*PERINGATAN*
~Mengandung kata-kata kasar!. Kalo nggak suka, nggak usah dibaca.
~Di awal emang berantakan karena baru pertama kali nulis. Tapi coba baca dulu, kali aja suka mwehehee.
~Budayalan like, coment and vote setelah membaca.
~ Promosi bebassss, asalkan like and vote dulu:v
Kenzia Nastasya Aleskey, gadis cantik dengan seribu pesona yang ia miliki. Wajah bak dewi dengan mata indahnya membuat dirinya begitu memikat. Namun dibalik itu, ada sikap 'Badgirl' yang tertanam dalam dirinya.
Dipertemukan dengan seorang pemuda tampan membuatnya kembali merasakan apa itu cinta. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?, ikuti terus ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menepati Janji
*Rindu itu curang, dia selalu bertambah tapi tak pernah mengajarkan bagaimana caranya mengurangi*
~Raffa Marchelio
Happy Reading 😘
Waktu menunjukkan pukul 14.30. Semua murid SMA Dharma bangsa berhamburan keluar sekolah menuju rumah masing². Begitupun Kenzi, ia segera menuju parkiran dan langsung tancap gas menuju mansionnya. Sesekali ia memutar musik favoritnya untuk mengusir keheningan.
Mansion Keluarga Aleskey
Mansion megah nan modern seperti sudah menunggu kedatangan nona mudanya. Saat mobil Kenzi berada di depan kawasan mansion, Pintu gerbang mansion tersebut terbuka dengan otomatis mempersilahkan sang tuan putri memasuki istananya.
Mobil Kenzi memasuki mansion dan segera ia masukkan ke garasi.
"Hallo my family....princess back to home" Teriakan Kenzi menggelegar ke seluruh sudut mansion hingga membuat semua orang yang ada disana menutup telinga masing². Mereka tidak mau mengidap THT hanya karena teriakan cetar membahenol milik Kenzi.
"Buset dah, tuh mulut apa toa sih." Hardik Devano.
"Maap bang, kelepasan" cengir Kenzi sedangkan Devano hanya memutar bola matanya malas.
"Sana gih kamu mandi, badan udah bau asem" ledek Allia.
"Ihh momy...Ken wangi tau. Nggak percaya, sini cium" Ucap Kenzi sambil menghadiahi banyak ciuman di wajah sang momy.
"Iya..iya. Putri momy emang wangi. Sana gih mandi biar tambah wangi" Ucap Allia sambil mengelus pipi mulus Kenzi.
"Udah ada princess, yang prince terlupakan" Cibir Devano sambil cemberut.
"Atutu...Abangku cayankkk. Sini² aku peyuk" Manja Kenzi lalu langsung memeluk abangnya dan memberikan ciuman di kedua pipi Devano. Devano pun dengan senang hati menerima pelukan Kenzi sambil mengecup puncak kepala adiknya dengan sayang.
Allia dan William tersenyum hangat melihat interaksi kedua anaknya. William merangkul Allia lalu mengecup kening Allia. Allia tersenyum dan menyenderkan kepalanya di dada bidang William.
Begitulah keharmonisan keluarga Aleskey. Meski Terkadang ada cekcok ringan, tapi mereka selalu mengutamakan keluarga. Bagi mereka, keluarga itu nomer 1, dan kebersamaan bersama keluarga adalah sebuah kebahagiaan yang sangat berarti bahkan melebihi harta sekalipun. Maka dari itu, mereka selalu menjaga satu sama lain. Bahkan Devano dan Kenzi yang setiap bertemu selalu bertengkar pun saling peduli. Devano tidak pernah membiarkan satu orang pun melukai adik kecilnya, begitupun sebaliknya.
*****
Kenzi membuka pintu kamarnya. ia menghempas tubuh lelahnya ke kasur king size kesayangannya.
Drttt drttt
Dering ponsel Kenzi menggema. ia membuka ponsel dan ternyata ada banyak chat dari grub chat Red Rose.
