hai,,,readers author datang lagi dengan cerita yang baru sequel dari "Wanita Pilihan Untuk Ayah"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 18. Keinginan Malika
selamat menikmati 💐💐💐
Malika sengaja pulang dan menginap ke rumah mewah papanya selain karena rindu pada keluarganya, Malika juga ingin berbicara mengenai sesuatu hal dengan kakaknya.
"Tumben hari kerja nginap di rumah???" tanya Yanti mama Malika
"Malika kan juga rindu sama ratu, raja dan princess ". jawab Malika menggoda mamanya.
"Sayang, sampai kapan sih kamu menyembunyikan identitas kamu??? jangan hukum kami seperti ini nak,,,". kata Yanti dengan mata berkaca-kaca
"Nanti ajalah ratu,,,, aku cari princess di kamarnya ". balas Malika berlari ke kamar kakaknya.
tok tok tok
Ceklek
"Adik,,,kapan datang???" teriak Shadika gembira
"Baru aja, kak,,,". balas Malika sambil berjalan ketempat tidur Shadika.
"Kamu nginap, kan, dek???".tanya Shadika
"Pastinya kak, malam ini aku tidur bareng kakak, boleh kan kak???" balas Malika bertanya
"Tentu saja adikku sayang, apa sih yang gak untuk adikku yang cantik dan bandel ini.". kata Shadika duduk disamping Malika.
"Oh ya kak,,,aku pingin mengenalkanmu dengan seseorang, jika kakak belum punya pacar ". kata Malika to the point
"Ssttt,,,kamu tuh, aku gak bisa tanpa persetujuan papa. Kamu tau kan papa". balas Shadika takut kalo pembicaraan mereka ada yang dengar.
"Itu urusanku, kak,,,yang penting kakak mau ". kata Malika yakin
"Emang siapa sih cowok itu???" tanya Shadika mulai penasaran
"Aku yakin kakak mengenalnya ". jawab Malika
"Namanya siapa, sih,,," tanya Shadika
"Namanya Saldy asisten Davis Putra Dirgantara dari perusahaan Diamond grup ". jawab Malika dengan antusias
Wajah Shadika mendadak bersemu merah semerah tomat mendengar jawaban Malika. Jauh didalam hati Shadika memang kagum dengan sosok Saldy.
"Wahhh,,,mendengar namanya saja, wajah kakak memerah, apakah rasa itu memang sudah ada di sana???" kata Malika menggoda kakaknya.
"Apa kamu yakin, dek,,,,pak Saldy akan menuruti kemauanmu??? jangan permalukan kakak,,," balas Shadika merasa tak percaya diri.
"Kalo pak Saldy tergantung kakak, karena sebenarnya pak Saldy menyukai kakak.". kata Malika meyakinkan Shadika
"Kakak ikut kamu aja, tapi gimana dengan papa??? kakak takut papa tidak setuju ". balas Shadika
"Serahkan pada adik bandelmu ini kakakku yang cantik ". kata Malika sambil mencium pipi kakaknya.
Kemudian mereka berbaring di kasur queen size milik Shadika melepas rindu. Mereka berdua saling menyayangi, Shadika dengan sifatnya yang lemah lembut dan penurut sedangkan Malika dengan sifatnya yang keras, suka menentang jika tidak sesuai dengan keinginannya dan selalu ingin.mempelajari segala hal dan menyukai tantangan karena memang didukung dengan kecerdasan diatas rata-rata yang dimiliki.
Malam pun tiba tanpa terasa, selesai makan malam keluarga tuan Wijaya kemudian berkumpul diruang keluarga, tuan Wijaya dan istrinya sangat bahagia melihat putri mereka sudah dewasa.
"Malika sayang,,,,kapan kamu akan mengakui pada publik kalo kamu juga merupakan salah satu pewaris Sha_Lika Corp ". tuan Wijaya mulai mendesak Malika.
