Pelakor adalah korban bukan salah dia mencintai lelaki yang sudah memiliki seorang istri tapi karena sebuah perasaan yang mempermainkannya.
Untuk menyelamatkan nyawa sang nenek, Vivian Cambriella terpaksa menikah dengan lelaki tampan yang tak lain adalah seorang CEO , atasannya sendiri.
Setelah dua tahun menikah Ia baru mengetahui suaminya telah memiliki seoarang istri.
Alasan Keanu mau menikah dengan Vivian adalah untuk menyewa rahimnya , supaya Ia memberikannya seorang anak.
Bagaimana nasib Vivian ?
Akankah Ia mendapatkan cinta dan kebahahiaan dari suami yang telah membohonginya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mora Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 20 : DILEMA
...DILEMA...
...ALAM SELALU MENAMPILKAN KEINDAHAN DAN PESONA TERSENDIRI. TAPI KADANG KALA KITA MANUSIA SERING MENUNJUKAN RASA ANGKUH DAN SOMBONG DENGAN SEGALA KELEBIHAN DAN ILMU YANG DIMILIKI....
...----------------...
Aku yang tak pernah bisa lupakan dirinya
Yang kini hadir di antara kita
Namun 'ku juga takkan bisa menepis bayangmu
Yang selama ini temani hidupku
Kalau saja waktu itu ku tak jumpa dirinya
Mungkin semua takkan seperti ini
Dirimu dan dirinya kini ada dihatiku
Membawa aku dalam kehancuran
Maafkan aku menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Seandainya bila ku bisa memilih
Kalau saja waktu itu ku tak jumpa dirinya
Mungkin semua takkan seperti ini
Dirimu dan dirinya kini ada dihatiku
Membawa aku dalam kehancuran
Maafkan aku menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Dan demi waktu yang bergulir disampingmu
Maafkanlah diriku sepenuh hatimu
Seandainya bila 'ku bisa memilih
Berat hatiku tinggalkan mu
Menepis bayangmu (dan demi waktu)
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Maafkan aku menduakan cintamu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Dan demi waktu yang bergulir di sampingmu
Maafkanlah diriku sepenuh hatimu
Maafkan aku uuu
Tinggalkan dirinya
Maafkan aku uuuuuu
Berat rasa hatiku tinggalkan dirinya
Seandainya bila ku bisa memilih
( Demi Waktu - By Ungu )
Wanda menyadari perasaan Keanu terhadap Vivian, rasa cinta yang mulai tumbuh di hati suaminya untuk isteri keduanya. Dulu Ia tidak takut melihat kedekatan sang suami dengan madunya, dia percaya cinta suami hanya untuk dirinya.
Tapi dengan berlalunya waktu, siapa yang sangka suaminya akan berpaling dan mencintai isteri lain, hang Ia anggap sebagai adiknya sendiri.
Wanda tidak rela harus berbagi cinta dengan wanita lain , karena itu Wanda memprovikasi Keanu untuk menceraikan Vivian dan juga Mama mertuanya untuk mengusir Vivian dari rumah.
Matahhari bersinar dengan cahayanya yang indah, tapi pemandangan di ruang makan terasa suram bagaikan di sebuah pemakaman.
Baik Keanu, Vivian ataupun Wanda tak saling bicara, biasanya rumah berisik karena suara mereka bertiga yang mengema.
" Hawanya dingin begini, ya " Celetuk Aldi mencairkan suasana.
" Kalian bertiga lagi bertengkar ? " Sahut Papa melirik ke semua orang.
Wanda menengok ke arah Papa, sambil tersenyum kecut, " Gak kok, Pa "
" Yakin ? Gak kaya biasanya, kalian semua diam " Kata Papa yang merasakan perbedaan di antara mereka.
" Bener, Pa ! kita baik-baik aja. Ya...kan Sayang " Ucap Wanda menoleh ke arah Keanu , dan mengcengkram tangannya.
" Hah...I-iya " Jawab Keanu tersentak.
" Papa gak akan ikut campur masakah kalian bertiga ! Papa cuma bisa kasih nasihat apapun, masalahnya segera di selesaikan jangan sampai berlarut-larut " Seru Papa yang sudah banyak mengalami asam manisnya kehidupan.
" Baik, Pa " Jawab kami bertiga barengan.
" Kalau gitu, Aldi berangkat ke kampus dulu " Ucap Aldi berpamitan sambil menyalami semua orang.
" Tunggu, di " Panggi Wanda memghentikan langkah Aldi.
" Aku bareng, Kamu " Kata Wanda ikut berpamitan ke semua orang.
" Lho, gak barengan aja sama Keanu ? " Seru Mama menatap ke arah Keanu.dan Kearah Wanda.
" Gak usah, Ma. Biar Mas Keanu bareng Vivian aja, aku gak mau ada di antara mereka " Sahut Wanda ketus.
" Wanda " Teriak Keanu sambil mengebrak meja.
Mama , Papa , Aldi , Wanda , dan juga diri ku tersentak mendengar suara Keanu yang berteriak, baru kali ini aku melihat dirinya semarah itu.
" Kamu apa-apan sih , bikin orang kaget saja. Isteri kamu lagi hamil, jangan membentaknya. " Kata Mama, melihat tubub Wanda yang bergetar , Ia beranjak dari kursi dan merangkulnya.
