NovelToon NovelToon
My Possessive Husband

My Possessive Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:33.5k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Setelah kepergian Ayahnya, hidup Keysa begitu menyedihkan. Di mana perlakuan Ibu dan Adiknya yang semakin menjadi-jadi, bahkan mereka sampai menjual Keysa ke salah satu klub untuk dilelang.

Saat pelelangan, seorang pria menawar Keysa dengan harga dua miliar dan membuat Keysa menjadi milik pria itu. Keysa pikir hidupnya akan hancur setelah dibeli pria asing itu, namun justru sebaliknya. Keysa diperlakukan dengan penuh kasih sayang dan pria itu tidak membiarkan siapapun menyakiti Keysa, pria itu memanjakan Keysa hingga membuat banyak orang merasa iri dengan hidup Keysa.

Bagaimana kelanjutannya? Siapa pria yang membeli Keysa? Apa alasan pria itu membeli Keysa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Berangkat, Istriku

Lucas terdiam, pertanyaan itu menggantung di udara, lebih dingin dari embun pagi yang menempel di jendela. Pelukannya tidak melonggar, namun Keysa bisa merasakan ketegangan yang menjalar di otot-otot lengan pria itu.

​"Karena aku ingin," jawab Lucas, suaranya rendah, nyaris seperti bisikan yang tertelan bantal.

​Keysa merasa dadanya sesak, jawaban itu terdengar sangat... Lucas. Dominan, tanpa penjelasan dan penuh kuasa. "Tapi di luar sana banyak wanita yang jauh lebih segalanya dari aku," balas Keysa.

"Tapi, kalau aku maunya kamu, wanita diluar sana bisa apa?" tanya Lucas.

Lucas bangkit lebih dulu, menunjukkan punggungnya yang kokoh saat ia melangkah menuju kamar mandi. Sementara itu, Keysa duduk terpaku di tepi ranjang dan merapikan rambutnya yang berantakan, ia mencoba mengatur detak jantungnya yang masih belum stabil.

​Beberapa saat kemudian, setelah keduanya bersiap, mereka melangkah keluar kamar. Lucas sudah kembali ke mode dinginnya dengan kemeja putih bersih yang lengan bajunya digulung hingga siku, sementara Keysa mengenakan gaun rumah sederhana berwarna peach yang membuat kulitnya tampak lebih cerah.

​Di ruang makan, Bi Lita sudah menata piring-piring dengan rapi, aroma nasi goreng mentega dan kopi hitam yang kuat menyeruak, menciptakan suasana pagi yang hangat namun sedikit kaku bagi Keysa.

​"Pagi, Bi Lita," sapa Keysa lembut.

​"Pagi, Nyonya. Pagi, Tuan," balas Bi Lita dengan senyum sopan.

​Selama makan, hanya denting sendok yang terdengar. Lucas makan dengan tenang sembari sesekali melirik tablet di samping piringnya, memeriksa laporan dari Johan. Namun, meski matanya tertuju pada angka-angka saham, tangannya yang lain sesekali meraih tangan Keysa di atas meja, hanya untuk menggenggamnya sejenak atau mengusap punggung tangannya.

Setelah sarapan, Johan sudah berdiri tegak di samping mobil hitam yang mengkilap di depan teras. Lucas mengambil jasnya yang tersampir di kursi dan berjalan keluar, diikuti oleh Keysa di sampingnya.

​Angin pagi di halaman mansion itu terasa segar, namun suasana terasa berat bagi Keysa. Ia tahu, begitu Lucas masuk ke mobil itu, pria itu akan kembali menjadi sosok kejam yang tidak segan menghancurkan lawan bisnisnya.

​"Aku pergi sekarang, jangan memikirkan hal yang tidak penting ya," ucap Lucas sambil berdiri di depan pintu mobil yang sudah dibukakan oleh Johan.

​Keysa hanya mengangguk pelan, "Iya, hati-hati di jalan," balas Keysa.

​Baru saja Keysa hendak berbalik untuk masuk kembali ke rumah, langkahnya terhenti. Lucas tiba-tiba berbalik, meraih pinggang Keysa dengan satu tangan dan menariknya mendekat dalam satu gerakan cepat.

