NovelToon NovelToon
Putri Genius Bryan

Putri Genius Bryan

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Patahhati / Nikahmuda / Anak Genius / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Jiwati

Hai....ini karya kedua aku. Kali ini aku mengikuti lomba Anak Genius loh:)

Menceritakan Tentang Kehidupan Agatha,gadis cantik yang telah ditinggal Mamanya hingga ia harus tinggal dengan Papa, Mama tirinya juga saudara tirinya

Bryan, seorang CEO yang ditinggal kekasihnya karena mengejar impiannya keluar negeri

Siapa sangka kalau malam dimana saat Agatha mendapati kabar pahit hingga ia melepaskan semuanya dengan minum minuman keras harus berlanjut diatas ranjang dengan pemuda yang memiliki kasta tinggi?

Tak ingin membuat malu keluarga, Agatha pun pergi meninggalkan ibu kota, tanpa ia sadari jika ia telah mengandung benih pria malam itu

Agatha melahirkan seorang anak perempuan, namun diluar dugaannya, anaknya memiliki kecerdasan diatas rata rata

Akankah Bryan mampu menemukan dan membuat Agatha kembali lagi kepadanya untuk membangun keluarga kecil yang utuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jiwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Putri Genius Bryan 19

Bryan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, kali ini tujuan Bryan adalah tempat pertama kali ia vertemu dengan Agatha, Yah...toko lukisan milik Agatha. Pasti Agatha akan berada di sana dan mungkin saja tadi pagi Agatha terburu buru pergi karena harus segera ke toko miliknya.

Hampir 30 Menit waktu yang dibutuhkan Bryan untuk sampai di toko milik Agatha, kini Bryan langsung terburu buru turun dari mobil nya dan betapa terkejutnya Bryan melihat apa yang terjadi pada toko tersebut

Yah...di pintu toko milik Agatha kini terdapat tulisan yang digantung, TUTUP...yah itu adalah tulisan yang tergantung di pintu milik Agatha. Betapa kesalnya Bryan yang sudah melambungkan harapannya tinggi tinggi agar dapat bertemu Agatha disini, namun harapannya dihempaskan

Kelihatanya sih bener ya kata orang orang....kita punya keinginan, tapi semesta punya kenyataan. Yah....itu lah yang tengah dialami Bryan beberapa waktu ini. Mulai dari rasa ingin nya membuktikan pada keluarganya bahwa Viola adalah orang yang dapat dipercaya, namun ia harus dihempaskan sendiri oleh harapan itu kedasar bumi, nyatanya disana Viola menjadi wanita yang sering keluar bersama laki laki dan sering berakhir di hotel

Saat ini Bryan juga tengah mencoba memperbaiki kesalahannya tentang semalam, baik bukan niat dari seorang Bryan yang selalu mengedepankan Tugas dan tanggung jawab seorang laki laki? Bahkan semalaman Bryan sudah memikirkan matang matang tentang keputusannya. Yah...Bryan akan bertanggung jawab atas perbuatannya semalam.

Langkah pertama yang telah Bryan rencanakan adalah mencoba berbicara baik baik terlebih dahulu, mengungkapkan semua pikiran dari masing masing pihak, namun...lihatlah semesta seakan akan tak merestui niat baiknya

"Ah...aku telepon saja Mama, meminta nomor pemilik toko ini" semangat Bryan kembali lagi setelah otaknya menemukan ide yang sesuai

Buru buru Bryan langsung mencari kontak Mamanya

"Halo" sapa Bryan saat panggilannya sudah terhubung dengan sang Mama

"Iya, ada apa yan?" tanya Mama Henny

"Ma aku mau minta kontak dari yang punya toko lukis itu lo ma, yang waktu itu Mama nyuruh aku buat pesen langsung ke tokonya buat ngelukisin foto yang Mama kasih" kelas Bryan panjang lebar tanpa henti

