NovelToon NovelToon
MA'UN

MA'UN

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Komedi / Fantasi
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Alfrelen

Seorang Pria yang tinggal di desa mempunyai cita cita menjadi orang kaya. di sisi lain, Ma'un memiliki kemampuan yaitu melihat hal gaib, pengobatan serta ucapan yang setiap di katakannya akan terjadi. namun dirinya sendiri tidak percaya kalau ucapannya bisa jadi kenyataan. sifat yang kocak dan juga apa adanya menjadi ciri khas Ma'un.

selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfrelen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 18

" lagian abang juga salah, ngapain abang bilang kayak begitu ! jadi marah kan bang Ma'un jadinya " kata Ari

Cempli yang di bilang Ari cuma garuk garuk kepala saja. sedangkan Ma'un yang udah di luar sambil ngedumel sendiri.

" emang kampret tuh Cempli, bukannye nyemangatin gua, malah di ledekin ! " gumam Ma'un

Layla yang duduk di luar melihat Ma'un yang wajahnya kesal. dia segera menghampiri Ma'un.

" Ma'un, kamu kenapa kesal begitu ? lagi marah sama siapa ? " tanya Layla

" ehh, Eneng ! enggak ada kok, tadi ada temen yang ngeledekin aye soal kerjaan aye yang udah di terima kerjaan tadi " kata Ma'un

" jadi kamu udah dapet kerja ya ! selamat ya Ma'un, terus kerja dimana dan jadi apa ? " tanya Layla lagi

" aye kerja di mall jadi cleaning service ! emang kerjaan kaya begitu hina banget ye Neng ? " kata Ma'un

" ya enggak dong, yang penting kan gak mencuri atau merampok ! udah gak usah kesel gitu, mending kita keluar yuk jalan jalan. kan kamu udah janji sama aku " ucap Layla yang meyemangati Ma'un dan mengingatkan janjinya tadi

" ayo deh Neng, lagian aye bosen juga di sini " kata ma'un

Layla jadi senang, dia meminta Ma'un menunggunya untuk ganti baju. sekalian mengambil kunci motornya.

setelah selesai ganti bajunya, Layla memberikan kunci motor ke Ma'un untuk di bawanya.

Ma'un menerima kunci itu lalu membawa motor. sedangkan Layla yang duduk di belakang Ma'un memeluknya dengan erat.

merasakan sesuatu ada gundukan yang terasa di punggungnya. Ma'un jadi salah tingkah, dia juga heran dengan Layla yang menempel erat di belakangnya.

" Neng ! bisa kagak meluknye jangan begini. soalnya aye rada kagak enak ini " ucap Ma'un

" loh, emang kenapa ? " tanya Layla bingung

" soalnya punggung aye terasa agak lain Neng, entar yang ada, aye kebelet pipis ! " ucap Ma'un

Layla yang mendengar ucapan Ma'un menyadari kalau yang di maksud itu adalah bongkahan bulat di depannya yang menempel erat di punggung Ma'un.

Layla juga merasa malu, karena dia tidak menyadarinya. tapi dia senang dengan Ma'un yang ngomong seperti itu. berati Ma'un benar benar orang baik.

dia melonggarkan pelukannya, Ma'un menjadi lega kalau yang menempel di punggungnya udah lepas.

" huh, lega jadinye. kalo terus terusan begitu tadi, yang ada bakal nyasar entar gua bawa nih motor " gumam dalam hati Ma'un

mereka pergi ke tempat cafe yang di tunjuk oleh Layla. dia ingin mengajak Ma'un duduk di di cafe itu agar bisa berduaan duduknya.

setelah sampai di cafe, mereka turun dan masuk ke dalam cafe dan duduk di kursi belakang.

pelayan datang untuk menanyakan pesanan mereka. Layla memesan minuman best seller di cafe tersebut dan juga cemilan. Ma'un hanya mengikuti pesanan dari Layla.

" jadi kapan kamu mulai kerjanya Ma'un ? " tanya Layla

" besok aye udah mulai kerja Neng ! doa'in ye biar nanti bisa naik jabatan " kata Ma'un

Layla mengangguk sambil tersenyum. tak lama pesanan mereka di antar oleh pelayan tadi. mereka menikmati minuman dan cemilan yang udah di pesan.

" oh iye Neng, kalo Eneng cuma di rumah aje ? ape gak kuliah atau kerja gitu ? " tanya Ma'un sambil mengunyah kentang goreng

" untuk saat ini masih di rumah aja dulu aku. sebelumnya aku udah selesai kuliah dan di tawari pekerjaan. tapi berhubung aku kecelakaan dan lumpuh jadi gak sempat masuk kerja " jelas Layla

" hmm gitu, kenapa gak masuk kerja aje lagi di tempat dulu Eneng di tawari kerja ? dari pada di rumah terus " saran Ma'un

" nanti aja lah, lagian aku pengen di rumah aja dulu. nanti aku juga cari kerja di tempat lain " kata Layla

Ma'un hanya manggut manggut saja. tiba tiba ada seorang pemuda yang baru masuk dan melihat Layla dengan seorang pemuda yang dia tidak kenali.

dia juga kaget dengan keadaan Layla yang sudah sembuh. dia lalu menghampiri Layla karena penasaran.

