NovelToon NovelToon
Pengabdian Cinta

Pengabdian Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Dosen / CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:314.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi k

Kartika Putri Anggara, gadis manis penyuka senja. Terlahir dari keluarga kaya, tapi selalu hidup dalam kesederhanaan. Hidupnya berubah setelah pernikahannya dengan dosen pengajarnya. Dia harus berusaha menngimbangi kedewasaan sang dosen, yang terpaut usia 10 tahun lebih.

Abdillah Abqari Agam, pemuda pintar yang pernah menjadi dosen sekaligus CEO muda tampan. Namun diatas semua kelebihannya, dia malah terpikat oleh salah satu mahasiswanya yang jauh lebih muda. Hidupnya berubah, saat dia harus bisa membimbing sang pujaan hati yang bersifat seperti anak kecil.

Pernikahan yang mereka jalani tidak semudah, cinta yang tumbuh diantara mereka. Perjuangan mereka menyatukan perbedaan sifat, karakter, dan, prinsip.

Akankah pernikahan suci mereka yang menang?, mengalahkan perbedaan yang ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi k, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rawat Inap

Tanpa terasa usia kehamilanku memasuki bulan terakhir. Perjuangan selama hampir sembilan bulan mendekati akhir. Mas Agam semakin posesif setelah mendengar kehamilanku yang bermasalah. Mas Agam mrminta bik Asih dan Zahro untuk tinggal di rumah. Mereka ditugaskan mengawasi dan menjagaku selama mas Agam tidak ada di rumah.

Mas Agam belum menceritakan kondisiku yang sebenarnya pada kedua orang tuanya. Aku juga belum menghubungi papa dan bunda. Kami berdua sepakat, menyimpan masalah ini sendiri. Kami ingin menghadapi masalaha ini sendiri. Pernikahan kami penuh ujian, tapi semua itu hanya sebagai proses pendewasaan diri.

Mendekati hari persalinan, aku semakin sering memeriksakan kandunganku ke rumah sakit. Dokter Fia selalu stand bay merawatku. Rizal sekali-kali datang menanyakan kondisiku pada dokter Fia. semua orang berusaha menyelamatkanku dan bayiku. Aku merasa bahagia, karena selalu ada mereka yang menyayangiku.

Aku mulai sering merasa kram perut Kontraksi palsu sering aku alami. Mas Agam menyewa perawat 24 jam untuk menjagaku. Entah kenapa beberapa hari ini? Hatiku mulai gelisah. Teringang perkataan bunda, saat dulu aku membenci mama Siska. Kata-kata yang pernah membuatku heran. Sejahat-jahatnya mama Siska, bunda tetap membela mama Siska.

Hari ini nyata aku mengetahui arti perkataan bunda saat itu. Perjuangan seorang ibu tidaklah mudah. Selama mengandung aku mampu merasakan benar, susah dan sakitnya mama Siska mengandung dan melahirkanku. Seorang ibu tidak hanya yang membesarkan, tapi juga yang melahirkan dengan bertaruh nyawa.

Kurang lebih seminggu terakhir aku selalu bermimpi bertemu bunda. Aku merindukan pelukan hangat bunda Nissa. Wanita yang tulus menyayangiku, tanpa membedakan diriku yang kenyataannya bukan putrinya. Namun demi kesepakatan yang telah aku dan mas Agam setujui. Aku harus memendam jauh rasa rindu pada bunda.

Menurut dokter Fia, hari persalinanku kurang dari satu minggu. Hari ini aku datang ke rumah sakit, untuk melihat sejauh mana kondisiku saat ini. Aku dan mas Agam sampai di rumah sakit sekitar pukul 09.00 wib. Aku langsung menuju ke ruangan dokter Fia. Sebab sebelum berangkat ke rumah sakit, mas Agam sudah menghubungi dokter Fia.

"Selamat pagi dokter Fia!" sapaku, dokter Fia mengangguk pelan.

