Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sangat berani
Mereka semua menjadi penasaran dengan siapa sebenarnya Galuh, mengapa Galuh sangat berani sekali menghadapi Wahyuni. Tetapi mereka semua juga khawatir kalau nantinya Galuh akan mendapatkan imbas, yang mana bisa saja Galuh dikeluarkan dari kampus tersebut. Dan mereka sangat khawatir kalau hal itu akan terjadi, sebab menurut mereka Galuh adalah penyelamat mereka semua dari kekacauan yang dilibatkan oleh Wahyuni.
Winda dan juga Galuh saat ini sedang berada di taman kampus, tentunya galau sangat penasaran dengan siapa sebenarnya Wahyuni. Karena tampaknya Wahyuni seperti orang yang sangat berkuasa, dan hal yang ditakutkan olehnya kalau ia akan dikeluarkan dari kampus tersebut. Apalagi Iya adalah mahasiswa baru di kampus itu, dan karena itu ia takut akan dikeluarkan dari kampus itu.
" Winda, tolong jelaskan padaku siapa sebenarnya Wahyuni itu?"
" Wahyuni adalah anak dari seorang pemegang saham di kampus ini, karena itu banyak orang yang tidak ingin berhubungan dengan nya."
" Apakah ada kemungkinan kalau aku akan dikeluarkan dari kampus ini ketika terlibat dengan nya?"
" Mungkin jika kau adalah orang biasa maka kau hari ini juga akan dikeluarkan dari kampus ini, tetapi Mami dan Papi adalah pemegang terbesar saham di sini Jadi kau tidak akan mungkin dikeluarkan dari kampus ini."
" Syukurlah kalau begitu aku tidak perlu khawatir akan dikeluarkan dari kampus ini, karena Mami dan Papi pasti akan melindungi ku kan. Apalagi di sini aku tidak bersalah, dan justru dia yang mencari masalah denganku."
" Tentu saja Mami dan Papi pastinya akan melindungi mu Galuh, karena sebenarnya sudah lama aku juga ingin mengusir Wahyuni dari kampus ini. Tetapi atas permintaan Mami dan Papi aku tidak boleh ikut campur dengan dia, karena walau bagaimanapun Wahyuni adalah anak dari rekan bisnis Mami dan Papi. Tetapi entah mengapa aku yakin kali ini Mami dan Papi pasti tidak akan tinggal diam, karena walaupun bukan aku yang diusik olehnya tetapi yang diusik olehnya adalah kau."
" Tetapi bagaimana kalau dia membuat alasan dan pada akhirnya justru aku yang disalahkan Winda, jujur saja aku tidak ingin berpisah darimu dan juga yang lainnya. Beberapa hari di rumahmu membuatku sadar kalau hidup bahagia itu hanya perlu kebersamaan, karena sejak dulu orang tuaku yang selalu sibuk dan tidak pernah memiliki waktu untuk kami dan keduanya juga hanya selalu bertengkar saja ketika ditemukan."
" Aku dan juga yang lainnya akan menjadi saksi kalau dialah yang membuat perkara, jadi dia tidak akan bisa memperbalikan fakta."
" Kalau begitu lindungin aku ya Winda, aku sangat tidak ingin kehilangan kalian semua."
' Lagian kau tidak akan mungkin bisa keluar dari sekolah ini Galuh, tadi pagi Mami sudah memberitahu aku kalau ternyata sekolah ini milik mami.' batin Winda.
" Kau tidak usah memikirkan mengenai siapapun, Aku yakin tidak akan ada yang bisa mengeluarkan mu dari sekolah ini."
...🦘🦘🦘...
Wahyuni saat ini telah mengadu apa yang terjadi di sekolah, tentunya wanita paruh baya yang mendengar apa yang telah diadukan oleh Wahyuni sangat menggebu-gebuk. Iya kini menjadi penasaran dengan siapakah sosok gadis yang telah menyakiti Wahyuni, dan Iya pastinya akan membalaskan dendam itu kepada gadis tersebut. Karena Wahyuni memang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri, dia tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Wahyuni.
" Mami akan tiba di Jogja sore nanti, dan setelah itu besok kita akan mengurus siapa dia yang sebenarnya berani menyakiti anak mami."
" Makasih mami cantik, senang deh punya Mami yang cantik dan juga baik hati."
