untuk cerita kali ini aku akan menceritakan kisah cinta Lardo Devhan Sanjaya
buat yang belum paham kalian bisa baca dulu novel turun menurunnya.
1. CEO JATUH CINTA
2.ALVARO SANJAYA
semoga kalian suka...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
I LOVE YOU
jam sudah menunjukan pukul 12.00, jam waktunya istirahat. Oliv dan Suci menjemput Risa untuk makan bareng di kantin, padahal mereka tidak perlu datang mencari Risa, karena jarak ruangannya sedikit jauh.
bahkan Risa juga sudah melangkah ingin ke ke kantin untuk makan siang ,dan mereka berpas pasan koridor.
"Risa... padahal kita mu jemput lo" ucap Suci
"hehe... gak perlu, yuk ke kantin guys" kata Risa merangkul kedua sahabatnya.
namun mereka tanpa sengaja bertemu 2 makhluk tampan yang tersenyum manis, Oliv dan Suci begitu terpesona dengan ketampanan 2 pria yang ada tak jauh darinya.
"hai Risa.." sapa Barel
"Hai gadis cantik..." goda Barel pada Suci dan Oliv.
"iya hai.." jawab 2 gadis itu dengan tersenyum canggung.
"mau kemana nona Risa?" tanya Olan
"kita mau makan siang di kantin tuan" jawab Risa
"jangan formal gitu ris, anggap kita temen lo" ucap Barel mengedipkan satu mata genitnya pada Suci.
Oliv yang melihat Suci yang gugup rasanya ingin tertawa, wajah sahabatnya itu langsung merona karena di goda cowok ganteng.
"oke... ayo ikut ke kantin" ajak Risa berjalan lebih dulu ke kantin.
sampai kantin, semua mata menuju mereka, siapa yang tidak terkejut melihat kedatangan tuan muda dari keluarga kaya, apa lagi mereka sangat mengenal Barel juga Olan.
"kenapa mereka terkagum kagum gitu ya lihat kita" ucap Oliv membuat Risa dan Suci jengah.
padahal mereka seperti itu karena ada 2 pria yang tidak asing lagi bagi para karyawan kantor.
"kalian mau pesan apa?" tanya Oliv pada semuanya
"gue Nasi campur, terus jus jeruk " ucap Suci
"gue seperti biasa aja Liv" sahut Risa
"kalian berdua mau pesan apa?" tanya Suci yang melihat 2 pria tampan hanya diam.
"gue pesan lo saja boleh gak?" ucap Barel lagi lagi mengedipkan matanya pada Suci.
jantung Suci rasanya ingin copot mendapat godaan seperti itu. apa lagi cowok di depannya ink sangatlah tampan.
"gue serius..." ucap Suci mencoba menetralkan degup jantungnya.
"hehe... samain saja kayak lo" sahut Barel
"gue samain seperti Risa" ucap Olan yang emang sedikit tertutup dan acuh jika tidak kumat somplak nya.
dan tak lama pesanan mereka datang, bahkan Barel terus terusan menggoda Suci yang sedang makan, hingga Risa dan Oliv geli sendiri dengan tingkah Barel.
"sini gue suapin lo...aaaaaaa buka mulut" ucap Barel membuat Suci malu setengah mati.
para karyawan melihat kedekatan Risa dan temannya bersama tuan muda kaya itu merasa iri. bahkan ada yang tidak suka dengan keberuntungan mereka bisa mengenal Barel juga Olan.
"lo jangan bikin malu gue di depan mereka" bisik Olan pada Barel
"kayaknya gue tertarik sama Suci, dia polos polos menggemaskan iman" bisik Barel membuat Olan menginjak kakinya dengan keras.
Awhhhh... ****.. /Barel
"lo kenapa?" tanya Risa
"ada nyamuk nginjak kaki gue..." dengan bodohnya mereka manggut manggut
Oliv berpikir sejenak, segede apa nyamuk sampai bisa nginjak kaki manusia... kalau gigit sih masih bisa kan ya....
"tunggu..tunggu, sejak kapan nyamuk nginjak kaki manusia?" tanya Oliv menatap Barel penuh tanda tanya.
seketika mereka tertawa mendengar kekonyolan Oliv, bahkan Barel dan Olan dibuat tertawa lepas.
"lo aja yang mau di begoin mana ada nyamuk injak kaki" Suci geleng geleng kepala melihat tingkah Oliv.
"lo kibulin gue sialan..." umpat Oliv menatap tajam pada Barel yang tertawa tanpa dosa.
padahal mereka baru saja bertemu, namun Barel maupun Olan sudah memahami karakter masing masing dari 3 wanita yang sedang bersama mereka.
Risa adalah orang yang 11, 12 dengan Oliv, mereka memiliki sifat bar bar, namun tertutup dengan penampilan nya yang feminim.
berbeda dengan Suci yang baik dan lembut, namun bisa mengeluarkan sisi bar bar jika berhadapan dengan orang yang mengusiknya dan juga sahabat sahabatnya.
"apa kalian ber 3 sudah punya pacar?" tanya Olan
"belum..." sahut mereka bersamaan
"eitssss... anda berbohong nona Risa" ucap Barel sambil tersenyum senyum menunjuk Risa
"bohong apa? gue kan emang jomblo" sahut Risa yang merasa terintimidasi oleh tatapan semuanya
"lo kira gue sama Barel bodoh... hubungan lo sama bos Lardo Devhan Sanjaya mau di kemanain?" tanya Olan menaik turunkan Alisnya
"hubungan?..." tanya Oliv yang merasa belum paham
"Pak Lardo dan Risa, mereka sudah resmi?" tanya Suci yang menganga tak menyangka dengan sahabatnya itu.