​Tanpa peringatan, Lucas menunduk dan menyatukan bibir mereka. C**m*n itu tidak dingin seperti sikapnya di meja perundingan, itu adalah c**m*n yang dalam, menuntut, sekaligus penuh pemujaan. Seolah Lucas sedang menegaskan pada seluruh dunia dan pada pria manapun yang berani menatap istrinya, bahwa Keysa adalah miliknya sepenuhnya.

​Johan segera membuang muka dan menatap ke arah taman dengan ekspresi datar, berpura-pura sangat tertarik pada tanaman hias di sana agar tidak mengganggu privasi tuannya.

​Keysa terengah saat Lucas akhirnya melepaskan tautan mereka, wajahnya memerah sempurna hingga ke telinga dan Lucas memberikan satu senyuman miring yang penuh kemenangan sebelum akhirnya masuk ke dalam mobil.

​"Aku berangkat, Istriku," pamit Lucas dari balik kaca mobil yang perlahan menutup, lalu mobil itu meluncur pergi dan meninggalkan Keysa yang masih mematung di halaman.

​Keysa masih berdiri mematung di teras mansion yang luas itu, bahkan setelah debu dari mobil Lucas menghilang di balik gerbang otomatis. Sentuhan bibir Lucas masih terasa membekas, meninggalkan sensasi panas yang menjalar hingga ke dadanya.

​"Nyonya? Apa anda baik-baik saja? Wajah anda sangat merah," tanya Bi Lita dengan lembut yang rupanya sudah berdiri di ambang pintu.

​Keysa tersentak lalu tertawa kecil untuk menutupi kegugupannya, "Ah, tidak apa-apa, Bi. Hanya... udaranya mulai agak panas," jawab Keysa.

​"Tuan Lucas memang sangat perhatian sejak menikah," ucap Bi Lita sembari mulai merapikan tanaman di pot dekat teras.

"Saya sudah bekerja dengan Tuan Lucas sejak Nyonya dan Tuan besar masih ada, saya belum pernah melihat Tuan Lucas mengabaikan pekerjaannya hanya untuk berlama-lama di tempat tidur, Nyonya benar-benar membawa perubahan besar," ucap Bi Lita.

"Apa orangtuanya Lucas sudah meninggal?" tanya Keysa.

"Saya tidak berani mengatakannya, lebih baik Nyonya yang langsung tanya ke Tuan," ucap Bi Lita.

"Begitu ya, Bi. Nanti aku tanya ke Lucas," ucap Keysa yang tiba-tiba penasaran tentang keluarga Lucas.

​Beberapa saat kemudian, di kantor pusat A2 Group. Lucas berjalan melewati koridor dengan langkah tegap yang memecah kesunyian, setiap karyawan yang berpapasan dengannya menunduk, tidak berani menatap mata sang Tuan yang hari ini tampak jauh lebih berbahaya dari biasanya.

​Di ruang kerjanya yang berdinding kaca setinggi langit-langit, Johan masuk dengan tumpukan map dan sebuah iPad.

​"Laporannya, Tuan. Tim audit menemukan bahwa Wijaya Group bukan satu-satunya yang bermain api, Sein Group baru saja mengirimkan data vendor baja yang anda minta, namun ada yang janggal. Harga yang mereka cantumkan jauh di bawah pasar, sepertinya mereka sengaja memancing kita agar bergantung pada rantai pasok mereka," lapor Johan.

​Lucas meletakkan jasnya di sandaran kursi kulitnya yang megah, "Tuan Bara itu tipe penjilat yang licin, dia memberikan umpan murah agar bisa mencekik leherku saat proyek super-blok itu mencapai tahap krusial, lalu bagaimana dengan asisten yang dia tawarkan semalam?" tanya Lucas.

​"Dia sudah mengirimkan email sebanyak tiga kali pagi ini dan meminta jadwal pertemuan secara langsung dengan Tuan, dia juga melampirkan profil lengkapnya, termasuk keahlian dalam lobi internasional," jawab Johan.

"Jangan ambil vendor dari Sein Group, kita tetap gunakan dari pemasok lain," ucap Lucas.

