NovelToon NovelToon
Materialistic Wife

Materialistic Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: capr.gurlll

Lady suka uang.

Lady juga cinta uang!

But, jika Lady disuruh memilih antara Ace atau uang, maka jawabannya sudah pasti Ace, karena bagi Lady, Ace adalah sumber uangnya. Simple kan jawabannya..

Menikah dengan Ace adalah salah satu hal yang tak pernah terlintas di pikiran Lady. Menikah dengan cowok galak yang memiliki tingkat kesabaran setipis tisu. mungkin juga lebih tipis dari tisu, gak tau deh.

Andaikan saja cowok itu tidak kaya raya serta berwajah jelek, maka mustahil Lady mau menerima perjodohan paksa ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon capr.gurlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 30

Kedua cewek itu sedang asik jambak-jambakan.

"Dy, Jangan, Dy," ucap Zena.

"Jangan berkelahi?" tanya Atan yang dibalas gelengan oleh Zena.

"Jangan berhenti."

Zena si pecinta kekerasan.

Seketika manik coklat Leon langsung melotot kaget saat melihat sosok yang sangat dirinya kenali sedang meringkuk di samping drum sambil ditenangkan oleh beberapa anggota Thunder yang lain.

"ANJING! BABU GUE!"

Leon mengepal tangannya saat melihat kondisi Yuna yang semakin mirip gembel dengan rambutnya yang acak-acakan.

"Woi, lo nggak usah sok-sokan ikut campur," ucap Ace sambil menepis tangan Rexan saat cowok itu mencoba melepaskan tangan Lady dari rambut Rebecca.

Rexan berdecak. "Gue nggak ikut campur, tapi tangan Lady nyakitin cewek gue!"

"Lo pikir tangan cewek lo itu nggak ngebuat Lady kesakitan juga?" sentak Ace dengan mata elangnya yang tak mau kalah.

"Sialan lo!" balas Rexan mendorong dada Ace. Hal singkat yang membuat Ace balik mendorongnya dengan keras.

"Woi, kalian ngapain malah ikutan berkelahi? Buruan bantuin Gaidan!" omel Atan sambil memisahkan kedua cowok itu yang malah ingin adu jotos.

"Sekali lagi lo ikut campur dan nyentuh Lady, gue bikin cod-an lo sama malaikat maut!" peringat Acr yang tak main-main.

"Udah, My ladies-ladies. jangan berkelahi lagi karena ngerebutin gue. Gue juga sayang kok sama kalian berdua," ucap Gaidan sambil mencoba memisahkan para cewek-cewek cantik itu.

"ARGHHH!"

Seketika Gaidan menjerit saat rambut sebahunya malah ikut dijambak oleh kedua gadis tersebut.

"HAHAHAHA, MAMPUS LO GONDRONG!" teriak Atan menertawai Gaidan.

Seketika tawa Atan langsung terhenti saat Lady malah mengambil David dari pundaknya dan ingin melemparnya ke Rebecca.

"Lo nggak ikut ngebantuin mereka?" tanya Kellan yang berdiri di sebelah Zena.

Zena yang sedang bersorak untuk semakin memanas-manasi keadaan lantas menoleh, menatap wajah Kellan. "Nggak, ah. Gue lebih suka kekerasan daripada perdamaian."

"LO KALAU MAU NYARI MASALAH, JANGAN SAMA YANG LEMAH! LAWAN GUE SINI, DASAR JABLAY!" teriak Lady.

"HALAH, IKUT-IKUTAN LO MONYET!" balas Rebecca tak mau kalah.

"MY LADIES-LADIES, TOLONG LEPASIN RAMBUT GUE, WOI!"

Gaidan meronta-ronta saat headband yang dipakainya malah turun menutupi matanya.

"APA-APAAN INI?!"

Sontak semua mata langsung menoleh, menatap beberapa orang yang sedang berdiri di pintu ruang musik.

Bu Pratiwi, Pak Haryanto, dan juga Pak Ferry nampak berdiri di pintu masuk sambil menatap kejadian itu dengan sangat kaget.

Bisa-bisanya kedua siswinya ini malah kembali membuat ulah di sekolah!

"BU, TOLONG SAYA, BU! RAMBUT SAYA DIJAMBAK, BU!" teriak Gaidan.

*

"Sumpah, gue nggak mau lagi misahin cewek-cewek yang lagi berantem," ujar Gaidan ngos-ngosan.

Atan mengangguk setuju seraya mendudukkan badannya di atas brankar UKS.

"Lady jambaknya kencang banget, anjir. Rambut gue serasa pengen say goodbye sama kepala gue," keluh Gaidan dengan rambut panjangnya yang sudah acak-acakan.

Bulu kuduk Gaidan jadi merinding mengingat seberapa keras jambakan Lady dan Rebecca tadi.

Atan menatap Gaidan dengan tampang meremehkannya. "Lo mah cuman dijambak. Lah, gue? Udah dicakar malah ditampol pula."

"David juga. Tadi, dia sampai kelempar ke lantai gara-gara Lady pengen ngelemparin dia ke Rebecca," ujar Atan sambil mengelus punggung bunglon kesayangannya itu yang terlihat masih trauma.

Kellan menghampiri Gaidan dan juga Atan yang sedang duduk di brankar yang sama sambil membawa sebuah kotak P3K.

"Buka baju kalian," instruksi Kellan pada keduanya.

