NovelToon NovelToon
Terdampar

Terdampar

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Tamat
Popularitas:846.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Thata Embem

" sebuah perjalanan dalam meraih cinta sejati "

Hana sebenarnya ragu untuk meneruskan langkahnya menuju pernikahan yang sudah didepan mata.

Hana tak pernah menduga jika ia akan diberi kesempatan lain.
Namun dengan cara yang tak biasa.

Hana terdampar dijaman dan ditempat yang entah dimana.
Ia pun dihadapkan pada takdir dengan begitu banyak kejutan.

note : Alur ceritanya lambat karena pengenalan tokoh berjalan seiring dengan berjalannya cerita.
Begitupun dengan konfliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Thata Embem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Snowly

🌺 hem... 🌺

* * *

Hana merasa jenuh. Tak banyak hal yang dapat ia lakukan di rumah bordil milik Artius itu.

Kadang ia membuntuti Lauren menyiapkan ramuan untuk Lleya.

Namun lebih sering ia habiskan waktu dikamar. Sesekali ia berkeliling rumah seorang diri ketika Artius tengah berada diluar rumah.

Saat musim dingin, rumah bordil itu tak ramai pengunjung. Karena aktifitas semua orang yang terbatas berdampak pula pada pencaharian mereka.

Apalagi saat ini salju sedang turun dengan sangat derasnya.

Semua atap bangunan tertutup, begitu pula jalanan dipenuhi dengan tumpukan salju yang menggunung. Tentu akan sulit untuk dilewati penjalan kaki apalagi oleh kereta.

Hana pun harus mengenakan berlapis-lapis baju, karena ini merupakan pengalaman pertamanya menghadapi musim dingin yang sebelumnya hanya ia rasakan saat hujan saja.

" Hana " Sapa Lauren mendapati Hana tengah meneguk secangkir teh hangat, meski rasanya sama sekali tak sama namun cukup mengobati rasa rindu akan minuman favoritnya itu.

Hana tersenyum, saat melihat Lauren datang menggendong bayi Lleya.

" ambil dia " Lauren menyerahkan tubuh mungil berbalut kain putih yang tebal itu padanya.

Hana menerimanya dengan senang hati. Kedua tangannya memeluk erat bayi mungil yang tengah nyaman dengan tidurnya itu.

" snowly... " Hana terucap begitu saja melihat betapa putihnya kulit bayi tersebut.

" kau benar.. itu nama yang cocok untuknya.

Lahir disaat salju pertama turun , dia juga mewarisi kecantikan ibunya, wajah yang menawan dan kulit seputih salju .. " Lauren tersenyum setuju dengan nama yang Hana berikan.

" Jadi dia belum diberi nama? " Hana terlihat sedikit terkejut dan juga heran.

Lauren mengangguk kemudian mendekat dan duduk di kursi satunya . Keduanya menatap keluar jendela.

Kota yang tertutup salju. Putih tanpa noda. Pemandangan menakjubkan bagi Hana , ia bersyukur bisa melihat dan merasakan bagaimana salju. Musim yang tak pernah ada di negara yang dulu ia tinggali.

" aku tak tau siapa kau sebenarnya Hana " Ucap Lauren menatap lurus ke depan.

Ia teringat pada saat bagaimana Hana tanpa rasa takut menghadapi persalinan Lleya sebulan yang lalu.

" sulit bagiku menjelaskannya padamu, bu "

" tapi tentu saja kalau kau bukan orang jahat.. "

" hem.. "

Keduanya tertawa kecil.

Lauren beralih menatap Hana, bagaimana wanita cantik itu membelai penuh kasih bayi mungil yang baru saja mereka namai snowly.

" kau terlihat seperti ibunya " ucap Lauren.

" benarkah ? tapi dia terlalu indah untukku? "

" kenapa ? apa tunangan mu jelek sehingga kau khawatir anak kalian nanti tidak akan seperti mu ? hehehe " Lauren terkekeh ,menggoda Hana.

Keduanya kembali tertawa.

Ia ingat jika Hana sudah memiliki tunangan .

Andai saja dan ia tak tersesat , mungkin saat ini ia sudah menikah dan bahkan mungkin saja sedang mengandung. Pikiran Lauren yang sudah melayang kemana-mana.

Hana pun berpikir demikian. Andai saja saat itu ia tak kepantai, mungkin semua akan berjalan seperti yang sudah direncanakan.

Namun ia tak menyesalinya, dan entah kenapa kehidupannya setelah terdampar di jaman ini justru dapat begitu ia nikmati.

" sebenarnya aku penasaran bagaimana hubunganmu dan Artius .. apalagi pada Lleya " ucap Hana mengalihkan pembicaraan .

Ia tak mau larut kembali pada ingatan di kehidupan lamanya.

" Saat itu aku dan suamiku masih tinggal dipinggiran kota . Kehidupan kami berjalan seperti biasanya hingga suatu ketika, seorang anak kecil tiba-tiba datang untuk meminta pertolongan pada kami.

