NovelToon NovelToon
Ketika Suami Pulang Bawa Mantan Istri

Ketika Suami Pulang Bawa Mantan Istri

Status: tamat
Genre:Perjodohan / CEO / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:591.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Zivana dan Aidil sudah menikah tiga tahun. Dan saat itu Aidil adalah seorang duda anak dua, sedangkan Zivana merupakan wanita yang pernah bekerja di salah satu butik ibu Aidil. Selama pernikahan mereka, Aidil memang belum mencintai Zivana, terlebih saat itu mereka menikah karena keinginan ibu Aidil yang kasihan melihat kedua cucunya yang masih kecil. Amora yang saat itu baru berusia dua tahun dan Khaisar lima tahun.

Selama tiga tahun Zivana menjadi sosok ibu dan istri yang begitu mencintai kedua anak-anak Aidil. Namun sayangnya, Zivana belum bisa mendapatkan hati Aidil, walau pria itu selama tiga tahun selalu bersikap baik padanya. Hanya saja, selama itu pula Aidil belum berani menyentuh Zivana.

Hingga menjelang tiga tahun pernikahan mereka akhirnya Stela, mantan istri Aidil yang pernah meninggalkannya kembali. Dan berusaha merebut perhatian kedua anak dan mantan suaminya.

Apa yang akan terjadi dengan pernikahan Zivana dan Aidil? Akankah mereka bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zivanna 28

"Tidak mau?!" Stela tertawa melengking, suara tawa gila yang menggema liar di seluruh penjuru ruang tamu.

"Kau pikir kau punya pilihan, Aidil?!"

​Stela melangkah maju dengan cepat, mencengkeram kerah kemeja Aidil yang kusut dengan kedua tangannya. Matanya membelalak lebar, memancarkan amarah dan kegilaan yang tak lagi ditutupi.

​"Dengar ya, Aidil! Anak di dalam perutku ini darah dagingmu! Kau harus bertanggung jawab! Kau harus memulihkan namaku dan melegalkan anak ini sebelum perutku membuncit!"

​"Lepaskan aku, Stela!" Aidil menepis tangan Stela dengan sekuat tenaga hingga wanita itu terhuyung ke belakang.

​"Aku bilang tidak ya tidak! Aku tidak sudi menikah dengan wanita iblis sepertimu! Kau yang merusak hidupku, kau yang menghancurkan rumah tanggaku dengan Zivana, dan sekarang kau mau memenjarakanku dalam ikatan pernikahan?! Sampai mati pun aku tidak akan pernah menikahi perempuan yang sudah membuat anak-anakku membenciku!"

​"Oh, jadi begitu?" Stela menyeringai sinis, merapikan rambutnya yang agak berantakan. Ia mengambil ponsel pintar dari dalam tas mewahnya dan mengacungkannya tepat di depan wajah Aidil.

​"Kalau kau tidak mau menikahiku secara baik-baik, aku akan buat hidupmu dan bisnismu hancur lebur sekalian! Kau lupa aku punya apa?"

​Aidil membeku. "Maksudmu apa...?"

​"FOTO DAN VIDEO KITA MALAM ITU, AIDIL!" jerit Stela membusungkan dada dengan sengaja.

"Bukan cuma Zivana yang punya rekaman! Aku juga punya dokumentasi pribadi kita saat kamu berada di apartemenku! Kalau dalam tiga hari kau tidak membawaku ke hadapan penghulu, aku akan sebar foto-foto ini ke seluruh grup kolega bisnismu, ke media sosial, dan ke kantor polisi atas tuduhan penipuan serta penggelapan janji!"

​Aidil mendadak pucat pasi. Kakinya melemas seketika. "Kamu... kamu benar-benar ular, Stela..."

​"Aku bukan ular, aku cuma menagih hak calon anakku!" sentak Stela, melangkah merangsek hingga napasnya berburu di dada Aidil.

"Pilih sekarang! Kau nikahi aku secara siri atau resmi minggu ini, atau kau mau melihat bisnismu hancur, namamu busuk di penjara, dan seluruh keluargamu makin membuangmu?!"

​"Stela, aku mohon... Bahkan aku belum resmi bercerai dengan Zivana!" Aidil runtuh, ia jatuh terduduk di atas lantai marmer dingin, meremas rambutnya sendiri seraya menangis histeris. Keputusasaan menenggelamkannya bulat-bulat.

​"Tolong kasihanilah aku... Aku sudah tidak punya apa-apa lagi. Zivana sudah pergi, anak-anakku membenciku, orang tuaku mencoretku dari keluarga... Tolong lepaskan aku, Stela..."

​Stela menunduk, menatap Aidil yang bersimpuh di kakinya dengan pandangan dingin dan penuh rasa kemenangan. Ia membungkuk sedikit, berbisik tepat di telinga pria yang sudah hancur itu.

