Menjadi seorang Reinkarnasi dari seorang Dewa Naga, Memiliki tubuh khusus yang disebut tubuh Kaisar Langit.
Lin Tian, Pemuda yang berasal dari desa Semanggi mendapatkan sebuah keberuntungan bertemu dengan seorang guru yang mengajarkan dirinya berkultivasi.
Dengan menapaki jalan kultivasi, Lin Tian berniat mengubah takdir sampahnya menjadi seorang penguasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fixx, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20. Menuju Tempat Turnamen
Saat keduanya sedang asik mengobrol, terdengar suara ketukan pintu dari luar.
" Silahkan masuk." Ucap Tetua Chen.
Pintu pun terbuka memperlihatkan dua orang pelayan yang datang membawakan pesanan Tetua Chen sebelumnya.
Pelayan kemudian segera menghidangkan makanan di atas meja.
" Tuan, tuan muda, silahkan. Saya pamit undur diri." Ucap pelayan setelah selesai meletakkan makanan dan minuman di atas meja, lalu keluar dari dalam ruangan.
Tetua Chen kemudian meminta Lin Tian untuk menikmati makanan dan minuman yang telah di pesan nya terlebih dulu sebelum melanjutkan obrolan yang tertunda.
Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya mereka berdua telah selesai menikmati makanan dan minuman yang ada.
" Nak, bagaimana jika dirimu masuk ke dalam Sekteku?" Tanya Tetua Chen kepada Lin Tian.
" Tetua, jika boleh tahu dari sekte mana tetua berasal?"
" Hahaha... mohon maaf karena aku belum sempat mengenalkan diriku. Aku Ling Chen, Tetua pertama Sekte Naga Langit." Tetua Chen memperkenalkan dirinya.
Lin Tian pun diam beberapa saat.
" Hm... tidak ada salahnya aku masuk ke sebuah sekte. Dengan masuk ke sekte aku akan memiliki identitas." Lin Tian membatin dengan terus mempertimbangkan penawaran Tetua Chen.
Tetua Chen sendiri masih dengan tenang menunggu jawaban Lin Tian.
Hingga beberapa saat kemudian Lin Tian menatap ke arah Tetua Chen.
" Sebenarnya aku tidak ingin terikat dalam kekuatan mana pun, karena sebenarnya aku lebih ingin bebas melakukan segala hal seorang diri dengan berpetualang."
" Kau tenang saja, meski kau masuk ke Sekte Naga Langit, aku menjamin jika kau masih dapat berpetualang. Namun semua itu tergantung dengan kemampuan yang kau miliki." Tetua Chen menjelaskan.
Lin Tian pun menganggukan kepala.
" Lalu bagaimana dengan jawabanmu?"
" Aku akan mencobanya." Lin Tian setelah berfikir beberapa saat.
" Hahaha... Jika begitu kau akan ikut bersamaku setelah turnamen." Tetua Chen dengan senang.
Meski Lin Tian belum mengetahui kekuatan Sekte Naga Langit, namun dari kekuatan yang di tunjukan Tetua Chen sebelumnya Lin Tian memiliki gambaran jika Sekte Naga Langit bukan sekte yang bisa di anggap remeh.
Mereka berdua pun kemudian melanjutkan obrolan, hingga waktu sudah hampir malam.
" Kita akan bertemu di balai kota tiga hari lagi turnamen akan segera di mulai. Jaga dirimu baik-baik." Ucap Tetua Chen dengan memberikan lencana murid luar Sekte Naga Langit kepada Lin Tian.
Lin Tian pun segera menerimanya, lalu menyimpan ke dalam cincin.
Setelah itu mereka berdua segera keluar dari dalam restoran.
" Jaga dirimu baik-baik." Tetua Chen kemudian segera pergi meninggalkan Lin Tian.
Lin Tian pun kemudian berjalan mencari penginapan, karena masih ada waktu selama tiga hari, Lin Tian memutuskan untuk meningkatkan tingkat kultivasinya.
Setelah berjalan selama beberapa menit, Lin Tian akhirnya menemukan penginapan sederhana.
Dengan tenang dirinya masuk ke dalam penginapan, lalu memesan kamar untuk tiga hari tiga malam.
Setelah melakukan pembayaran, Lin Tian segera menuju kamarnya.
**********
Di dalam kamar.
Lin Tian kemudian segera mengeluarkan beberapa butir pil yang sebelumnya di buat oleh Qing Long atau gurunya.
Dengan segera Lin Tian menelan pil tersebut, lalu mulai menutup kedua matanya untuk menyerap khasiat dari pil tersebut.
***********
Di tempat lain.
