"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."
Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."
Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...
yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjenguk
Keesokan harinya pulang kerja Aku melakukan Jadwal kunjungan kepada Kak Reno ,dia terkejut Mengapa bisa aku bertemu dengan ibunya di pesawat . Itu menjadi cerita unik buat Kami tersendiri ,hanya satu parcel buah berukuran kecil menjalin silaturahmi baik antara kami .Ibunya mengatakan bahwasanya kami sudah memang dipertemukan Tuhan seperti di novel-novel.
Candaan-candaan itu mempererat kami ,rasanya bahagia banget ada di antara mereka .Sampai ketika bibi itu menyodorkan satu gelas teh manis Aku mengingat Jika seorang pernah memberiku itu Apakah dia dari masa kecilku ?Nantilah ketika obrolan ini Mas ini aku akan mencari cara bagaimana bisa kamu bahas satu kampung itu ,mereka masih sibuk dengan cerita-cerita kehidupan yang menurutku hanya sebatas orang luar yang tahu .
ketika dia menanyakan dari mana aku perjalanan kemarin ,aku mengucapkan kampung Papa. Aku mulai memasukkan cerita masa kecilku dengan Abang yang terpisah mulai kecil ,lalu ibunya Kak Reno melanjutkan dengan kisah kecil kami tentang bagaimana Reno juga ingin bertemu dengan teman masa kecilnya.
Benar dugaanku !!!!pertemuan ini bukan Pertemuan Singkat !!!mereka adalah orang yang ada di masa kecilku ,satu gelas teh manis berwarna pekat namun tidak terasa pahit teh nya kini aku nikmati setelah 15 tahun berlalu, gemetar tak karuan Apa yang harus kulakukan Tuhan apa aku juga mengungkapkan kalau aku adalah gadis kecil itu. namun dari bibir Kak Reno sendiri aku tahu alasan dia tidak ingin mencari wanita itu atau gadis kecil itu karena keluarganya masih dendam kepada pamannya sebab telah menghancurkan usaha serta ladang mereka di kampung terpencil itu. Iya sampai meng-gertakan giginya mengingat bagaimana semuanya hancur oleh Paman
gadis kecil itu.
"Aku mengingat Bapak pulang dengan luka-luka bakar juga Mama karena rumah dibakar dan juga hasil Tani yang di gondol habis,sumpah jika aku punya kesempatan untuk kembali ke kampung itu dan ingat jalannya bakal aku habisin mereka ."
Lihat aku yang pucat dan kaku ibunya menyapaku "kamu masih sakit ya?"
"enggak ,aku hanya masuk ke bumi cerita Kak Reno saja." Senyumku
Kucoba mengingat-ngingat kejadian lampau satu persatu ingatanku , nyatanya rencana Tuhan Baik bagiku Untungnya aku tidak menyebutkan bahwasanya aku adalah gadis kecil itu, kalau nggak bisa Benci banget kak Reno dengan aku.
Ya walaupun aku bisa membela diriku sendiri tidak tahu mau dengan itu semua,tapi itu terlalu Naif untuk kata pembelaan .andai saja paman tidak melakukan itu pasti aku sudah bisa ikut cerita bahagia bersama mereka betapa lamanya Aku menunggu pertemuan ini, istri yang menelpon suami ataupun Bapaknya Kak Reno.
"Pak eh tengok mirip kami" katanya
Wajah lelaki tua itu juga terlihat ramah ,mereka keluarga yang sangat harmonis Ingin rasanya menjadi salah satu anggota keluarga mereka hehehe bener banget lu ya sama Kak Reno. "Ise kin?" yang artinya menanyakan siapa aku ,ibunya menjawab bahwasanya aku adalah teman perjalanannya ketika di pesawat .
Candaan papanya yang mengira bahwasanya aku ada teman dekat kak Reno ,ibunya menjawab dengan bahasa daerah yang dapat kamu mengerti maksudmu menantu kita katanya tertawa .haha tapi dalam batin Aku juga merasa lucu dengan kata-kata seperti itu makanya hanya bisa tersenyum malu ,Begitu juga dengan Kak Reno ikut tersipu malu .
Mereka menggunakan bahasa daerah ,intinya bapaknya itu buat perintah untuk tanya statusku saat ini katanya kalau aku single bisalah dijadikan sebagai menantu .dari sini aku sedikit kagum dengan Kak Reno yang tidak ikut mengiyakan namun memberi jawaban yang menurutku cukup dewasa, "pak ada namanya proses pengenalan kenalan Dah dulu baru tanya status "
"Sudah jawaban dari Tuhan ini nak" katanya kepada kak Reno.