" Layla ! " panggil pemuda itu

" Rian ? mau apa kamu kemari ? " ucap Layla yang kaget melihat Rian mantan pacarnya

" jadi kamu udah sembuh ternyata, kenapa gak bilang bilang aku sih ? kan aku bisa datang ke rumah kamu " kata Rian sambil tersenyum

Ma'un yang melihat Rian yang datang tiba tiba juga kaget. dan herannya dia melihat Layla yang tidak senang dengan kehadiran Rian.

" gak usah banyak basa basi kamu Rian ! sejak aku lumpuh, kamu gak pernah mau datang liat aku ! dan satu hal lagi, kita juga udah putus, buat apa aku kabari kamu ! " jelas Layla

" Layla denger penjelasan aku dulu dong ! waktu itu aku emang lagi banyak kerjaan jadi gak sempat liat kamu " kata Rian beralasan

" alah, dasar biawak ! lagu lama lu pake buat alasan kek gitu " gumam dalam hati Ma'un

Rian menoleh ke Ma'un, dia tidak senang dengan adanya Ma'un yang bersama Layla.

" dia siapa Layla ? kamu selingkuh dari aku ya " kata Rian yang mengaku masih pacaran sama Layla

" kamu gak tau malu ya, kita udah gak ada hubungan apa apa lagi ! jangan bilang aku selingkuh. dia pacar aku, emang kenapa ? " ucap Layla yang makin kesal dengan Rian

Ma'un yang di bilang pacar Layla langsung terpelongo. kenapa dia di bilang pacarnya Layla.

" hey bro ! elu jauhin Layla, karna dia masih pacar gua, pergi sono lu ! " kata Rian yang tidak menggubris ucapan Layla.

" elu siape ngusir gua !? elu budeg apa gimane, kan Layla udah bilang kalo elu udah gak pacaran lagi sama Layla ! senget lu ye " ucap Ma'un kesal karna di suruh pergi

" berani lu sama gua ? ayo kita duel di luar kalo lu punya nyali " tantang Rian

Layla berdiri dan mendorong Rian agar pergi. dia tau kalau Rian jago berantem karena dia belajar karate.

" kamu apa apan sih ! mending kamu pergi dari sini ! jangan ganggu aku lagi ! " ucap Layla

" dasar banci lu, bisanya di lindungi cewek aja " pancing Rian agar Ma'un marah

" elu jual gua beli ! ayo kite keluar, siape yang banci ! " kata Ma'un yang gak terima di bilang banci

Rian tersenyum karena berhasil memprovokasi Ma'un. di sisi Layla, dia sudah ketakutan dengan Ma'un yang terpancing dengan ajakan Rian.

" Ma'un kamu gak usah ladenin dia. mending kita aja yang pergi ya " kata Layla mencoba membujuk Ma'un

" Eneng tenang aje ye, biawak ini gak ada ape apenye, entar liat siape yang jadi banci nanti " ucap Ma'un

Rian dan Ma'un pergi ke parkiran luar cafe. Layla juga mengikuti mereka berdua. Layla sangat cemas dengan Ma'un kalau seandainya terjadi apa apa sama Ma'un.

di parkiran mereka berdua saling berhadapan. Layla yang menonton merasa sangat cemas.

" udah siap bonyok gak lu ? " kata Rian sambil merenggangkan jari jemarinya

" banyak bacot lu, buruan kesini ! lama amat, gua belum kelar itu minum sama makannye ! ' desak Ma'un

Rian langsung menyerang Ma'un dengan pukulannya. namun pukulan Rian di tangkap oleh Ma'un dan di cengkramnya.

" cuma segini pukulan elu ? lembek amat jadi laki lu ! " kata Ma'un

Rian jadi emosi dia mengangkat kakinya untuk menendang kepala Ma'un. tapi Ma'un bisa mengelaknya.

Layla yang melihat saat Rian menyerang Ma'un, dia menutup matanya. karena tidak mendengar suara rintihan, dia membuka kembali matanya dan kaget melihat Ma'un yang sedang mencengkram tangan Rian.

Layla menghela nafas lega sebentar karena saat itu Rian mencoba menendang Ma'un tapi tidak kena. Layla terperanjat kagum dengan Ma'un yang ternyata bisa bela diri juga.

" ayo Ma'un, hajar laki laki gak tau malu itu ! " pekik Layla dengan semangatnya

Ma'un yang mendengar suara Layla menyuruh menghajar Rian. dia tersenyum dan menganggukan kepalanya.

tangan Ma'un yang mencengkram pukulan Rian mengeraskan lagi cengkramannya. Rian berteriak kesakitan.

aaahhh !!!

lepasin gua !!

