NovelToon NovelToon
Mutiara Hati Ghazi

Mutiara Hati Ghazi

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:47.3k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Pantas saja dia tak diharapkan dan dibenci oleh keluarganya. Ternyata dia adalah anak yang lahir dari rahim orang ketiga.

Mutiara Anjani, Seorang gadis yang selalu terlihat kuat dihadapan orang lain. Tiada yang tahu bahwa gadis itu menyimpan rasa sakitnya seorang diri. Semua tertutup oleh sikapnya yang ceria dan terkadang angkuh itu.

Semua orang yang pernah dekat dengannya menjauh perlahan karena hadirnya orang baru termasuk sahabatnya sendiri. Dia menjadi sendiri, Hingga seorang pria hadir menjadi pendukungnya serta satu-satunya pria yang berjanji akan selalu menjaganya sampai nanti.
••••••
"Aku selalu merasa sendiri, Aku ingin melupakan segalanya dan tidak ingin mengingat rasa sakit ini lagi.." Mutiara Anjani.

"Tapi perlu diketahui, Bahwa akulah yang akan menjagamu sampai nanti.." Muhammad Al Ghazi Maulana...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Plagiat

Pertunangan antara Mutiara dan Ghazi mulai tersebar ke seluruh jagat media sosial. Tentu saja karena ada dari para tamu yang merekam lalu menyebarkannya.

Video Kendra yang lebih mementingkan perasaan gadis lain ketimbang calon tunangannya sudah ditonton oleh banyak orang.

Berbagai komentar, Mulai dari yang positif bahkan hingga negatif pun mulai bermunculan. Ada yang membela Mutiara dan tak sedikitpun yang membela Hazel.

"Kalau aku jadi ceweknya ya, Pantas aja sih marah dan kecewa banget. Calon kita lebih bela cewek lain, Siapa yang gak marah? Toh cowok yang katanya bodyguard itu gak kalah ganteng. Mana lebih gagah lagi..

"Keputusan ceweknya udah bener. Pertunangan tidak perlu batal, penggantinya ganteng dan lebih dewasa sih..

"Tapi jangan salah.. Tuh cewek yang bergaun putih itu sombong tauk.. Arogan dan angkuh pantas aja cowoknya gak mau...

"Bener banget, Yang gaun putih itu arogan banget.. Kalo kataku rugi banget tuh cowok bodyguard dapet dia..

"Kalian yang bela cewek berhijab itu please ya.. Gak semua orang yang kelihatannya baik, Baik pula kelakuannya..

Berbagai komentar semakin banyak yang bermunculan. Sayangnya Mutiara tidak peduli dengan komentar-komentar tak berguna itu. Apalagi setelah pembatalan pertunangannya dengan Kendra, Keluarganya itu semakin menatap sinis Mutiara yang katanya tak menuruti aturan keluarga.

Pertunangan Mutiara dan Kendra memang direncanakan, Karena Robin dan Mahima ingin perusahaan mereka semakin berkembang.

Mereka tak pernah menganggap Mutiara keluarga, Akan tetapi Mutiara dijadikan barang yang di manfaatkan oleh mereka demi sebuah keuntungan, Yaitu bisnis.

Namun sama seperti dulu, Mutiara tak peduli lagi. Mau dianggap atau tidak terserah. Yang penting ia bisa hidup bahagia.

BRAAAK!

Mutiara masuk kedalam mobil tanpa menunggu dibukakan pintu lebih dulu. Tak lama Ghazi menyusul, Pria itu tersenyum melihat gadis yang telah menjadi tunangannya itu telah berada didalam mobil miliknya.

"Nona tidak duduk dibelakang?" Mutiara menatap Ghazi.

"Katanya gak mau panggil aku Nona lagi.. Tapi mana? Katanya mau panggil aku adek.." Ghazi tersenyum lalu mengangguk.

"Sekarang kita kan sudah bertunangan. Kita bukan sepasang majikan dan Bodyguard lagi.." Kata Mutiara. Biarkan keluarganya menilai Ghazi seperti apa. Mau bodyguard miskin atau apa Mutiara tetap tak peduli.

Yang penting Mutiara tahu siapa Ghazi yang sebenarnya. Pria itu sudah jujur sejak awal. Biarkan Opa dan Omanya menganggap Ghazi pria miskin. Seperti nya itu lebih baik daripada mereka tahu siapa Ghazi yang sebenarnya.

