NovelToon NovelToon
Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 5
Nama Author: Zami

Diandra, yang akrab disapa Dian adalah orang tua tunggal, suaminya bernama Mario Kusuma meninggal 3 tahun yang lalu saat mereka hendak merayakan Ulang Tahun pernikahan yg ke-3. Mereka dikaruniai seorang putra yang tampan, bernama Alvaro Kusuma.
Diandra adalah karyawan di salah satu Bank Pemerintah di Kota M sebagai Manager Marketing.

Demi urusan pekerjaan, Diandra dituntut menjalin hubungan baik dengan pemerintah maupun perusahaan swasta yang ada di kota M. Baru-baru ini, Diandra mendampingi atasannya menghadiri undangan Lounching "RW Hotel" yang baru dibuka dikota M.
RW Hotel adalah anak perusahaan dari Wijaya Group dipimpin oleh putra sulung Raka Wijaya yang bernama Ryan Putra Wijaya.

Dibalik wajahnya yang rupawan, Ryan dikenal dengan perangainya yang dingin, arogan dan egois. Semua karyawan RW Hotel sangat segan padanya, bahkan tak sedikit pegawainya yang gemetar ketakutan saat berhadapan dengannya.

Akhirnya, Diandra pun memutuskan untuk mendekati management RW Hotel agar mau bekerja sama dengan Bank tempat dia bekerja. Segala upaya dilakukan Diandra agar bisa bertemu dengan Pimpinan RW Hotel. Namun hasilnya nihil, Pak Ryan sangat sulit untuk ditemui.

Perkenalan keduanya pun diwarnai dengan berbagai konflik yang akhirnya mendekatkan mereka.
Akankah mereka bisa bersatu ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kita Impas.

Keduanya berjalan menyebrangi jalan menuju ke tempat dimana Ryan memarkirkan mobilnya.

Ryan berjalan didepan disusul Diandra berjalan dibelakangnya.

Saat hendak menyebrang jalan, dari kejauhan terlihat seorang pengendara motor dengan kecepatan tinggi melaju ke arah mereka.

Refleks Dian mempercepat langkahnya guna mendorong tubuh Ryan agar tidak tertabrak.

Buuggggghhh...!!!

Ryan kaget, badannya terpental ke arah mobil. Diandra kehilangan keseimbangan tubuhnya dan menubruk tubuh Ryan yang membelakanginya.

Deg...!!

Posisi keduanya terlihat canggung. Seolah Diandra memeluk Ryan dari belakang. Keduanya kaget, Diandra memejamkan matanya dengan kuat, sedangkan Ryan spontan menoleh kebelakang.

Ryan membalikkan badannya dengan segera, namun Diandra masih memejamkan matanya.

Saat membuka mata, keduanya terpaku dan saling bertatapan.

"Kenapa kamu begitu bodoh ? Hampir saja kamu mencelakai dirimu sendiri." Ryan marah.

Diandra hanya diam, tak terasa air matanya keluar dari pelupuk matanya.

"Kenapa kamu menangis ?? Apa hanya ini yang bisa kamu lakukan..??" Ryan semakin emosi karena tak ada jawaban dari Diandra.

Diandra kemudian mengusap air matanya dengan kasar.

"Apa kamu hanya bisa marah-marah hahhh?? Tadi aku hanya berusaha menyelamatkan kamu. Aku bahkan tidak mempedulikan keselamatan aku sendiri. Kalau tadi aku gak dorong kamu, apa kamu bisa yakin bahwa kamu tidak tertabrak ? Apa kamu yakin bisa selamat dari maut, hahhh ?? Sekarang jawab aku!!!" Dengan suara yang bergetar dia berteriak ke arah Ryan.

"Kamu cukup menjaga diri kamu sendiri. Kenapa kamu mempedulikan aku ?? Jawab Diandra !!!

"Aku gak tau !! Cukup, jangan bentak aku lagi". Dianpun semakin menangis se jadi-jadinya.

Tiba-tiba Ryan menarik tangan Diandra dan memeluknya. Diandra hanya terpaku, tak bergeming dengan perilaku Ryan.

"Maaf, Aku cuma gak mau kamu terluka. Aku mohon jangan lakukan hal bodoh lagi yang bisa mengancam keselamatanmu.". Ryan Berucap pelan di dekat telinga Dian.

Diandra meronta ingin melepaskan diri dari pelukan Ryan, namun tenaganya tak sebanding dengan kekuatan Ruan. Ryan akhirnya melonggarkan pelukannya.

