NovelToon NovelToon
Sistem Ayah Super Tajir

Sistem Ayah Super Tajir

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:23.3k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Diusir ke jalanan di tengah badai hujan bersama sepasang anak kembarnya yang menangis kelaparan, hidup Jiang Muchen hancur berkeping-keping saat istrinya memilih pergi demi gemerlap harta seorang tuan muda kaya.

Namun, tepat ketika keputusasaan nyaris menelan kewarasannya, "Sistem Ayah Super Tajir" tiba-tiba aktif, mengubah takdirnya dalam semalam dengan menjanjikan kekayaan tak terhingga hanya lewat satu syarat mutlak: membahagiakan anak-anaknya.

Kini, dengan kekuatan finansial yang perlahan mampu menggenggam ekonomi seluruh Kota Jiangcheng, Jiang Muchen bersumpah untuk membangun surga dunia bagi putra-putrinya, Zihan dan Ziyue, sembari memastikan siapa pun yang pernah menginjak-injak harga diri keluarganya... terutama sang mantan istri akan berlutut dalam penyesalan yang terlambat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Bibir Song Yan melengkung membentuk senyum tipis. Wibawa absolut yang memancar dari postur pria di hadapannya ini sungguh nyata, mustahil dipalsukan oleh orang awam.

"Berkat tangan dewa Tuan Jiang siang tadi, kakek saya kini sedang beristirahat di kediaman dengan ritme jantung yang jauh lebih stabil dari sepuluh tahun terakhir." Song Yan berbicara dengan nada formal dan penuh hormat. "Saya datang ke sini secara khusus atas perintah mutlak dari beliau."

Tangan lentik namun berotot milik Song Yan merogoh saku kemeja taktisnya. Ia mengeluarkan sebuah lencana logam tebal berwarna perunggu gelap. Di permukaannya, terukir relief seekor harimau bersayap yang tampak hidup dan ganas.

Dengan menggunakan kedua tangannya, Song Yan menunduk dan menyerahkan lencana itu kepada Jiang Muchen.

"Tuan Jiang telah menolak kompensasi finansial kami siang tadi. Karena itu, Jenderal Song meminta saya secara pribadi untuk menyerahkan Lencana Harimau Song ini kepada Anda." Mata Song Yan menatap lurus penuh kesungguhan. "Dengan memegang lencana ini, seluruh armada bisnis, relasi politik, dan kekuatan militer Keluarga Song di penjuru Jiangcheng akan menganggap Anda sebagai entitas setingkat dewa. Anda berhak mengerahkan seluruh pasukan pengawal dan aset keluarga kami kapan saja Anda butuhkan."

Mendengar deklarasi itu, beberapa orang tua murid elit yang masih menguping dari kejauhan nyaris menjatuhkan rahang mereka ke aspal.

Lencana Harimau Song?!

Itu adalah token kekuasaan militer absolut! Jangankan direktur perusahaan, bahkan wali kota Jiangcheng sekalipun diwajibkan memberi hormat pada pemegang lencana itu! Dan kini, wanita pewaris militer tersebut menyerahkannya kepada seorang pria muda berkemeja polos yang sedang menggandeng balita, seolah sedang memberikan bingkisan makanan ringan!

Muchen menatap lencana perunggu di telapak tangan Song Yan.

Ia tahu persis nilai politis dari benda kecil ini. Lencana ini adalah kunci master yang akan memuluskan jalannya untuk melindas faksi-faksi kecil cecunguk Keluarga Zhao di masa depan, tanpa ia harus repot-repot mengotori tangannya sendiri.

Muchen mengambil lencana itu dengan satu tangan, lalu menyelipkannya ke dalam saku kemeja dengan santai.

"Sampaikan salamku pada Jenderal Song. Aku menerima itikad baiknya," ucap Muchen datar. "Jika suatu saat racun laten di tubuh tuanya itu kembali berulah, suruh dia mencariku. Aku akan mencabut sisa akar racunnya sampai bersih."

Mata Song Yan berbinar terang. Bagi keluarganya, janji kesembuhan dari seorang tabib dewa jauh lebih tak ternilai dari gunung emas mana pun.

"Terima kasih, Tuan Jiang. Keluarga Song berhutang budi setinggi langit pada Anda."

Selesai dengan urusan formal, pandangan tajam Song Yan perlahan turun, menatap Zihan dan Ziyue. Sebagai seorang prajurit wanita yang telah ditempa oleh kerasnya darah dan besi, hatinya yang kaku entah mengapa seketika meleleh melihat wajah jernih dan polos si kembar.

