NovelToon NovelToon
Cinta Berselimutkan Lara

Cinta Berselimutkan Lara

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Keluarga
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mom young

Menjalani Takdir Pernikahan yang Begitu Rumit Untuk Sania..

" Katakan Apa Salah Ku Sehingga Kau Memberikan Aku Ujian Seberat Ini! " Sania Terduduk Pilu Saat Menyadari Takdir Pernikahan Nya Tidak Sesuai Dengan Semua Nya....

Mampukah Sania Bertahan Atau Ia Akan Memilih Pergi....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom young, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hal-19

( Dekat-Namun Saling Canggung )

Sania Dan Aditya Sudah Berada Di Dalam Bus, Mereka Berdua Duduk Bersebelahan Namun Tetap Diam.

Saat Sania Melirik Aditya, Aditya Pura-Pura Membuang Muka, Dan Sebaliknya. Mereka Berdua Sama-Sama Diam.

Dalam Hati Sania Ada Rasa Senag Dan Sedih, Karena Akan Bertemu Kampung Halaman Dan Menemui ibunya, Namun di sisi Lain Ia juga Berat Hati Akan Meningalkan Rumah Aditya Dan Kelurga Aditya.

" Memang Lebih Baik Seperti Ini Kan, Jika Aku Terus Bersama Mu Semua Akan Jadi Kacau " lirih Sania Memecahkan Keheningan Di Antara Kedua Nya, Namun ia Tanpa Menatap Wajah Suami Palsu Nya.

" Kenapa Kau Bicara Seperti Itu? " Aditya Membenarkan Duduk Nya.

" Lalu Aku Harus Bagimana Pak? Kau juga Tidak Ingin Kak Karina Tahu Kan!" Sania Mencondongkan Wajah Nya Ia Hampir Saja Menangis.

" Lalu Bagimana Dengan Hubungan Kita? " Tanpak Sekali Aditya Merasa Engan Melepaskan Sania.

Entah Apa Yang Aditya Mau? Apakah Aditya Mencintai Dua Hati? Karena Yang Ada Di Dalam Hatinya Ia Sangat Nyaman Dan Percaya Kepada Karina, Namun juga ia Engan Untuk Melepaskan Sania. Dan Rasa Cemburu Nya Tiba-Tiba Saja Muncul Saat Sania Di Goda Oleh Dua Orang Pria Tempo Hari.

Sania Diam Sejenak, Ia Berfikir Heran Karena Jika Di Dalam Rumah Aditya Selalu Dingin Dan Nada Bicara Nya Yang Selalu Tinggi Pada Nya, Namun ketika Di Luar Rumah Aditya Tidak Segan-Segan Mengakui Dirinya Istri.

" Entah Apa Yang Kau Mau Pak... " Sania Mendengus Kesal, Menahan Emosi Yang Meletup-Letup.

Mendekap Karung Berisi Baju, Dan Juga Mata Nya Sudah Basah.

" Aku Tidak Mau Apa-pun. Aku Hanya Ingin Kau Tetap Bersama Ku " Ucap Aditya Dengan Egois Nya. Pembicaraan Mereka Sangat Lirih Hanya Di Dengar Oleh Mereka Berdua Saja.

Di Tambah Hujan Juga Mengiringi Perjalanan Mereka.

" Bersama Mu Sebagai Pembantu? " Sania Menatap Sinis Aditya.

" Kenapa Kau Bicara Begitu? Maksudku Setidaknya Kau Bisa Tetap Tinggal Di Sana Sania, Dan Aku Juga tidak Ingin Semua Orang Tahu Tentang Hubungan perkaitan Pernikahan Kita, Jika Kau Terus Bersih Keras Menunjukan Tangisan Mu Kepada Semua Orang Sama Saja Kau Akan Membongkar Semua Nya " Aditya Mengangkat Kedua Bahu Nya, Wajahnya Tanpak Datar Melihat Ke Arah Sania.

" Kau Salah Pak... jika Aku Terus Bersama Mu, Aku Akan Mengatkan Apa Yang Ku Pikirkan! " Sania Tertawa Sumbang.

Ia Tidak Percaya Dengan Jalan Pikiran Aditya, " Jadi Maksud-Mu Aku Tetap Bersama Mu tapi Menjadi Istri Simpanan? " Timpal Nya, Mata Nya Sudah Basah.