"tutup mulutmu cantik, banyak lalat yang berkeliaran" Barel menutup mulut Suci dengan tangannya. sangat so sweet
"ekhem... tangan lepas dong" pinta Suci
"hehe sorry, kelepasan" kata Barel menggaruk lehernya.
namun dari kejauhan ada pasang mata yang menatap sendu, penyesalan karena membuang permata dan lebih memilih besi berkarat adalah kesalahan yang begitu menyakitkan.
Gio melihat bagaimana Suci terlihat kagum pada sosok Barel, dulu mata Suci menatapnya seperti itu, tapi sekarang pria lain lah yang mendapat tatapan kagum Suci.
"apa sudah gak ada kesempatan buat gue ci" gumam Gio meneteskan air matanya ,namin segera ia hapus.. karena masih berada dia area kantin.
***
"dimana Risa?" tanya Lardo pada Juan
"mana saya tau, saya kan ikan" sahut Juan yang langsung mendapatkan lemparan berkas.
"mau gue kirim ke afrika sana hah"
"maaf maaf... Mungkin nona Risa masih istirahat pak" kata Juan berucap formal
"kenapa lama banget sih jam istirahat selesai" gerutu Lardo menatap ponsel Risa yang ia temui di meja kerja sekretarisnya itu.
"issshhh, si curut... udah tau itu peraturan kantor" gumam Juan, yang untungnya tidak di dengar oleh Lardo.
Risa memang melupakan ponselnya, sehingga Lardo tanpa sengaja keluar ruangan dan melihat ponsel Risa tertinggal.
tanpa takut, Lardo mengambil ponsel itu dan menaruhnya di saku jas.
"apa persiapan untuk nanti malam besok sudah selesai?" tanya Lardo
Lardo menerima laporan dari perusahaan di paris dengan mendadak.
dan nanti malam Juan dan Lardo akan berangkat, karena perusahaan pribadi miliknya mengalami masalah, dan harus ia sendiri yang menangani secara langsung.
sebelum berangkat Lardo ingin berpamitan dengan pujaan hatinya, dan meminta jawaban atas apa yang ia utarakan pada Risa tadi.
***
Risa baru saja balik dari kantin, sedangkan barel dan Olan yang tadinya ingin menemui Lardo justru malah asik dengan para wanita yang sibuk meminta foto di kantin.
"kenapa baru balik?" tanya Lardo yang sudah menunggu Risa.
"kenapa ada disini?" pertanyaan konyol itu langsung saja keluar dari mulut Risa
"memang kenapa? ini kan termasuk ruangan ku" ucap Lardo
"apa ada sesuatu?" tanya Risa langsung
"ikutlah keruangan ku" perintah Lardo yang pergi lebih dulu ke ruangan kerjanya.
setelah di ruangan Lardo, tanpa menunggu apapun, bos sombongnya langsung memeluknya sangat erat, seakan tidak mau melepaskan.
"aku akan pergi..." ucap Lardo begitu ambigu
"pergi..." lirih Risa
"hmmm... mungkin dalam waktu lama kita gak akan ketemu" ucap Lardo
"kemana, dan kenapa kamu pergi?" tanya Risa menatap Lardo yang masih melingkarkan tangan di pinggang ramping miliknya.
"paris .. aku punya perusahaan di sana, dan ada masalah uang serius" ucap Lardo
"sebelum aku pergi, tolong jawab aku... apa kamu punya perasaan yang sama sepertiku?" tanya Lardo menatap manik mata Risa begitu dalam.
"a...aku tidak tau" ucap Risa menundukkan kepalanya
"apa aku tidak ada di hati kamu? tolong jawab aku"
"a....aku tidak tau"
Risa sangat bingung untuk menjawab setiap pertanyaan Lardo, ingin sekali Risa berteriak, kalau perasaan mereka sama.
"baiklah.. aku mengerti, mungkin hanya aku yang memiliki perasaan ini," Lardo melepas tangannya dari Risa, dan membelakanginya.
"kapan kamu pergi?" tanya Risa
"nanti malam" jawab Lardo dengan nada dingin seperti pertama kali mereka bertemu.
Risa melirik ke arah kertas yang berada di meja kerja Lardo, dengan hati yang berdetak, dengan perasaan yang membuncah.
Risa menulis sesuatu dengan huruf kapital disana...
I LOVE YOU SO MUCH BOS SOMBONGKU
setelah itu Risa keluar ruangan Lardo dengan cepat, karena takut dengan ekspresi Lardo nantinya.
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎
HAI HAI... GIMANA PART INI?
maaf bila ada salah kata dalam cerita ya, dan tolong diberitahu jika ada kata kata typo.😘😘😘
JANGAN LUPA KALIAN LIKE 👍🏻 DAN KOMENTAR 📝 YA...
JANGAN LUPA JUGA SHARE BIAR BANYAK YANG BACA KARYAKU...
SUPPORT KALIAN SANGAT BERARTI BUATKU, DAN ITU MEMBUAT AKU SEMANGAT MENULIS.