"Tumben rame" gumam Kenzi. ia pun mulai membaca satu persatu pesan dari anggota gengnya yang jumlahnya sudah ratusan.
🗨: ⚛Red Rose World.⚛
Hanzo sptr: Oy
Soffia Miller**: Apaan
Hanzo Sptr: Pada kemana nih.
Galang Rmdhn: I'm here boss.😁
Reksa: Ada apa nih?
Hanzo: Lady mana nih, kemaren baru menang masa' anggotanya gak ditrakrir.
Soffia Miller: Wah iya ya, kemaren dia janji buat traktir di bar. msna nih orangnya.
KenziAlsky: Princess disini 😂
Hanzo: @KenziAlsky Traktiran mana woyy!!!
KenziAlsky: Inget aja lo.🙄, Ntar malem di bar kita. Jam 19.00 semua harus ikut!! kita pesta hari ini.🤤
Soffia Miller: Siap Bu boss.👌🏻
Hanzo Sptr: 2
Reksa: 3
-Dst....
-
*****
Bar Red Night
"Rey!!!" Panggil seoran laki² pada Reyhan.
"Udah dari tadi?" Tanya Reyhan sembari mendudukkan dirinya di sebelah temanya, Bryan.
"Nggak kok, baru beberapa menit yg lalu" Jelasnya sedangkan Reyhan hanya manggut-manggut.
"Tumben lo kesini?" Tanyanya dengan suara sedikit keras karena suara musik di bar cukup memekakan telinga.
"Lagi gabut aja, sekalian refresing" Jawab Reyhan, Bryan pun mengangguk tanda mengerti.
Saat mereka tengah berbincang, tiba² terdengar suara dembruman knalpot motor dari luar Bar. Terlihat ada segerombolan laki² bermotor sport warna merah yang tengahnya terdapat satu mobil Lambo merah. Saat mereka semua membuka Helm-nya pengunjung wanita berteriak histeris, bagaimana tidak. Isinya cogan semua coy 😂. Belum berhenti di disitu, salah satu dari mereka membukakan pintu mobil dan tampaklah seorang gadis super cantik keluar dari mobil mengenakan Celana hitam, Kaos hitam, jaket jeans, rambut indah tergerai, tak lupa kaca mats hitam yang setia bertengger di hidung mancungnya.
Semua anak motor itu membuka jalan untuk gadis itu agar bisa masuk ke dalam bar. ia berjalan paling depan diikuti 1 perempuan dan 1 laki² tepat dibelakangnya.Setelah itu, diikuti semua anggota. Sontak mereka menjadi pusat perhatian semua pengunjung, tak terkecuali Reyhan dan Bryan. Pandangan Reyhan tak lepas dari sosok gadis itu.
"Kenzi dan Red Rose" Gumam Reyhan. Ya, gadis itu adalah Kenzi. Sedangkan yang dibelakangnya adalah Hanzo dan Soffia, lalu yang lain sudah jelas kalau mereka adalah Geng Red Rose.
"Lo kenal mereka?" Tanya bryan sedangkan Reyhan tak menjawab. ia hanya diam dan terus menatap Kenzi.
"Siapkan mejs untuk kami. semuanya 100 orang. Siapkan juga semua menu yg ada disini, pesanan atas nama Kenzia Nastasya" ucap Kenzi
"Baik Lady, kami akan memberikan pelayanan terbaik untuk anda" Jawab Pelayan itu dengan sopan. Kenzi pun mengangguk. Pelayan itu mengarahkan Kenzi & Red Rose ke sebuah meja puanjaaaangggg yang cukup untuk mereka.
