdiri
"sudahlah mandilah sekarang ata......u".ucap dewa memajukan langkahnya
"oke aku mandi" lari kekamar mandi
"dasar gadis aneh tapi dia lucu juga".dewa sambil senyum
Laras mandi menggunakan aroma terapi mawar,berbau sangat elegan dan hangat.laras keluar dengan pyama stelan celana pendek
"kamu lihat hp ku tidak" membentak ucap Laras
"kamu ini tidak bisakah bicara biasa saja tidak perlu dengan emosi".menunjuk meja samping tempat tidur karena handphone Laras
"iya maaf".ucap Laras namun tiba-tiba dewa menarik tangan Laras hingga terjatuh kedalam pelukan dewa dan dewa membalikan badannya hingga Laras berada dibawah dan dewa diatasnya.
"lepaskan aku lepaskan ". memberontak
"hustttt Jagan banyak bergerak dengarkam aku sekarang sepertinya orangtua ku sedang mengawasi kita bedua melalui CCTV diatas sana dan mengarah kearah ranjang.mungkin orang tua ku ingin memantau apakah kita seperti suami istri atau tidak" dengar suara pelan
"baikalh aku akan tidur di ranjang tapi ingat Jagan berbuat macam macam dan singkirkan tubuhmu ini" ucap Laras
dewa sekarang berbaring disampingnya Laras dan memeluk Laras dari belakang
berbicara dari arah belakang sehingga Laras merasakan nafasnya mengenai leher Laras.
"tenang saja aku tidak akan melakukan apapun,aku hanya tidur saja".sambil memeluk Laras
"baiklah aku pegang ucapan mu".dengan pelan
dewa mematiakan lampu kamarnya dengan remote otomatis,dan melepaskan tangannya dari pinggul laras hingga mereka tertidur hingga lelap