"Kita berangkat?

"Ya, Kita berangkat sekarang.. Hari ini aku akan ada penentuan dosen pembimbing untuk ujian skripsi. Doakan ya, Semoga aku mendapatkan dosen pembimbing yang baik..

"Tentu saja, Semoga sukses selalu..

Mutiara tersenyum senang.. Entah kenapa dia merasa bahagia sekali hari ini. Mungkin karena dia sudah lepas dari Kendra yang sudah bukan siapa-siapanya. Namun tetap saja hubungan keduanya masih terhubung karena adanya Julia dan Darian.

Sepanjang perjalanan, Mutiara ingat sesuatu. Gadis itu menggeledah tasnya, Mencoba mencari barang yang sudah beberapa hari ini tidak ia lihat sama sekali.

"Cari apa?

"Aku lagi cari flashdisk ku yang baru. Kemana ya? Perasaan ada didalam tas ini?" Mutiara terus menggeledah tasnya. Namun barang tersebut tidak ditemukan. Padahal didalam flashdisk itu tersimpan draf bab novel yang hendak Mutiara rilis sebentar lagi. Bab nya pun sudah sampai sekitar delapan puluhan. Alur ceritanya juga belum selesai.

Mutiara memang sengaja belum merilisnya karena waktunya saja belum tepat.

"Mungkin lupa dirumah, Coba nanti cek lagi.." Kata Ghazi. Mutiara menggelengkan kepalanya.

"Enggak Mas.. Aku gak pernah taruh flashdisk dirumah, Karena dua-duanya itu penting. Ada file kuliah yang banyak aku simpan makanya aku selalu bawa kemana-mana. Karena banyak file yang aku simpan termasuk draf novel, Aku beli flashdisk baru.. Niatnya flashdisk itu aku jadikan penyimpanan khusus buat alur novel yang aku tulis biar gak campur aduk sama pelajaran yang penting.. Jadi aku salin dan aku pindah. Ini kemana lagi? Mana Aku nulis draf bab novel di flashdisk itu.. Alurnya udah banyak tapi belum selesai..

Mutiara mencoba mengingatnya lagi. Tapi dia tidak ingat apapun, Seingatnya, Ia selalu meletakkan dua flashdisk itu didalam tasnya. Namun sekarang hanya ada satu disana.

"Coba dicari aja nanti.. Siapa tahu kamu benar-benar kelupaan.." Ucap Ghazi mencoba menenangkan Mutiara. Gadis itu mengangguk lalu menghela nafas panjang.

"Ya, Mungkin aku yang kelupaan..

Mutiara mencoba untuk berpikir positif. Mungkin yang dikatakan oleh Ghazi memang benar. Manusia tidak pernah luput dari lupa.

Mobil yang dikendarai oleh Ghazi telah sampai. Ghazi cepat turun agar bisa membukakan pintu untuk gadis yang telah menjadi tunangannya ini.

"Makasih ya..

"Tidak perlu, Kita kan sudah tunangan..

"Hahaha.." Mutiara tertawa.

"Kalau gitu aku masuk dulu...

"Hm, Hati-hati...

Begitu melewati koridor, Banyak pasang mata yang menatapnya. Mungkin karena pembatalan pertunangannya dengan Kendra yang tersebar itu.

Kendra memang menjadi idola disana. Dulu banyak yang iri terhadap Mutiara karena bisa dekat dengan pria itu.

Tapi sekarang, Mereka semua seolah tak ada yang berpihak padanya lagi. Tapi apa pedulinya? Mutiara terus melanjutkan langkahnya hingga..

"Udah baca bab baru novel Hazel, Gak?

"Udah dong..

"Sumpah alurnya tuh bagus banget.. Gak nyangka ya, Kalau Hazel bisa buat cerita semenarik itu..

"Iya bener banget.. Bukan mawar berduri. Judulnya aja udah bagus banget..

Deg!

"Bukan Mawar Berduri.. Itu kan??

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Mutiara menulis novel sejak sekitar tiga tahun yang lalu. Tidak ada yang tahu sama sekali tentang siapa penulis cantik itu. Dari foto profil hingga nama pena nya pun dirahasiakan oleh Mutiara sendiri.

