NovelToon NovelToon
Lovely Sugar Daddy

Lovely Sugar Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:479.4k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

Arthur Alejandro, seorang pengusaha yang sukses dalam semua hal, tapi dia merasa hidupnya hampa.

tapi kehidupan pria itu berubah saat seorang gadis bernama Andreas Ayuningtyas mampu menggetarkan jiwanya.

apa mereka bisa bahagia?
atau malah hancur segalanya?

plus, ini semua kisah tentang sugar Daddy ya, jadi jangan marah....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pelukan saudara

malam hari, Rama dan raksa sudah bersiap dengan baju formal,bahkan Rama membeli bunga lili kesukaan sang mami.

terlebih dia ingat betul di makam sang mami selalu ada bunga lili dan tulip.

"hei kita mau ke rumah kekasih mu ya? kenapa begitu heboh," tanya Raksa.

"sudah diamlah, kita akan ke rumah orang yang penting," jawab Rama yang terus mengembangkan senyumnya.

sedang di tempat Arthur, Tyas sudah menyiapkan Semuanya. dan dia sudah berganti baju untuk bertemu dua saudaranya.

begitupun Arthur yang juga menunggu kedua pria itu, terlebih Dewi dan asisten Danang sudah di minta untuk pergi.

asisten Wisnu dan pak Yun yang bertugas menyambut kedua pria itu saat datang.

benar saja sebuah mobil mewah datang, Raksa awalnya marah, tapi Rama berhasil membuatnya diam.

"selamat datang tuan muda Rama, dan tuan muda Raksa, silahkan masuk, tuan besar sudah menunggu anda sekalian," kata asisten Wisnu.

"iya asisten Wisnu," jawab Rama sopan.

pria itu memiliki perilaku yang begitu berbanding terbalik dengan saudaranya.

terlihat Arthur dan Tyas baru saja turun, bahkan keduanya nampak begitu serasi.

sesaat raksa terdiam dan tak menyangka jika adiknya itu begitu cantik.

"ku kira kamu tak akan datang Rama."

"tidak mungkin itu terjadi om,terlebih anda tak jadi mencabut dana dalam proyek ini, saya sungguh berterima kasih," jawab Rama.

Rama pun memberikan bunga pada Tyas, gadis itu pun melihat bunga yang di berikan oleh Rama.

"bagaimana tau bunga kesukaan mami," lirih tyas.

"karena aku sering melihat selalu ada bunga lili dan tulip di makam mami," jawab Rama.

dengan begitu Tyas pun mengangguk, Arthur mempersilahkan keduanya untuk duduk bersama asisten Wisnu.

sedang Tyas menghampiri pak Yun di dapur yang sedang menyiapkan minuman.

"aku membatalkan mencabut investasi dari perusahaan kalian, karena permintaan dari Tyas, tapi tentu aku ingin meliht kalian tak ada yang melukai calon istriku lagi, terutama kakek Kalian dia bahkan tak pernah melukai keluarga kalian," kata Arthur.

"baiklah om kami mengerti," jawab Rama.

Raksa pun bernafas lega, setidaknya adiknya itu tau diri dengan menolong mereka.

Tyas kembali dan duduk di sebelah Arthur, sedang Raka tersenyum melihat Tyas.

"apa pekerjaan kalian selesai?" tanya Tyas.

"ya, dan kami sudah sepakat untuk semua hal, dan lebih baik sekarang kita ke belakang untuk makan bersama," ajak Arthur.

"tentu, atau kita menunggu Dewi dan om Danang dulu,"

"tidak perlu, mereka pasti sedang bersenang-senang juga," jawab Arthur tersenyum.

mereka berlima pun menuju ke meja makan, dan sudah tersaji berbagai masakan sederhana.

"ah pak Yun, siapa yang memasak ini semua?" tanya Arthur yang terdiam melihat meja makan.

"apa aku melakukan kesalahan, maafkan aku, biar koki membuat makanan yang baru, itu tadi aku yang memasak," panik Tyas melihat Arthur yang seperti orang marah.

melihat Tyas ketakutan, Arthur pun menahan tangan gadis itu dan memeluknya, "tidak ada yang salah, aku hanya ingat dengan mama ku, yang dulu sering membuatkan aku masakan seperti ini," kata Arthur.

"benarkah, maafkan aku jika membuatmu sedih Daddy," kata Tyas.

"baiklah, maaf atas drama ku, sekarang silahkan makan malam," kata Arthur mempersilahkan para tamu.

saat akan duduk, Tyas mendengar suara Dewi, Tyas pun pergi menghampiri gadis kecil itu dan langsung menggendongnya.

"dari mana sayang, mau makan bareng kami?" tanya Tyas.

