Zaira Zafanya Askara tak menyangka akan menikah dengan ketua osisnya yang dingin dan menyebalkan saat dia masih SMA.
Bagaimanakah kelanjutan cerita Zaira Zafanya Askara akankah dia bahagia ??
Tetap Lanjutttt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gadissusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jadian??
Sekolahh.
'Apa bener Rangga menyukaiku?? ' hanya itulah yang ada dipikiran Ira sekarang.
Pelajaran dimulai.
Ira tidak bisa fokos dengan pelajarannya, pikirannya masih terngiang ngiang dengan ucapannya Rangga. 'Aku harus tanyakan ini pada Rangga nanti' pikirnya dalam hati.
Bel berbunyi pertanda istirahat ke 1 dimulai.
Ira bergegas menuju tempat duduk Rangga, ditariknya tangan Rangga menuju lorong sekolah yang sepi. Teman temannya yang disana hanya melongo melihat Ira menggandeng tangan Rangga.
" Ngga gue mau tanya." Ucapnya canggung setelah sampai ditempat.
" Iya apa? " ucap Rangga santai.
" Tadi pagi yang lo ucapin itu beneran?? " tanyanya ragu.
" Yang mana?? " tanyanya.
" Yang loo suka sama gue," ucap ira kikuk.
" Ohhh yang itu. Kenapa??? " jawab Rangga.
" Tanya. " Ucapnya datar.
" Iya gue ngomong bener. " Ucapnya pelan, seketika membuat Ira tersenyum.
"Hemmm Raa," Ucap Rangga.
" Apaan? " jawabnya.
" Loo pernah pacaran nggak?? " tanyanya hati hati.
" Hemmm guee sihh.... Nggak pernah dehh kayaknya. " Ucapnya membuat hati Rangga lega, tapi masih ada yang sedikit mengganjal dengan ucapnnya yang ada kata 'Kayaknya ' .
" Lahh kok kayaknya sih?? yang bener yang mana, pernah atau belum ??" tanya Rangga sesikit pusing dibuatnya.
" Belum. Kenapa?? " tanyanya santai.
" Kan gini gu.... .." ucapnya terpotong oleh Ira.
" Gini gimana?? " tanyanya.
" Jangan potong dulu. Lo kebiasaan deh, " ucap Rangga ketus.
" Hahaha iya ya, maafin gue. " Jawabnya santai.
" Kan gini, gue ama lo kan belum pernah ada yang berpengalaman pacaran ni yaa. Tapi lo mau nggak jadian sama gue?? " tanyanya dengan nada sirius.
Seketika tubuh Ira terasa susah digerakin, mulut seperti dikunci rapat rapat, mata membulat sempurna. 'Whatt?? dia nembak gue??mimpi apa gue semalem?? kayaknya nggak mimpi apa apa sih! " batinnya masih terasa kikuk.
" Yaa emang gue bukan tipe cowok yang romantis. Gue juga kagak paham dengan cara nembak cewek tu gimana. Yangg gue tau gue harus pastiin dulu perasaan gue ke dianya. Jika udah mantep gue baru bilang, yaaa emang sederhana ucapan gue tadi, tapi gue gak bakalan mainin hati cewek. Jika gue mainin perasaan cewek sama aja gue nyakitin hati kembaran gue dan adik cewek gue. Jadi gimana lo mau?? " ucapnya panjang lebar sambil menatap Ira yang hanya bisa mematung.
Ira hanya bisa mengangguk.
" Loo beneran trima gue?? " tanyanya antusias.
Ira kembali mengangguk.
Yeyyyyy
Yeyyyy
Yeeeeyyyyyy
Triak orang orang dari samping tembok sambil menunjukkan wajahnya masing masing.
" Hahhhh loo semua ada disini??" tanyanya tak percaya.
" Hahahha Iyaa Selamat ya Raa, Ngga, gue doa in semoga langgeng dunia akhirat. " Ucap Rizki.
" Huaaa ayangku Ira, sini sini peyuk aku. "Ucap Siska memeluk Ira.
" Selamat ya Ra mudah mudahan langgeng sampe kepelaminan," ucap Siska senang.
" Selamat Ra. " Ucap Oliv.
" Halooo bro selamat akhirnya lo nggak ngejomblo mulu. Raa tolong rubah sahabat gue ya dingin ini ya Ra. " Candan Erick mengundang gelak tawa orang yang ada disana. Rangga dan Ira hanya bisa tersenyum malu.
" Selamat broo." Ucap Bastian.
" Ra lo traktir kita kita kan?? " tanya Siska antusiasi.
" Ehh iya Ra. Mumpung masih istirahat, " timpal Rizki.
" Iya Ra itung itung ngasih Pj kekita. " Timpal Erick Ira hanya memandangi wajah Rangga seolah olah meminta persetujuan.
" Iya gue traktir. " Jawab Rangga, semua temen temennya kegirangan kecuali Oliv sama Bastian.
..................
Disana
" Sial!!! kenap harus lo trusss?? kenapa loo harus bahagiaa?? " batinnya sambil mengepalkan tangannya erat erat.
.
.
.
**Rangga dah mulai bucinnn,
Halahh Bucinnya udah dari lahirnya kalik.
Author : Seneng kan Ngga bisa ditrima sama Ira?? Bilang apa dong??
Rangga : Trimaksih author ku yang cantik. Semoga mendapatkan jodoh yang kayak aku ya.
Author : Hahahha maaf ya Ngga!! Gue harus nolak.
Rangga : Halahh serah lo Thor. Yang penting gue udah ngucapin trimakasih.
., 😁
bkin cerita itu susah loh😏
hargain dong