NovelToon NovelToon
Terpikat Pesona Mafia Kejam

Terpikat Pesona Mafia Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Elwa Zetri

​Malam di Hutan Hitam tidak pernah ramah, tetapi bagi Dante, kegelapan malam ini adalah panggung pembantaian. Bau mesiu yang menyengat bercampur dengan aroma tanah basah dan darah yang menetes dari luka-lukanya. Dante, pria berusia tiga puluh dua tahun yang dipuja sekaligus ditakuti sebagai bos mafia paling kejam di wilayah utara, kini terdesak. Senjata otomatisnya telah habis meriamnya, tersisa hanya satu pisau komando yang terselip di pinggangnya.

​Suara langkah kaki yang berat dan makian dalam bahasa asing mendekat dari segala penjuru. Kelompok rivalnya, klan Arcanum, telah merencanakan penyergapan ini dengan sangat rapi. Puluhan tentara bayaran bergerak mengepungnya, menyisir semak-semak tebal dengan senter berdaya tinggi. Cahaya putih memotong kegelapan, mendekati titik semak tempat Dante bersembunyi.

​"Dante! Keluar kau, Anjing! Tidak ada tempat bersembunyi lagi di hutan ini!" teriak suara serak yang sangat dikenalnya—Marco, mantan tangan kanannya yang berkhianat.

​Dante menga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwa Zetri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelukan Dan Sumpah Darah

Aura menatap Dante dengan napas memburu dan mata yang mulai berkaca-kaca. Pertanyaan itu sudah terpendam selama dua tahun lamanya di dasar hati yang paling gelap—sebuah teka-teki penuh darah yang menghancurkan seluruh masa depannya dalam satu malam.

​"Lalu... apakah kamu tahu kenapa dulu orang tuaku dibunuh secara kejam?" suara Aura bergetar hebat, jemarinya meremas erat ujung kain bajunya sendiri.

​Dante menghela napas berat, sorot matanya yang biasanya tajam kini melunak, memancarkan rasa duka dan kemarahan yang tertahan. Pria itu melangkah lebih dekat, menatap lurus ke dalam mata cokelat Aura yang mulai dibasahi air mata.

​"Aku tahu, Aura," jawab Dante pelan namun tegas.

​Dada Aura berdegup kencang. "Kenapa? Apa salah orang tuaku pada mereka?"

​"Ayahmu adalah seorang auditor independen dan penasihat keuangan senior di pemerintahan," jelas Dante tenang. "Dua tahun lalu, ayahmu menemukan kejanggalan besar dan aliran dana ilegal yang mengalir ke rekening rahasia para pejabat tinggi negara—dana yang ternyata dikelola oleh sindikat gelap pimpinan Marco dan jaringan Arcanum."

​Aura tertegun, air matanya menetes perlahan. "Jadi... ayahku dibunuh karena mereka ingin membungkamnya?"

​"Benar," lanjut Dante dengan rahang mengeras. "Ayahmu menolak untuk disuap dan mengancam akan membongkar seluruh dokumen pencucian uang itu ke publik. Marco dan kelompoknya tidak punya pilihan. Mereka memutuskan untuk menghabisi seluruh keluargamu secara kejam agar dokumen-dokumen itu lenyap selamanya dan tidak ada satupun yang berani menghalangi bisnis haram mereka."

​Dante mengangkat tangannya, menyentuh lembut bahu Aura yang mulai bergetar hebat karena isak tangis yang pecah.

​"Tapi mereka melakukan kesalahan besar, Aura," bisik Dante penuh keyakinan, suaranya mengandung aura kematian yang dingin. "Dokumen-dokumen penting itu tidak hancur bersama kematian orang tuamu. Dan sekarang, kau—putri satu-satunya yang mereka kira sudah mati di malam pembantaian itu—berdiri di hadapanku, siap merebut kembali apa yang telah dirampas dari keluargamu."

​Aura mendongak, menatap wajah Dante dengan air mata yang membasahi pipinya. Rasa sakit, dendam, dan kelegaan bercampur menjadi satu di dalam dadanya. Dua tahun hidup dalam pelarian kini menemukan titik terang yang mematikan.

​"Kita akan hancurkan mereka, Dante?" tanya Aura lirih, suaranya penuh tekad membara.

​Dante mengangguk pelan, tatapannya menatap tajam ke luar jendela penthouse ke arah kota yang luas. "Sampai ke akar-akarnya."

​Isak tangis Aura akhirnya pecah sepenuhnya. Beban berat dan rasa trauma menderita sendirian selama dua tahun di tengah hutan belantara seolah tumpah seketika di dalam ruangan itu. Tanpa ragu, gadis itu maju dan memeluk tubuh tinggi besar Dante erat-erat.

​Aura menyembunyikan wajahnya di dada tegap Dante, meremas kain kemeja pria itu dengan jemarinya yang gemetar. Kehangatan dan kekokohan tubuh Dante menjadi satu-satunya tempat bersandar yang nyata setelah sekian lama ia dibayangi oleh ketakutan dan ingatan kelam malam pembantaian.

​"Pastikan kita membalas rasa traumaku, Dante..." bisik Aura terisak pelan di balik dada Dante. Suaranya terdengar begitu rapuh, namun menyimpan dendam membara yang telah mengkristal sekian lama. "Pastikan mereka merasakan ketakutan yang sama seperti yang aku rasakan setiap malam..."

​Dante tertegun sejenak. Pria yang dijuluki algojo dingin dunia bawah itu biasanya tak tersentuh oleh emosi manusia biasa. Namun saat merasakan lingkaran lengan Aura di pinggangnya dan mendengarkan bisikan penuh trauma gadis itu, dada Dante bergetar hebat.

​Dante melingkarkan kedua lengan besarnya memeluk punggung Aura, mendekapnya rapat-rapat dalam perlindungan mutlak. Pria itu menempelkan dagunya di puncak kepala Aura, memberikan kenyamanan yang tak pernah ia berikan pada siapa pun sebelumnya.

​"Aku bersumpah demi nyawaku, Aura," bisik Dante dengan suara berat dan dalam yang bergema penuh intimidasi. "Mereka tidak hanya akan membayar rasa traumamu, tapi aku akan membuat Marco dan setiap orang yang terlibat dalam tragedi itu merangkak di depan kakimu, memohon mati agar siksaan mereka berakhir."

​Aura makin mempererat pelukannya, merasa sangat aman di dalam dekapan sang bos mafia. Di dalam penthouse yang tenang itu, dua jiwa yang dipersatukan oleh takdir dan taktik saling mengunci janji. Panggung pembalasan dendam telah resmi dibuka, dan Dante siap menggerakkan seluruh pasukannya untuk meratakan siapapun yang pernah meneteskan air mata gadis di dalam pelukannya.

1
PengGeng EN SifHa
sandiwara yang membawa keberkahan ❤️
Naila Saputri
kayak y seru cerita y
Nia Nara
Chapter 1, baru mulai baca sudah seru...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!