NovelToon NovelToon
Dalam Dekapan Istri Muda

Dalam Dekapan Istri Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: ratu_halu

Elizabeth Zamora atau yang biasa di panggil dengan Liz telah terjebak dalam pernikahan kontrak yang membawa dia pada titik terendah dalam hidupnya.

Akankah Liz bisa melalui takdir yang telah digariskan semesta untuknya ??

Happy Reading 💜
Enjoy 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratu_halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 7

Flashback On..

Operasi Ibu Nira berjalan lancar. Ibu sudah dipindahkan ke ruang observasi. Dokter mengatakan jika keadaannya stabil maka malam ini juga akan di pindah keruang perawatan lagi.

Setelah memastikan keadaan Ibu baik-baik saja, Tama langsung membawa Liz pulang kerumah utama. Sebelumnya Tama menemani Liz mengambil beberapa potong bajunya dikamar VIP.

"Tidak perlu bawa banyak baju. Nanti kamu bisa beli yang baru."

Liz mendengus, "enak sekali ya jadi orang kaya, apa-apa tinggal beli," Gumam Liz yang didengar oleh Tama.

"Sudah jangan menggerutu."

Liz komat-kamit, dalam hati Liz berkata, 'Apa aku bisa tahan hidup sama beruang kutub macam si Tama ini, mana setahun lagi, haduh.."

Di lobi, Faizal sudah menjemput. Faizal membuka pintu belakang untuk Tama dan Liz, tapi wanita itu malah inisiatif membuka pintu penumpang depan untuk dirinya sendiri.

"Duduk dibelakang!" Titah Tama,

Liz menoleh, "Tapi kemarin anda tidak membiarkan ku duduk disitu," Tunjuk Liz ke kursi belakang,

"Anda, Anda."

"eh, ma-maaf, maksudku Tama."

"Kemarin kau belum menjadi istriku. Sudah jangan banyak tanya, cepat masuk aku sudah lelah."

Mau tak mau Liz pun menurut. Dia duduk di kursi penumpang belakang bersama suami kontrak nya.

Liz menempelkan kepalanya di jendela, memandangi jalanan dengan hati yang kosong.

Sampai di rumah utama, Liz menatap takjub bangunan super megah dengan halaman yang juga super luas.

"Ayo, kita tidak punya banyak waktu." Tama mengaja Liz untuk langsung masuk.

"Tunggu disini, aku panggilkan Nenek dulu."

Liz mengangguk, dia duduk di ruang tamu. Lagi-lagi Liz berdecak kagum. Baru kali ini Liz masuk kerumah orang kaya. Meski bersahabat dengan Yurike, Liz sekali lagi tak pernah menyibukkan diri untuk mengurusi urusan pribadi Yurike. Bukan karena tidak perduli, tapi kehidupan pribadinya sendiri pun sudah sangat sulit. Liz tak ada waktu untuk itu.

"Nek, ini Elizabeth." Tama datang kembali ke ruang tamunya bersama seorang wanita tua yang masih terlihat segar di usianya. Wanita terlihat sangat berkelas, meski sudah 'tua'.

Liz menunduk hormat,

"Cantik. Silahkan duduk," Ucap Nenek.

"Siapa tadi namamu ?" tanya Nenek

Liz duduk dengan tegap, terlihat sangat kaku tak seperti biasanya.

"Elizabeth, Nyonya. Tapi panggil saja Liz."

"Jangan panggil Nyonya, panggil Nenek saja biar lebih akrab."

Liz tersenyum lembut, "Iya, Nenek."

"Huhft! Kenapa sama nenek langsung menurut, sedangkan padaku harus berkali-kali mengganti nama panggilan." gerutu Tama membuat Liz memicingkan mata nya.

Nenek yang melihat interaksi itu merasa sangat senang. Akhirnya Tama tidak lagi irit bicara seperti selama ini.

"Jadi kamu istri muda, Tama ?"

Liz melotot, menatap Nenek dan Tama bergantian.

"Tidak usah kaget, Liz. Tama sudah menceritakan semuanya sama Nenek. Kalian menikah kontrak selama setahun, kan ? Baiklah, Nenek akan ikuti permainan kalian. Tapi ingat, jangan sampai ada perasaan yang tumbuh di hati kalian berdua ?!"

Tama tertawa sumbang, tawa yang terdengar meremehkan.