" Lihat tuh, Wanda sampe gemeteran begini " Ucap Mama memarahi putranya.
" Sayang , maaf " Seru Keanu sambil memekuk Wanda.
" Sudahlah kamu berangkat kerja saja ! Wanda, sayang.....hari ini ambil cuti aja ya, Mama mau bicara sama kamu. " Mama mendorong tubuh Keanu dan membawa Wanda pergi.
Aku yang tidak tahu apa-apa jadi merasa canggung dengan kejadian hari ini, dan bingung harus bagaimana.
" Kalau gitu,Al-aldi berangkat " Seru Aldi bergegas.
Papa menepuk pundak putranya, sambil berkata, " Segera selesaikan, Nak "
Di meja makan hanya ada Aku dan Keanu, kami sama-sama terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masinh.
" Pak " Aku memanggil Keanu sambul menepuk pelan bahunya.
" Maaf " Ucap Keanu menyeka matanya, Aku bisa melihat Ia hampir mau menangis.
" Bapak, baik-baik saja ? " Kata ku menanyakan pertanyaan yang bodoh, padahal sudah tau kondisinya tapi masih berpura-pura tidak tahu.
Keanu tidak menjawab pertanyaan ku , dan mengalihkannya , " Udah siang, yuk berangkat " Seru Keanu sambil berjalan.
Aku mengikutinya dari belakang, ku lihat punggungnya yang basah karena keringat, dari luar tampak berdiri tegak tapi sesungguhnya Ia sangat rapuh.
" Kita mampir dulu ke suatu tempat, yuk " Kata ku mengajak Keanu pergi
" Tapi, perusahaan ? " Jawab Keanu mau menolak dengan alasan pekerjaan.
" Bapak tenang saja, Saya sudah meminta tolong Bu Nina untuk menghandlenya, Bapak kan pemilik perusahaan, sekali-kali datang telat gapapa donk. " Seru ku mengajarinya berbuat nakal.
Akhirnya aku bisa mendengar Keanu tertawa, " Hahhahahah, kamu nih. "
" Memangnya kita, mau kemana ? " Tanya Keanu sambil menoleh ke arah ku.
" Ada deh, bapak ikutin aja petunjuk yang aku kasih " Jawab ku merahasiakan tempat tujuan kami.
...♧♧♧♧♧♧...
" Sayang, katakan sama mama. Kamu dan Keanu, sebenarnya ada apa ? " Mama tidak bisa tinggal diam melihat menantu kesayangannya tertindas.
Bukannya bicara, Wanda justru memeluk Ibu mertuanya, tangisnya pecah dalam dekapan sang mertua.
Mama mengelus punggung Wanda dengan lembut, membiarkannya menangis sepuasnya sampai tidak ada lagi air mata yang keluar.
" Sudah enakan ? " Gumam Mama, sambil memberikan segelas air putih untuk Wanda, Ia menganggukan kepalanya, lalu meminum air sampai habis.
Mama membelai rambut Wanda yang terurai, rambutnya hitam pekat, halus dan lembut, " Sudah bisa, cerita ke Mama ? "
" Aku ingin, Mas Keanu dan Vivian bercerai " Ucap Wanda langsung tanpa basa basi.
" Kenapa ? " Seru Mama tidak terkejut mendengarnya, Mama lebih ingin mengetahui alasannya.
" Aku tidak ingin membagi suamiku dengan wanita lain, lagipula aku sudah mengandung anaknya, jadi Vivian sudah tidak di butuhkan lagi di rumah ini. mama akan mendapatkan cucu dariku bukan dari dirinya " Kata Wanda dengan sorot mata yang tajam bagai sebilah pisau yang siap menusuh musuhnya.
Sedetik Mama sedikit terkejut, kemudian Ia dapat mengontrolnya. Mama melihat wajah Wanda dengan serius, keinginan Wanda sangat kuat untuk menyingkirkan Vivian.
Ia pun mengalami dilema, biar bagaimanapun juga, Vivian sedang mengandung cucunya, mana bisa Ia mengabaikan cucu kandungnya sendiri.
" Sayang, tapi Vivian sedang mengandung " Kata Mama berhati-hati.
" Kita akan memberikan sejumlah uang yang banyak untuk Vivian, kalau perlu kita bisa mengirimnya sekolah lagi di kuar negeri, dan anaknya kita yang mengurusnya, aku tidak masalah membesarkan anak wanita lain " Seru Wanda dengan mata yang kejam.
" Akan mama pikirkan, idemu boleh juga. Vivian bisa melanjutkan kehidupannya dan mencari kebahagiannya " Kata Mama tidak menolak tapi juga tidak langsung menerima permintaan menantunya.
Wanda memeluk Mama sambil tersenyum ceria, hanya Mama yang akan selalu mendukungnya, apapun yang Ia minta meski itu harus membuat hati orang lain terluka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tunggu di chapter selanjutnyanya 😉
TERIMA KASIH sudah membaca novel dari seorang yang amatir ini , semoga dapat menghibur dan menyenangkan kalian.
Jangan lupa dukunagn dari kalian , seperti like , vote , dan share ato mau nampol pake bunga ****** juga boleh 😁😄😂🥰😍😍🤩