​"Tidak ada kata lepas, Aidil. Kau yang membukakan pintu untukku malam itu, jadi kau harus menanggung akibatnya bersamaku sampai akhir. Siapkan berkas pernikahanmu. Minggu depan, kau resmi jadi suamiku lagi suka atau tidak suka."

​Stela melangkah pergi melintasi pecahan kaca dengan tumit sepatunya yang menetak nyaring, meninggalkan Aidil yang meraung tertahan di keheningan rumahnya sendiri, menyadari bahwa penjara terburuk dalam hidupnya baru saja dimulai.

Sore itu, suasana di kediaman mewah Papa Bagas dan Mama Hana mendadak tegang luar biasa. Pintu utama rumah berukir kayu jati itu terbuka lebar, memperlihatkan Aidil yang berjalan terhuyung dengan wajah pucat dan mata sembab, mengekor di belakang Stela yang melangkah percaya diri penuh kemenangan.

​Papa Bagas yang sedang membaca koran di ruang tamu seketika menghentikan kegiatannya. Mama Hana yang baru saja menata cangkir teh di meja langsung membeku. Udara di ruangan itu mendadak menjadi begitu dingin dan menekan.

​"Untuk apa kamu membawa bangkai ini ke rumah Papa, Aidil?!" bentak Papa Bagas tajam, berdiri dari duduknya dengan aura kemurkaan yang mengintimidasi.

​Aidil menunduk dalam-dalam, tubuhnya gemetar hebat. Ia tidak berani menatap mata ayahnya. Namun, Stela justru maju satu langkah, menyunggingkan senyum manis yang dipaksakan di hadapan kedua mertuanya yang kini menatapnya penuh rasa jijik.

​"Papa, Mama... kami datang ke sini baik-baik untuk meminta restu," ujar Stela dengan nada suara yang sengaja dibuat lembut namun terdengar sangat memuakkan.

"Aidil akan segera menikahi saya. Kami ingin melangsungkan pernikahan secepatnya."

​Mama Hana tertawa sumbang, tawa penuh cemoohan yang melengking pecah.

"Restu?! Kamu mimpi apa, Stela?! Setelah kamu merusak rumah tangga anakku, kamu datang ke sini meminta restu?! Jangan pernah panggil kami Papa dan Mama! Kami tidak sudi punya menantu iblis sepertimu!"

​"Mama, tolong dengarkan Aidil dulu, Ma..." potong Aidil dengan suara parau dan terbata-bata. Pria itu mengangkat kepalanya sedikit, menatap ibunya dengan mata berkaca-kaca.

"Stela... Stela sedang hamil, Ma. Dia mengandung anak Aidil."

​PRAK!

​Cangkir teh di tangan Mama Hana terlepas dan pecah berkeping-keping di atas lantai marmer. Mama Hana membelalakkan matanya tak percaya, sementara Papa Bagas menggeram rendah, memusatkan tatapan matanya yang setajam silet tepat ke arah perut Stela.

​"Hamil?!" seru Papa Bagas dengan nada heran bercampur murka yang menyala-nyala.

"Hamil anakmu, Aidil?!"

​Papa Bagas melangkah maju, menghampiri Aidil dan Stela dengan dada naik-turun memburu. Pria paruh baya itu menunjuk muka Stela dengan telunjuk yang gemetaran oleh emosi.

​"Kamu baru kembali beberapa minggu ke hidup anakku, dan tiba-tiba kamu mengaku hamil?! Kamu pikir aku dan Mama bodoh, Aidil?!" bentak Papa Bagas beralih menatap anak kandungnya.

​"Berapa kali kamu berhubungan dengan wanita ini sampai dia bisa langsung hamil?! Atau kamu memang sepicik dan sebodoh itu sampai mau menampung anak hasil hubungan gelap wanita ini dengan pria lain?!"

​Stela tersentak, wajahnya sempat memucat mendengar tuduhan telak Papa Bagas, namun ia dengan cepat menguasai diri.

​"Jaga mulut Om Bagas!" potong Stela dengan nada suara memekik marah. "Ini anak Aidil! Aku siap melakukan tes DNA nanti setelah anak ini lahir! Tapi sekarang, Aidil harus bertanggung jawab dan menikahi saya! Kalau tidak, nama baik keluarga ini dan bisnis Aidil akan saya hancurkan sekalian!"

​"TUTUP MULUTMU, JALANG!" bentak Papa Bagas menggelegar hingga menyisakan gema di ruangan besar itu.

​Papa Bagas lalu menatap Aidil yang hanya bisa berdiri membisu bagai patung bernapas. Rasa kecewa dan jijik melingkupi dada Papa Bagas saat melihat anak laki-lakinya begitu tak berdaya ditindas oleh wanita manipulatif.

​"Dengar baik-baik, Aidil," bisik Papa Bagas dengan suara rendah yang teramat dingin dan mematikan.

