NovelToon NovelToon
Mira

Mira

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:142.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Mira adalah seorang gadis yang hidup sendiri di sebuah kota, Ibunya sudah meninggal sedangkan Ayahnya tidak tau di mana, dia mempunyai seorang kekasih yang bernama Aldo, Lisa sahabat Mira menyukai Aldo.

Mira berkerja di sebuah toko perhiasan,bersama temanya Susi, hingga akhirnya bertemu dengan Lian yang sekarang menjadi teman dekatnya.

Saat ini Mira sudah bertemu dengan Ayahnya, tetapi kebahagiaan belum juga dia dapatkan.

Akankah Mira bisa hidup bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 Bertemu

Halo Mira hadir menyapa🥰🥰

Happy Reading ☕☕☕

Aldo nampak tidak fokus dengan pekerjaannya, dia hanya melamun. Berkas yang menumpuk di meja hanya dia pandang. Lina terpaksa masuk ke dalam ruangan Aldo, karena dari tadi mengetok pintu tidak ada respon sama sekali. Lina memberitahukan kalau ada Lisa sedang mencarinya, Aldo pun menyuruh Lisa masuk ke dalam ruangannya.

"Duduk, Lis!" suruh Aldo yang sedang menatap berkas di atas meja kerjanya.

"Aldo, kapan kita meresmikan resort kita yang ada di pantai?" tanya Lisa sembari duduk di kursi.

"Aku masih sibuk!" ucap Aldo.

"Masih mikirin Mira?" tanya Lisa menatap wajah Aldo yang tampak tak bersemangat.

"Kamu tidak tau rasanya kehilangan, Lis!" ucap Aldo sembari berdiri dan berjalan menatap arah luar dari jendela.

"Siapa bilang? aku baru saja kehilangan Tio, kekasih ku!" ucap Lisa berjalan ke arah Aldo.

"Kenapa bisa?" tanya Aldo singkat.

"Kita sudah tidak sejalan, seperti kamu sama Mira!" ucap Lisa sambil memegang lengan Aldo.

Aldo sama sekali tidak menepis, dia malah memeluk Lisa, Lisa membalas pelukan Aldo dengan penuh senyuman.

"Lupakan Mira, Do!" kata Lisa.

"Aku butuh waktu!" ucap Aldo sambil melepas pelukan itu.

"Bagaimana kalau kita makan siang di luar, Do?" tanya Lisa.

"Boleh, ayo Lis!" ajak Aldo sembari mengambil kunci mobilnya.

Mereka berangkat makan siang di sebuah cafe, tanpa sengaja mereka duduk di meja yang dekat dengan meja Mira dan Lian.

Bola mata Aldo menatap Mira begitu dalam, begitu juga Mira yang melihat Aldo dengan Lisa langsung menundukkan kepalanya. Lisa menyuruh Aldo duduk dan memesan makanan untuk mereka.

"Ada apa Mira?" tanya Lian .

Mira diam tidak menjawab sepatah kata pun, lalu Lian mengangkat dagu Mira yang ternyata sudah meneteskan air mata. Lian mengambil tisu dan mengelap air mata Mira, Aldo berjalan menuju meja Mira.

"Mira!" sapa Aldo.

"Ngapain kamu kesini?" ketus Lian.

"Tidak usah ikut campur, Lian!" bentak Aldo.

"Lian, ayo kita pulang!" ajak Mira sambil menarik tangan Lian.

"Mira... aku ingin bicara ucap Aldo!" mengikuti Mira yang berjalan tapi tangannya di pegang Lisa.

"Aldo, sudah! kamu tidak perlu menjelaskan apa-apa!" ucap Lisa. Aldo pun mengikuti apa kata Lisa, dan kembali duduk.

Sementara Mira dan Lian masuk ke dalam mobil, Mira masih menangis tersedu-sedu.

"Cukup, Mir! hentikan tangisan mu itu!" bentak Lian.

"Lian, kamu gak tau bagaimana perasaan aku!" ucap Mira sambil menangis.

"Kalau kamu menangis hanya akan menyiksa dirimu sendiri, laki-laki seperti itu tidak pantas buat kamu!" ucap Lian.

