sebuah kisah yang sangat menyentuh namun juga menyakitkan tapi tetap dijalani dengan cara yang kadang sulit untuk di terima. Akankah antara Aira dan Ridwan sanggup menjalani? dan bagaimana dengan Zaki. Apakah yang terjadi selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Zarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 18 pergi belanja bersama ibu mertua
Dengan sedikit malu-malu Aira pun meninggalkan Zaki di kamarnya. Zaki yang melihat tingkah Aira hanya tersenyum kecil.Aira pun langsung menuju dapur . Namun siapa sangka ibu Hasna sudah berada di dapur . Ibu Hasna melihat menantunya itu seperti sedang berbahagia.
Wajahnya yang teduh membuat ibu Hasna luluh. Dulu ibu Hasna tidak menyukai Aira. Bahkan rasa tidak sukanya itu di tunjukan lansung ketika saat bersama anaknya.
Tapi setelah ia melihat bagaimana Zaki memperlakukannya ibu Hasna pun merasa tidak adil terhadap menantunya itu.
Ibu Hasna pun berjanji dalam hatinya bahwa mulai hari ini ia akan menyayangi Aira layaknya sebagaimana ia menyayangi putrinya sendiri.
"Aira, kamu ngapain kedapur pagi - pagi ini ?"
"Maaf Bu, biasanya Aira masak sendiri buat sarapan sama mas Zaki".
"Emangnya Zaki gak ada niat buat cari asisten rumah tangga ?"
"Waktu itu sempat di bahas sama mas Zaki tapi Aira menolaknya Bu dengan alasan Aira masih bisa kok ngerjain tugas rumah tangga" .
"Oh begitu rupanya . Yaudah nanti biar ibu yang urus masalah asisten rumah tangga. Biar kamu fokus buat Zaki aja" .
"Ya udah ayo kita masak sekarang. Iya Bu" .
Ibu Hasna melihat isi kulkas yang hanya tinggal beberapa menu masakan.
Ibu Hasna pun bertanya pada Aira.
"Oh ya Aira, pagi ini kita mau masak apa ? Ibu lihat isi kulkas kamu hanya tinggal beberapa menu masakan".
" Maafin Aira ya Bu ? Rencananya hari ini Aira mau belanja buat kebutuhan sehari-hari kita".
" Gak apa-apa kok, nanti biar perginya sama ibu aja. Oh boleh deh Bu. Nanti kita pergi setelah sarapan".
" Oh yaudah . Pagi ini Aira mau masak bubur aja buat mas Zaki . Kan mas Zaki lagi gak enak badan biar makan bubur dulu sampai mas Zaki pulih".
Ibu Hasna pun merasa sangat senang memiliki menantu yang mengerti tentang keadaan anaknya.
Aira pun mulai memasak . Sedangkan ibu Hasna juga ikut membantu .
Dalam hati ibu Hasna berkata, " sungguh kamu anak baik sayang. Maafkan ibu ya yang sudah salah sangka sama kamu".
Ibu Hasna terus memperhatikan menantunya itu. Kadang ibu Hasna tersenyum kecil melihat Aira yang begitu pengertian dan penuh kelembutan.
Waktu telah menunjukkan pukul setengah delapan. Sarapan pagi pun sudah siap Aira pun mengambil nampan untuk membawa semangkuk bubur ayam dan segelas air putih hangat.
Sedangkan ibu Hasna menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya.
Ibu, Aira kekamar dulu ya mau nganterin sarapan buat mas Zaki.
Yaudah sana gih ini ibu juga mau memanggil ayah buat sarapan. Maafin Aira ya Bu gak bisa temanin ibu sarapan.
Gak apa-apa kok Aira. Zaki lagi butuh kamu, kamu harus layani dengan baik. Iya Bu terimakasih.
Aira pun berlalu. Kini hanya tinggal ibu Hasna yang menunggu suaminya keluar.
Saat ini ayah Zaki sedang mengobrol dengan seseorang. Ibu Hasna pun memanggil suaminya itu.
"Mas, ayo kita sarapan dulu aku udah masak sama Aira. Oh yaudah. Kamu lagi nelpon siapa sih? "
"Ssstttt......! "
"Jangan keras - keras ngomongnya nanti kedengeran sama Aira. Oh ya aku sampai lupa untung saja saat ini Aira sudah berada di kamar Zaki" .
"Yaudah ayo masuk ke dalam , oh ya mas hari ini aku akan pergi belanja sama Aira. Aku titip Zaki sama kamu . Aku mau membeli kebutuhan sehari-hari" .
"Oh ya udah berarti aku bisa mengobrol dengan Zaki. Iya benar mas, rencananya setelah selesai sarapan aku akan bersiap -siap untuk menunggu Aira" .
Sementara itu Aira masih berada di kamar Zaki.
Mas aku pergi belanja sama ibu ya kamu hati - hati dirumah. Aku cuma sebentar kok mas.
" Iya sayang, kamu hati - hati di jalan ya. Tapi sebelum pergi aku pengen cium dulu yang ini". Zaki pun menunjukkan pipinya.
Aira pun merasa pipinya panas. Dan Zaki hanya senyum sendiri melihat Aira yang salah tingkah
salam DUA SAHABAT DAN BAYI MISTERIUS 🙏🏻🤭