Sehabis itu aku berbincang tidak terlalu lama mungkin hanya 15 menitan ,sampai akhirnya aku permisi untuk pulang .berhubung sudah malam juga akhirnya ada alasan untuk istirahat ,ibunya bahagia menyambutku begitu juga melepasku untuk pulang .menanyakan Di mana alamat rumahku jika sebelum pulang dari Jakarta ia akan singgah ,aku dengan sangat senang hati mengundang ia untuk datang ,pelukan serta ciuman menandakan bahwa tanyakan ada selanjutnya hubungan setelah ini .
Apa benar jika apa yang dipersatukan Tuhan akan dipermudah jalannya ?dan apabila itu bagianmu maka tak seuntir tangan pun dapat menyentuhnya.
Lorong sepi mengetahui anganku ,Awalnya aku tersenyum akhirnya aku menemukan Siapa mereka yang dari masa kecilku .namun pernyataan dari Kak Reno bahwasanya ada dendam masa kecil yang ia bawa sampai dewasa aku takut tahu itu adalah aku .takut kesalahan yang bukan Seharusnya aku tanggung menjadi alasan untuk kamu tidak bisa bersatu ,padahal jujur .cerita masa kecil itu mengikat hatiku untuk mencarinya ,ya aku berharap sih dia menjadi jodoh terbaik untukku bukan versi baik menurutku .
Coba nanti kalau ada kesempatan waktu Aku ingin memasukkan kembali memori kecil kami ,dan sejauh apa dendamnya kepada keluargaku .dan Ya Tuhan ,Jika hubungan ini kau Satukan Maka sangat kau Permudah seperti pertemuan kami .Tapi jika nggak jauhkan lah Ya Tuhan ,sebab awal pengharapanku kepada mereka aku ingin mengenal engkau lebih dalam.
hari-hari berlalu aku juga tidak mendapat kabar dari Kak Reno ataupun ibunya, kak Reno juga tidak ada kasih kabar tentang kabarnya bagaimana berhubung juga ia tidak masuk beberapa pertemuan ini.
sampai nomor telepon yang ku simpan dengan nama reno + kampus menghubungi ku, Dia menanyakan Kapan ada waktu untuk aku bisa ditemuin atau melakukan pertemuan sebelum Ibunya pulang.
Aku izinkan Ia datang di hari sabtu berhubung aku juga libur dan Ibunya bisa melakukan kegiatan full denganku untuk kegiatan apa saja.
Hahaha licik juga ya bisa menjadikan seorang ibu untuk mendapatkan anaknya ,Bagaimana menurut kalian dengan cara taktik ku ini .Apa kalian ingin mencobanya ?
Sayangnya di hari yang ditentukan Kak Reno hanya mengantar ibunya ke rumah tidak ikut nimbrung untuk melakukan kegiatan weekend ,tidak masalah penilaian ibu jauh lebih baik ketimbang anaknya .berhubung ia cerita ingin pulang 2 hari kemudian aku membawanya ke tempat pusat oleh-oleh Jakarta ,memperkenalkannya beberapa tempat makan kesukaanku dan juga berniat mengantarnya pulang ke rumah .ya dia sempat cerita beberapa hal penting tentang keluarganya namun aku hanya menanggapinya sebagai orang luar saja ,dia suka sekali dengan makanan Batak teringat tante juga suka begitu ,bawanya ke tempat yang sama untuk kata sebuah Dejavu .
nanti minta aja Kak Reno untuk jemput katanya kepadaku ,namun aku menolak dengan bilang atau beralasan bahwa Mall ini sudah Lumayan dekat dengan alamat yang dia Sebutkan .sampai akhirnya aku yang berinisiatif mengantarnya pulang dan aku tahu bahwa kak Reno tinggal di sebuah apartemen, "kenapa nggak minta jemput ?" aku enggak tau itu kalimat marah atau sungkan.
"kita tadi dari mall *** sekalian aja kata anak gadis ketimbang kamu jauh jemput ke rumah dia ,dia juga nggak apa-apa sekalian tahu kamu tinggal di mana ."
Mamanya Reno please deh Aduh malu banget dengan kalimat supaya aku tau kak Reno tinggal di mana, aneh gak sih. Itu jadi tahu inisiatif ku atau isi hatiku kan ahhhh.