Tetua Chen yang baru saja tiba di tempat yang di sediakan oleh pihak penyelenggara turnamen pun segera memberikan kabar mengenai Lin Tian yang kini telah resmi menjadi murid Sekte Naga Langit.
" Patriak, aku menemukan pemuda yang cukup menarik. Dan aku pun telah memberikannya lencana murid luar kepadanya." Tetua Chen mengirimkan pesan melalui batu komunikasi.
Sekte Naga Langit adalah sekte tingkat menengah yang ada di benua timur.
Meski hanya Sekte tingkat menengah, namun Sekte Naga Langit tetap saja menjadi kekuatan yang di takuti oleh kekuatan lainya yang ada di benua timur ini.
Sebenarnya Sekte Naga Langit kini telah bisa di katakan sebagai Sekte besar, hanya saja mereka menyembunyikan kekuatan milik sekte yang sebenarnya kepada dunia luar.
Sekte Naga Langit sendiri awalnya adalah sekte besar, namun setelah penyerangan yang di lakukan oleh aliansi sekte aliran hitam membuat Sekte Naga Langit mengalami banyak kerugian dan membuat Sekte tersebut menjadi Sekte menengah.
" Semoga saja dengan kehadirannya mampu membuat nama Sekte Naga Langit kembali pada masa jayanya." Tetua Chen membatin.
Tetua Chen sendiri adalah murid leluhur Sekte, dia harus kehilangan gurunya saat penyerangan terjadi.
Awalnya Tetua Chen akan di angkat menjadi seorang Patriak, namun karena ada keturunan langsung dari Patriak sebelumnya membuat dia kini hanya seorang tetua pertama.
Meski begitu Tetua Chen sangat di hormati di sekte tersebut, dan tetua Chen bukanlah orang yang gila dengan jabatan.
***********
Tiga hari kemudian.
Tiga hari telah berlalu, Lin Tian yang berada di dalam kamarnya pun secara perlahan membuka kedua matanya.
" Hah... Akhirnya kini aku telah naik tingkat." Lin Tian tersenyum senang, yang awalnya hanya berada pada tingkat Langit puncak, kini dia sudah berada pada tingkat Surga awal.
Karena hari ini dia memiliki janji dengan Tetua Chen, Lin Tian pun kemudian segera bangkit membersihkan dirinya.
Hingga setengah jam kemudian Lin Tian kini telah selesai dan bersiap pergi menuju balai kota.
Dengan menggunakan pakaian berwarna biru muda, dirinya segera melangkahkan kaki keluar dari dalam kamarnya.
Dengan tenang Lin Tian turun dari lantai dua, hingga dirinya kemudian segera menuju kasir untuk memberikan kunci kamarnya.
" Apa tuan muda akan mengikuti turnamen?" Tanya kasir kepada Lin Tian.
" Hm.. aku memang akan mengikuti turnamen."
Kasir pun tersenyum ramah. " Semoga tuan muda dapat memenangkan turnamen tersebut."
" Terima kasih. jika begitu saya pamit undur diri." Lin Tian dengan tersenyum ramah, kemudian segera keluar dari penginapan.
Setelah keluar dari penginapan, Lin Tian segera berjalan menuju balai kota.
Terlihat sepanjang perjalan menuju balai kota banyak kelompok maupun masyarakat yang juga sedang menuju balai kota untuk mengikuti turnamen maupun menyaksikan turnamen yang akan di adakan.
" Aku dengar Sekte Gunung Abadi sedang membutuhkan banyak murid."
" Benarkah? Bukankah Sekte Gunung Abadi begitu sulit menerima murid baru?"
" Entahlah, aku pun cukup bingung dengan hal itu."
Terdengar obrolan para pejalan kaki yang sedang menuju balai kota.
Lin Tian yang mendengar obrolan itu pun cukup penasaran dan sudah tidak sabar ikut dalam turnamen.
Dirinya pun ingin segera mengetahui kekuatan yang ada di benua timur ini.
Setelah berjalan selama setengah jam, akhirnya Lin Tian tiba di balai kota.
Dengan segera dirinya mencari keberadaan Tetua Chen.
" Di mana Tetua Chen." Lin Tian dengan terus memperhatikan tempat di sekitarnya mencari keberadaan Tetua Chen.
" Nak.." Terdengar suara yang tidak asing untuk nya.
Lin Tian pun segera mencari sumber suara tersebut.
Hingga dirinya dapat melihat Tetua Chen yang sedang berdiri tidak jauh dari tempatnya.
" Tetua."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tingkatan kekuatan berubah menjadi Tingkat Awal, Menengah, dan Puncak.