Mira menghapus air matanya lalu menatap Lian sambil berkata, "Kamu benar Lian, aku harus lupain Aldo!"

"Ayo pulang, istirahatlah!" ajak Lian sembari menjalankan mobilnya.

"Lian, di rumah bahan buat masak habis!" ucap Mira sambil melirik ke arah Lian.

"Iya, kita belanja dulu di swalayan dekat rumah!" jawab Lian.

"Aku mau belanja di pasar aja, sayurannya lebih fresh!" ucap Mira.

"Oke!" jawab Lian singkat.

Setelah sampai di pasar, Mira masuk ke dalam Lian mengikuti seperti anak kecil yang sedang mengikuti Ibunya belanja.

"Mira, aku mau dong buah!" ucap Lian sambil menunjuk penjual buah-buahan.

"Beli sayuran dulu, ayo ke sebelah sana!" ajak Mira berjalan menuju penjual sayuran.

Mira membeli berbagai jenis sayuran, sampai tangannya tak mampu membawa banyak belanjaannya.

"Mana aku yang bawa!" ucap Lian merebut belanjaan yang di bawa Mira.

"Pelan-pelan Lian, entar jatuh!" balas Mira.

"Mir, kenapa yang kamu khawatirkan belanjaan ini?" tanya Lian sambil menoleh ke arah Mira.

"Kalau jatuh kan sayang, nanti kita beli lagi dong!" jawab Mira.

"Misalkan aku yang jatuh gimana?" tanya Lian asal

"Aku tinggalin!" Mira menatap kesal Lian.

Mereka memasukkan belanjaan ke dalam mobil, Lian teringat kalau buah yang dia inginkan belum di beli. Terpaksa masuk lagi ke dalam pasar dan membeli buah tersebut.

Sampai di rumah Lian langsung mencuci buah itu dan memakannya.

"Lian!" teriak Mira.

"Apa Mir, aku mau makan buah ini!" ucapnya saat tangannya mendekatkan buah itu ke mulut Mira merebutnya.

"Ini harus di kupas dulu!" ucap Mira sembari mengupas buah nanas mengunakan pisau.

"Mulutmu bisa berdarah, kalau tidak di kupas dulu!" kata Mira sambil mencuci potongan buah nanas tadi, lalu menaruh di piring dan memberikan kepada Lian.

Lian memang tidak pernah melihat orang mengupas buah nanas, taunya hanya tinggal makan.

🥀🥀🥀

Lisa dan Aldo selesai makan siang, mereka langsung pergi ke kantor masing-masing. Karena tidak konsentrasi mengerjakan pekerjaannya Aldo segera pulang ke rumah. Dia menceritakan kepada Clara kalau habis bertemu dengan Mira.

Harapan Clara masih besar soal hubungan Aldo dengan Mira. Clara berharap Mira mau memaafkan Aldo dan mereka segera menikah. Tetapi tidak dengan Neneknya yang masih mengharapkan Aldo bersama wanita pilihannya.

Hubungan yang di paksakan biasanya akan berakhir dengan tidak baik.

Clara berencana ingin menemui Mira, dia ingin membujuk Mira agar mau kembali dengan Aldo. Tapi tidak semudah itu, karena Mira sudah sangat kecewa, pasti sulit bagi Clara untuk menemui Mira.

🥀🥀🥀

Di tempat lain Lisa sedang pusing dengan pekerjaannya, biasanya ada Aldo yang sering membantu.

Hari ini dia harus lembur mengerjakan sendiri, dia sangat teliti dalam hal pekerjaan. Tumpukan berkas yang menggunung hanya dia pandangi karena sudah lelah.

Lisa memutuskan untuk pulang dari kantor, karena sudah malam juga. Sampai di rumah dia harus mendengarkan orang tuanya yang sedang bertengkar.

Lisa masuk ke dalam kamar lalu mengunci pintu kamarnya, dia juga heran dengan orang tuanya yang sering kali bertengkar hanya karena masalah tidak begitu penting.

Keesokan harinya Lisa meminta izin kepada orang tuanya, untuk tinggal sendiri tetapi tidak di perbolehkan. Dia anak satu-satunya apapun yang terjadi orang tuanya tidak akan pernah mengizinkan. Walaupun terbilang anak kesayangan, jika mendengar orang tua selalu ribut pasti ada rasa sedih.