'ini kesempatanku untuk menjodohkan kakak dengan Saldy '. batin Malika
"Lika sih terserah papa asalkan papa dan mama memenuhi keinginan Lika,,," kata Malika mulai melancarkan rencananya
"Sejak kapan Lika meminta sesuatu dan kami tidak menuruti.???" tanya tuan Wijaya
"Tapi permintaan Lika kali ini beda pa, ma,,,". jawab Malika
"Katakan saja sayang, kami akan mengabulkan, apa kamu meminta perusahaan??? uang??? rumah??? mobil???" tanya tuan Wijaya
"Bukan itu pa,,Lika hanya minta restu papa untuk kakak ". jawab Malika
"Restu apa maksudmu,.sayang,,,,ngomongnya yang jelas dong, biar papa dan mama tidak penasaran ". kata tuan Wijaya mulai merasakan permintaan aneh dari putrinya
"Lika mau menjodohkan kakak dengan seseorang yang menurut Lika baik dan bertanggung jawab serta mampu melindungi kakak dan keluarga kita ". kata Malika
"Tapi papa sudah merencanakan perjodohan kakakmu dengan rekan bisnis papa yaitu pewaris tunggal PT. Global Utama ". kata tuan Wijaya tegas.
"Sebentar pa, Malika ambil iPadnya dulu, kita selidiki anak rekan bisnis papa itu, apa dia pantas dan lebih baik dari calon yang Lika ajukan ". balas Malika berjalan ke kamar Shadika untuk mengambil iPadnya.
Tuan Wijaya menyandarkan punggungnya pada sofa sambil menunggu Malika.
"Siapa nama rekan bisnis papa???" tanya Malika setelah kembali duduk didepan tuan Wijaya
"Hendy Prayoga ". jawab tuan Wijaya
Malika kemudian mencari informasi tentang Hendy Prayoga dan hanya beberapa detik layar iPad Malika penuh dengan gambar keluarga Hendy Prayoga.
"Silahkan papa baca semua informasi yang selama ini disembunyikan oleh mereka, apa papa mau punya menantu yang gonta ganti wanita???" kata Malika.
"Bagaimana bisa kamu melacak semua informasi yang mereka bahkan media tidak pernah memuat berita seperti itu ???" tanya tuan Wijaya tak percaya
"Pa, anak bandelmu ini selama sekolah diluar negeri bukan hanya mengikuti pelajaran formal tapi aku juga bergaul dan belajar tentang banyak hal yang bisa berguna untuk diriku dan bisa melindungi keluargaku dan perusahaan papa ". jawab Malika percaya diri.
"Iya, papa percaya dengan anak papa ini, meskipun bandel dan nakal tapi kecerdasannya juga patut diacungi jempol ". kata tuan Wijaya memeluk sayang putri bungsunya.
"Kalo mama gimana, setuju kan dengan Lika???" tanya Malika.
"Tapi siapa dulu orangnya, dek,,,mama gak mau kalo nantinya kakakmu malah menderita". jawab mama Yanti
"Saldy asisten Davis Putra Dirgantara dari perusahaan Diamond grup tempatku bekerja". balas Malika antusias.
"Papa dan mama gak masalah jika dia hanya asisten tapi apa kakakmu bersedia???" tanya tuan Wijaya
"Kak,,,,ngomong dong, ini kan menyangkut hidup kakak nantinya ". kata Malika
Shadika jadi gugup bukan karena pertanyaan Malika tapi tatapan mata yang mengarah kepadanya membuatnya gelisah. Sang mama kemudian mendekati anak sulungnya dan membelainya dengan lembut sambil tersenyum seolah memberi kekuatan pada anaknya.
"Shadika setuju dengan adik pa, tapi adik juga harus menepati janjinya agar orang tau kalo adik juga anak papa.". kata Shadika
"Janji kak,,,,adik cantikmu ini tak pernah ingkar janji ". balas Malika dengan gembira.
"Sayang anak bandelnya mama, apa betul kamu punya hubungan dengan nak Davis seperti yang dikatakan pada pesta perusahaannya tempo hari ???" tanya mama Yanti
"Selesai urusan kakak baru kita bahas masalahku ya mama sayang, ratuku,,,cup,,,cup,,,cup". kata Malika mencium pipi dan dahi mamanya sekaligus menghindari pertanyaan mama Yanti.
"Kalian istirahatlah, besok kan kalian kerja.". kata tuan Wijaya
Malika dan Shadika kemudian mencium kedua orang tuanya bergantian sebagai salam selamat malam dan mereka berdua ke kamar Shadika dilantai 2.
...💐💐💐💐💐...
maaf up_nya agak lama,,,,🙏🙏🙏selamat menikmati semoga suka
dukung author ya.😁😁😁
salam hangat dari author