NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Sang Nyonya

Kehidupan Kedua Sang Nyonya

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Pelakor / Kelahiran kembali menjadi kuat / Rumah Tangga
Popularitas:25.7k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Karin mengabdikan seluruh hidupnya untuk mendukung suaminya Dimas menuju kesusksesan. Setelah berada di puncak kesuksesan, Suaminya justru mengkhianatinya dengan membawa pulang wanita muda dengan berniat untuk di jadikannya istri kedua. Lebih menyakitkan nya lagi keluarga suaminya ikut mendukung dan bahkan merendahkanya. Seolah pengorbanannya selama bertahun-tahun tidaklah berarti.

Saat nyawanya berakhir karena ulah sang pelakor. Karin terbangun kembali di masa lalu tepat saat Suaminya membawa wanita itu kerumahnya. Di beri kesempatan kedua Karin berubah menjadi wanita kuat dan bersumpah akan membalas rasa sakitnya di kehidupan sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Karin melangkah pergi menuju lantai atas. Langkahnya terdengar tenang, tetapi pikirannya terus bekerja. Ia tahu, Bu Ratna dan Vina tidak akan berhenti sampai berhasil menghancurkannya.

Sementara itu, di ruang keluarga, Bu Ratna dan Vina masih memandangi tangga tempat Karin menghilang.

Begitu yakin tidak ada pelayan yang memperhatikan, senyum sedih di wajah Vina langsung menghilang.

"Aku benar-benar tidak menyangka dia bisa menahan diri seperti tadi. Kalau dia sampai membentakku di depan para pelayan, semuanya pasti akan lebih mudah."

Bu Ratna tersenyum tipis.

"Itu berarti dia mulai waspada. Tapi tidak apa-apa. Justru orang yang terus menahan emosi akan lebih mudah lengah. Kita tidak perlu terburu-buru. Sedikit demi sedikit, semua orang di rumah ini akan melihatmu sebagai wanita yang mengurus Dimas, sedangkan Karin hanya akan terlihat sebagai istri yang semakin menjauh dari suaminya."

Vina mengangguk pelan.

"Aku mengerti. Aku akan membuat semuanya terlihat alami."

Bu Ratna menepuk pelan tangan Vina.

"Itu yang Ibu inginkan. Jangan menyerang terlalu keras. Biarkan Karin jatuh karena penilaian orang-orang di sekitarnya."

Di lantai atas, Karin menutup pintu kamarnya, lalu menguncinya dari dalam.

Ia berjalan menuju lemari pakaian. Dari balik tumpukan pakaian musim dingin yang sudah lama tidak dipakai, ia mengeluarkan sebuah kotak besi kecil.

Klik. Kotak itu terbuka. Tatapan Karin tertuju pada isi di dalamnya. Kotak itu tidak lagi penuh seperti sebelumnya. Beberapa map penting sudah tidak berada di tempatnya.

Sudut bibirnya terangkat tipis.

"Syukurlah..."

Ingatannya kembali pada kejadian kemarin. Semua orang mengira ia pergi berbelanja bersama Arga. Padahal butik hanyalah tujuan pertama. Setelah selesai berbelanja, Karin meminta Arga mengubah arah perjalanan.

"Arga, kita ke rumah Ayah."

"Baik, Nyonya."

Arga tidak bertanya apa pun. Ia langsung memutar kemudi menuju kediaman keluarga Wijaya.

Sesampainya di sana, Arga tetap menunggu di dalam mobil, sementara Karin membawa beberapa kantong belanja masuk ke dalam rumah.

Siapa pun yang melihat pasti mengira isi kantong itu hanya pakaian dan perlengkapan wanita.

Padahal, di dasar salah satu kantong tersimpan sebuah map cokelat berisi dokumen-dokumen yang paling penting.

Pak Wijaya yang sedang berada di ruang kerja sempat tersenyum melihat putrinya datang.

"Belanja sampai sebanyak itu?"

Karin ikut tersenyum.

"Belanja hanya alasan, Yah."

Senyum di wajah Pak Wijaya perlahan menghilang ketika Karin mengeluarkan map dari dalam kantong belanja.

"Apa ini?"

"Sebagian dokumen penting milikku. Aku ingin Ayah menyimpannya."

Pak Wijaya membuka map tersebut. Wajahnya langsung berubah serius setelah melihat isinya.

"Kamu mulai curiga pada keluarga suamimu?"

Karin mengangguk pelan.

"Bukan curiga lagi. Aku hanya lebih waspada saja. Kalau sesuatu terjadi, setidaknya dokumen-dokumen ini sudah berada di tempat yang aman."

