NovelToon NovelToon
Rujuk Bersyarat

Rujuk Bersyarat

Status: tamat
Genre:Berbaikan / Anak Genius / Keluarga & Kasih Sayang / Angst / Tamat
Popularitas:541.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kirana Pramudya

Dalam perkawinan ada dua pihak yang sama-sama berperan hingga terjadinya perceraian, sehingga untuk rujuk pun niat harus datang dari kedua pihak. Keduanya juga harus mau melakukan usaha yang sama besar untuk memperbaiki hubungan yang pernah cidera. Kondisi inilah yang dirasakan Zaid Syahputra dan Erina Listyana. Menikah dan mempertahankan biduk rumah tangga, nyatanya pernikahan mereka hanya bertahan lima tahun saja.

Namun, suatu hari karena peristiwa yang menimpa putra semata wayangnya yaitu Raka Syahputra, akhirnya Zaid dan Erina memutuskan untuk rujuk kembali dengan syarat yang diteken bersama.

"Rujuklah denganku, Rina ... untuk Raka, anak kita. Sebab, di dalam perceraian ini, dialah yang paling menderita."

Benarkah rujuk hanya akan terjadi untuk memastikan kondisi Raka tetap baik-baik saja. Atau mau dibawa ke mana akhirnya rumah tangga Zaid dan Erina?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirana Pramudya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mempertimbangkan

Erina masih terdiam di tempatnya. Dia masih bingung dengan Zaid yang tiba-tiba mengajaknya rujuk. Tiada angin, tiada hujan, mantan suaminya itu kini mengajaknya kembali rujuk. Rasanya terasa aneh dan kian membuatnya bimbang. 

"Abaikan saja perasaanku, Rin ... jika kamu mau, lakukanlah untuk Raka, putra kita. Hatiku terasa nyeri tiap kali Dokter Sonny mengatakan ada sakit yang diderita oleh Raka. Mulai dari kerusakan sistem limbik dan potensi kehilangan memorinya untuk jangka panjang. Dalam sakit yang diderita Raka, secara mental Raka mengalami guncangan, dan itu karena perceraian kita," ucap Zaid. 

Memang di sini Zaid sadar diri bahwa mental Raka terguncang pastilah karena perceraiannya dengan Erina. Di usia yang masih di bawah lima tahun, di mana Raka mengenal dan mempercayai potret keluarga pastilah terdiri dari Mama, Papa, dan Anak. Akan tetapi, dia sendiri justru kehilangan Mama dan Papanya. Foto keluarga impian yang dia lihat sekarang tidak utuh. 

Untuk itu, Zaid ingin memperbaiki semua. Mungkin dia bisa mengesampingkan perasaannya, dan fokus dengan Raka. Bahkan jika rujuk menjadi satu-satunya cara agar Raka bisa sembuh dan ingatannya kembali, maka Zaid akan melakukannya. 

"Semua ini terasa seperti permainan untukku," balas Erina. 

Di satu sisi, Erina merasa bahwa semua ini terasa seperti permainan. Di mana baru hampir dua bulan berjalan, itu berarti masa iddahnya belum selesai dan Zaid meminta rujuk. 

"Jika bukan karena Raka, aku tak akan memintanya, Rin," balas Zaid. 

Kembali pada niatan awalnya bahwa dia mengajak Erina rujuk semua itu adalah karena Raka. Memastikan Raka pulih dan sehat baik secara fisik dan mental adalah tujuannya. Bahkan Zaid mengabaikan semuanya dan meminta Erina untuk mau rujuk dengannya. 

"Raka berhak bahagia, Rin ... tidak ada salahnya kita yang dewasa mengesampingkan perasaan kita terlebih dahulu. Sapa tahu dengan tinggal bersama dan sama-sama mengasuh Raka semuanya akan membaik. Putra kita satu-satunya akan membaik," balas Zaid. 

"Jika harus memutuskan sekarang aku tidak bisa. Aku harus berpikir terlebih dahulu, Zai," balas Erina. 

"Berapa lama waktu yang kamu butuhkan?" tanya Zaid kemudian. 

Kini Erina kembali terdiam dan berpikir. Dia tidak tahu juga berapa lama waktu yang dia butuhkan untuk berpikir. Yang pasti lebih dari satu hari untuk bisa memikirkan semuanya. 

"Sepekan mungkin," balas Erina. 

Zaid pun menganggukkan kepalanya, "Baiklah ... hanya saja jika kurang dari sepekan dan kamu sudah menemukan jawabannya. Itu justru lebih baik, Rin," balas Zaid. 

"Baiklah," jawab Erina dengan singkat. 

Zaid kemudian menatap Erina yang beberapa kali memijat keningnya. Kemudian, Zaid kembali berbicara kepada Erina. "Apa pun syarat yang kamu minta, aku akan memenuhinya, Rin. Apa pun, yang pasti Raka melihat Mama dan Papanya ada di rumah. Tidak terpisah seperti ini," ucap Zaid. 

"Boleh mengajukan syarat apa pun?" tanya Erina. 

Dengan sangat yakin, Zaid pun menganggukkan kepalanya, "Ya, syarat apa pun akan kupenuhi untuk Raka. Bahkan uang bulanan untukmu akan kunaikkan. Tidak masalah," balas Zaid. 

Erina menghela nafas panjang dan kemudian berbicara kepada Zaid, "Kalau aku berada di rumah, apa kamu akan pergi lagi untuk perjalanan bisnis?" tanyanya. 