"Silahkan masuk Tika, aku sedang menunggumu. Kita langsung memeriksa kondisimu. Jika tidak memungkinkan, kamu harus rawat inap. Selama menunggu proses persalinan!"

"Lakukan apapun demi kesehatan Tika dan kedua bayiku. Ambil keputusan yang terbaik, aku akan menyejutui!"

"Pak Agam, aku akan melakukan yang terbaik untuk Tika dan Kedua bayimu. Kita akan berusaha bersama! Tika pasienku yang penuh semangat, aku tidak ingin kalah dengan Tika. Semangatnya membuatku percaya, bahwa semua akan baik-baik saja!"

"Terima kasih dokter, anda sudah berusaha sejauh ini. Tidak cukup kata terima kasih, sebagai ganti setiap bantuan anda." ujarku, dokter Fia mengangguk seraya tersenyum.

"Kamu pasien paling keras kepala. Namun dirimu juga yang membuatku yakin dan percaya. Bahwa aku hanya bisa memprediksi secara medis, tanpa aku sadari ada kekuatan yang jauh lebih besar dari ilmu pengetahuan!"

"Kita sudah berjuang sejauh ini, tidak akan pernah ada kata berhasil. Seandainya kita tidak saling mendukung dan percaya. Bahwa semua akan baik-baik saja!"

Akhirnya setelah melakukan USG pada kandunganku, seminggu lagi kemungkinan HPL. Mas Agam memutuskan aku akan rawat inap, agar kondisiku selalu terpantau. Aku menyetujuinya, agar mas Agam bisa lega.

Mas Agam meminta bik Asih dan Zahro menjagaku. Sedangkan mas Agam akan menjagaku saat malam hari. Mungkin sebuah kebetulan atau memang jalan yang sudah tertulis. Tanpa kami sadari semenjak awal kedatanganku di rumah sakit. Dua pasang mata menatap ke arah kami berdua.

"Abdillah Abqari Agam!" sapa seseorang yang baru masuk ke dalam ruanganku. Mas Agam menoleh ke arah sumber suara. Aku tidak bisa melihat orang yang menyapa mas Agam. Pandanganku terhalang oleh tubuh mas Agam. Namun aku merasa sangat mengenal suara yang menyapa mas Agam.

"Bunda!" ujarku lirih hampir tak terdengar. Aku tidak percaya, jika memang bunda yang sedang berada di belakang mas Agam.

Plaaakkk

"Bunda!" ujar mas Agam kaget. Tamparan yang sangat keras mendarat sempurna di pipi Agam. Amarah bunda tidak bisa ditahan lagi. kedua bola mata bunda Nissa terlihat merah, menahan amarah. Kemarahan yang tidak pernah aku lihat, selama aku mengenal bunda Nissa.

"Apa yang kamu pikirkan? Sampai hati kamu menyimpan rahasia sebesar ini. Kamu mengikuti perkataan Tika. Dia aku titipkan padamu, agar dia bahagia. Aku sadar kalau dia istrimu, sepenuhnya sudah menjadi tanggung jawabmu. Namun kamu jangan lupa, Tika selamanya gadis kecilku. Aku berhak mengetahui kondisinya."

"Bunda, maafkan aku jika salah telah menyimpan rahasia sebesar ini. Tika yang memaksaku untuk tutup mulut. Dia tidak ingin melihat bunda cemas. Maafkan aku yang kalah oleh keteguhan hati Tika. Bunda mengetahui benar, jika aku selalu kalah melawan keras hati Tika."

"Semua itu hanya pembenaran atas kesalahanmu. Kamu tidak menganggap keberadaanku sebagai orang tuanya Tika. Sekarang aku mengetahui semuanya. Aku akan mengubah yang sudah terjadi. Selama aku ada, tidak akan kubiarkan Tika menderita. Malam ini dokter Rina sahabat bunda akan datang. Steven juga akan datang memantau proses persalinan Tika. Bunda harap kali ini kamu mengikuti perkataan bunda!" tutur bunda Nissa marah. Mas Agam mengangguk pelan, aku melihat raut bersalah mas Agam pada bunda Nissa.

