Terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arthur Bond, Rexana Nycekerh hidup bagai pajangan mahal di dalam sangkar emas. Demi menyelamatkan perusahan ayahnya yang terancam runtuh, Rex terpaksa menelan bulat-bulat dinginnya penghinaan dan tuduhan atas rahasia masa lalu yang enggan ia bocorkan. Namun, ketika kembali ke New York, takdir memainkan lelucon paling kejam.
Lexana, kakaknya sendiri, secara terang-terangan memamerkan kekasih barunya—Diedrick Glodereus Ashford.
Pria itu adalah pemilik masa lalu Rex, cinta pertamanya yang kini hadir kembali membawa dendam dan kepahitan.
Di tengah kepungan tuntutan keluarga yang tak berhati dan intrik kekuasaan, Rex harus berdiri sendirian di antara dua pria yang membencinya.
Akankah rahasia di balik perpisahan masa lalu mereka terkuak, atau justru Rex akan benar-benar hancur dalam permainan pembalasan dendam ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#18
Udara musim gugur New York menusuk hingga ke tulang ketika roda pesawat jet komersial yang ditumpangi Shopia Danica Whitmore menyentuh landasan Bandara Internasional John F. Kennedy.
Pagi itu, langit Manhattan diliputi mendung tebal, membawa semilir angin dingin yang mengibarkan rambut panjang milik gadis berjas dokter tersebut.
Shopia melangkah anggun keluar dari area kedatangan VIP, didampingi oleh dua pengawal pribadi berbadan tegap berjas hitam—Hanks dan Vane—yang dikirimkan secara khusus oleh ayahnya, Jasper Whitmore.
Sosok Shopia memancarkan aura keanggunan yang lembut, tenang, dan penuh kasih—fitur wajah porselennya yang halus serta mata bulatnya yang bening seolah tak tersentuh oleh kejamnya dunia luar.
Namun, ketenangan gadis lemah lembut itu mendadak luluh lantak hanya beberapa menit setelah kakinya menginjakkan lantai terminal utama.
Di setiap sudut bandara—mulai dari layar-layar TV interaktif berita nasional, jajaran koran pagi di kios majalah, hingga perbincangan berbisik para penumpang yang lalu lalang—sebuah berita tunggal sedang memborbardir seluruh penjuru New York dengan judul bercetak tebal yang membakar:
"SKANDAL PERSELINGKUHAN ELIT: PEWARIS ASHFORD—DIEDRICK ASHFORD, TERPERANGKAP FOTO RANJANG BERSAMA REXANA BALLERINA NYCEKERH, ISTRI SAH ARTHUR BOND!"
Shopia menghentikan langkah kakinya seketika. Matanya yang jernih membeku menatap layar TV raksasa di dinding terminal.
Di sana, foto tajam beresolusi tinggi memajang sosok seorang wanita berambut pendek yang sedang terbaring di atas ranjang bersama seorang pria tegap.
Rexana...
Jantung Shopia berdegup kencang secara tidak teratur.
Seluruh persendiannya lemas bagaikan dilumpuhkan oleh sengatan listrik.
Walaupun gaya rambut kembarannya itu menjadi potongan pendek yang kaku dan raut wajahnya dihiasi keputusasaan yang pekat, Shopia yang memiliki ikatan batin darah tak bisa dibohongi: wanita di dalam foto skandal itu adalah kembaran kandungnya yang terpisah selama Dua Dekade.
"Nona Shopia? Anda baik-baik saja?" tanya Hanks, pengawal di sisi kirinya, terperanjat melihat wajah sang putri pengusaha besar itu mendadak pucat pasi bagai kertas.
Shopia menunjuk layar TV dengan tangan yang gemetar hebat.
"R-Rexana... itu kembaranku..."
Kedua pengawal itu saling bertukar pandang dengan raut kaget, lalu segera menyapu artikel berita yang tertera di ponsel pintar mereka.
Vane, pengawal yang memegang tablet keamanan, membacakan kutipan berita dengan dahi berkerut dalam.
"Di artikel ini tertulis... 'Rexana ballerina Nycekerh, putri dari keluarga Nycekerh yang terbukti melakukan perselingkuhan dengan Diedrick Ashford demi mengkhianati pernikahan sah bersama Arthur Bond'..."
Kata-kata dalam artikel berita itu meluncur begitu kejam: menuduh Rexana sebagai wanita murahan, istri yang tidak setia, berselingkuh dari suaminya yang terhormat, dan menyerahkan dirinya pada seorang Casanova kaya raya.
Shopia menggelengkan kepalanya kuat-kuat, air mata keharuan dan kesedihan mendadak berkaca-kaca di pelupuk matanya.
Kehidupan seperti apa yang sebenarnya dijalani oleh kembarannya selama ini?