Mungkin Erina harus tahu dulu apakah Zaid masih harus bepergian ke luar kota dan membuat berbagai cabang kafe miliknya. Memang intensitas kepergian Zaid tidak tiap hari. Akan tetapi, ketika Zaid pergi Erina merasa seorang diri, kesepian, dan juga semua kegiatannya fokus sekitar anak dan rumah saja. 

"Tidak. Asisten pribadiku kini yang akan ke luar kota. Aku akan bekerja dari rumah," balas Zaid. 

Tampak Erina menganggukkan kepalanya. Setidaknya memang itu wujud nyata bahwa Zaid ingin mengasuh Raka. Melimpah kasih sayang dan perhatian untuk Raka. 

"Baiklah aku akan memikirkan dan juga mempertimbangkan semuanya. Bahkan untuk syarat yang mungkin kuajukan," balas Erina. 

Belum selesai perbincangan Zaid dan Erina, pintu kamar sudah diketuk dari luar. Ada Raka yang sudah menunggu dan masuk ke dalam kamar Mama dan Papanya. 

"Mama dan Papa masih lama?" tanyanya. 

"Tidak, Nak ... sudah hampir selesai. Ada apa?" tanya Zaid. 

"Waktunya minum vitamin, Papa. Biar kepala Raka cepat sembuh," ungkapnya. 

Zaid tampak melihat jam yang ada di dalam kamarnya. Kemudian dia menganggukkan kepalanya, ya ini memang waktunya untuk meminum vitamin. Oleh karena itu, Zaid segera berdiri. 

"Yuk, minum vitamin sama Papa mau?" tawarnya. 

"Mau, Pa ... sama Papa dan Mama yah," pinta Raka. 

Akhirnya Erina dan Zaid sama-sama berdiri. Mereka menggandeng tangan Raka, dan menuju ke dalam kamar Raka. Setelahnya Erina mengambilkan vitamin untuk Raka, sementara Zaid membantu meminumkan air putih. Hingga Raka sudah berhasil menelan vitaminnya. 

"Raka senang ada Mama dan Papa. Kedua orang tua Raka yang sayang sama Raka," ucapnya. 

Zaid dan Erina saling pandang. Hingga Erina tersenyum dan mengusapi puncak kepala Raka. "Minum obat dan vitamin yang rutin ya Raka. Biar Raka cepat sembuh," ucap Erina. 

"Iya Mama. Apalagi kalau Mama tinggal di sini, di rumah ini dengan Raka pastilah Raka akan lebih cepat sembuhnya," balas Raka. 

Mendengar apa yang baru saja disampaikan oleh Raka membuat Erina berpikir. Benarkah jika dia tinggal di rumah besar itu lagi, Raka akan lebih cepat sembuh? Benarkah Zaid bisa menerima semua syarat yang dia ajukan untuk rujuk dengannya? Walau ada syarat yang tidak masuk akal, apakah Zaid bisa menerimanya? 

1
Erina Munir
susah emang klo egois yg d kedepankan
Erina Munir
waaduuhh bnr2 nih s.mak...ga punya persaan apa...ngalah dikiit demi anak luuuh
Erina Munir
mak gendeng anak sskit malah ga dateng2
Erina Munir
kamaneee tuh s mak ngilang muluu
Erina Munir
lagian s xaid snak.umur 4 thn d tinggal biarbada guru juga kan ga bisa ngawasin satu2 murid...jdi gunamya ortu ikut d ditu untk bantu2 ngawasin ..ga bisa juga guru yg ngawasin...mana acaranya d luar lgi...hadehhh
Erina Munir
klo udh kejadian maen salah2an deeh yeeeh
Erina Munir
itulaah...susah klo udh ngga cocok mau d apaiin lgii
Erina Munir
karna k egoisann ortu anak jdi korban...
Erina Munir
ya beda kali raka...tiap orang ya beda2 ga bisa sama raka...
rini rosmayanti
anak 4 tahun ke timpa pohon apa ga the end thor???/Skull//Hammer/
yhoenietha_njus🌴
Luar biasa
Hosniyah Niyah
👍👍👍👍👌👌👌💞💞💞💞
Hasti
Apa tidak ada eyang atau keluarga lainnya yang menunggu
Andy Ningsih
Akhirx mereka sama2 dewasa🤭
Opa Sujimim
aku suka kalau baca novel ada anak kecilnya ,aplgi dilaognya pakai bahasa cedal ,gemes aja jadinya
Opa Sujimim
dokter Indri juga yg bantu Anaya ,mamanya citra lahiran😄
Opa Sujimim
biasanya kalau diduta kalau istri Uda tany²ttf mantan pasti ujung²nya ngambek trus barantem🤭🤭,
Opa Sujimim
aku blajar dari novel ini kalau suami istri itu mmg Harus saling memahami,bertukar cerita itu adalah kunci rumah tangga yg langgeng.makasi KK Kirana ,GK cuma sekedar hiburan baca karya KK tapi juga nasihat yg positif❤️
Andy Ningsih: Banyak ilmu yg didapat dari novel ini..
Belajar menjadi wanita yg dewasa ibu yg penyanyang dan istri yg baik untuk suami..🥰🥰
total 1 replies
Opa Sujimim
aku baru nyangkut disini KK,setelah baca kisah raka
Dewa Dewi
welcome to the world baby Raline😍😍 congrats to Zaid & Erina for the baby girl 🤗🤗🎉🎉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!