NovelToon NovelToon
My Crazy Husband

My Crazy Husband

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Obsesi / Pengganti / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: aulina alfiana

"Kenapa lo melakukan ini pada gue? apa lo lupa jika gue adalah calon tunangan kakak Lo?"


Diego meraih tubuh Aruna yang saat ini masih tertutup hanya selimut saja..dan berusaha untuk memeluk Aruna dan menenangkan Aruna.


"Karena gue cinta sama lo, dan gue tidak mau lo jadi tunangan kakak gue."

Ya, sudah lama Diego mencintai Aruna tapi sayang sekali, Aruna tidak ada rasa dengan Diego yang mana malahan menanggap Diego sebagai musuh bebuyutan nya, dan seperti setan yang tiba tiba berada di samping nya tanpa ia minta.

Tetapi kenyataan berkata lain, bahwa ia harus mendengar sendiri jika Aruna yang dijodohkan dengan Kakak kandung Diego, hingga membuat Diego kehilangan akal dan memperkosa Aruna.. supaya pertunangan Aruna dengan sang Kakak batal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulina alfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tibalah Saatnya

Lima hari berlalu...

Hari ini adalah hari terakhir melaksanakan ujian semesteran dan pastinya semua anak-anak sudah mempersiapkan hari terakhir ini dengan sebaik mungkin.

Dan juga pastinya sudah menyiapkan setelah ujian ini berakhir abg-abg itu pastinya sudah merencanakan untuk pergi ke suatu tempat meskipun hanya jalan-jalan ke mall saja apalagi pelajaran yang diujikan hari ini hanya satu dan tentu saja mereka pada pulang cepat.

Begitu juga dengan Digo, laki-laki itu sudah mantap merencanakan segala sesuatunya tentunya itu di dukung oleh keempat para sahabatnya meskipun hal yang akan dilakukan itu bukanlah hal yang baik tetapi dengan cara seperti ini Digo bisa mendapatkan Aruna.

"Tidak ada cara lain lagi, gue harus bisa mendapatkan Aruna malam ini."

Ya Digo semakin mantap untuk memiliki Aruna terlebih lagi selama beberapa hari ini ia sudah dibuat panas dingin dengan perlakuan Nathan yang setiap hari mengantar dan menjemput Aruna di depan matanya sendiri. Nathan juga tidak segan-segan menggandeng tangan Aruna dan bermesraan di depannya meskipun Nathan tidak bermaksud untuk menyindir ataupun membuat Digo cemburu yang nyatanya Nathan sendiri tidak tahu jika Digo itu mencintai Aruna tetapi apa yang dilakukan Nathan itu membuat Digo cemburu dan juga semakin ingin melancarkan aksinya.

Hingga tibalah hari ini hari dimana terakhir melaksanakan ujian semester dan tentu saja semua sudah disusun secara rapi oleh Digo dan keempat sahabatnya.

Dan kebetulan sekali Pak totok menginginkan untuk pengurus OSIS mengadakan rapat sebentar untuk membahas acara yang akan dilakukan setelah menempuh ujian semester ini.

Dan itu membuat Digo makin mengembangkan senyumannya, akan lebih mudah untuk melancarkan aksinya jika Aruna bisa terbebas dari Vina dan juga Nathan, karena pastinya dengan dalil rapat OSIS Aruna akan pulang sendiri dan juga Nathan tidak akan menjemputnya.

"Bagaimana Di, siap?"

Tanya Dino kepada Digo yang saat ini sudah berada di ruangan OSIS dan tentunya mereka semua menunggu kedatangan para pengurus OSIS lainnya untuk membicarakan tentang rencana kegiatan setelah ujian semester ini.

"Siap dong, ini merupakan penentuan akhir gue kalau tidak begini gue tidak akan pernah mendapatkan Aruna."

"Oke good kita juga sudah siap dengan rencana yang akan lo jalankan."

Ya keempat sahabatnya Digo mendukung penuh dengan apa yang akan dilakukan oleh Digo meskipun itu terkesan Digo nantinya sebagai laki-laki yang brengsek tetapi tidak apalah, lagian Digo juga akan mempertanggungjawabkan semua hanya dan akan menikahi Aruna secepatnya.

