Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
bahkan, kalaupun harus mendapatkan wilayah kekaisaran deniela yang tidak seberapa, juga tidak akan bisa membuat kehidupan kekaisaran lainnya menjadi makmur.
tetapi jangan salah, walaupun kekaisaran kecil ini miskin, tetapi para penduduknya sangat setia. mereka dengan senang hati memikul semua beban kekaisaran dan saling berlomba-lomba.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18. perihal kopi
para prajurit yang melihat minuman yang tak pernah mereka lihat sebelumnya, seketika menjadi heran. aroma pahit manis yang tercium di hidung mereka, membuat mereka penasaran.
"i-ini.. minuman apa yang mulia..?" tanya salah satu prajurit dengan penuh keraguan. Putri Dania tersenyum, kemudian mengangkat gelas yang terbuat dari tanah liat itu dan menyodorkannya.
"cobalah! ini aman. dan ini bukan racun. minuman ini sangat bagus untuk menjaga ketahanan mata, agar tidak mengantuk." prajurit yang diberikan gelas berisi kopi itu langsung menerimanya tanpa ragu.
bahkan tanpa ragu langsung menyeruput kopi panas itu.
Srruuuupppp!!!
serupan pertama, langsung membuat mata prajurit itu membelalak sempurna. rasa pahit, manis dan hangat melewati kerongkongannya.
"mmmm.....!!! ini sangat enak sekali!! rasa pahit yang bercampur manis, dan terasa panas benar-benar membuat tubuh ini bisa bertahan dalam dingin. minuman ini benar-benar menjadi solutif yang mulia..!!"
Srruuuupppp!!!
setelah dia mengeluarkan kata-katanya, prajurit itu pun kembali melanjutkan kegiatannya menyeruput kopi itu.
"hah!! betulkah begitu..?" tanya mereka.
"ambillah!! dan kalau kurang, kalian bisa membuatnya sendiri. yang penting panaskan air terlebih dahulu sampai mendidih, kemudian campurkanlah kopi dan gula ini ke dalam satu tempat. dan jangan lupa diaduk sampai gulanya larut dan semuanya tercampur. setelah itu, minuman ini bisa dinikmati. tapi perlu diingat, minum kopi setiap saat juga tidak baik. karena akan mengganggu sistem pencernaan, dan menghambat laju kerja organ. kopi ini hanya boleh dikonsumsi seminggu 4 kali. itupun, hanya boleh diizinkan ketika berjaga malam saja. dan tolong sampaikan hal ini kepada yang lainnya juga.." tutur Putri Dania.
para prajurit yang mendengar hal itu langsung kembali mengambil posisi tegak. dengan kopi yang masih berada di tangan masing-masing.
"siap ya mulia Putri!! perintah yang mulia akan kami laksanakan.!!" Putri Dania yang mendengar itu pun tersenyum.
"baiklah kalau begitu!! kalian lanjutkan saja pekerjaannya, saya pamit dulu dan kembali ke tempat.!!"
"siapa yang mulia!! terima kasih banyak!!" Putri Dania tersenyum. kemudian langsung berbalik dan mengajak kakak bungsunya pergi.
pangeran Jasper yang masih belum tahu bagaimana rasa minuman tersebut, langsung berjalan sedikit cepat dan mendekati adiknya.
"adik.. kenapa kamu tidak mengizinkan kakak mencobanya dulu..? kakakmu ini penasaran bagaimana rasanya.. apakah masih ada di tempatmu ?" Putri Dania yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.
"tentu saja aku punya kakak. kalau begitu ikutlah dulu di kediamanku.." mendengar itu pangeran Jasper menganggukkan kepalanya dengan semangat.
di sana, Putri Dania langsung mengajak kakaknya berkunjung ke kediamannya. kemudian mempersilahkan kakak bungsunya itu duduk terlebih dahulu.
kemudian di sana, dia membuat minuman kopi yang berbeda. tampak kopi itu sudah dibungkus per sachet. itu semua tentu saja diambil dari ruang penyimpanannya. dan dia berencana, untuk memproduksi gula juga. baik itu gula putih, maupun nanti gula merah. tapi sekarang, dia harus utamakan yang lebih utama terlebih dahulu.
setelah selesai menyeduh minuman tersebut, Putri Dania pun langsung membawanya dan meletakkannya di hadapan sang kakak. Putri dania membuat 2 minuman yang sama. yang satu untuk kakaknya, dan yang satu lagi untuknya.
"ayo diminum kak" pangeran Jasper yang melihat minuman berbeda dari yang diberikan kepada para prajurit, membuatnya langsung mengerutkan kening.