" lah, cuma di giniin doang pake teriak lagi lu ! dasar bancil lu ! " ucap Ma'un, lalu dia memukul wajah Rian

bughh,,,

Rian yang terkena pukulan oleh Ma'un langsung terpelanting dan tidak sadarkan diri. dengan hidung yang sudah berdarah.

" ehh, kok pingsan nih anak ? hmm, bener banci nih orang, gua pikir keras juga dia. taunya lembek gini " ucap Ma'un

Layla menghampiri Ma'un karena melihat Rian yang tergeletak tidak sadarkan diri. dan dia jadi sangat cemas.

" Ma'un, dia udah mati ya ? " tanya Lalyla

" ett dah Neng ngomongnye. cuma pingsan aje dia, lagian kalo mati beneran, aye juga yang bermasalah " kata Ma'un

" terus ini gimana dong Ma'un, masa di biarkan gitu aja dianya " kata Layla

" udah tenang Neng, sekarang Neng ambil dah tuh botol air mineral, biar aye siram. bakalan sadar lagi nanti dia " ucap Ma'un

Lalyla masuk kedalam cafe untuk mengambil air mineral. dia memberikan botol air tersebut ke Ma'un.

Ma'un menyiramkan Rian agar dia sadar. setelah di siram, Rian beneran sadar. dia yang melihat Ma'un jadi ketakutan, lalu pergi melarikan diri.

" cepet amat tuh bocah larinye, kayak liat setan aje " kata Ma'un yang melihat Rian lari

Layla hanya menahan tawanya, lalu dia menggandeng Ma'un untuk mengajaknya masuk ke dalam cafe.

yang tidak di ketahui mereka adalah para pelanggan yang ada di cafe tersebut melihat aksi Ma'un yang keren tadi.

mereka terus melihat Ma'un dari masuk sampai ke tempat duduknya dan ma'un juga keheranan.

" Neng, tuh orang orang kenape liatin kite mulu ye ? emang ada yang aneh ape ? " kata Ma'un

" bukan ada yang aneh Ma'un, tapi mereka takjub lihat cara kamu berantem tadi ! tadi kamu itu keren banget tau pas berantem " ucap Layla sekalian memuji

" ahh, Eneng bisa aje ! keren apenye, cuma begitu aje kok " kata Ma'un salah tingkah

setelah menikmati suasana cafe duduk berdua dan mengobrol. mereka kemudian pergi dari cafe tersebut untuk pulang.

pada saat mengendarai motor, lagi lagi Layla memeluk Ma'un lebih erat lagi dengan sengaja. Ma'un jadi tambah tegang di buat Layla.

" Neng, kok gini lagi sih meluknye ? jadi tegang aye Neng " ucap Ma'un

" apanya yang tegang Ma'un ? " goda Layla sambil tersenyum

" ehh, anu. maksudnye badan aye jadi kaku " ucap Ma'un yang mulai gerogi

" udah gak apa apa ! bawa aja yang bener, kalo kita nabrak, kamu yang tanggung jawab. karna bikin aku kecelakaan " kata Layla dengan senyumnya yang manis

" ett dah, gimane gak kecelakaan, kalo kayak gini gua bawa motornye sambil di peluk lengket banget " gumam dalam hati Ma'un pasrah

mereka berdua akhirnya sampai di rumah dan Ma'un mengembalikan kunci motor Layla dengan tangan gemetaran.

1
Gege
baru juga dua main..kumpulin hareem yang banyaak...sapi jantan ajah harus 6 betina baru bisa puas birahinya..😄🤭🤣
Gege
ditunggu Maun ngobatin LC karaoke yang bohai..biar tambah berwarna ini cerita..🤣😄
Ilham: lanjut BG 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Gege
baru dua Thor.. nambah lagi laah hareemnya.. 🤭🤣
Gege
cerita menghibur harus 4 hareemnya Thor... sudah sakti banyak duit banyak wanita...gitu plotnyaa..🤣
Ilham
lanjut bg
Night Watcher
cek ombak...
kyknya lucu dan seru.. 🤭🤭🤭
Ilham
aku mau Maun jodoh sama Yasmin...aku malas lihat Layla dia terlalu lebay mencari alasan biar bisa dekat sama maunbg
lembayungsenja88
mantap bg Thor.. gas bg...
lembayungsenja88
luar biasa.. seperti nyata
Vinski Ambar01
lanjut
Vinski Ambar01
bagus menarik lucu
Vinski Ambar01
gass thor
Hentri Gunawan
lanjut bang ..
Hentri Gunawan
lanjut bang💪💪
Ilham
lanjut bg
Ilham
lanjut up bg🤣🤣🤣🤣🤣
Ilham
lanjut bg
Kaisar surgawi
ini authornya sama kah , kaya di aplikasi F*zzo ? soalnya yg di aplikasi sebelah di paksa tamat bjir
Ilham
lanjut bg🤣🤣🤣🤣🤣
Ilham
lanjut bg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!