NovelToon NovelToon
Bawang Merah Yang Terluka

Bawang Merah Yang Terluka

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Antagonis / Percintaan Konglomerat / Cintamanis / Romansa
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mami Al

Celina Andreas dijuluki sebagai bawang merah begitu tergila-gila dengan seorang pria sehingga berbagai cara ia lakukan buat menaklukkan hati sang pria incarannya. Meskipun pria itu mencintai adik tirinya.

Berhasilkah Celina menjadi istrinya atau cintanya hanya bertepuk sebelah tangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 19

Satu minggu berlalu...

Keduanya kembali dipertemukan di ruang makan, duduk saling berhadapan tanpa adanya canda.

"Malam ini aku mau menghadiri undangan salah satu perusahaan, apa kau dapat menemaniku?" pinta Azka.

"Aku? Menemanimu?" Celina kelihatan tak percaya.

"Ya, siapa lagi?" tanya Azka.

"Bukankah kau selalu bersama dia? Kenapa meminta aku yang menemanimu?" Celina balik bertanya.

"Kau adalah istriku dan mereka hanya mengenalmu, lagian di sana juga akan hadir orang tua kita," jawab Azka.

"Aku juga diundang, tapi aku tidak datang bersamamu," kata Celina sambil mengunyah makanannya.

"Kau dengan siapa?" tanya Azka penasaran.

"Apa kau ingat pria yang bersama denganku makan siang di restoran waktu itu?" Celina mencoba mengingatkan suaminya.

"Kekasihmu itu?" Azka coba menebak.

"Ya, aku akan pergi bersamanya," kata Celina tersenyum seringai.

"Apa kata orang-orang kalau pergi bersamanya?" tanya Azka.

"Aku tidak peduli. Pernikahan kita juga bakal berakhir," jawab Celina membuat Azka terdiam.

Sejam kemudian, Azka telah berada di kantor. Ia mengingat semua ucapan istrinya yang menolak ajakannya dan memilih pergi bersama pria lain.

"Dia memang sungguh menghinaku. Apa aku harus minta bantuan Mama buat membujuknya agar mau pergi denganku?" gumam Azka mencari cara agar istrinya sudi menemaninya.

Akhirnya Azka meminta bantuan Andin buat merayu Celina, ia menghubungi wanita itu dan mengatakan jika ingin berdamai dan memulai hidup baru bersama Celina serius.

Mendengar begitu, tentunya membuat Andin senang karena rencana perjodohannya berhasil tanpa perlu lagi lelah menasehati putranya.

Sementara itu, setelah Celina menerima telepon dari ibu mertuanya ia pun tak dapat menolak permintaan wanita yang sudah banyak membantu dirinya dan mamanya.

Azka yang telah mendapatkan kabar bahwa Celina bersedia menemaninya dalam acara nanti malam begitu senang dan bahagia.

Ditengah kebahagiaannya, Elma tiba-tiba menghubunginya. "Azka, apa kau mendapatkan undangan pesta malam ini?"

"Ya."

"Aku bisa menemanimu, jika kau bersedia!" Elma menawarkan diri.

"Tidak, terima kasih, Elma. Sudah ada yang menemani aku," tolak Azka.

"Siapa dia?" Elma penasaran.

"Celina."

"Kau mau datang ke acara pesta bersamanya? Aku tidak percaya!" kata Elma.

"Dia istriku dan semua orang sudah mengetahuinya. Aku tak mau mendapatkan reputasi buruk karena membawa wanita lain," ucap Azka menjelaskan.

"Kau tidak mencintainya. Kenapa tak mengajakku saja?" protes Elma.

"Celina bukan orang baru dalam dunia bisnis, beberapa orang mengenalnya. Aku rasa dia juga pintar berbicara, apalagi tamu yang hadir bukan orang sembarangan," jelas Azka lagi.

"Jadi kau pikir aku tak bisa bicara dengan orang-orang seperti kalian!" kata Elma tersinggung.

"Bukan begitu, Elma. Aku butuh teman yang bisa diajak bicara mengenai bisnis," ucap Azka biar Elma tak salah paham.

"Sekarang kau benar-benar berubah, aku membencimu!" Elma mengakhiri panggilan teleponnya.

"Hufft...!" Azka hanya bisa pasrah saat Elma sedang merajuk.

Selepas menerima telepon dari Elma, ia lalu menghubungi Celina untuk mengajak istrinya itu makan siang bersama dan berbelanja pakaian di salah satu butik. Namun, Celina menolaknya dengan alasan bahwa dirinya telah memiliki gaun yang akan dikenakannya nanti malam.

-

Malam pun tiba, Celina keluar dari kamar menggunakan gaun kesayangannya. Azka yang telah menunggu, sejenak memandangi Celina yang begitu sangat cantik malam ini.

"Kita berangkat sekarang!" ucap Celina membuyarkan lamunan suaminya.

Azka yang tersadar lantas berkata, "Ya, Ayo!"

Keduanya menaiki mobil yang sama, Azka bertugas menjadi sopir dan Celina duduk disebelahnya.