"Bunda!" sapaku lemah, kondisi kehamilanku mulai membatasi gerakku. Tubuhku mulai terasa lemah, sehingga suaraku melemah. Saat aku memanggil bunda, beliau baru tersadar jika belum menyapaku.

"Tika sayang, bunda ada di sini! Kenapa kamu menyimpan rahasia sebesar ini? Kamu melupakan bunda begitu saja!" ujar bunda, dia memelukku erat. Bunda Nissa mencium lembut seluruh bagian wajahku. Dia melepaskan semua rasa rindunya padaku.

"Bunda, maafkan Tika bila menyembuyikan semua ini darimu. Namun disamping itu semua, Tika sangat merindukan bunda Nissa. Hanya bunda yang ingin Tika peluk. Dekapan bunda yang selalu Tika harapkan."

"Tika, bunda tidak datang sendiri. Bunda datang bersama papa, tapi dia masih menemui pemimpin rumah sakit. Papa meminta ijin, untuk memasukkan dokter dari luar ruamh sakit ini. Namun bunda akan tetap meminta, dokter Fia terlibat dalam operasi kelahiranmu. Sebab dia yang mengetahui kondisi sebenarnya kehamilanku!"

"Terima kasih bunda sudah ada disaat terpuruk Tika. Semangat Tika semakin besar, keyakinan akan semua baik-baik saja. Bunda panutan selama hidupku, aku merasa kuat selama melihat senyum bunda. Jangan pergi meninggalkan Tika. Aku mohon temani Tika, sampai kedua cucu bunda terlahir. Mereka ingin merasakan pelukan hangat tangan bunda. Tangan yang pernah merawat ibu mereka. Ketulusan yang pernah bunda berikan pada Tika."

"Sayang, bunda datang bukan untuk pergi. Bunda akan menemanimu, sampai bunda melihat putri dan cucu bunda selamat. Tidak akan bunda menjauh darimu!"

"Bunda, terima kasih bunda!" ujarku, kupeluk erat tubuh seorang ibu yang memberikan kasih sayangnya padaku.

Bunda memiliki sahabat-sahabat yang hebat. Kini aku akan berjuang bersama dengan bunda. Akan kuserahkan hidupku pada kasih sayang bunda dan sahabat-sahabatnya. Aku melihat mas Agam berdiri mematung di samping pintu.

"Mas Agam!" sapaku, dia menoleh padaku. Mas Agam mendekat padaku, dia memegang perutku yang membuncit.

"Sayang, sekarang kita sedikit tenang. Bunda ada diantara kita, kasih sayangnya akan menjagamu dan buah hati kita." ujarnya, aku mengangguk pelan.

...☆☆☆☆☆...