Dan juga kalau tidak seperti ini Digo tidak akan mendapatkan Aruna bisa-bisa Aruna akan menikah dengan Nathan dan juga tidak akan mendapatkan kesempatan lagi untuk memiliki Aruna.

Ya ujian hari ini sudah selesai dan kini saatnya para pengurus OSIS itu berkumpul untuk membicarakan rencana kegiatan minggu depan dan tentu saja ada Aruna di sana.

Dari tadi Aruna tidak fokus untuk mendengarkan rapat kali ini ia memegang ponselnya tentu saja bukan untuk bermain game tapi membalas pesan yang dikirimkan oleh Nathan yang tentunya Nathan bersikeras ingin menjemput Aruna, namun untuk kali ini Aruna menolaknya.

Aruna beralasan untuk pergi bersama teman-temannya setelah rapat OSIS ini, karena ini adalah hari terakhir ujian semester tentunya itu adalah pura-pura saja karena sejak tadi Vina sudah pulang dan dijemput oleh orang tuanya.

Tetapi Aruna juga tidak sepenuhnya bohong karena setelah rapat ini ia ingin jalan jalan menikmati kebebasannya, kebebasannya sebelum bertunangan dengan Natan yang akan dilakukan beberapa hari lagi.

Namun Aruna juga tidak berpikir jika dirinya menolak ajakan jemputan dari Nathan akan menimbulkan sesuatu yang berbeda nantinya yang akan membuat dirinya berubah setelah hari ini namun tidak ada curiga sama sekali di diri Aruna yang menganggap jika Digo dan teman-temannya seperti biasanya karena mereka juga tidak menimbulkan sesuatu yang akan membuat Aruna curiga.

Hingga akhirnya Nathan mengalah dan membiarkan Aruna untuk pergi bersama teman-temannya itu yang dikatakan oleh Aruna di dalam pesannya yang membuat Aruna seketika tersenyum penuh kemenangan kemudian memasukkan ponselnya ke dalam tas.

Beberapa jam kemudian rapat telah selesai dan kini saatnya semua berkemas-kemas untuk pulang dan waktunya juga tidak begitu sore hingga Aruna bisa bernafas dengan lega karena ia masih bisa untuk sekedar jalan-jalan ke mall menikmati suasana mau yang pastinya begitu ramai karena akhir pekan.

"Aruna jangan pulang dulu, tolong bantu gue untuk membersihkan ini."

Pinta Digo yang sudah melihat jika Aruna ingin segera pulang, sementara teman-teman yang lainnya sudah lebih dulu keluar dari ruangan itu.

Aruna tidak menjawab, kalau ia menjawab tidak ataupun iya, maka Digo akan semakin berulah padanya, dengan cepat Aruna membersihkan berkas-berkas penting yang ada di depan meja yang memang sejak dari tadi Digo tidak membereskannya.

Digo tersenyum, ia kemudian pura-pura untuk ke luar sebentar dan menemui keempat sahabatnya itu.

"Bagaimana, apa di luar aman?"

Tanya Digo kepada keempat sahabatnya yang saat ini berjaga di luar ruangan tentunya memastikan jika di sekeliling sekolah itu sudah tidak ada teman-temannya.

"Beres, semua sudah pulang bahkan mobil lo sudah gue siapkan tepat di depan gerbang."

Digo mengacungkan jempolnya, kemudian masuk kembali ke dalam ruangannya dan melihat Aruna yang masih membereskan berkas-berkas yang memang sengaja Digo buat seberantakan mungkin.

Melihat Aruna yang masih sibuk, Digo mengambil sesuatu di dalam tasnya kemudian menaruh sesuatu itu di selembar kain dan itu nanti akan membuat Aruna tidak bisa berkutik.

"Mphhh...."

Digo yang sudah memastikan jika semuanya aman dan ia tidak menyia-nyiakan kesempatan lagi, laki-laki itu langsung saja membius Aruna yang membuat Aruna langsung pingsan seketika.

Digo tidak memberikan obat bius itu dalam takaran yang berlebihan, hanya sedikit saja dan sudah dipastikan nanti setelah satu atau dua jam Aruna akan sadar dari pingsannya dan bisa menikmati apa yang Digo lakukan nantinya.

Digo mengambil tasnya dan juga tasnya Aruna, tidak lupa ia juga meminta pertolongan kepada keempat sahabatnya itu untuk membukakan pintu mobil yang pastinya suasana di sekolah itu sudah sepi bahkan tidak ada satpam yang berjaga di depan.