"Kalian berdua pasti putra dan putri Tuan Jiang," sapa Song Yan. Ia berjongkok hingga sejajar dengan anak-anak itu, menyunggingkan senyum yang sangat ramah dan tulus. "Kalian manis sekali."

"Terima kasih, Kakak Prajurit! Kakak terlihat sangat keren turun dari mobil-mobil besar yang seram itu," jawab Zihan dengan nada sopan dan gestur tubuh tegap yang menggemaskan.

"Kakak cantik sekali... persis seperti pahlawan wanita yang bawa pedang di televisi," puji Ziyue malu-malu, mengintip dari balik kaki panjang ayahnya.

Song Yan tertawa pelan. Hatinya benar-benar tersentuh oleh tingkah laku mereka. Ia mengelus pelan puncak kepala Zihan, lalu kembali berdiri menatap Muchen.

"Tuan Jiang," suara Song Yan kembali berwibawa. "Saya mendengar kabar intelijen bahwa Anda baru saja memonopoli Grup Edukasi Royal. Jika ada masalah perizinan dari birokrat, atau ada orang-orang buta yang mencoba mengganggu kenyamanan Anda di kota ini, tolong beri tahu saya. Pasukan Keluarga Song akan dengan senang hati meratakan mereka menjadi debu untuk Anda."

"Aku akan mengingat tawaranmu, Nona Song," senyum miring terukir di sudut bibir Muchen. "Tapi untuk hama-hama kecil yang merayap di jalanan, aku lebih suka menginjaknya dengan sepatuku sendiri. Kami permisi dulu. Anak-anakku sudah waktunya istirahat."

Muchen mengangguk pelan, lalu memutar tubuhnya. Ia membukakan pintu Dartz Prombron dan menaikkan si kembar ke bangku belakang dengan penuh kasih sayang.

Song Yan beserta barisan pengawal militernya serempak mundur, menundukkan kepala memberi jalan hingga monster baja itu melaju perlahan meninggalkan kompleks sekolah. Song Yan menatap kepergian mobil hitam pekat itu dengan sorot mata yang teramat rumit.

Pria yang menyimpan kekuatan maut di kepalan tangannya, namun memancarkan kelembutan absolut pada darah dagingnya. Pria dengan paradoks mematikan seperti Jiang Muchen, adalah racun paling memabukkan bagi wanita-wanita alfa sepertinya.

Sementara itu, di seberang kota...

Suasana yang sangat kontras sedang terjadi di kediaman utama Keluarga Zhao.

Berbeda dengan kehangatan senja di luar sana, udara di dalam ruang bawah tanah raksasa yang biasanya digunakan oleh Zhao Qiming untuk menggelar pesta liar kini terasa sedingin es dan berbau anyir darah.

Di atas sebuah ranjang medis darurat di tengah ruangan, Macan Hitam terbaring tak berdaya. Kedua kakinya dibalut gips tebal yang masih merembeskan warna merah. Ia merintih kesakitan, menggigil di bawah sisa-sisa pengaruh obat bius yang mulai menguap.

Tap... tap... tap...

Zhao Qiming berjalan mondar-mandir mengelilingi ruangan layaknya tikus yang terjebak di dalam kandang. Ia menggigiti ibu jarinya dengan gelisah. Wajahnya pucat pasi seperti kertas, matanya merah menyala dipenuhi oleh teror dan rasa kurang tidur yang mulai menggerogoti kewarasannya.

Di sudut ruangan yang temaram, Lin Yueran duduk memeluk kedua lututnya di atas sofa kulit.

Riasan wajah mewahnya sudah luntur tak beraturan, bercampur dengan air mata dan keringat dingin. Delusinya tentang kehidupan sosialita yang aman, damai, dan penuh foya-foya bersama pangeran impiannya telah hancur berkeping-keping menjadi pecahan kaca yang mengiris hatinya.

"Ini gila... ini semua benar-benar gila!" Qiming bergumam histeris pada dirinya sendiri, suaranya bergetar parah. "Bagaimana mungkin si pengemis Jiang Muchen memiliki kemampuan tempur seperti itu?! Tiga puluh orang! Dia menghancurkan tiga puluh petarung elit pembunuh hanya dalam sepuluh detik?!"

"Qiming..." isak Yueran, bahunya bergetar hebat. Bayangan kematian membuat wanita haus harta itu kini terlihat sangat menyedihkan dan lusuh. "Apa yang harus kita lakukan? D-dia bilang dia akan datang mengambil lehermu... Dia pasti akan membunuh kita berdua malam ini, Qiming!"