Gaidan menatap Kellan dengan prihatin. "Gue tau lo kurang belaian, tapi nggak gini juga caranya. Gue masih normal, Lan!"

"Lapangan kosong," Kellan menatap datar kepada keduanya.

Atan cengengesan sambil membuka semua kancing seragamnya. Horror juga kalau Kellan sudah menatapnya seperti ini.

"David juga harus diobatin," ujar Atan membuat Kellan mendengus ogah.

Meskipun Kellan orangnya baik hati dan tidak sombong, namun tetap saja ia ogah buat ngobatin bunglon yang lagi trauma.

BRAK!

Tiba-tiba pintu UKS terbuka dengan kasar, membuat Atan dan yang lainnya kompak menoleh ke arah sumber suara. Di sana, nampak Ace dan Leon yang baru menendang pintu UKS sambil menenteng sebuah kantung plastik besar di tangan mereka.

"Tutup pintunya," ujar Kellan ketika melihat kerumunan cewek-cewek sedang mengintip mereka di depan pintu UKS.

"Anak-anak PMR pada kemana? Kok cuman kalian doang di sini?" tanya Leon yang baru menyadari bahwa hanya ada ketiga cowok itu saja di dalam UKS.

"Diusir sama Kellan," jawab Gaidan dengan jengkel.

Gimana nggak jengkel? Anak-anak PMR yang cantiknya subhanallah itu malah diusir begitu saja sama Kellan. Kan, sedih, jadi nggak bisa punya cewek baru.

Setelah meletakkan plastiknya di atas meja, Ace kemudian mendorong Gaidan dan Atan agar menyingkir dari brankar dan langsung berbaring di sana tanpa menghiraukan tatapan keduanya yang melotot.

Ini yang sakit siapa, sih?

"Di plastiknya ada makanan tuh," ujar Ace sembari memejamkan matanya.

Atan dan Gaidan yang tadinya ingin mengomel lantas tidak jadi setelah melihat kantong plastik tersebut yang dipenuhi oleh makanan dan minuman.

"Geser. Gue juga mau tidur." Leon mendorong pelan punggung Ace.

"Lo di sofa ajalah. Brankarnya sempit nih, cuman buat 1 badan doang," tolak Ace mentah-mentah.

"Lo aja."

"Ogah. Lo aja."

"Kampret lo," gumam Leon.

Leon akhirnya berjalan ke sofa yang diisi oleh Atan dan Gaidan. Didorongnya kedua cowok yang sedang mengobrak-abrik isi kantong plastik tersebut agar menyingkir dari sofa.

"Miskin amat nih UKS. Pembayarannya perbulan aja sampai jutaan, tapi brankarnya malah cuman satu," dumel Leon sambil merebahkan tubuhnya.

Brankarnya emang satu. Tapi, UKS-nya ada banyak. Sama seperti kelas, UKS ini dibatasi oleh tembok. Bukan gorden.

Kellan membanting kotak P3K-nya ke lantai. Atan ini terlalu banyak gerak sejak tadi sampai-sampai membuat dirinya kesulitan untuk mengobati.

"Lo bisa diam nggak, sih?" omel Kellan. Netranya menatap tajam kepada Atan.

"Lah? Gue udah diam, ya, dari tadi, tapi didorong-dorong mulu tuh sama mereka berdua," balas Atan yang tak kalah kesalnya.

"Halah, alesan lo. Pakai nyalahin orang segala," tegur Ace dengan matanya yang sudah terpejam.

Leon mengangguk setuju. "Emang lo nya aja yang pengen nyusahin Kellan."

Atan menurunkan bunglonnya ke lantai. "Gigit mereka berdua, David."

David yang mendengar perintah tuannya, lantas menatap Leon dan Ace dengan bringas sambil menunjukkan gigi tajamnya. Namun, seketika nyali bunglon itu langsung ciut tatkala melihat Ace yang menatapnya dengan datar.

"Mampus lo," gumam Lady sembari menatap Rebecca yang sedang membersihkan toilet sekolah.

Lady menjulurkan lidahnya saat Rebecca menoleh kepadanya. Hal singkat yang membuat Rebecca mencak-mencak emosi.

Tersenyum songong, Lady lantas mengibaskan rambut panjangnya dan berbalik pergi meninggalkan Rebecca yang asik dihukum. Bu Pratiwi kali ini tidak menghukumnya juga karena alasannya berkelahi dengan Rebecca adalah ingin membela murid yang sedang dibully.

1
MayAyunda
keren 👍
capr.gurlll
yok komen gess biar author makin semangat nulisnya🤩👐 yang mau recom alur ceritanya bisa bgt. boleh komen atau langsung chat ya🫰
Adinda
jd yang melanjutin perusahaan daddynya,Leon Ya thor
capr.gurlll: yaps putera mahkota Maesa🤭 stay tuned yaa untuk visualnya leon😍
total 1 replies
Annisanur hasanah
kak di tunggu updatenyaa mereka lucu bgttt
capr.gurlll: kak😍🙏👍
total 1 replies
Annisanur hasanah
ga expect😭
Annisanur hasanah
wkwkkw cod ga tuh😄
Annisanur hasanah
hallo kak, aku berkunjunggg
MayAyunda
keren👍
Annisanur hasanah
gemas lucu ya mereka🤭
Annisanur hasanah
mampir kak😍
Snow white❄IG@snow_white97suga
Mampir kak, baca 1 bab dulu
capr.gurlll: thankyou😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!