Setelah mematikan sambungan telepon itu Wahyuni pun langsung menemui sang ayah, dan ia pun menceritakan semua tragedi yang telah terjadi kepada ayahnya itu. Tentunya ayahnya sangat marah besar ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Wahyuni, dan ia juga berniat untuk datang ke sekolah Wahyuni esok hari. Karena ia sangat penasaran dengan siapa kau sosok gadis yang berani menyakiti putrinya, dan bahkan Gadis itu telah merebut Abdullah dari Wahyuni.
" Papi akan hubungi keluarga dari Abdullah terlebih dahulu, agar mereka bisa membatasi Abdullah untuk tidak bersama dengan gadis itu."
" Terima kasih Papi, kalau bukan karena Papi dan Mami mungkin aku tidak akan bisa seperti saat ini."
Pria paruh baya itu pun langsung menghubungi pihak keluarga dari Abdullah, tentunya mereka marah besar ketika mendengar hal tersebut. Mereka sangat tidak menyangka kalau ternyata Abdullah dekat dengan seorang gadis, padahal Abdullah sudah bertunangan dengan Wahyuni. Tentunya mereka sangat marah besar dengan hal tersebut, dan mereka berjanji akan memberi hukuman kepada Abdullah.
...🐘🐘🐘...
saat ini Abdullah berusaha untuk mendekati Winda dan juga Galuh, tetapi tentunya Galuh menghindar dengan kehadiran Abdullah. Tentunya hal itu membuat Abdullah merasa heran, karena tiba-tiba saja Galuh seperti tidak memperdulikannya. Ia pun merasa marah dan akhirnya mencoba menghubungi Vallen, karena ia tahu kalau Valen pasti adalah dalang dibalik itu semua.
" Jangan kau telepon Kak Vallen."
" Kenapa kau melarang ku untuk menelpon kak Valen?"
" Karena aku yakin kau pasti mengira kalau kak Valen lah yang meminta Galuh untuk menjauhi mu."
" Ya memang ini semua adalah ulah Kak Vallen, memang menurutmu ini ulah siapa lagi?"
" Ini semua bukanlah ulah dari Kak Vallen, Kau harus melihat video ini." ucapnya dengan memberikan sebuah video.
" Ini beneran Afnan, si Wahyuni tiba-tiba menyeramkan minuman kepada Galuh?"
" Kamu kan bisa melihat itu sendiri Abdullah, videonya sangat jelas loh."
" Aku sangat tidak menyangka kalau Wahyuni bisa melakukan hal seperti ini, Apa yang dilakukannya ini sudah sangat rendah dan membuatku semakin membencinya."
" Kalau menurutku itu sih alasan utama kenapa Galuh tidak mau bertemu denganmu lagi, dia hanya Nggak terima disebut sebagai perebut kekasih orang padahal kan si Wahyuni Sebenarnya bukan kekasihmu ya kan."
" Sepertinya aku harus memberi pelajaran kepada Wahyuni, agar dia tidak mengaku-ngaku kepada orang lain kalau Dia adalah kekasihku. Kalau kayak gini kan jadinya susah, Aku sebenarnya jatuh hati kepada Galuh tapi Galuh sepertinya sudah tidak mau bertemu denganku lagi." ucapnya yang merasa sedih melihat ke arah Galuh yang sudah tidak tampak peduli lagi padanya sangat berbeda dengan kemarin.
" Yang sabar ya Abdullah, yakin dan percayalah kalau memang Galuh adalah jodohmu pasti kalian akan bisa dipertemukan lagi. Tapi saranku sekarang Sepertinya kau harus memberi pelajaran kepada Wahyuni, agar dia tidak seenak jidat dan mengaku-ngaku di hadapan banyak mahasiswa."
" Selama ini aku hanya membiarkannya saja atas permintaan ayahku, karena ayahnya Wahyuni adalah orang yang berpengaruh dan lebih di atas ayahku."
" Mungkin kalau di bidang harta ayahnya Wahyuni memang lebih di atas ayahmu Abdullah, tetapi aku rasa dibalik ayahnya Wahyuni ada seseorang yang lebih kuat sehingga ayahmu tidak berani. Dan sepertinya kita harus menyusun rencana agar orang dibalik Ayah Wahyuni itu tidak akan mau membantunya lagi, jadi semua orang tidak ada yang perlu merasa takut dengan Wahyuni dan ayahnya."