"Oh toko itu yan, iya iya Mama ada kontak pemiliknya" ucap Mama Henny

"Yaudah ma, Mama kirim kontaknya ke aku ya" pinta Bryan

"Oke...oke" jawab Mama Henny yang kemudian langsung memutus panggilan

Tak beberapa lama kemudian terdengar nada dering dari ponsel Bryan, dibukanya pesan yang masuk dengan tidak sabaran. Yah...pesan itu berisi kontak Agatha dari Mamanya, tak ingin membuang buang waktu lagi Bryan langsung menelepon Agatha

"Maaf, nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi" begitulah kira kira suara operator memberi tahu kepada Bryan

"Sial..." umpat Bryan karena sudah berkali kali mencoba menghubungi Agatha, namun pondrlnya tidak aktif

"Halo" sapa Bryan lagi

"Ada apa lagi yan?" kesal Mama Henny karena Bryan terus saja menghubunginya

"Ma, nomornya tidak aktif ma" adu Bryan

"Masa sih? Padahal beberapa waktu lalu saat Mama pesen lukisan, Mama kirim fotonya lewat nomor itu loh" bingung Mama Henny juga akhirnya

"Ya aku nggak tau ma, mama ada nomor yang lainnya gak?" tanya Bryan

"Kamu kenapa sih yan? Kok bingung gitu?" tanya Mama Henny heran

"Eh..nggak papa kok ma, Bryan cuma mau pesen lukisan buat di pajang di ruangan kantor Bryan ma biar ada hiasan gitu jadikan jadi lebih aesthetic gitu ruangan Bryan" bohong Bryan

"Oh....Mama kira ada apa, soalnya kamu kelihatan buru buru banget" ucap Mama Henny

"Mumphmung inget ma" kilah Bryan

"Bukannya kamu bisa minta sama bawahan kamu ya?" Mama Henny dibuat tambah bingung dengan penuturan Bryan

"Biar Bryan lebih puas ma karena Bryan sendiri yang pesen"

"Udah lah ma...gausah banyak tanya gitu, buruan deh Mama punya nomor yang lain yang bisa aku hubungi nggak?" tanya Bryan dengan sedikit kesal dan tak sabaran lagi"

"Mama sih ada nomor pegawainya" jawab Mama Henny

"Kirimin ke Bryan ma, buruan" pinta Bryan

"Iya iya, kamu ini kebanyakan nyuruh orang tua" gerutu Mama Henny

Bryan langsung mematikan sambungan telepon setelah mengatakan hal tersebut pada Mamanya

Tringgg...Bryan langsung membuka pesan dari Mama nya tersebut. Bryan pun langsung menghubungi nomor yang bernama Milla tersebut

"Halo" sapa Bryan langsung setelah panggilannya terhubung

"Halo, maaf ini siapa ya?" tanya sesorang diseberang sana gang tak lain adalah Milla

"Em saya Bryan, saya pernah pesen lukisan ditoko kamu" jawab Bryan

"Oh..Pak Bryan, maaf pak ada apa menghubungi saya? Apakah Baoak mau pesen kukisan lagi?" tebak Milla

"Oh iya.. saya ingin bertemu dengan pemilik toko, tapi disini saya lihat tokonya sedang tutup yan" kata Bryan

"Oh iya pak benar, saat ini toko kami sesang tutup. Kami sedang cuti istirahat pak" ucap Milla

"Oh...begitu ya, em...bisa kah saya bertemu dengan pemilik toko?" tanya Bryan

"Em...maaf pak, sepertinya dalam beberapa hari kedepan anda belum bisa bertemu dengan Agatha" jawab Milla

"Kenapa?" tanya Bryan mengerutkan keningnya tanda tak mengerti maksud dari ucapan tersebut

"Em...temen saya Agatha, semalam meminta saya untuk menjaga tokonya, dia bilang dia ingin berlibur tapi saya sendiri tak tau kemana pastinya dia pergi pak" jawab Milla