Aditya Mengusap Wajah Nya Gusar, Ia Juga Merasa Menjadi Suami Yang Egois, Namun Hatinya Nya Selalu Berkata Demikian.

Keduanya Sama-Sama Hening, Setelah Lama Berdebat, Sania Membuang Wajah Mendekap Baju Di Pangkuan Nya, Dan Aditya juga Bersidekap Tangan.

Bus Sudah Membawa Mereka Ke Arah Desa Tujuan, Aditya Mengajak Sania Turun Mereka Berdua Sampai Pagi-Pagi, Karena Sepanjang Malam Setelah Mereka Berdebat Mereka Berdua. Diam-Diaman Kembali.

Terlihat Warga Desa Yang ingin Berangkat Ke Sawah Melihat Sania Pulang Mereka Langsung Pada Heboh, Dan Berita Kepulangan Sania Langsung Sampai Ke Telinga Septi.

" Assalamualaikum... Bu " Sania Mengetuk Pintu Rumah Ibunya

" Waalaikumsalam... " Bu Lastri. Mendengar Suara Yang Tidak Asing Ia Langsung Berlari Kedepan Membukakan Pintu.

" Sania... " Bu Lastri Langsung Memeluk Sania Erat, Kerinduan nya Serasa Terobati Saat Melihat Sania Berada Di Depan Nya.

" Nak Ini benar Kamu? " Bu Lastri Tidak Percaya, Ia Membingkai Wajah Sang Anak

" Iya Bu Ini Aku Sania, Anak ibu " Sania Mengusap Air Mata Bu Lastri.

Aditya Mematung Berdiri Di Belakangan Sania," Nak' Aditya Ayo Masuk Nak' " Bu Lastri Menyuruh Aditya Masuk. Namum Sania Langsung Menghalangi Nya.

" Tidak Perlu Bu, Pak Aditya Ada Kerjaan Disini, Jadi Mungkin Akan Menginap Di Penginapan Yang Sudah Di Konfirmasi Dari Kantor Nya Saja. " Sania Menglerai.

" Memangnya Kenapa? Apa Aku Tidak Boleh Beristirahat Disini? " Aditya Memandang ke Arah Sania.

" Oh-Tentu Saja Boleh Nak' Ayo Silahkan Masuk, Ayo Sania Ajak Suami Mu Masuk " Titah Bu Lastri, ia Berjalan Masuk Mendahului.

Sania Mebawa Karung Berisi semua Baju Nya, Ia Membuka Pintu Kamar Nya Yang Masih Sama Tidak Pernah Berubah.

Sementara Aditya Sedang Berbincang Dengan Bu Lastri Di Ruang Tamu, Terlihat Aditya Tidak Canggung Sama Sekali. ia Menyantap Pisang Rebus Dan Singkong Rebus Yang di Sediakan Oleh Bu Lastri.

" Bagimana Kabar Mu Nak? " Bu Lastri Membuka Pembicaraan

" Alhamdulilah Baik Bu..." Aditya Menyeruput Teh Buatan Ibu Mertua Nya.

Sementara Itu, Sania Mengintip Di Belakang Lemari, Memperhatikan Aditya Dan Ibunya yang Tanpak Akrab. Mereka Berdua Berbicara Sambil Tertawa Ringan. entah Ibu Sedang Bercerita Apa Kepada Aditya.

" Sania Sini Nak' Sedang Apa Disana? Sini Temani Suami Mu Duduk..." Bu Lastri Yang Melihat Sania Mengintip Ia Menyuruh Sania Keluar Dari Persembunyiannya.

Sania Menunduk, Terpaksa ia Juga Ikut Nimbrung,

" Besok Ada Pengajian umum Di Ujung Desa, Kamu Ajak Aditya Datang Kesana Yah, Ramai Acara Nya " Tutur Bu Lastri, Sambil Memegang tangan Sang Anak.

Sania Mengeleng " Tidak Bu... Lagi Pula Pak Aditya Juga Ada Kerjaan Disini, Jadi Mungkin Tidak Ada Waktu " Sania Menekan Nada Bicara Nya.

Bu Lastri Menengok Aditya, " Tidak Papa... Bu Lagi Pula Kan Saya Sampai Dua Hari " Aditya Malah Menawarkan Diri.

