seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...
Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....
Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....
" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jasmine, Melati & Rose
wangi semerbak masakan tercium dari dapur sederhana Jasmine, sementara itu di luar rumah nya sebuah mobil mewah terparkir dan keluarlah seorang gadis cantik dia adalah Rose Arabella
" Om bisa pulang saja ya hari ini aku ingin pergi bersama Jasmine teman ku" ujar Rose
" Tapi nona muda bagaimana jika tuan" ujar nya terhenti
Rose membuka ponselnya dan mendengarkan pesan suara dari Daddy nya yang menyetujui jika rose boleh seharian tanpa pengawal...
Setelah itu Rose pun menuju pintu dan mengetuk nya..
Tok
Tok
Tok
Jasmine yang baru saja selesai memasak melihat jam menunjukkan pukul 08:00 dan siapa yang bertamu sepagi ini pikir Jasmine
" Apa Naya,tapi naya selalu memberi kabar jika ingin kemari,apa kak dora?" tanya Jasmine pada dirinya sendiri
Jasmine melepas apron lalu berjalan menuju pintu dan membukanya
" Hai Jasmine selamat pagi" sapa Rose tersenyum manis
" Rose ayo masuk " ajak Jasmine saat melihat rose hanya sendiri tanpa pengawal nya...
Rose yang baru masuk pun di sambut oleh aroma masakan yang membuat nya seketika meneguk ludah
Jasmine yang menyadari itu hanya tersenyum kecil melihat tingkah rose yang tidak seperti nona muda lainnya,jika kebanyakan nona muda yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang mereka tidak akan ingin berteman dengan gadis seperti nya sudah miskin dan di tambah penampilan nya, menurut Jasmine kakak nya saja tidak menyukai nya dan selalu menyebut nya culun bagaimana dengan yang lain?
Tapi Jasmine melihat rose berbeda dengan anak orang kaya lainnya dan setelah naya,alan dan sekarang rose yang mau menerima dirinya...
" Jasmine apa kamu tinggal sendiri?" tanya Rose yang melihat suasana rumah Jasmine yang begitu sepi
" Aku tinggal dengan kakak perempuan ku rose" ujar Jasmine
" Lalu orang tua kamu kemana?" tanya Rose
" Orang tua aku sudah meninggal sedari aku kecil rose, karena kecelakaan" ujar Jasmine dengan suara lirih
Rose merasa bersalah karena sudah membuat Jasmine sedih karena pertanyaan nya
Rose pun mendekat pada Jasmine dan memeluk nya
" Maaf Jasmine aku sudah membuat kamu jadi sedih mengingat semua nya" tutur Rose dengan tulus
" Tidak apa-apa Rose itu bukan salah kamu" ucap Jasmine membalas pelukan rose
" Rose aku baru saja selesai masak apa kamu mau mencoba masakan ku?" tanya Jasmine sedikit ragu tapi detik berikutnya Jasmine di buat tersenyum saat Rose justru sangat bersemangat ingin mencoba masakan nya...
Di meja makan Jasmine memasak sop buntut sapi dan tumis kangkung tidak lupa juga sambal matah...
Rose sangat antusias melihat menu makanan yang di buat Jasmine
Keduanya saling duduk berhadapan,rose mengambil nasi juga lauk pauk nya,pada suapan pertama rose berhenti mengunyah dan menatap ke arah Jasmine,
Jasmine yang di tatap oleh rose merasa cemas jika makanan buatan nya tidak di sukai oleh rose
" Ini enak banget Jasmine,wah ternyata kamu punya bakat memasak " puji Rose kembali memakan makanan dengan sangat lahap
Jasmine tersenyum lega karena pikiran nya ternyata salah..
" Syukurlah jika kamu suka rose" ujar Jasmine mereka pun melanjutkan memakan makanan itu...