Anak laki-laki yang berasal dari daerah kumuh.

Ia memohon hingga berlutut, suamiku yang berhati malaikat itu menjadi tak tega.

Kamipun memutuskan untuk menolong dan mengikutinya.

Ternyata, ia memanggil kami karena ibunya yang sedang hamil besar itu sedang dalam kondisi kesakitan.

Sekujur tubuhnya penuh lebam dan ia meringis memegangi perut bagian bawahnya.

Kami bingung apa yang harus kami lakukan. Karena kami hanyalah peracik ramuan biasa yang sama sekali tak tau apa-apa soal persalinan.

Akhirnya kami memilih untuk tetap berusaha membantu mereka.

Sementara aku menemani si ibu dan anak laki-laki itu, suamiku pun pergi mencari pertolongan disekitar tempat tinggal mereka.

Namun tak ada yang mau menolong .

Dan ketika suamiku kembali , si ibu telah melahirkan dengan sendirinya .

Namun ia tak selamat.

Anak laki-laki itu lantas menyalahkan kami, lalu menceritakan hal tersebut ke seluruh kota.

Semua orang percaya begitu saja dengan apa yang dituduhkan kepada kami.

Mulai saat itulah, kehidupan kami yang tenang berubah karena kami yang mulai dikucilkan dari lingkungan sekitar tempat tinggal kami.

Dan pada bayi yang baru lahir itu, karena tak ada yang bisa merawatnya jadi kamipun memutuskan untuk membawa dan merawatnya sebagai anak.

Karena kebetulan kami juga belum dikaruniai anak.

Tuduhan yang mengatakan kami sengaja mencelakai wanita tersebut, dengan istilah membunuhnya agar mendapatkan anak yang dilahirkan itu semakin menjadi-jadi.

Mereka mengira kami adalah pasangan suami istri yang putus asa karena belum juga memiliki keturunan.

Karna itulah kami sampai tega melakukan hal terkutuk seperti itu.

Tak tahan dengan semua cemoohan seluruh orang dikota, kami memutuskan pindah ke tempat yang jauh dari kota.

Kami memulai hidup baru ditengah hutan, membangun rumah sederhana dengan anak perempuan yang kami asuh dengan sepenuh hati.

Kami akhirnya dapat memulai lagi kehidupan yang penuh dengan kedamaian dan juga ketentraman.

Hanya kami bertiga sebagai Kelurarga yang bahagia.

Dan disana juga suamikupun semakin memperdalam keahlinya dalam meracik aneka ramuan yang semua bahannya ia temukan di alam liar.

10 tahun sejak saat itu.

Saat dimana seluruh negri dilanda wabah.

Hampir tak ada tabib yang tersisa untuk mengobati sakit demam tinggi masal yang menyerang pada semua usia.

Sedangkan semua gerbang perbatasan ditutup dan dijaga ketat agar tak menyebar hingga kedalam istana. Hanya sesekali pasokan bahan makanan dikirim. Namun itu tak membantu mengurangi jatuhnya korban yang semakin banyak.

Hampir di setiap sudut jalan di kota terdapat mayat yang di tinggal dan tergeletak begtu saja.

Sampai akhirnya, suamiku pun mendengar kabar tersebut dari penjaga gerbang saat ia mencoba masuk untuk menjual rempah-rempahnya.

Lalu hanya dengan menutup mulut dan hidungnya ia pergi dengan gerobak penuh racikan penurun panas dan pereda nyeri untuk diberikan pada orang yang terkena wabah di kota .

Sedangkan aku dan putrinya menunggu dengan penuh kecemasan dirumah.

Kami tak berdaya mencegah niatnya untuk pergi memberi pertolongan di sana.

Sebulan lamanya ia merawat orang-orang disana. Ia akhirnya pulang, namun dengan kondisi yang mengenaskan. Selain kelelahan, ia juga tertular dan tak lama kemudian putri kamupun juga tertular wabah yang sama.

Hanya aku yang bertahan.

Aku harus menyaksikan bagaimana pria yang kucintai dan anak yang kukasih pergi meninggalkanku untuk selamannya.

Sempat kuberpikir untuk menyusul mereka.

Namun aku tak memiliki keberanian untuk mengakhiri hidupku sendiri, lalu kuputuskan pergi ke kota untuk melampiaskan rasa marahku pada semua orang dikota.

Tapi belum sempat kubicara , saat itulah Artius datang menghampiri ku.

Dialah orang yang pertama kali berterima kasih padaku atas semua yang suamiku lakukan demi menyelamatkan mereka dari wabah. Mereka juga memohon pengampunan dariku atas kesalahan mereka dimasa lalu.

Lalu ia pulalah yang bersaksi bahwa saat kejadian itu si wanita luka memar karena disiksa oleh suaminya, dan melahirkan dengan sendirinya hingga akhirnya meninggal .

Saat itu Artius terlalu kecil untuk bersaksi, ia tak berani mengatakan apa yang ia lihat.