"mengapa minumannya berbeda dek..? bukankah minuman yang kamu berikan kepada para prajurit itu berwarna hitam pekat ? kenapa minuman ini malah terlihat seperti air sungai yang baru saja turun hujan. keruh seperti banjir." ucapnya yang langsung mengundang kekehan dari Putri Dania.
"hehehe.. astaga kak, kata-katamu itu lucu sekali. ini juga disebut kopi. tapi sudah diolah lebih modern ketimbang kopi yang itu. kopi ini juga enak, dan ada sensasi pedas-pedasnya, dan minuman ini cocok digunakan dalam suhu yang minus. minuman ini bisa menghangatkan tubuh bagian dalam, menjaga tubuh luar tetap hangat. nama minuman ini adalah kopi jahe." ucapnya.
pangeran Jasper semakin tidak mengerti.
"kopi jahe..? jahe ?" tanyanya. Putri Dania menganggukkan kepalanya lagi.
"udahlah!! nanti kakak juga akan mengerti. ayo minum.. Dania sengaja membuatkan minuman ini untuk kakak, karena Dania lihat wajah kakak pucat sekali. sepertinya tubuh kakak tidak terlalu tahan dalam suhu yang dingin. nanti kalau kita sudah punya uang, kita usahakan untuk membeli pakaian tebal, baik itu untuk kita maupun untuk rakyat kita." pangeran Jasper yang mendengar penuturan adiknya menganggukkan kepala dengan penuh keheranan.
di sana dia langsung mengangkat gelas tanah liat itu, kemudian perlahan mendekatkan minuman itu ke dalam mulutnya. hidungnya juga langsung menangkap aroma yang sangat asing, namun cukup enak dalam indra penciumannya.
"woah... ini rasanya benar-benar sangat kuat.."
Srruuuupppp!!
"ah!! enak sekali dek!! ini enak sekali!! Woahahaha..!! minuman seperti ini bisa kita jual di pasaran dan bisa menjadi usaha untuk mendapatkan modal membangun kekaisaran kita dek!!! Hahahha...!!" seketika tawa pangeran Jasper pun langsung pecah.
Putri Dania yang mendengar penuturan kakaknya juga tersenyum, sambil menggelengkan kepalanya.
(ternyata pangeran ini cukup protektif juga. kepeduliannya terhadap kekaisaran sangatlah tinggi. mudah-mudahan, kalau suatu saat nanti kekaisaran ini bangkit, di antara kakak-kakak aku semua tidak terjadi perselisihan. tetap akur dan saling membantu satu sama lain seperti saat ini. Oh ya, tapi mengapa, kakak-kakakku yang lain masih belum pulang. apakah mereka menemukan kendala di luar sana ? kata ayah, paling lambat hanya sekitar 3 hari. tapi sekarang sudah 5 hari, para prajurit dan utusan pergi mencari kakak-kakakku. mudah-mudahan tidak terjadi sesuatu dengan mereka..) batinnya yang tiba-tiba mengingat saudaranya yang lain.
"adikku yang cantik dan manis.. apakah bahan dari kopi ini masih ada..?" tanya pangeran Jasper dengan penuh rayuan. mendengar itu, Putri Dania tersenyum dan memandang sang kakak.
"mau kakak gunakan untuk apa..?" tanyanya.
"hehehe!! ini mau kakak gunakan untuk sebagai bahan dagangan nanti.." Putri Dania menghela nafas dan menggelengkan kepalanya.
"kakak tenang aja.. suatu saat nanti, kita pasti akan menjual semuanya. tapi, sebaiknya dalam waktu dekat ini kita fokus dulu pada pembangunan kekaisaran. hal yang utama kita lakukan adalah menciptakan atau membudidayakan bahan makanan. sekarang, pohon-pohon yang bisa dimanfaatkan untuk menyejukkan udara di sekitar tempat ini dan memberikan pasokan oksigen sudah lebih dari cukup. setelah ini, hal yang harus dilakukan lagi adalah membuka lahan. karena tanah di sekitar tempat ini masih kering, dan belum mendapatkan cukup sumber air, oleh karena itu kita harus budidayakan ubi terlebih dahulu. agar makanan di dalam kekaisaran ini tidak habis." ucapnya.
pangeran Jasper yang mendengar penuturan adiknya langsung menghela nafasnya.
"ternyata idemu banyak sekali dek.. tentu saja kami akan ikut apa yang telah kamu rencanakan. setidaknya, walaupun butuh waktu bertahun-tahun untuk membangkitkan kekaisaran ini kembali, tapi itu pasti Dan suatu saat nanti kita akan berada dalam puncak kejayaan." pangeran Jasper dan Putri Dania tersenyum. malam itu, karena keduanya belum mengantuk, mereka terus bertukar pikiran dan membahas tentang bagaimana tindakan ke depannya.