TERIMA KASIH🙄🙄🙄

1
Pitriyanti
Maaf Thor... kenapa cerita mu tdk di lanju... padahal isinya sangat bagus sampai aku tak bosan membaca nya ... semangat Thor baru kali ini aku baca cerita mu meski tdk mengandung unsur dewasa tapi cerita mu menceritakan cinta karena Allah SWT karena semua takdir terjadi atas kuasanya
Eka Poenya
duh thor libur nya lma bnget ini kpn lnjut kumenanti lnjutan ni novel ka dew😇😇😇😂😂😂
Nur Syakira
kpn up lagi kak
kok ga up up sie
menanti karya mu kak
yg judul_y ikhlas blm up juga
HongShim1009
keluarga yang katanya taat agama berasa paling bener tapi membiarkan Qaila masuk ke RT Hanna..merebut segalanya..di saat Hanna sedang tak berdaya.. giliran Hanna memilih sendiri semua menghakimi.. dasar orang2 munafik
HongShim1009
agam oh agam..picik sih lebih dukung anak yang lain ketimbang Hanna .. apa yang di alami Hanna karena keluarga nya yang kasih kesempatan ma si anak pelakor masuk ke kehidupan RT Hafidz n Hanna di lanjut Hafidz yang lemah hati mpe kepincut wanita lain . padahak kalian semua tau kondisi Hana seperti apa..bukan nya di suport tapj malah di hianati..dah memang keputusan Hana paling bagus ya tinggal sendiri
Yayi Maryati
ka ni kan cerita bertemakn islmi bgt kntal bnget agamnya ,tpi klo bisa harus sesuay dengan dalilnya ya ka ,,jgn sampai si pembaca menilai rendah ajaran agama yg kita anut ka ,d islam menuruti orang tua adalh hukumnya wajib tpi bukan berarti orangtua menghancurkan rumh tangga anaknya sampe bercerai tidak menjadi dosa ya ka d sini sya baca cerita hana sama tika ya ka ,,yg rumh tangganya berantakn karna tak ada restu dri orang tua , karna takut nya yg baca salh pokus ,,
👩 [ nia ]
benar2 keluarga rumittt .
dan blum faham dngan pengabdian cinta sperti apa
Yayi Maryati
nih klo aqila anaknya agam ,,berarti fix seorang lelaki tak bisa tnpa perempuan,intinya takan ada lelaki yg bener" setia terhadap pasanganya ,,bgitupun dgn suami hna yg jls masih bersetatus suami istri tpi ga ada kesetian kla istri tk bisa melayani sang suami,,alasanya nyaman ,,,,sayang sekli ya thor ni cerita bertemakan islami ,,nikah tanpa restu orang tua d syariat islm mungkin berbahaya ,,,tpi ingat jodoh alloh yg takdirkn ,,,orang tua bisa sangat berdosa bila mnghancurkn rumh tangga anaknya aplagi sampe bercerei ,,,itusih klo ga salh yah🙏🙏
Nanik Purnomo: ceritanya bagus tapi bikin pusing,,
total 2 replies
Yayi Maryati
inituh bukan pengabdian cinta tpi tepatnya kebodohan yg hakiki buat para lelaki
Nora Delfina
kok kayak nya pada egois semua nya
Shoufa Aqlima Rahma Reihan
baru diraskan adam penyesalan nya,akibat restu orang tua,dan sekarang hafiz jg merasakan penyesan yg sama akibat restu org tua dua laki laki yg tidak pernah tegas dengan hidup nya yg selalu di setir oleh org tua, qailla anak nya agam sama zalwa kan kaka
Ita Asmoatmojo
aqila itu anak adam sama sapa ya
Nur Syakira
up lagi kaak.
seneng baca karya ka2
Nora Delfina
kok cerita nya nasib perempuan ditinggal suami melulu si kak
Dessy Sugiarti
Akhirnya kak setelah lamaaaa ditunggu...
Semoga nanti kedepan bisa update SETIAP HARI NYA!!!!!???
Lanjuuut kak...
Shoufa Aqlima Rahma Reihan
akhir nya kaka hanna bisa hidup sendiri dgn kebahagian nya,biar kan lah penyesalan itu hanya untuk hafiz dan agam
Eka Poenya
boleh nambah gak kak
ayo dong up lg
alhafizd
up lagi kak.....
Eka Poenya
ni novel msh lanjutkah apa udah beres kan judul episode nya dh akhir itu, kadang gak asiiikkkk klo cerita yg loncat loncat jd bbrp tahun kmudian, soalnya ini cerita bagus cm jarang up
Eka Poenya: maaf yah kak author yg baik, q msh blm bsa move on dr hana, walaupun karyamu banyak yg blm baca tp klo yg ini sllu di tgu, semoga hana hafidz gak ngulang kisah tika adam sama dimas nisa, jgn sampe Davin jd korban yg kesekian x nya yah thor aamiin, sllu berkarya yah thor, q suka karyamu yg ini, yg lain blm baca jd blm tau bakal suka apa gak hehee
total 2 replies
Nanik Purnomo
toko g buat cerita yg lain thor jangan biarkan pihak ketiga yg menang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!