Selesai makan Jasmine mencuci piring tapi tiba' saja rose datang dan bermaksud untuk membantu nya mencuci piring
" Rose jangan,biar aku saja yang mencuci piring nya" cegah Jasmine karena tahu jika rose berbeda kehidupan dengan nya
" Aku merasa tidak enak jas, kamu sudah memberi ku makan jadi sekarang giliran ku membantu kamu membersihkan piring ini" ujar Rose
" Tapi rose" cegah Jasmine
" Please Jasmine aku ingin belajar mandiri kamu tahu aku di rumah selalu di larang mama papa ,aku penasaran bagaimana rasa nya mencuci piring memasak" ucap Rose jujur
Jasmine merasa bimbang
" Baiklah rose tapi kamu rasa tidak nyaman kamu boleh berhenti okey" ucap Jasmine karena berpikir rose pasti akan berhenti sebentar lagi tapi lagi lagi pikiran nya salah justru rose membantu nya sampai selesai...
" Huh ternyata sangat menyenangkan ya jas, terimakasih sudah menginjinkan ku" ujar Rose
" Jasmine apa hari ini kamu sibuk?" tanya Rose
Jasmine menggeleng kepalanya karena hari ini dia tidak bekerja
" Kebetulan sekali aku ingin mengajak kamu jalan'"ujar Rose
" Rose apa kamu yakin aku hanya takut membuat kamu malu nantinya " ucap Jasmine menolak secara halus...
" Kenapa aku harus malu?" tanya Rose
" Yang pertama karena kita sangat berbeda jauh rose,dan kedua kamu lihat penampilan ku yang ada orang lain akan mengejek kamu karena mau berjalan dengan ku yang hanya orang biasa di tambah penampilan ku,aku sudah terbiasa dengan ejekan dan tatapan sinis rose tapi kamu berbeda " ucap Jasmine mengutarakan maksud nya karena tidak ingin membuat gadis sebaik rose harus menanggung tatapan sinis dari orang' yang tidak suka padanya...
Rose menatap lekat Jasmine baginya Jasmine memiliki kecantikan yang tersembunyi hanya Perlu di poles sedikit saja
Rose tersenyum setelah menemukan cara agar Jasmine bisa percaya diri jalan dengan nya...
" Dimana kamar kamu jas" tanya Rose
Jasmine menunjuk dan Rose langsung mengutarakan niatnya, awalnya Jasmine menolak karena merasa tidak ingin merepotkan rose tapi bukan rose namanya jika tidak berhasil membujuk Jasmine....
Rose merubah penampilan Jasmine dari rambut sampai ke ujung kaki
" perfect, seperti dugaan aku jas kamu sebenarnya sangat cantik, coba lihatlah di cermin itu" ujar Rose dengan semangat
Jasmine tertegun melihat dirinya saat ini sangat jauh berbeda dari biasanya bahkan Jasmine hampir saja tidak mengenali diri nya sendiri...
" Ini aku rose?" tanya Jasmine menatap dirinya yang berbeda
" Yups, sekarang ayo kita pergi ajak Rose"
Rose mengajak Jasmine ke mall, restoran,nonton bioskop, pokonya hari itu rose sangat bahagia begitu pula Jasmine
" Jasmine kita ke taman itu yuk" ajak rose
Sesampainya di taman banya sekali anak kecil, ada yang bermain bola, berlarian dan ada satu objek yang membuat rose begitu tertarik seorang anak perempuan berusia sekitar 9 tahun sedang melukis tak jauh dari mereka,yang membuat rose sangat gemas karena anak perempuan itu walaupun sering salah tapi tidak berhenti untuk mencoba melukis
" Jasmine kita kesana " ajak rose
" Mau kakak bantu?" tanya Rose pada gadis kecil itu
" Kakak bisa melukis?" tanya nya
" Tentu saja kakak bisa karena itu adalah salah satu hobi kakak" ucap Rose
" Tapi sebelum itu kakak ingin tahu kamu Siapa?" tanya rose
" Nama aku melati kak" jawab gadis kecil itu tersenyum senang
" Melati" ucap Rose tersenyum kecil begitu pun dengan Jasmine yang seakan paham pikiran rose
" Wah sepertinya kita satu spesies ya hehehe kamu melati,nama kakak rose dan ini kak Jasmine" ucap Rose
Gadis bernama melati itu terkejut sembari menutup mulutnya dan terkekeh kecil.....
( Melati)
(Jasmine setelah di makeup oleh Rose)
(Rose Arabella)