"Ayo..aku antar kamu pulang sekarang". berjalan berniat membukakan pintu mobil untuk Diandra.

"Tunggu... bisa kah kamu membawaku ke suatu tempat sepi?". Ryan menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badannya.

"Kenapa ?" Ryan Masih bingung dengan maksud perkataan Diandra.

"Jangan berpikir yang macam-macam. Aku tidak mau pulang ke rumah dengan keadaan seperti ini. Aku ingin menenangkan diri terlebih dahulu".

"Masuklah..!".

Diandra masuk ke dalam mobil Ryan, ia pun duduk disamping kursi kemudi. Ryan melajukan mobilnya menuju rumahnya.

Tiba di rumah Ryan.

"Ayo masuk... maaf disini tidak ada siapa-siapa. Rumah ini baru selesai di renovasi. Minggu depan aku berencana pindah kesini." Jelasnya.

"Maaf, saya merepotkan anda".

"Kita tidak lagi bekerja, bisakah kamu memanggilku Ryan saja, hemmm ??" Tersenyum membungkukkan badannya menatap wajah Diandra.

Diandra hanya mengangguk menanggapi permintaan Ryan.

"Sebenarnya kamu kenapa ?? Maaf bukannya meremehkanmu, tapi sepertinya tadi kamu terlalu berlebihan".

Diandra langsung mengangkat wajahnya menatap Ryan dengan heran.

"Yang berlebihan siapa ?? Bukannya kamu yang duluan marah-marah ke aku ??" Sambil menarik nafas panjang dan membuangnya dengan kasar.

"Kamu pikir coba, demi menyelamatkan aku kamu rela korbankan dirimu sendiri. Kalau kamu kenapa-napa kan aku juga yang repot". Jawabnya asal.

"Anggap aja kita impas. Sebagai balasan kamu nolongin aku bawa mobilku ke bengkel". Tutur Dian.

Ryan hanya tertawa mendengar ucapan Dian.

"Belum tau dia apa rencanaku selanjutnya. Setelah PK kutandatangani, dia akan semakin terikat denganku" Gumam Ryan licik.

"Kenapa cengar-cengir ?? Apa lagi yang kamu rencanakan ??" Lidik Dian curiga.

"Gak.. kamu lucu". kemudian.....

Cup...!!!

Dengan sigap Ryan mengecup pipi Diandra kemudian berlalu ke arah dapur. Wajahnya tiab-tiba merah merona dan hanya menganga, diam tak bergeming atas apa yang baru saja dilakukan Ryan kepadanya. Ingin marah tapi takut jangan sampai Ryan akan berbuat lebih padanya. Jika di diamkan, jangan sampai Ryan akan menjadikannya kebiasaan. Diandra benar-benar bingung.

_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_

Bersambung...

Terimakasih untu para readera.

Terus ikuti Novel ini yah..

Like, comment dan Sharingnya sangat membantu.

Klik tombol ❤ dan Rate 5 ⭐⭐⭐⭐⭐

Jangan lupa di vote

❤Author

1
mizuki
Ternyata Dian itu ibu yg egois hanya memikirkan perasaannya saja tanpa memikirkan kebahagiaan anaknya
Nanik Lestyawati
bagus ceritanya
Erni Fitriana
cussss...masih mau baca kelanjutanyah
Erni Fitriana
semangattt
Erni Fitriana
masih asik asik aja thor...yuk lanjut
Erni Fitriana
lanjutttt
Erni Fitriana
sedih aku😭😭😭😭
Erni Fitriana
awal baca udah bikin😥
Erni Fitriana
salam sayang dari aku thor
maura shi
dino???doni???minum aqua dulu thor biar g typo
Om Babi
aku sayang kakak
Elly Watty
hamidun kah?
Elly Watty
kyak d scene drakor the heirs.....
Elly Watty
moga ja klw dah sah si Ryan te2p sabar
Elly Watty
syukur.....msalahnya lgsug selesai
Elly Watty
moga ja teman2 nya pd bntu hub Ryan n Diandra
Elly Watty
nah.... kan, ini bru konflik awal, msih bnyak buntutnya..... siap2 jga hati biar g lelah hayati
Elly Watty
yg kuat y diandra klw d landa msalh
Elly Watty
OMG, trnyata Mario ka2k nya Ryan yg prnh hilag?waduh konfliknya bkalan rumit nih......bsa2 ntar jdi msuh
Elly Watty
kyaknya ntar d tengah2 da konflik yg pelik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!