Seluruh kota meminta maaf padaku, menyuruhku kembali tinggal di kota berjanji untuk menjamin kehidupanku.

Namun sulit bagiku memaafkan mereka semua. Aku pergi tanpa bicara dan melakukan apapun.

Rasanya semua amarah lenyap mengetahui ramuan racikan suamiku berhasil menyelamat sebagian penduduk kota.

Ada rasa bangga namun secara bersamaan juga aku sudah hancur karena kehilangan suamiku, dan juga anakku.

Dia pria terbaik dalam hidupku, dan dia pergi bersama putri kami satu-satunya " cerita Lauren mengenang masa pahit dalam hidupnya dengan air mata yang mengalir deras.

" bu.. " Hana menggenggam jemari Lauren dengan satu tangan menahan Snowly digendonganya.

" saat aku kembali kerumah, aku melihat tumpukan rempah yang mengering hasil pencarian suamiku.

Bertahun-tahun aku larut dalam kesedihan hingga kulihat makam dimana suami dan anakku diatasnya telah tumbuh pohon apel yang kian besar hingga akhirnya berbuah lebat "

" pohon apel liar " Hanya teringat pada pohon liar yang buahnya ia petik selama ini.

Lauren mengangguk.

" itu pertanda jika ternyata mereka masih bersamaku.

Sejak itu akupun berusaha bangkit dan meneruskan apa yang suamiku kerjakan di sepanjang hidupnya.

Jadilah aku sekarang.. memasok ramuan racikan ku pada Artius dan lainya .

Lagipula semua itu juga harus aku lakukan demi kelangsungan hidupku.

Aku dan para penduduk kota kini sudah berdamai. Kamipun berusaha membangun hubungan baik dengan melupakan masa lalu "

Jadi itulah alasan orang-orang di kota terlihat sangat akrab dan juga begitu baik pada Lauren. Pikir Hana.

Lauren menghapus wajah sembabnya. Ia lalu mengambil Snowly dari gendongan Hana.

" augh.. " Lauren merintih kecil.

" ada apa, bu " tanya Hana penuh khawatir.

" sendiku,Hana.. jika musim dingin tiba seluruh sendiku akan terasa semakin nyeri... "

" lalu ramuan yang biasa kau minum ? apa aku harus menyeduhkanya untukmu sekarang ? "

" aku kehabisan rempah, Hana.

Aku sudah memesannya pada Herepito.

Tapi aku sepertinya tak akan sanggup berjalan untuk mengambilnya sendiri "

" kalau begitu biar aku saja yang akan pergi mengambilnya.. "

Baru saja Hana akan beranjak, Lauren mencegahnya dengan memegang pergelangan tangannya.

" kau masi ingat yang kukatakan.. jangan bersuara.. atau mereka akan curiga dan mempertanyakan siapa kau sebenarnya " Ucap Lauren.

" tapi kenapa, bu.. sampai kapan.. Disaat-saat seperti ini bukanlah aku harus melakukan sesuatu.. lagipula kau sudah mengakuiku sebagai anakmu pada mereka "

" Hana, kau harus tau jika putriku dulu adalah seorang bisu "

1
Sari
ini novel terbaik
Ari Peny
ceritanya bagus kak semangat tuk karya yg baru lope2
M'bak Embem: makasih.. mampir juga ya dicerita lainnya
total 1 replies
Ari Peny
kereta lauren dmn
abu😻acii
baru x ini baca novel beda dri yg lain.. biasa ketemu cerita itu saja.
M'bak Embem: mampir juga dicerita lainnya, ya.. Dijamin ceritanya gak pasaran.
total 1 replies
Ari Peny
aq suka yg pindah2 gini
Prissy Reliable
Jalan cerita yang unik
Neng Niehan
suka cerita x
M'bak Embem: makasih.. mampir juga dicerita lainnya, ya
total 1 replies
Neng Niehan
nyesek
Neng Niehan
hahaaaaa habis kau Hanna
Neng Niehan
hahaaaaa aku kasihan sama kamu Berito
Neng Niehan
Artius akan membeli x dan memberi sarat pernikahan pada Hanna 😂😂😂
Neng Niehan
jangan bilang ini mimpi aku kecewa 😂😂😂
Neng Niehan
jiahhh Lauren tau yg benar saja, pantas Lauren bilang Hanna berbeda dari mereka
Neng Niehan
Jon tidak mencintai Hanna dia hanya terobsesi pada Hanna
Neng Niehan
lepaskan Jon kau pantas bahagia Hanna
Neng Niehan
nah Hanna ditembak pangeran Lorda
Neng Niehan
sifat Jon ga bakalan berubah
Neng Niehan
tentusaja aku menyukai mu Hanna berharap itu jawaban Artius awas kalau sampai lain 😂😂😂😂
Neng Niehan
apa itu lelaki yg menghamili adek Artius
Neng Niehan
kenapa bingun mau milihin jodoh buat Hanna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!