🥀🥀🥀

Mira pagi ini ingin pergi ke tempat kerjanya, dia ingin mengundurkan diri. Menurut Mira ini adalah keputusan yang berat tapi Ayahnya dan Lian sudah melarang Mira kerja. Ayahnya berencana membukakan toko bunga untuk Mira. Saat di tempat kerja Mira bertemu dengan Clara.

"Mira, kamu kemana saja?" tanya Clara langsung memeluk Mira.

"Aku, ada kok tante!" jawab Mira sembari membalas pelukan Clara.

"Tante boleh bicara Mira?" tanya Clara.

"Silahkan tante!" ucap Mira.

"Ayo kita ke cafe depan aja!" ajak Clara sambil menggandeng tangan Mira.

"Boleh tante!" jawab Mira singkat.

Tunggu ya kelanjutannya 🥰🥰🥰

Terimakasih sudah membaca🤗

Jangan Lupa

Favorit

Like

Komen

Rate

Vote/Gift

Terimakasih atas dukungannya🙏💕💕

1
Mega Haerunita
Luar biasa
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Terimakasih semua 🥰
sudah meluangkan waktu ke novel saya
ini adalah novel pertama 🥲
semoga kk semua yang mampir, sehat selalu &rezeki lancar. Aamiin 🤲
total 1 replies
Fidia K.R ✨
Hy ka senja /Smile/ aku jg udh mampir di ceritanya... Suka sm ceritanya ka../Joyful//Good/
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Hai jg kk🤗
terimakasih banyak sudah membaca karya receh saya 🙋
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞
kalau aldo dan miravsaling menyayangi, itu artinya lisa dong yang merebut aldo, teman makan teman si lisa
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Mak k⃟ K⃠Adam🥀⃞
kasihan mira, mungkin ksrna dua dari keluarga sederhana makanya fi tinggsl kekasihnya
😎
aldo sayang banget sama mira, pleasee lisa jangan rumah kerokan ini dengan cinta muuuu. jangan hancurkan dongeng orang lain demi dongeng mu😭
😎
bibit pelakor dan cinta segitiga yang satu bertepuk sebelah tangan. pleasee aldo jangan ada tikung an tajam di antara kita ya
🐇
aldooooooo. jangan kamu main tikungan tajam yaaa. sedih kali loo lihat nya🙈
🐇
nah kalau kek gini konflik sahabat gini selalu bikin aku sedih. soale punya pengalaman buruk juga sama sahabat terbaik
🎍
adududdudu jalan euy. banyak tikungan tajam ya disini. mohon hindari belok mendadak di🤣
🎍
hahaha jangan deh, kek mau makan orang gitu nanti aldo di makan🤣
🎍
hahah iya pasti gak telat hahahha🤣
@💞Lophe💝💗💓🤵👰
Aldo sangat menyayangi Mira sampai mau mengantar Mira ketemu temannya
@💞Lophe💝💗💓🤵👰
Mira ternyata gadis yang sangat periang sekali
@Yayang ♡ Risa
Mira tidak mau di antar Aldo saat mau janjian dengan temannya
@Yayang ♡ Risa
Aldo terlihat sangat menyayangi Mira sang pacar
Aku kamu tak terpisahkan
Apa yang di bicarakan Lisa ke Mira sampai membuat Mira galau
Aku kamu tak terpisahkan
Beruntung sekali Mira punya kekasih seperti Aldo
𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda💘❀∂я🤎
si Lisa pasti lagi cerita si Aldo lelaki yang baru saja ditemuinya itu tapi dia kagak bilang siapa orangnya ke Mira kalo bilang bisa-bisa si Mira kaget lagi
𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda💘❀∂я🤎
si Mira ini suka jalan kaki apa ya kemana-mana pasti jalan kaki mau jauh apa deket asal jangan jalan kaki juga saat pulang kampung hehe
𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda💘❀∂я🤎
dirimu memang bukan anak kecil mir tapi sebagai pacar si Aldo pasti kagak mau hal buruk terjadi padamu dan harus siap siaga jika terjadi apa-apa pada dirimu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!