NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Gadis Somplak

Kisah Cinta Gadis Somplak

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Dibalik sikap ceroboh dan somplak di antara ketiga sahabatnya, Zahra menyimpan kisah hidup yang cukup memilukan. Masa kecil bersama Yudha di sebuah Panti Asuhan, membuat Zahra menganggap Yudha sebagai kakak bahkan Zahra sangat mengagumi lelaki itu dan berharap bisa menjadi pendamping hidup Yudha selamanya—kelak.

Di satu sisi, Zahra berusaha menghindar dari Arga karena tidak ingin 'sial' jika berada di dekat lelaki itu. Setelah sebuah penolakan terlontar dari mulut Zahra, Arga memilih untuk pergi.

Namun, bagaimana jika sebuah rahasia tentang Yudha terkuak dan hal itu membuat Zahra kecewa? Akankah Zahra bisa memaafkan Yudha, atau mengejar cinta Arga yang pernah dia tolak sebelumnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Jam sudah menunjukkan pukul sembilan, tetapi Zahra masih sibuk bergelung dengan selimut. Beruntung hari ini akhir pekan, jadi Zahra bisa bangun siang apalagi semalaman dia tidak bisa tertidur lelap. Di saat masih terlelap dalam pelukan hangat selimut tebal, tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk keras.

Zahra tidak menggubris meskipun dia sudah mulai terbangun. Membiarkan suara ketukan itu makin keras terdengar. Apalagi suara cempreng Zety yang terus saja memanggil namanya.

"Kalau elu enggak bangun juga maka gue yang akan jalan sama Mas Yudha-mu itu, Zae!"

Kedua mata Zahra sontak terbuka lebar mendengar nama Yudha disebut. Zahra menepuk kening karena baru saja mengingat kalau dirinya hari ini sudah berjanji akan ke panti. Dengan terburu Zahra turun dari tempat tidur lalu hendak berlari keluar kamar.

Gubrak!

"Aduh!" Zahra mengerang saat tubuhnya jatuh terjerembab di lantai karena kesandung selimut yang menjuntai. Zahra mendengkus kasar lalu bangkit berdiri dan berjalan dengan sedikit terpincang karena kaki kanannya terasa sedikit nyeri. "Sial banget hidup gue."

"Kenapa elu, Zae?" tanya Zety saa pintu baru saja terbuka. Zety menggeleng melihat wajah sahabatnya yang berantakan dan mulut yang terus saja menggerutu.

"Jatuh kesandung. Sial banget. Gue sering sial gini kalau ada Tuan Arga," cerocos Zahra sembari mengusap lutut yang barusan mencium lantai.

"Emang ada Tuan Arga di sini," ucap Zety, dan itu mampu membuat tubuh Zahra mematung seketika.

"Ma-maksud elu?" tanya Zahra terbata.

"Ada Tuan Arga di depan. Lagi nungguin elu katanya mau nganter ke panti," tutur Zety.

"Tadi elu bilang Mas Yudha yang datang. Dasar mulut elu plin-plan banget, Suk!" Zahra mencebik kesal. Padahal itu untuk menutupi kegugupannya.

Zahra mendorong tubuh Zety sedikit kasar karena menghalangi jalan, lalu bergegas ke ruang depan untuk melihat sebenarnya siapa yang datang. Sementara Zety hanya menggeleng dengan sikap sahabatnya.

"Tu-Tuan Arga." Ucapan Zahra tercekat di tenggorokan saat melihat Arga sedang duduk santai di ruang tamu.

Mendengar namanya dipanggil, Arga bangkit berdiri dan menatap ke arah Zahra. Namun, senyum tipis tercetak di sudut bibir Arga saat melihat Zahra yang tampak menggemaskan ketika baru saja bangun tidur.

"Untuk apa Anda ke sini?" tanya Zahra ketus. Dia tidak menyangka kalau yang datang justru Arga. Pantas saja dirinya pagi-pagi sudah sial.

"Nona Rasya bilang hari ini kamu akan ke panti, dan menyuruhku untuk mengantarmu," jelas Arga santai.

Astaga. Beneran kurang ajar si Kurap. Bukannya gue udah bilang kalau bakal pergi sama Yudha, ngapain dia masih nyuruh Tuan Arga segala.

"Ehem!" Suara deheman Arga berhasil mengejutkan Zahra. Dengan lekat Zahra menatap Arga, begitu juga sebaliknya. Akan tetapi, beberapa detik selanjutnya Arga memalingkan wajah karena tidak mau makin terhanyut dalam pesona Zahra.

"Tidak perlu, Tuan. Saya sudah janji dengan Mas Yudha." Zahra menolak. Dalam hati Arga merasa panas saat Zahra memanggil nama lelaki brengs*k itu.

"Tapi perintah Nona Muda adalah titah yang tidak bisa diganggu gugat!" Arga berkata yakin. Zahra menghela napas panjang dan mengembuskan secara kasar.

"Tuan, lebih baik sekarang Anda pergi dan nanti saya yang akan bilang kepada Rasya. Dia pasti tahu kalau saya akan pergi dengan lelaki pujaan hati saya." Zahra mengusir.

Emosi Arga mulai naik ke ubun-ubun. Dia menatap Zahra tajam, tetapi gadis itu justru terlihat biasa bahkan menunjukkan raut wajah tidak suka dengan kehadirannya.

"Bisakah kamu menjauh dari lelaki brengs*k itu?" Zahra terdiam mendengar permintaan Arga.

1
kaki novel
/Good//Good//Heart//Heart/
kalea rizuky
kok be kena aids
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙮𝙪𝙙𝙖, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙘𝙗 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙗𝙪𝙝 𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙜𝙣 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙨𝙜𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙢𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙪𝙙𝙝𝙖 𝙟𝙙 𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠𝙤 𝙢𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝2𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙮𝙜 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙜𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙪𝙙𝙖𝙝𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙧𝙥𝙙 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙘𝙞 𝙙𝙞𝙖 𝙡𝙧𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙣𝙪𝙙𝙪𝙝 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙖𝙨𝙨 𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙢𝙥𝙪𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙟𝙡𝙨 𝙟𝙜 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗𝙖𝙣 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙟𝙙 𝙥𝙚𝙣𝙚𝙣𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙡𝙪𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙩𝙧𝙨 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙘𝙚𝙬𝙖𝙞𝙣 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪.
Marlina Malla Cessa
bagusss cerita nyah ga ngebosenin 🥰🥰
pipi gemoy
👍🏼👏🏼☕🙏🏼
pipi gemoy
congrats Arga n Zainab 🌹
pipi gemoy
😆😆😆😆😆😆😆
pipi gemoy
Arga mulai baper seperti si panu😆😆😆👻
pipi gemoy
ya ampun nih si Zainab minta di sleding 😂😂😂😂😂
pipi gemoy
ortu Arga noh👍🏼👏🏼🌹
pipi gemoy
Yudha memenuhi janjinya dengan menjaga Zahra sampai akhir hayat 🥀
pipi gemoy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sempat sempat menjadikan Arga tumbal setan👻👻👻
pipi gemoy
mulut mereka semua nga ada rem nya😂😂😂😂😂😂😂👻
pipi gemoy
suit suit Arga nih ye...😂😂😂😂
pipi gemoy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!