NovelToon NovelToon
Cantika Si Gadis Tangguh

Cantika Si Gadis Tangguh

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dunia Masa Depan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nina1708

Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..

Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Hadang Preman

Happy Reading

❤❤❤❤❤❤

Bel pulang sekolah baru sepuluh menit berlalu, Cantika pulang bersama Bianca dan juga Amora. Seperti biasa, Amora harus pulang naik bus namun kali ini Cantika dan Bianca mengantarkan mereka pakai motor dengan berboncengan tiga.

Bianca menyetir motor matic nya pelan, Amora duduk di tengah sementara Cantika di belakang sambil pegangin tas Bianca yang berat sama buku.

' Dia bawa buku apa bawa baru, berat banget sumpah. ' Batin Cantika.

" Kak, Kita lewat gang Seroja aja ya, biar cepet. Kalau lewat depan macet belum lagi takut ada polisi kita boncengan tiga..," kata Bianca.

Gang Seroja itu gang kecil, sepi, cuma muat satu motor. Biasa nya memang jalan pintas anak sekolah agar lebih cepat dan menghindari polisi jika ada razia.

" Oke... " Jawab Cantika.

Bianca terus melaju kan motor nya, namun pas belokan kedua, Bianca berdua rem mendadak.

CKITT!!!!!

" Aduhhhh.... Bia.. Kalau nyetir yang bener dong! " Ucap Cantika.

" Ti...ka... " Ucap Bianca gemetar.

" Apa?!! " Sahut Cantika masih kesal.

" Itu.. " Jawab Bianca menunjuk ke arah depan.

Cantika dan Amora melihat ke arah yang di tunjuk Bianca. Di sana di tengah gang, ada seorang wanita paruh baya, dengan pakaian yang tampak bagus, tas belanjaan nya jatuh, semua barang yang ada di tas itu tumpah semua. Di depan nya ada 5 orang pria berbadan kekar, mereka semua preman di daerah itu yang berpenampilan sangat sangar, salah satu dari mereka membawa pisau lipat kecil.

"Udah cepet, semua barang nya! Jangan teriak! " Bentak pria yang paling besar badan nya.

Wanita paruh baya itu gemetaran, "Jangan..." Sahut wanita paruh baya itu.

Bianca langsung panik, dia melirik ke arah Cantika, " Kak... Kak kita puter balik aja ya... Kita panggil warga..." Ucap Bianca.

" Ya bener Tika, ini sangat bahaya. " Ucap Amora menimpali ucapan Bianca.

Cantika diam, mata nya masih melihat wanita paruh baya itu. Sangat mirip banget sama ibu nya di rumah.

"Bi, kamu turun dulu sama Amora. Biar gue pinjam motor nya.. Nanti kalian videoin dari jauh. " Ujar Cantika.

"Hah? Kamu mau ngapain?!" Tanya Bianca terkejut.

" Iya Tika, jangan aneh-aneh deh. " Ujar Amora.

" Turun!" Ucap Cantika tegas.

Bianca Amora pun turun dengan kaki gemetar. Cantika langsung mengambil alih motor Bianca, lalu dia menyalakan motor itu lagi dan mulai menggeber motor nya maju, bukan kabur, tapi langsung mengarah ke para preman itu.

BRAK!

Ban depan motor Cantika menabrak kaki si preman yang bawa pisau. Pisau itu jatuh mental jauh.

"KURANG AJAR! ANAK SEKOLAH IKUT CAMPUR!" Teriak preman itu.

Cantika memundurkan motor nya dan menatap para preman itu lalu tersenyum smirk.

" Sam.kat harus di basmi. " Ucap Cantika dingin.

Ketiga preman lain langsung maju mendekati Cantika. Sementara satu preman menolong preman yang di tabrak Cantika. Cantika udah turun dari motor, helm nya masih nempel di kepala dan dia masih memakai masker di mulut nya.

Preman pertama ayunin tinju ke wajah Cantika. Cantika nunduk, dia memang anak pencak silat sekolah - juara 1 tingkat kota di desa mekar sari dulu. Cantika balas dengan tendangan samping ke lutut preman itu.

"ARGH!" Teriak preman itu.

Preman kedua nyoba jambak rambut Cantika yang di kuncir dari belakang. Bianca teriak, " KAKAK CANTIKA AWAS!"

Cantika langsung menyikut ke belakang, kena perut. Lalu dia tarik tas sekolah nya yang berat itu dan menghantamkan nya ke kepala preman kedua.

BUGH!

Preman pertama yang tadi kena motor, udah bangkit lagi dan ngambil batu.

Wanita paruh baya itu menangis, "Nak, udah nak, jangan... Nanti kamu kenapa-kenapa..." Ucap nya.