"Tidak mungkinlah, Nek. Aku tidak tertarik pada wanita bar-bar seperti dia."

Mulut Liz komat kamit....lagi, sungguh dia sangat kesal pada mulut Tama yang pedas itu. Ingin sekali Liz menyumpalnya dengan saos samyang, biar dia bisa merasakan sepedas itu lah ucapannya.

"Sudah-sudah. Tama, antar Liz ke kamar tamu." Titah Nenek.

"Ayo," ajak Tama ogah-ogahan.

Sampai di kamar tamu, Tama langsung menjelaskan apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan Liz selama satu tahun tinggal dirumahnya.

Pertama, Liz dilarang masuk ke kamar utama (kamar Tama dan Yurike), kamar nenek dan ruang kerja Tama tanpa Izin.

Kedua, Liz tidak boleh berinteraksi secara berlebihan dengan Yurike. Tama takut nanti Liz malah keceplosan dan membongkar rahasia mereka.

Dan yang terakhir, Liz tidak diperkenankan untuk keluar masuk rumah tanpa izin Tama atau Nenek.

Liz patuh. Bukan pertanda setuju, tapi karena malas berdebat.

Setelah menyimpan baju di lemari, Liz kembali keluar kamar.

"Wah, Bagus sekali, Nek." Liz menghampiri Nenek yang sedang merajut benang Wol menjadi sebuah 'karya seni' yang sangat indah.

"Nenek membuatnya untuk Tama. Sebentar lagi musim hujan, dia selalu flu kalau kedinginan."

Liz manggut-manggut.

"O.ya. Sebentar lagi mungkin Yurike pulang. Bersiaplah. Kita berikan kejutan pada kakak madumu."

Flashback Off..

Di kamar utama..

Dengan nafas memburu, Yurike langsung memberondong Tama dengan berbagai pertanyaan tentang apa yang terjadi selama dia pergi 'dinas'.

Tama duduk sambil menyilangkan kaki di sofa kamar, punggungnya dia sandarkan dikepala sofa, membuat Yurike semakin merasa tertekan karena ketenangan suami nya itu

"Jelaskan semuanya padaku, apa yang terjadi ?"

"Seperti yang dikatakan nenek tadi. Aku dan Liz sudah menikah secara agama. Semua sesuai keinginan kamu."

Yurike melotot. "Me-menikah ? Kapan dan dimana ?" Tanya Yurike tergagap.

"Pagi ini dirumah sakit sebelum Ibu Nira di operasi."

Yurike menggeleng kuat-kuat. Mencoba mengingkari jawaban Tama.

Tama berdiri, "Benar kata Nenek, bau mu membuat perut mual! Cepat bersihkan tubuhmu!" Kalimat itu jatuh seperti pisau. Tama pun keluar dari kamar mereka dengan sedikit membanting pintu.

Sunyi. Yurike memandang pintu yang sudah tertutup, matanya merah. Wanita itu merosot kelantai, mengusap wajah, lalu tertawa kecil. Tawa yang di paksakan.

"Nggak mungkin! Ini nggak mungkin! Nggak mungkin Liz berani melakukan ini dibelakangku!" Gumam Yurike, gelisah.

1
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😍 kereen 😍 terimakasih 😘
Fitria Syafei
hadeh Yurike kudu diapain yaa 🤨 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh kasihan Liz KK 🙄 KK cantik kereen 😘 kereen 😘
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
asyik..asyik.. mereka mau bersatu ... 🫠 KK cantik mantaf 🥰 terimakasih 🥰
Fitria Syafei
semoga mereka selalu bersama dan bersatu 🤲 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
nahloo Yurike...senjata makan tuan ...🙄 KK cantik mantaf 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍 kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
kasihan kau Liz 🥺 KK cantik kereen 😘 kereen 😘
Fitria Syafei
yang sabar yaa Liz 🥺 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh ngancem nya... jahat juga yaa ..kaya rentenir 😜 KK cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
mungkin kah mereka bersatu 😔 KK cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
hadeh Yurike Yee kalau ngomong nyakitin orang 😡 kk cantik kereen 😘 terimakasih 😘
Fitria Syafei
aneh yaa mereka 🙄 KK cantik pinisirin 😘
Fitria Syafei
semangat KK cantik 😘 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
waduh KK mungkinkah mereka bersatu 🙄 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😘 kereen 😘 terimakasih 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!