"Apa?" kaget Bryan

"Ma..maaf pak, jika Bapak tegap ingin melanjutkan permintaan saya bisa menanganinya pak, tapi mungkin hasilnya tidak akan sebagus lukisan Agatha" cicit Milla

"Emmm baiklah nanti saya pikirkan lagi, em..bolehkah saya meminta alamat Agatha?" tanya Bryan

Diseberang sana Milla menautkan kedua alisnya, bingung dengan ucapan Bryan yang terlihat lebih mempunyai urusan lain, bukan urusan pemesanan lukisan apa lagi saat Bryan meminta alamat Agatha padahal sudah jelas tadi ia mengatakan bahwa Agatha sedang berlibur. Tapi siapa yang akan berani menolak permintaan orang sekaya Bryan? Yang ada jika nanti ia sampai menolaknya jangan jangan Bryan akan melakukan sesuatu pada toko milik Agatha?

Tidak...tidak...toko itu harus tetap baik baik saja sampai Agatha kembali, tak apalah ia memberi tau alamat Agatha lagi pula jika ia tak memberinya saat ini, pasti nanti Bryan juga dapat dengan mudah menemukan alamat Agatha. Yah...ini hanya soal waktu saja

"Halo, apakah kau masih ada disana?" tanya Bryan saat tak kunjung mendapat jawaban dari Milla.

"Eh..eh iya Pak maaf" jawab Milla dengan gugup setelah terlalu sibuk pada pemikirannya dan tersentak kaget mendengar pertanyaan Bryan

"Jadi gimana?" tanya Bryan lagi

"Baik pak, saya akan mengirimkan alamat Agatha" ucap Milla

"Oke, terima kasih" ucap Bryan yang langsung mematikan sambungan teleponnya

"Iya pak sama sama" jawab Milla diseberang sana yang tak menyadari jika oanggilannya telah terputus. Tak kunjung mendapat balasan, Milla melihat layar ponselnya dan ternyata panggilannya telah terputus

"Cih...dasar orang kaya, main di matiin aja panggilannya" kesal Milla diseberang sana

1
Pagit Tarigan
baru ja baca dh iklan 3 x
Febrianti Febri
sebel sama cowok bodoh kaya gt mau aja di manfaatkan
Febrianti Febri
bodoh banget Brian lebih baik putus aja cari yg lain cewek kaya gt ga bisa di harapkan jadi istri
Nanik Seri Rahayu
ceraikan dulu vio nya....... baru bw agatha sama nayla nya pulang
nadira ST
cemen lo bri, main bius aja kepada agatha, coba lo bius tu bola voli jalangmu aja gak bisa laki laki pengecut jangan mau
nadira ST
pinter lo bryan biar gk dtipu viola
nadira ST
walah gak rela brian menikah sama bola voli
nadira ST
walah gak rela brian menikah sama bola voli
nadira ST
sekali tapi benih brian keluar berkali kali agatha
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
penulis nama karakter nya sering bolak balik ke tuker /Facepalm/
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
dari sejarah baca novel CEO, kayaknya cuma di novel ini yg CEO nya sangean, goblog ,lamban pula, GK ada wibawanya /Facepalm/
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
si bry nya juga sangean, orang GK cinta tapi doyan juga kalo di goda /Facepalm/murahan juga si bry
░▒▓█►─═HeSideMySelf ═─◄█▓▒░
karakter nya bloon semua sih menurutku/Facepalm//Grin/, GK cewek GK cowok goblog semua, trus plin-plan
Sri Tati
Luar biasa
Rafanda 2018
harusnya hamil tuh viola
Rafanda 2018
uda saya skip 10 episod ko belum jelas
Rafanda 2018
jd anak berani melawan ortu
Rafanda 2018
geniusnya bidang apa ,ko biasa aja
Rafanda 2018
kebanyakan flesback,,panjang2 lg
Rafanda 2018
panjang bgt flesback ya,,uda lewatin dua epsode ga kelar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!