" Oh... Yah Sudah Kalau Begitu, Ibu Tingal Dulu Yah Sebentar, Sania kamu Temani Suami Mu, Biarkan Saja Jika Nak' Aditya Akan Menginap Disini " Bu Lastri Beranjak Dari Duduk Nya Dan Segera Melangkah Ke Dapur

Terlihat Sania Memasang Raut Wajah Kesal, Dan Aditya Sangat Santai Memperhatikan wajah Sania Yang Sedang Kesal.

" Jadi Sania Pulang? Sama Suami Kotanya Juga Ikut Pulang? " Bu Septi Berkacak Pinggang. ia Merasa Tidak Terima jika Rumah Tanga Sania Aman-aman Saja, karena Ia Fikir Orang Kota itu Akan Meningalkan Sania, Dan Sania Bernasib Sama Seperti ibu Nya.

Bu Septi Terkesal-kesal. Karena Emosi Kepada Rumah Tanga Orang, " Bu Sudah Tah... Alangkah baik nya Jagan Terus Ikut Campur Dengan kelurga Bu Lastri..." Pak Hamad Mengrerai Sang Istri.

" Halah... bapak ini Tahu Apa! Sudah bapak diam Saja " Bu Septi Menghardik Pak Hamad, Dia Memang Tidak Mau Kalah.

" Apa Jangan-Jangan Bapak Suka Yah Sama si Janda Itu! " Lagi-Lagi bu Septi Menuduh Pak Hamad.

" Ya Allah Bu... Ibu sudah Keterlaluan Sudah Berapa kali ibu Nuduh Bapak Dan Sampai Kapan Ibu Nuduh Bapak Terus " Pak Hamad Tentu Saja Sakit Hati Karena Perkataan bu Septi Kepada Nya.

Pak Hamad Yang Merasa Kesal Ia Langsung Menjatuhkan Karung Dan Juga Arit Ke Tengah Sawah, ia Langsung Pulang Ke Rumah.

" Eh-eh Bapak Mau Kemana? " pekik Bu Septi

" Sudah Bu- Bapak Cape Ibu Tidak Pernah berubah " Pak Hamad.

" Bapak Kenapa Marah? Jika Tidak Nyata Kenapa Bapak Harus Marah? " Pekik Bu Septi, Terlihat Pak Hamad Menyusuri Ladang Tidak Menghiraukan bu Septi Lagi Ia Langsung Pulang ke Rumah.

.

.

.

" Bersambung "

1
Malihatu Rahma
sedih
Mutia Frhn
Luar Biasa
Mutia Frhn
ngak kebayang Kalau Sania Asli Ada di Dunia Nyata😣😢
Mom Young
namanya Juga Wanita😁
M Subahan Sahil
cemburu nya di pendam
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Kesian dgn Sania tpi mau buat mcm mna cinta sdh tumbuh, seharusnya Sania jujur sma ibunya, kan malu org lain yg menegur Aditya uda menikah.
Mom Young: cinta Emang Buta Kak😅
total 1 replies
Mutia Rmdhani
Bagus
Mom Young: terimakasih Dukungan Nya
total 1 replies
M Subahan Sahil
hanya Mikirrin dirinya Aja Aditya
Mom Young: begitulah Kak
total 1 replies
RaNia Annisa
Di Tunggu Thor
Mom Young: baik Kak... Maksih Sudah Berniat Mampir
total 1 replies
RaNia Annisa
Luar Biasa Menguras Air Mata
Mom Young: makasih Kak bintang 5 nya
total 1 replies
RaNia Annisa
Setiap kali Bikin Cerita Sedih Terus Thor😓
Mom Young: 😃😃😃😃 😃
total 1 replies
Ayu Rahma
Luar Biasa @Mom Young
Mom Young: hatur Nuhuh Teteh Bintang Nya.
total 1 replies
Nur Enisah
pertama Kali Baca Langsung Suka Dengan Alur Nya... mampir Thor❤
Mom Young: terimakasih kak
total 1 replies
M Subahan Sahil
up
Mom Young: di Tunggu
total 1 replies
M Subahan Sahil
sangat Bagus
Mom Young: maksih atas dukungan nya
total 1 replies
M Subahan Sahil
Mampir Thor
Mom Young: 🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!