Dengan cepat Digo memasukkan Aruna ke dalam mobilnya yang saat ini Aruna masih dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Thanks, jangan ganggu gue malam ini."

"Oke bro, nikmatilah malam ini bersama Aruna, tetapi ingat... setelah itu lo harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang telah lo lakukan."

Ya meskipun keempat sahabat Digo itu brengsek tetapi mereka juga tidak akan menjadi laki-laki pengecut dan tetap memperingatkan kepada Digo untuk mempertanggungjawaban semua yang sudah dilakukan malam ini dan tentu saja Digo tersenyum kemudian mengangguk karena sejatinya Digo memang sangat mencintai Aruna dan ingin menjadikan Aruna sebagai istrinya.

1
Elizabeth Zulfa
klo gak enak sama Natan za mending tinggal dirumah ortunya Aruna kn bisa... jdi Natan tetep bisa tinggal sama mami papimu Diego
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku Nathan itu bukannya CINTA,TAPI OBSESI..
Qaisaa Nazarudin
Lha kenapa gak nanya ke Nathan?? Kenapa nyalahin Digo,Digo seperti itu juga karena ingin mempertahankan HARGA DIRINYA,Dan juga Aruna..Harusnya NANTHAN TUH SURUH DIA MOVE ON,KAYAK GAK ADA CEWEK LAIN AJA..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Duuhh makin bingung dengan typo nya..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
MENEMUI BINATANG SIANG INI..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Typo bertebaran..
Qaisaa Nazarudin
Novel yg terlalu banyak bab sampai ratusan,mengandungi banyak komplik,Dan Alurnya makin bertele-tele,Padahal Alurnya bagus,Harusnya to the point aja,Gak perlu drama kayak ikan terbang..🙏🙏🙏
Qaisaa Nazarudin
Udah sejauh bab ini,masih aja Jalang ini di sekeliling Digo..Heran deh kenapa Digo g pernah Tegas ke nih Jalang..ckk
Qaisaa Nazarudin
Suami Siaga..
Qaisaa Nazarudin
Kalo dunia nyata itu bukannya hanya bengkak dan merah doang,udah robek dan lecet2 malah..
Qaisaa Nazarudin
PERTANYAAN BODOH,UDAH BERAPA KALI DIGO NGOMONG,KAYAKNYA NIH CEWEK AMNESIA KALI YA..
Qaisaa Nazarudin
Sosok Cewek yg paling munafik dlm sejarah pernovelan yg aku baca..
Qaisaa Nazarudin
Astaga niat banget Digo mau malam pertama..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Tidak mandi tapi cuman membersihkan diri..maksudnya apa?? Cuman cuci muka dan gosok gigi doang? Jorok banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Aku baca ulang2 novel ini karena Baper dgn sikap dan perhatian Digo ke pasangan nya,Kalo Aruna mah aku rasa Eneg dan Jengkel,Karena soknjual mahal dan keras kepalanya,Dengan cowok lain ganjen,tapi dengan Digo yg berkorban dan tulus padanya malah soknjual mahal,Yah walaupun Digo caranya salah utk mendapatkan Aruna,Tapi alasannya masuk akal,Gak kayak Aruna yg hipokrit..
Qaisaa Nazarudin
Udah Nathan sama Bina aja sahabatnya Aruna..
Qaisaa Nazarudin: #Vina
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Makanya jadi cowok harus gercep kayak Digo,Harusnya gak perlu ada pertunangan,gak wajib juga,Yang wajib itu ijab qabulnya seperti Digo..
Qaisaa Nazarudin
Berusaha tuh bukan hanya dengan niat doang Run,Tapi disertai dengan perbuatan..Katanya pengen jadi isteri baik,Tapi tetap juga masih ganjen dengan Nathan dan gak bisa nersikap Tegas ma kakak ipar sendiri..ckk
Qaisaa Nazarudin
Kalo Digo gak fokus ijab qabulnya,Ganti aja dengan Nathan om,Pasti Nathan suka banget tuh..🤣
Qaisaa Nazarudin
Karena Digo tau gimana keras kepalanya kamu,yg suka menunda-nunda,Makanya Digo paling gercep,.😂👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!