Jangan tanyakan mengapa pelayan itu sangat sopan dengan Kenzi. Hal itu dikarenakan bar ini adalah milik Kenzi tapi diatasnamakan Red Rose sehingga semua pelayan sangat menyegani Kenzi. Bar ini merupakan bar elite terbesar di Negara ini. Bar ini memiliki fasilitas terlengkap dari bar lainnya. Mulai dari peralatan DJ, meja semua ukuran, aneka jenis minuman mulai dari yang tak beralkohol hingga yang beralkohol, Snack, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu bar ini tak pernah sepi pengunjung. Tapi jangan salah, karena di kategorikan sebagai Bar Elite, biaya masuk kesini juga fantastis. Jadi, mungkin hanya kalangan atas saja yang datang ke bar ini.
"Sekarang kalian bisa have fun guys, nikmati semuanya. " Seru Kenzi pada semua anggota Red Rose.
"Terima kasih Lady" ucap mereka serempak.
"it's oke" ucap Kenzi sambil tersenyum. Tak sengaja, mata birunya menangkap sosok pemuda yang tengah duduk tak jauh dari mejanya.
"Reyhan" Batin Kenzi. ia pun tersenyum kearah Reyhan, begitupun sebaliknya.
"Ken, lo gak mau nyoba nge-DJ? Kan lo udah lama gak nge-dj. Gue kangen banget sama alunan musik lo, lo main ya plissss" Ucap Soffia.
"Iya, Ken. Naik aja sekalian Have fun" Tambah Hanzo sambil tersenyum.
"Oke deh, gue main. Kangen juga udah lama nggak nge-DJ" Putus Kenzi. Ia pun berjalan menuju panggung yg sudah disediakan. ia mematikan musik otomatis yang sedang berputar membuat semua pengunjung terfokus kepadanya, begitupun dengan Reyhan.
Cek cek
"Oke, selamat malam semua. Saya Kenzi, izinkan saya menghibur kalian hari ini. HAVE FUN ALL" Seru Kenzi. Semua orang bersorak gembira.
Kenzi langsung memulai aksinya. ia terlihat sangat lihai memainkan piringan hitam itu hingga semua orang menari ria, bahkan Anggota Red Rpse pun sangat menikmati pertunjukkan leadernya. Kenzi terlihat sangat mempesona apalagi saat ia berada dibawah lampu-lampu bar yang menyorot kepadanya.
"Perfect" Hanya itu yang bisa menggambarkan Penampilan Kenzi.
"Lo emang penuh kejutan ken" Batin Reyhan sambil tersenyum dan terus menatap Kenzi
Setelah sekitar 2 jam berada di panggung, Kenzi memutuskan untuk turun dan menghampiri gengnya. Namun tiba² tangannya ditarik oleh seseorang. Saat dia ingin memaki orang yang seenak jidat menariknya, orang itu berbalik dan ternyata itu adalah Reyhan. Kenzi pun tidak jadi untuk memakinya.
"Gue nggak nyangka lo bisa DJ" ucap Reyhan sambil tersenyum.
"Hehee, dulu waktu di Mexico gue sempet belajar aama uncle gue. Makanya bisa" Jelas Kenzi.
"Lo ratu balap juga kan" Ucap Reyhan.
"Iya"
"Kenapa lo ikut balapan, kan itu bahaya Ken" Sarkah Reyhan.
"Hidup itu cuma sekali Rey, jadi mumpung kita masih hidup kita harus mengisi kehidupan dengan hal² yg menyenangkan. Gue ikut balapan itu, karena gue suka aja. Balapan itu bisa menguji adrenalin gue. Dan itu membawa kesenangan tersendiri buat gue. Ini hidup gue, dunia gue, gue yang bisa menilai mana yang menurut gue sejalan sama gue, dan mana yang nggak. Gue udah gede, gue bukan bayi lagi. Gue juga bisa bedain mana tang baik dan mana ysng buruk. Jadi gue harap, lo gausah ikut campur urusan gue. Gue kesana dulu" Jelas Kenzi sambil menepuk bahu Reyhan lalu pergi menuju mejanya meninggalkan Reyham yg masih mematung disana.
**Tandai typo....jangan lupa like, coment and rate guys. Hari ini aku up 2 episode loh. Meskipun yang 1 siang, trus yang 1 malem 😂 😅.
Happy reading 😘**