seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 2
Memastikan apakah benar atau tidak,dan saat sampai di rumah ternyata mertua dan istri nya menutupi semua nya dari Rudi,dan mengatakan bahwa semua itu hanya berita tidak benar,tetapi Rudi tidak percaya begitu saja ia pergi menemui orang pintar(dukun) secara diam-diam,dan setelah mengatakan semuanya orang pintar terbaru sebut mengatakan bahwa istrinya itu di guna-guna agar mau menjalin hubungan dengan andre.
Dan saat itulah Rudi meminta bantuan agar istrinya kembali seperti dulu dan mengingat dirinya dan juga anak nya,sesuai keinginan Rudi orang pintar tersebut memberikan minuman dan berada di dalam botol kepada Rudi untuk di berikan kepada seluruh keluarga yang sudah di guna-guna. Saat sampai di rumah Rudi langsung masuk kedalam kamar dan menyembunyikan air yang ia dapat dari orang pintar tersebut agar tidak ketahuan orang rumah,setelahnya ia keluar mencari putrinya
"Aira kamu dari mana nak"
"Aira tadi main ayah di rumah Santi"
"Aira ayah boleh tanya sesuatu"
"Boleh memang nya ayah mau tanya apa"
"Apa benar bahwa ibu mu sering keluar,dan telfon dengan orang lain"
"Iya memang benar ayah,kata ibu itu teman nya "
"Apa kamu pernah di ajak ibu menemui nya"
"Tidak karna setiap Aira ingin ikut tidak boleh sama ibu,memang nya ada apa ayah?"
"Tidak apa-apa "
Sejak saat itu Aira pun mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan kedua orang tua nya,dan sampai akhirnya Aira pun paham bahwa orang tua nya saat ini sedang bertengkar dan ibunya berselingkuh dengan orang lain,tapi Aira tidak tau ia harus bagaimana,dan pada akhir nya semua orang tau bahwa ibu nya Aira selingkuh dan saat Aira berada di sekolah pun ia di buly oleh teman nya.
"Hei kau dengar katanya ibu nya Aira itu selingkuh,dasar ya wanita murahan"
"Iya kau benar semua juga sudah tau berita itu"
"Hei Aira ibu mu itu bukan wanita baik-baik ternyata,ibu mu itu wanita ular,dasar pelakor"
"Tidak ibuku buak seperti itu"
"Hei itu memang fakta nya dasar"
"Bukan,kau tak tau apa-apa jadi diam saja"
"Halah kamu mau belain ibu mu yang kegatelan itu ya"
"Diam aku bilang diam" marah Aira
"Hahaha lihat lah dia marah karena kita ngomongin ibu nya".
"Sudahlah ayo kita pergi jangan dekat-dekat dengan nya "
"Iya ayo"
"Aira kamu tidak apa-apa" tanya Santi
"Aku tidak apa-apa,ayo kita ke kantin"
"Kau serius tidak apa-apa" tanya ana
"Iya, sudah lah ayo ke kantin aku lapar"
Dan pada saat itu lah Aira menjadi anak yang banyak diam,dan tidak ceria lagi karena ia selalu berfikir tentang kedua orang tua nya.
Setelah Rudi berusaha menyadarkan istrinya bahwa selama ini istrinya telah salah karena berselingkuh pun mulai menyadari kesalahannya,dan Eka pun mulai kembali seperti dulu. Hingga Rudi pun berfikir untuk kembali ke Jakarta kembali mencari nafkah,setelah Rudi kembali lagi ke Jakarta siapa yang menyangka bahwa Eka kembali berhubungan dengan Andree selingkuhan nya bahkan Eka pun semakin terang terangan dengan perselingkuhan nya.
Suatu ketika ibunya Santi main ke rumah Eka dan bertanya tentang selingkuhan nya,Eka pun menjawab apa adanya bahwa ia memang sudah menyukai laki-laki itu dan sudah berencana untuk bercerai dengan Rudi dan menikah dengan Andre.