"ya, Karena mama tadi sore buat ayam goreng," jawab Dewi.

mereka pun bergabung, asisten Danang melihat kedua pemuda itu, Rama tersenyum menyapa Danang.

sedang Raksa merasa terintimidasi dengan tatapan itu, tapi itu lebih biasa di banding asisten Wisnu.

pria tenang itu bahkan begitu mengerikan saat marah, karena seperti air tenang bukan tak ada hewan buas di dalamnya.

setelah makan malam,mereka pun membahas perkembangan proyek yang sedang di kerjakan.

sedang Dewi dan Tyas bermain dengan anjing kesayangan bocah itu, tapi tak lama harimau milik Arthur lepas.

dan langsung menghampiri Tyas dan Dewi, dan hewan buas itu seperti kucing kecil di tangan Tyas.

saat Rama dan Raksa ingin berpamitan,mereka terkejut melihat adegan itu, pasalnya Tyas begitu berani.

"emo, kenapa seperti kucing kecil begitu, apa yang kamu lakukan padanya mama," tanya Arthur di depan semua orang.

"aku membuatnya tahluk, bukan hanya emo, tapi pemiliknya juga, oh apa kalian berdua akan segera pamit," jawab Tyas yang bangun dan menghampiri Rama dan Raksa.

"ya, kapan-kapan kami akan berkunjung dan berbincang dengan mu, apa anda mengizinkan om?" tanya Rama.

"tentu," jawab Arthur.

Rama ingin sekali memeluk adiknya itu, tapi dia tau jika itu pasti akan membuat Arthur marah.

jadi dia hanya menyentuh pipi Tyas sebelum pergi, sedang Raksa melihat Tyas yang begitu baik.

"maafkan aku yang sempat menghina mu, aku hanya tak mengira jika memiliki adik, dan semoga kita bisa jadi saudara yang semakin dekat,aku pergi dulu," pamit pria itu.

"baiklah,kalian berdua hati-hati," jawab Tyas melirik Arthur.

"kalian tak ingin memeluk adik kalian, mumpung aku baik hati dan aku izinkan kalian berpelukan," kata Arthur.

Rama dan Raksa langsung memeluk tubuh Tyas bersama, bahkan Rama sempat terisak begitupun raksasa.

mereka pun pamit pergi, karena mereka tak ingin membuat kakek mereka curiga.

1
Wani Ta
kek nya cerita nya seru tapi banyak tipo nya untung aja masih bisa di mengerti
Wani Ta
semoga alur cerita nya enak gak bosenin👍👍
Al_nindra
ak jg pernah nangis tanpa sebab
ak masih dRs pasca SC lg tidur sktr jm 10 pagi, g lg mimpi apa2 tau2 nangis nyesek bangun2 itu wajah sama bantal udh basah krena airmata
ternyta jm 10 pagi, tepat saat anak bayiku dikuburkan
ak SC pagi, bayiku meninggal tengah mlam, dikubur besok pagi nya jm 9-10. dan ak tau klu anakku meninggal stelah magrib krena akhirnya suami&keluargaku terus terang klu bayiku meninggal.
alsan terlmbat memberi tahu krena tensiku pasca SC tau2 jd 200, dokter jg kaget,pdhl ak biasa tensi 98-100
RS
Luar biasa
Nina Hani Anissa
artur tyias dewi ah pokonya lucu ceritanya
Anna Imuet
bagus
Nuryanti 94
aku mampir kk
Mimik Pribadi
Saking terlalu aktifnya duo bocil itu pntsn saja papi Reksa bilang anak iblis 🤣🤣,,,,kolam ikan Arwana aja smpe di kencingin blum lgi huru-hara lainnya 🤣🤣
Mimik Pribadi
Sang pengacara Ridwan kah??
yng mencelakai Artur saking cintanya sm Tyas??
Mimik Pribadi
Syukurlah akhirnya Artur bisa jga Tegas,,,,jadi Tyas bisa sdkt lbih tenang,cuma gimana reaksinya jika Tyas bener2 hamil,,,,
Mimik Pribadi
Msh bnyk misteri yng blum terungkap,,,,lanjuuttt
Mimik Pribadi
Baru baca udh suka dngn alur cerita,,,lanjuuttt
Noni Jo
visual artur keren thor ozkan denis
Dewi Purwanti
rumit bangetttt dachh jalan ceritanya gue kirain orang tua Arthur ternyata hanya orang tua angkat yg mau menguasai harta keluarga Sanz 🥴🥴
Dewi Purwanti
dasar wanita tua g punya akhlak,.. menjijikan sekali sikap anda nyonya sama cucu sendiri aj tega gmn ama anak sendiri🙄🙄
Dewi Purwanti
hot Daddy harus di kurung di kamar yas biar g pergi2 lg🤭🤭
Dewi Purwanti
jd...jd... Andre dan Arthur saudara kandung/tiri🙈🙈
Dewi Purwanti
masih banyak typo Thor
Dewi Purwanti
jd pelacur aja sana
Mer_y
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!