Dan kenapa dia berselingkuh dan mengkhianati suaminya di depan publik seluruh negeri?
"Ini tidak benar..." bisik Shopia dengan suara lembutnya yang bergetar.
"Aku kenal darahku... Mommy selalu bercerita bahwa Rexana adalah gadis yang jujur dan berhati murni. Dia tidak mungkin berselingkuh... pasti ada sesuatu yang sangat mengerikan yang sedang menghimpitnya!"
Hanks menatap prihatin pada Nona mudanya. "Nona, jika berita ini sudah menjadi konsumsi publik, keluarga suaminya maupun keluarga Ashford pasti sedang mengincar keberadaan Nona Rexana. Situasi New York saat ini sangat berbahaya."
Shopia teringat janji yang diucapkannya pada sang ibu, Beau, di ruang perawatan rumah sakit di Zurich sebelum melangkah pergi: bahwa dia akan membawa pulang Rexana dalam keadaan selamat dan utuh ke dalam pelukan keluarga Whitmore.
"Aku tidak bisa tinggal diam," tekun Shopia, jemari tangannya meremas ujung blazer.
"Dia sudah menderita sendiri terlalu lama di kota ini tanpa perlindungan keluarga kita. Aku tidak akan membiarkan mereka menghancurkan hidupnya lebih jauh."
Gadis lemah lembut itu menarik napas panjang, mengusap bekas air mata di pipinya secara kaku, lalu memancarkan binar ketegasan yang jarang diperlihatkannya.
"Cari tahu keberadaan pria Ashford itu sekarang juga," perintah Shopia pada kedua pengawalnya dengan nada suara yang mantap meski bergetar.
"Nona, keluarga Ashford adalah salah satu klan terpandang dan paling berkuasa di New York. Akses menuju lokasi mereka tidak mudah—" ujar Vane mencoba memberikan pengertian.
"Aku tidak peduli," potong Shopia cepat, matanya menatap tajam kedua pengawalnya.
"Pria bernama Diedrick Ashford itu adalah kunci utama di mana kembaranku berada saat ini. Cari alamat penthouse atau mansion pribadinya di Manhattan detik ini juga. Kita harus menemui mereka sebelum media atau keluarga suaminya menghancurkan Rexana lebih jauh!"
Hanks dan Vane membungkuk patuh melihat kebulatan bakal Nona muda mereka.
"Pria macam apa dia sampai kembaranku terseret ke dalam skandal sebesar ini dengannya?"
Hanks menjawab tenang, "Diedrick Ashford memiliki reputasi sangat tertutup dan kerap diterpa rumor miring soal hubungan asmaranya. Namun, dari penelusuran kami, pria ini baru saja kembali dari pengasingan luar negeri hampir bersamaan dengan kembalinya Nona Rexana dari Swiss."
Shopia mencoba mencerna teka-teki rumit di balik takdir kembarannya.
"Pengasingan yang sama... waktu yang sama. Ini bukan sekadar perselingkuhan biasa. Mereka berdua memiliki masa lalu yang disembunyikan dari dunia."
Di dalam dadanya, rasa bersalah yang teramat mendalam menggerogoti jiwanya.
Sementara dia tumbuh dalam dekapan hangat sang ayah selama Lima Tahun Terakhir.
"Jika Mommy melihat berita ini... hatinya pasti akan hancur lagi," bisik Shopia lirih.
****
Di ujung jalan, barikade kepolisian dan puluhan mobil siaran berita tampak mengepung pelataran depan gedung penthouse megah tempat Diedrick dan Rexana berada.
Kilatan lampu kamera tak henti-hentinya memantul di kaca-kaca gedung tingginya.
Shopia memajukan tubuhnya, menatap kerumunan media yang beringas dari balik kaca gelap mobilnya.
"Kita sudah sampai, Nona Shopia," ujar Hanks memelankan laju mobil di jalur khusus lorong belakang gedung penthouse.
"Akses utama sudah ditutup rapat oleh tim keamanan Ashford, tetapi kami bisa mengamankan jalur lift servis di lorong parkir bawah tanah."
Shopia menatap kedua pengawalnya dengan binar mata yang kini sepenuhnya teguh.
"Bawa aku naik ke atas," tegas Shopia.
"Aku harus bertemu dengan Rexana dan pria bernama Diedrick Ashford itu sekarang juga."
"Tunggulah aku, Rexana..." bisik Shopia lirih menatap pantulan dirinya di kaca mobil yang amat serupa dengan wajah kembarannya di layar TV.
"Aku datang untuk membawamu pulang ke tempat yang seharusnya."
boleh up lagi gak Thor 🤭
dan diedrick pria ashford paling bar" gak bisa tahan🤣