"Jika kamu menikahi wanita ini, detik ini juga kamu bukan lagi anakku. Aku tidak akan pernah memberikan restu, aku tidak akan datang ke pernikahan harammu, dan seluruh hak warismu resmi dicabut. Kamu pilih, hidup sebagai laki-laki tidak punya harga diri bersama wanita penipu ini, atau angkat kaki dari rumahku sekarang juga!"

​Mama Hana menangis histeris seraya menunjuk ke arah pintu luar. "Pergi kalian! Pergi dari rumah kami! Bawa wanita iblis ini jauh-jauh dari kehidupan kami dan cucu-cucuku!"

"Khaisar dan Amora anakku, Bu! Dan mereka akan ada dalam pengasuhanku!"

"Baiklah! Dan aku akan memastikan perceraian kamu dan Zivana akan segera selesai dalam dua minggu kedepan! Enyah dan jangan tampakkan wajahmu lagi di depan kami, Aidil!"

​Aidil hanya bisa meratap tanpa sanggup melawan. Ia terseret dalam lingkaran setan yang diciptakannya sendiri, terjebak di antara ancaman Stela dan kehilangannya atas restu serta kasih sayang keluarga yang dulu begitu menghangatkannya.

1
Rehaan Aamir
Laaahh Koq Jd Almarhumah Tiba2...Bukanya Siska Ntu Emak Kandungnya Melvin Ya????...Apa Bkln Ada Plot Twist Lagi????...
Katherina Ajawaila
itu sebab akibat gembel sja belagu korupsi uang kantor ngk kira" SMP 500 M, fi mana untung nya. ngj mikir itu keringat orgtua. tau nya enak aja. kalian itu bukan darah Hadinata ada pada kalian, tau diri numpak Merck 😎
Katherina Ajawaila
msk in aja k prodeo, ngk usah malu biar masing" punya rasa tanggung jawab 🤫
Katherina Ajawaila
kel, ngk jelas masing" kesenangan baru katain istri nya Melvin dia, janda rasa gadis kalau kamu Clarisa gadis pasti. rasa janda 🤭
Katherina Ajawaila
Zivana, encee otak nya tau ja sistem yg ada celah biar koruptor merajalela 😳
Katherina Ajawaila
Nunjak Clarisa sm Jason dan Siska, jelas" ngk ikatan darah bukan rendah hati, ini nunjak mau Kuasain, bagus ngk msk prodeo kalau ngk jd gembel 🤑
Rehaan Aamir
Dua2 Nya Pada BEGOOOOOOO...Yg Laki Gk Mau Jujuuuurrr Yg Perempuan Juga Knp Gk Lgsg Nanya Aja K Intinya Biar Gk Ada Salah Faham....
Katherina Ajawaila
telat Aidil bego, ngomong kaya sama org idiot ulang" 😎
Katherina Ajawaila
keren lah rencana nya semoga berjalan lancar biar tau diri Clarissa dan Jason sampah masyarakat yg numpang beken /Gosh/
Katherina Ajawaila
mantap calon suami yg posesif🤭
Katherina Ajawaila
jgn" kira tipe yg seperti Melvin ini yg bahaya, diam" menghanyutkan, senggol bacok ya kan🤫
Katherina Ajawaila
Aidil ko bodok kebanyak kena daging basi sih jd bego masa ngk bisa tuntut balik anak kandung di siksa. jd gemes liat Aidil 🤭
Katherina Ajawaila
kasihan anak ya biar ngk lahir dr rahim bunda tapi merasakan ksh sayang fi urus sm bunda. sedih juga /Puke/
Ds Phone
semua habis kena kaut
Katherina Ajawaila
Khaisar lebih punya prinsip dr pd papa nya yg hanya fi ksh kiss luluh, menjijikan. bekas_:org diluar sana udh mgk kepalai jd artis makanya balik lg, Aidil bego 🤑
Ds Phone
tahu matah masa pakai duit tak ingat duia
Katherina Ajawaila
Sivana hrs berani kalau sayang anak dia jgn liat Aidil., liat aja anak" yg merasa asing dgn ibunya, ngk brani bicara, terus terang sm Aidil, yg jd bodok" di atur Stela 🤑
Katherina Ajawaila
Ziva bego lg du tanya bukan jawab kalau kamu liat smuanya biar tau diri Aidil. ngk usah pakai ngumpat" jd ngk sakit hati sendiri, ngapain di pendem ntar jd penyakit 😎
Katherina Ajawaila
urusan nya buat bsk, lucu Aidil. bicaranya di telp ngj etis bener, toh mah plng kerja bicara lah di rmh. boleh jadi CEO di kantor pimpin perusahan tapi utk atas anin istri yg ngk jelas ngk bisa tegas, pret lah /Toasted/
Katherina Ajawaila
untung " blm di ambil perawan mu Ziva, rugi amat kalau punya suami plin plan, mmg nya bola pimpong🤪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!