​"Baik, Tuan. Mengenai proyek di lahan Wijaya, tim konstruksi sudah siap bergerak minggu depan. Namun, ada satu kendala kecil di lapangan, warga di sekitar lokasi mulai melakukan protes karena isu lingkungan yang sempat ditiupkan oleh pihak Wijaya sebelum kontrak beralih," lapor Johan lagi.

​Lucas memijat pangkal hidungnya, "Atur pertemuan dengan tokoh masyarakat di sana, suruh penanggungjawab perusahaan menenangkan mereka, aku tidak ingin ada drama blokade jalan. Berikan kompensasi yang layak dan pastikan mereka tahu bahwa di bawah A2 Group, proyek ini akan membuka lapangan kerja, bukan merusak alam," ucap Lucas.

"Baik, Tuan," jawab Johan lalu ia pun pergi dari ruangan Lucas, ia tahu jika hari ini Lucas tidak bisa diganggu.

"Tuan Lucas kenapa?" tanya Bastian yang baru saja datang dan melihat Kohan keluar dari ruangan Lucas.

"Kok kamu disini?" tanya Johan.

"Biasa habis ketemu ayang," ucap Bastian.

"Kalau Tuan Lucas tahu kamu pacaran sama karyawannya bisa-bisanya habis kamu," ucap Johan dan Bastian hanya cuek menanggapinya lalu memilih duduk di kursi tunggu yang ada di lantai tersebut.

"Kenapa kesini?" tanya Johan.

"Nggak kenapa-napa, pengen aja kesini," ucap Bastian dan asik bermain game dari ponselnya.

.

.

.

Bersambung.....

1
Felycia R. Fernandez
kayaknya Yasmin bakalan jadi ulat bulu nih
Felycia R. Fernandez
aku paling suka Eclair coklat dengan isian butter krim🤤
jadi pengen 🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
👍👍👍👍👍
Ariany Sudjana
hahaha Yasmin ketinggalan info, kalau Keysa itu istrinya Lucas 🤣🤣
Ariany Sudjana
Keysa kamu jangan terlalu polos, Yasmin itu pelacur murahan
Ratih Tupperware Denpasar
wah aromanya akan ada pelakor nih
Felycia R. Fernandez
Akhirnya Keysa bisa mengembangkan dirinya...bukan hanya seorang istri yang duduk manis dirumah.semangat Keysa,kamu juga bisa sukses sebagai penjual kue dan roti...
Ariany Sudjana
wah semangat yah Keysa 😄🙏
Felycia R. Fernandez
Ulala...suami bucin akut sih ini namanya...
Masak ya nunggu sampe Berjam jam gak konfirmasi ke asisten Lucas...
Nurminah
hadeh HP kemana zaman now nenek reot aja ada HP nunggu 2 jam hadeh lucu sekelas istri CEO jangan juga dibuat dramatis
Ariany Sudjana
bagus Lucas, kamu bersikap tegas sama karyawan kamu yang tidak menghormati Keysa
Masha 235
nah...bagus jg tu idenya si Keisha..bhsa "halusnya",shock theraphy...pindahin mreka jadi staf OB, Cleaning service, staf gudang atau apapun yg posisinya rendah...biar mreka tau di posisi rendah itu nggak enak...
Ariany Sudjana
masih syukur kalian ga dipecat dan di blacklist, karena kebaikan hati nyonya bos 😄🙏
Naufal Affiq
entar kalau sudah dipecat dari kantor mu tuan lucas,kirim ya kerumah ku,biar kukirim orang itu ke hutan
erviana erastus
telat lu lucas... makax umumkan kalo lu pnya istri,...
Ariany Sudjana
mampus kalian semua, sudahlah Lucas pecat saja semua karyawan yang tidak kompeten begitu dan blacklist saja dari semua perusahaan
Felycia R. Fernandez
pasti ini resepsionis gak percaya kalau kamu istrinya Lucas Keysa...
Masha 235
hadeuuh....langsung TLP kn bisa ...ribet amat ..
Ariany Sudjana
dasar resepsionis ga tahu diri, kamu siap-siap menggali kuburan kamu sendiri 🤣🤣😂😂
Eva Tigan
kok gak dari tadi ngaku istrinya ? Bisa bisa ini resepsionis dipecat gara2 biarkan Nyonya Lukas lama menunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!