Mutiara Cinta, Itulah nama Pena Mutiara dinovelnya. Sebenarnya Mutiara tidak pernah menyembunyikan tentang namanya sendiri disetiap buku yang ia tulis. Akan tetapi nama Mutiara tidak hanya dia saja yang punya bukan?

Sudah banyak buku yang Mutiara ciptakan. Mutiara juga banyak mendapatkan gaji dari hasilnya diam-diam menjadi seorang author yang dikenal banyak orang itu.

Dan sekarang, Buku yang hendak ia rilis direbut oleh orang lain. Beruntung saja Mutiara belum selesai menyalin seluruh babnya. Hanya ada judul dengan cover yang belum terselesaikan.

Tapi tetap saja, Dari judul saja Mutiara sudah tahu kalau novel yang ditulis oleh Hazel itu adalah miliknya.

Entah bagaimana caranya gadis licik itu tahu alur salinannya? Yang jelas Mutiara tidak akan pernah terima kalau sesuatu yang dia ciptakan direbut begitu saja.

BRAAAK

PLAAAK!!

"Aaawss...

Mutiara masuk kedalam kelas. Gadis yang beberapa hari yang lalu bertunangan itu menggebrak meja Hazel yang kini sedang dikelilingi oleh teman-temannya. Tentu saja semua memuji Hazel, Karena gadis itu memang suka sekali dipuji.

Kedatangan Mutiara membuat semua yang ada disana tentu saja terkejut. Termasuk Kendra dan Fathan, Yang dengan jelas melihat sendiri Mutiara menampar Hazel.

Mutiara tidak akan membiarkan perebut ini tenang. Dengan susah payah dia mengarang alur cerita itu, Tapi orang lain dengan mudahnya meng plagiat. Apa namanya kalau bukan bo-doh?

"Maksud lo apa hah!! Maksud lo apa curi novel gue!!" Bentak Mutiara. Matanya memerah menahan tangis. Dadanya naik turun menyimpan amarah.

"Tiara, Kamu kenapa?" Hazel bertanya dengan nada yang ketakutan. Jangan tanya lagi, Tentu saja semua itu hanya akting saja.

"Kenapa? Gue denger dari luar, Anak-anak bilang lo buat novel. Mereka bilang bagus, Gak ngebosenin.. Loe tahu gak? itu novel milik gue! Pantas aja flashdisk gue hilang, Ternyata lo yang nyuri! Pencuri lo..

"TIARA HENTIKAN!!

Bentak Kendra, Pria itu langsung memeluk Hazel yang menangis. Tatapan Kendra menyalang, Bahkan hampir semua yang ada dikelas itu menatap tajam Mutiara. Merasa tak suka dengan sikap bar bar gadis itu.

"Kamu itu apa-apaan sih? Ngamuk gak jelas kayak orang gak waras..

"Iya nih Tiara, Datang-datang ngamuk.. Bilang Hazel ngambil karyanya, Padahal itu kan hasil Hazel sendiri bukan nyuri..

"Iya.. Emangnya kapan dia jadi seorang penulis? Ada-ada aja..

"Dia iri kali sama Hazel, Karena punya karya novel yang bagus. Terus datang marah-marah seolah dia yang ciptain, Dasar..

Kendra menyembunyikan Hazel dibelakang tubuhnya. Tatapan pria itu masih sama. Jujur Kendra sebenarnya masih sakit hati dengan Mutiara. Karena pembatalan pertunangan kemarin. Ditambah lagi sekarang gadis ini membuat ulah dikelas.

"Kamu datang dan langsung nampar Hazel. Kamu tuduh dia nyuri karya novelnya, Memangnya sejak kapan kamu menulis?" Tanya Kendra, Menulis novel memang pekerjaan Mutiara disaat gadis itu punya waktu senggang. Dengan itu, Mutiara juga menghasilkan uang dari semuanya.

Kendra memang tidak tahu. Bukan tidak tahu tapi memang tidak diberi tahu..

Bukan hanya perkara menulis saja, Tentang rasa cemas Mutiara, Mutiara yang sering datang ke dokter psikologi demi bisa menghilangkan traumanya, Tentang Mutiara yang dulu punya penyakit ginjal pun tidak ada yang tahu. Mutiara menyimpan dan menjalani semuanya sendiri.

Sikap dingin seluruh keluarganya, Serta tak di anggapnya dalam keluarga besarnya, Jangan dikira tidak membunuh mentalnya.