"Malam ini kau sangat cantik!" puji Azka seraya menyetir.

"Baru sadar kalau aku cantik!" ketus Celina.

Azka malah tersenyum.

"Jika bukan karena Mama Andin, aku tidak mau datang ke pesta itu bersamamu!" kata Celina.

"Aku malah mau berterima kasih kepadanya, karena sudah membantuku membujukmu," ucap Azka tersenyum.

Selang 30 menit kemudian, keduanya tiba di salah satu hotel ternama. Beberapa tamu undangan telah tampak hadir termasuk kedua orang tuanya Azka dan Celina. Keduanya pun menyapa mereka.

"Celina, apa kabar, Nak?" Ana berbasa-basi.

"Setiap hari aku bertemu dengan Papa di kantor, pastinya Papa sudah memberitahu bagaimana kondisi putri kandungnya ini," kata Celina tersenyum seraya melirik ayahnya.

"Ya, tapi Mama 'kan jarang sekali bertemu denganmu sejak kamu dan Azka menikah," ucap Ana beralasan.

"Lain kali kami akan datang berkunjung, pastikan putri kesayangan Tante tidak ada di rumah. Karena aku tak mau dia menggoda suamiku," sindir Celina seringai.

Andin yang berada di sana mengulum senyumnya.

"Sayang, aku lapar. Yuk, kita makan!" Celina menoleh ke arah suaminya.

"Baiklah!" kata Azka.

"Pa, Ma, yuk makan!" Celina mengajak kedua mertuanya.

"Yuk, Pa!" Andin memegang tangan suaminya, ia pun mengikuti langkah anak dan menantunya.

"Lihatlah, Pa. Semakin hari putrimu tak pernah ada sopan santunnya. Dia tak menghargai aku lagi sebagai ibunya. Aku selalu salah dimatanya!" kesal Ana.

"Kamu yang sabar, ya!" kata Hendra menenangkan istrinya.

"Sampai kapan aku terus sabar menghadapinya?" tanya Ana yang kecewa.

"Sebentar lagi, dia akan cabut dari perusahaan dan berpindah ke perusahaannya Azka," jawab Hendra.

"Seandainya waktu itu Elma yang menikah dengan Azka pasti dia sudah hidup enak dan nyaman. Tak perlu ke sana kemari mencari pekerjaan. Berbeda dengan Celina, selalu bergelimang harta," ucap Ana.

"Perusahaan itu 'kan milik keluarganya Andrea, wajar Celina hidup tanpa memikirkan kesusahan!" kata Hendra lagi.

Diantara para tamu yang hadir tampak juga Kevin. Pria itu menghampiri Celina dan keluarganya. Dia duduk tepat disampingnya Celina. Tentunya membuat Azka sedikit terbakar api cemburu.

"Maaf, aku membatalkan janji pergi denganmu!" kata Celina kepada temannya itu.

"Tidak apa-apa, kita 'kan berjumpa lagi di sini!" ucap Kevin tersenyum.

"Oh, ya, Kevin, perkenalkan ini suami dan mertuaku!" Celina memperkenalkan satu persatu orang-orang yang ada di sekitar meja makan tempatnya menikmati makanan.

"Dan ini Papaku dan istrinya!" Celina juga tak lupa mengenalkan Hendra dan Ana.

Kevin memandangi satu persatu wajah mereka, menggerakkan pelan dagunya dan tersenyum.

"Sejak kapan kalian berteman?" tanya Azka penasaran.

"Sejak sekolah menengah atas!" jawab Kevin.

"Apa kalian memiliki hubungan spesial?" tanya Azka lagi.

"Tidak juga, cuma kami memang dari dulu sudah berteman sangat akrab. Bukan saya saja yang menjadi teman dekatnya, bahkan diantara teman-temannya ada juga yang menjadi kekasihnya Celina," jawab Kevin lalu sekilas menoleh ke arah Celina dan tersenyum.

"Kekasih? Celina sudah punya suami, tak pantas kamu membicarakan kekasih dihadapan kami. Apalagi di sini ada mertuanya!" tegur Ana berusaha mencari simpati dari putri sambungnya.

"Tidak masalah, itu juga sudah masa lalu. Lagian, Celina hanya mencintai Azka. Tak mungkin dia berpaling dari suaminya!" sahut Andin.

"Dia juga siap menerimaku kembali, jika Azka tak berniat serius dan mempermainkanku!" timpal Celina menyindir.

1
army julianto
aku binci ceritanya MC perempuannya idih najis bnget
army julianto
Thor jangan biarkan azka dg Celina bersatu plisss ceraikan mereka, aku paling tidak suka cerita kek gini TPI unjuknya tidak bisa cerai dan akan saling cinta, idih najis mkan cerita kaya bgini 🙏🙏🙏
falea sezi
kapan cerai nya
falea sezi
kn licik bngt si Elma buruan cerai aja biar. aja mlih Elma yg sok. polos cocok. aska sampah ma. Elma. sampah
falea sezi
bodoh kau celina
falea sezi
jangan ngemis celina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!