Pak Wijaya menutup map itu, lalu memandang putrinya beberapa saat.

"Ayah senang kamu akhirnya mulai berpikir lebih hati-hati. Tapi kenapa hanya sebagian?"

Karin menarik napas pelan.

"Kalau semua dokumen hilang dalam waktu bersamaan, Dimas pasti akan curiga. Karena itu, aku sengaja hanya membawa yang paling penting. Sisanya akan aku pindahkan perlahan agar tidak menimbulkan kecurigaan."

Pak Wijaya mengangguk pelan.

"Itu keputusan yang tepat. Jangan terburu-buru. Pindahkan sedikit demi sedikit sampai semuanya benar-benar aman."

Tanpa menunda lagi, ia membuka brankas pribadinya dan menyimpan map tersebut.

"Selama berada di sini, tidak akan ada yang bisa menyentuhnya."

Karin mengembuskan napas lega.

"Terima kasih, Yah."

Ingatan itu perlahan memudar. Karin kembali menatap kotak besi di hadapannya. Yang masih tersisa di dalam kotak itu bukan lagi seluruh dokumen pentingnya. Hanya beberapa berkas yang sengaja belum dipindahkan.

Ia merapikan kembali map-map tersebut, lalu menutup kotak besi dan mengembalikannya ke tempat semula.

Saat berdiri, tanpa sengaja pandangannya jatuh ke arah jendela. Di halaman rumah, Arga sedang membantu dua sopir lain membersihkan mobil.

Pria itu bekerja seperti biasa. Tenang. Pendiam. Tidak pernah ikut campur urusan keluarga majikannya.

Karin menghela napas pelan. Di rumah sebesar ini, hanya ada sedikit orang yang masih bisa ia percaya. Arga adalah salah satunya. Dia selama ini selalu menjalankan tugasnya dengan jujur tanpa pernah berpihak kepada siapa pun.

"Itu sebabnya aku masih membutuhkan bantuanmu, Arga," gumam Karin pelan. "Bukan karena kedekatan kita, tetapi karena hanya kamu yang bisa kupercaya." Tatapannya berubah tajam. "Sementara mereka sibuk menyusun jebakan untukku... aku akan lebih dulu mengamankan semua yang menjadi hakku."

1
Dewi Yanti
ternyat bapaknya jg kurG pinter, untung ada arga
R_Bell
vina heran kenapa karin benci sama dia? dasar anjing birahi. bisa2nya dia ga tahu kenapa. bener2 sundal playing victim
AuJP
ayo thor lagi update ny....👍💪
R_Bell
saya suka saya suka
AuJP
adududu, vina, balik k asal lg donk, kere...
dimas karma itu memang tdk selegit vina eh kurma 🤪🤣🤣
Thewie
kasihan kali kau Dimas, waktu kau kaya dipuja bagai dewa, begitu miskin kau mereka gak peduli ttg hatimu. mrk hanya peduli uangmu🤣🤣🤣🤣 makanlah apa yang jadi hasil dari perbuatanmu.. selamat Dimas.. selamat.. makasih otor yg sudah mengobok obok emosi kami🤣🤣🤣
Irsyad layla
gw udah nunggu ya ini thor buat pembalasan si karin jangan malah bikin mumet dah
Irsyad layla: apaan tiba2 ayahnya gampang di bongak in
total 1 replies
aku
pamitlah tor 🙏 terlalu mbulet 🙏
AuJP
ayo thor, lanjut d tunggu in nih... semangaaaat
Nuel aritra
dimas udah dapat istri cantik, baik, kaya lagi... mala milih buntelan kentut akhirny habis lah semua di tiup angin😄😄😄
Kholifah Tiara
next,,,,,
ttp semangat,,,
Dessy C: makasih kaka 💪
total 1 replies
Wayan Suryani
mana ini lanjutannya apa penulisnya kehabisan ide ya
Amiera Syaqilla
hello author 👋🏻
Dessy C: hai juga 🥰
total 1 replies
AuJP
jatuh ny ga tanggung tanggung, langsung tertimbun...
semangat thor💪👍
Nuel aritra
dimas gak tau diri
Nuel aritra
kapok
Thewie
kelamaan kau ambil keputusan itu karin, sampe naek sasakku.
Thewie
visum kau karin bodoh, puas pulak aku lihat kau di tampar 🤣🤣. itukan minta2 kau karin 🤣🤣
Thewie
muak lihat ceritanya . mutar2 gak jelas . kelamaan balas dendamnya. sampe mati
Kholifah Tiara
kesuwen,,,,kak,,,,🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!