Tapi Cantika udah keburu emosi. Dia ambil tutup ember bekas di samping gang dan jadiin tameng. Batu itu mental. Saat preman pertama lengah, Cantika lari dan dorong sekuat tenaga sampai jatuh ke tumpukan karung sampah.

"Bianca! Kita Teriak! Minta Tolong Warga!" Ucap Amora. " Kasihan Tika kewalahan, satu lawan lima. " Lanjut Amora.

" Hmm. " Jawab Bianca yang dari tadi videoin sambil menangis, akhirnya teriak sekenceng-kenceng nya,

"TOLOOONG! ADA RAMPOK! TOLOOONG!" Teriak Bianca dan Amora bersamaan.

Suara Bianca dan Amora bikin beberapa bapak-bapak dari warung ujung gang keluar bawa sapu dan kayu.

Lihat warga datang, kelima preman itu panik. Mereka pincang-pincang kabur meninggalkan pisau lipat nya.

Cantika napasnya ngos-ngosan, penampilan nya berantakan, rok sekolah nya kotor kena debu. Tapi dia berdiri di depan wanita paruh baya itu untuk melindungi nya.

Wanita paruh baya itu langsung meluk Cantika, menangis kencang, "Makasih, nak... makasih ya Allah... Kalau nggak ada kamu..." Ucap wanita paruh baya itu.

Cantika elus punggung wanita itu, "Udah bu, aman. Istighfar ya bu..." Ucap Cantika.

Bianca dan Amora lari nyamperin, Bianca menangis juga, " Kakak gila ya! Kak Tika gila! Kalau lo ditusuk gimana?!" Ucap Bianca.

Cantika malah ketawa kecil, kaki nya lemes, "Gue juga takut banget, Bi... Tapi kalau kita diem aja tadi, gue bakal nyesel seumur hidup." Jawab Cantika.

Tak lama kemudian Pak RT datang, warga bantuin beresin barang belanjaan wanita paruh baya itu.

Pas di tanya warga, "Kamu nggak takut, nak? Berani lawan kelima preman itu? "

Cantika jawab sambil benerin pakaian nya yang berantakan. "Takut, Pak. Takut banget. Tapi ibu saya pernah bilang, kalau kita liat orang di zolimi dan kita bisa bantu tapi milih diem, besok-besok kalau kita yang dizolimi, gak ada yang bakal bantu kita."

Sore itu, setelah selesai menolong wanita paruh baya itu. Cantika dan Bianca nganterin Amora sampai rumah nya. Motor matic mereka jalan pelan, meninggalkan gang yang tadi jadi saksi.

Dan video Bianca yang gemetaran itu? Besok nya viral di grup sekolah dengan judul: * WONDER WOMAN GANG SEROJA.*

Cantika dan Bianca baru saja sampai di rumah, mereka berdua turun dari motor.

" Bia, jangan cerita ini sama ibu ya.. " Ucap Cantika.

" Kenapa?? " Tanya Bianca.

" Ibu selalu khawatir sama gue, jadi gue gak mau kalau sampai ibu tahu dan malah jadi pikiran buat ibu. " Jawab Cantika.

" Oke.. Gue gak bakalan cerita apa-apa sama ibu dan bude. " Jawab Bianca.

" Ya udah yuk masuk! " Ucap Cantika.

Bianca pun menggandeng lengan Cantika, memang Bianca orang nya sangat manja apalagi dia sangat ingin punya kakak perempuan.

" Ibu, Bia pulang. " Ucap Bianca sedikit teriak.

' Ya ampun, nih bocah kecil-kecil doyan makan tow kali ya, cempreng banget suara nya. ' Batin Cantika mengusap telinga nya.

" Bia, kalau masuk rumah tuh biasakan ucap salam. " Ujar Bu Lastri.

" Hehehee... Maaf Bu kebiasaan. " Jawab Bianca.

" Assalamu'alaikum. " Ucap Bianca dan Cantika bersamaan.

" Wa'alaikum salam. " Jawab Bu Lastri.

" Ibu belum pulang aunty?? " Tanya Cantika.

" Belum Tika.. Palingan juga nanti sorean dikit. " Jawab Bu Lastri.

" Udah sana kalian istirahat dan bersih-bersih dulu... Nanti Aunty mau buatkan makanan untuk kalian. " Ujar Bu Lastri.

" Iya Aunty. " Jawab Cantika.

" Oke Bu. " Jawab Bianca berbarengan dengan Cantika. Lalu mereka berdua pun pergi ke kamar mereka masing-masing.

***********

Happy Reading Guys. 🤗🥰

1
Icha Arlita
cerita nya ringan sat set ga bertele tele aku suka 👍
Icha Arlita
aku mampir siapa tau menarik 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!