"TUTUP MULUT BUSUKMU, JALANG!!"

Blaar!

Qiming meledak. Ia menendang meja kaca di depannya hingga hancur, lalu menunjuk tepat ke wajah Yueran dengan urat leher yang menonjol keluar.

"Semua petaka ini terjadi gara-gara kau! Kalau saja kau tidak pernah menikah dengan monster psikopat itu sebelumnya, aku tidak akan pernah terseret masuk ke dalam pusaran masalah gila ini!"

Yueran tersentak kaget. Ia menatap Qiming dengan sepasang mata terbelalak lebar.

Pria buncit yang selama ini merayunya dengan janji-janji surga dan harta, pria yang selalu memanjakannya dengan barang bermerek... kini menyudutkannya dan meludahi wajahnya dengan kata-kata kotor tepat ketika bahaya datang mengancam nyawa.

"K-kau menyalahkanku?!"

Rasa takut di dada Yueran mendadak tersulut oleh rasa terhina. Suaranya melengking histeris. "Kau yang merebutku darinya! Kau sendiri yang dengan sombong menyuruh Macan Hitam pergi mencegat dan membunuhnya! Jiang Muchen memburumu karena kebodohan dan kesombonganmu sendiri, Zhao Qiming!"

PLAK!

Sebuah tamparan yang sangat keras dan bertenaga mendarat telak di pipi Yueran.

Kepala wanita itu terlempar ke samping hingga tubuhnya tersungkur keras ke lantai karpet. Sudut bibirnya langsung pecah mengeluarkan darah segar.

Qiming berdiri menjulang di atasnya, menatap telapak tangannya sendiri yang gemetar, lalu menunduk menatap Yueran dengan sorot mata buas dan putus asa.

"Aku ini Tuan Muda Keluarga Zhao! Pewaris tunggal konglomerat terbesar di Jiangcheng!" raung Qiming, mengusap wajahnya yang dipenuhi keringat dingin. "Aku tidak akan pernah mati di tangan mantan suami pengemismu itu!"

1
Luna
nikah dulu woy ,,,,
Seung
kok ngga nyambung? 😂
Luna
1 miliar Dollar jadi berapa triliun itu 😱😱😱😱😱😱
Mu Lin@42443
chp 15 dan 16 sama, lalu chp 14 ke 15 kayak di lewatin, dari gudang, tiba tiba udh berantem di kaki villa
Luna
calon ibu sikembar cie cie
Was pray
kok diekspor? berarti tenaga pengajarnya dibuang ke eropa dong .... 🤭🤭🤣
RaMna Hanyonggun Isj
Ceritanya sama persis dgn cerita sebelah dgn titik komanya hanya beda di disni yg di Usir Cowok di sebelah Cewek yg di Usir
💫Penjelajah Novel💫
saran jangan terlalu banyak membuat cerita. fokus ke 1 - 2 aja dulu. setelah tamat baru buat lagi. nanti banyak yg gak ke urus kek yg sudah2🙏
Luna
👏👏👏👏pak dudaku keren👍
Fajar Fathur rizky
cepat bantai bayangan abu
Luna
semoga lolos Thor,,, beberapa akhir ini banyak novel favorit ku yg gagal kontrak 💪
Yui: makasih kak dukungannya😊, iyah ntah apa yang merasuki Aplikasi ini
total 1 replies
💫Penjelajah Novel💫
tolong up 10 bab/hari thor. jangan nanggung gini 🤣
Yuliana Tunru
linna kau terlalu pede ya jgn kau kita jiang vm.orang biasa ditunghu kejutan krn niat jahatmu
Yuliana Tunru
👍👍👍 jiang munchen kau bagai eewa kematian bagi orang2 jqhat
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Dewiendahsetiowati
cerita dicerai di hari tua aku kembali menjadi nona muda kok dihapus ya thor
Yui: mau direvisii kak😊
total 1 replies
Yuliana Tunru
benar2 pembalasan yg mutlak 👍👍
Luna
lah ngapain kamu nyalahin tuan muda Zhao kan elu yg gatal dulu Lin🤣🤣🤣🤣
Luna
request kalo bisa si mantan istri diteror sampai gila yh Thor🤣🤣🤣
Luna: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣,
total 2 replies
Yuliana Tunru
gmn lin msh bangga dan sombong sdh meninggalkan ank2 dan mantan suami miskin mu siap2 jd gbel dan sasaran amukan pacarmu 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!