Justru karena semua itu mental Mutiara terguncang. Dia butuh dokter untuk mengatasi semuanya. Belum lagi siksaan Atta padanya yang terkadang melampaui batas disaat Papanya tidak ada dirumah.

Seperti mengurungnya digudang yang gelap, Memukulnya, Menampar. Tapi Mutiara tetap diam dan berusaha untuk kuat.

Dan sekarang, Hasil karya nya yang ia tulis dengan susah payah, Serta memakan pikiran itu diambil orang lain. Dan lebih parahnya orang yang mengambil karyanya adalah gadis yang sangat ia benci sekali.

"Kamu emang gak tahu Ken. Karena aku memang gak pernah bilang.. Tapi kalau kamu gak percaya juga gapapa, Terserah..

Mutiara berbalik badan hendak pergi.. Terserah mereka mau percaya atau tidak.

"Ini untuk yang terakhir kalinya, ya. Jangan pernah ganggu Hazel lagi, ngerti!"

TBC

1
Ani
bila perlu sekalian orangnya dimasukkan ke api biar jadi abu 😤😤😤😤
Sri Rahayu
Tiara knp kamu nyuruh Devi ksh ATM.mu ke Kendra...itu kan hak kamu keenakan Kendra bisa2 diambil Hazel nanti...lanjut Thorr😘😘😘
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
kendra tololnya ga ketolong lagi. udah berkali-kali ada bukti, masih aja bisa dikibulin. guoblok banget
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
bener kan si rio yg bertopeng
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
si ex bodyguard nya
Lusi Hariyani
ghazi cpt dtg dong bantu mutiara pergi
Evi alvian
alurnya bkin gregetan banget dach.. bacanya aja ampe dating lama" aku gedek ama ceritanya😁🤭✌️sumpah othornya berhasil bkin para readers pada greget bacanya🤭✌️✌️
Ayudya
Rio siapa juga yg mau simpan barang yg Uda ga berguna sama sekali lebih baik di musnahkan🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nice1808
mutiara bodoh knpa semua kesusahan dipendam sendiri, knpa ada Ghazi juga dianggap sama dgn kendra yg jahat padahal Ghazi beneran tulus pada mutiara
Nice1808: betul 😃
total 2 replies
Ninik
aku justru greget sama Mak othor sebab up nya cuma satu satu
Ariany Sudjana
ini mutiara bodoh, kenapa semua dipendam sendiri? buat apa tunangan sama Ghazi? kalau Ghazi jadi seperti orang bego, yang ga ngerti apa-apa.
Setyowati Setyowati
bagus Tiara ..biar mereka merasakan apa yg kamu rasakan ..dan penyesalan yg akan mereka bertiga rasakan dan semuanya SDH terlambat
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya kebenaran terungkap juga dan kau Kendra terimalah hukuman dan penyesalan mu/Determined//Determined/
Sri Rahayu
ya gpp kl Atta berubah jd baik pd mu Tiara... uda sadar kali dia 🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Ass Yfa
kebenaran terungkap bertubi2 hingga otal Tiara tdk msmpu mensmpubg sendirian..berbagilah dgn Ghszi
Teh Euis Tea
ya ampun pada jahat bagt sih kalian, padahal mutiara ga salah apa2 pada kalian
Ayudya
hadeeehhhh Kendra jangan nyesel kamu ngajak hazel gabung di kafe.ntar kalau Uda tau siapa hazel yg sebenarnya kamu nyesel 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sindy Sintia
mutiara ni bego apa gimana ya, lama kelamaan aku dngkol juga di buatnya, kenapa? Tiara kira dia kuat kayak wonder women gtu bisa nanggung semua sendri?? beban pikiran tu berat euy tiara
Muft Smoker
km udh punya ghazi Dan papa mu mutiara ,, menyimpan semuanya sndrii tu gx baik buat dirimu sendri ,,
trauma boleh ,,
tp km msh ttap bisa kn melihat mana yg bnr2 tulus ,,
mana yg gx ,,
semangat mutiara ,,
sebelum pergi ,,
kasih pelajaran dlu ma org2 yg jahatin km
Maria Magdalena
satu persatu terungkap ayo semangat thor ayo Ghazi buruan bslik bawa pergi tuh Tiara.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!