NovelToon NovelToon
Dahsyatnya SHOLAWAT

Dahsyatnya SHOLAWAT

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:418.2k
Nilai: 5
Nama Author: Humairah_bidadarisurga

" KARENA MANUSIA SELALU MENGINGINKAN YANG TERBAIK TAPI LUPA MENJADI BAIK DAN BERBUAT BAIK"


Mengisahkan Perjalanan hijrah seorang gadis bernama Gendis.

Masa lalu yang penuh dosa pun membuat Gendis mengalami trauma.

Iqbal seorang pria yang baik namun salah pergaulan menjadikan Iqbal sebagai pribadi yang keras, playboy dan liar.

Mereka dipertemukan pada saat mereka sama sama tidak baik dan bertobat untuk berhijrah.

Perjuangan menuju Jannah yang selalu diimpikan pun harus dilalui dengan kisah yang Tragis, Miris dan Derai Air Mata.

Berhijrah itu mudah tapi untuk Istiqomah itu sulit.

GENDIS.... IQBAL .... JADIKAN SEMUA KISAHMU MENJADI PELAJARAN YANG BERHARGA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Humairah_bidadarisurga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CURHATAN IQBAL

SELAMAT MEMBACA

💚💚💚💚💚

"Assalamualaikum, Iqbal sudah tidur Nak? bunda mau bicara Nak?" ucap bunda dengan lembut.

"Waalaikumsalam, masuk bunda." ucap Iqbal sopan, sambil membuka kunci dan knop pintu mempersilahkan masuk ke dalam kamarnya.

"Ini bunda bawakan makan malammu, dari tadi bunda menunggumu di meja makan Nak, bunda suapin kamu ya, bunda tahu kamu lelah, tidak cuma ragamu tapi batinmu pasti terluka dan tersiksa dengan ujian ini. Bunda berharap kamu bersabar, dan mengadukan masalahmu hanya kepada Allah SWT, pada hakikatnya semua datang dari Allah SWT. Ujian, cobaan, solusi semua dari Allah SWT." ucap bunda sangat lembut sambil menyuapi anak lelakinya ini yang seperti pesakitan namun tidak sakit sesungguhnya.

"Bunda, hari ini Iqbal mengalami suatu kejadian yang tidak biasa. Bunda tahu Iqbal mengamalkan Surat Yasin sebanyak 77x dan itu sudah selesai Iqbal amalkan tepat dua malam kemarin. Hari ini Iqbal bertemu ibu tua bernama Yasin. Bunda percaya khodam?" ucap Iqbal.

"Di semesta ini, tidak hanya makhluk hidup seperti manusia, tumbuhan dan hewan yang hidup. Tapi semua benda mati seperti batu, gunung, sungai mereka hidup, mereka bersyukur kepada Allah SWT dengan cara mereka sendiri. Ada pula jin ataupun khoda bunda percaya mereka ada. Kalau jin lebih memilih membantu manusia dengan adanya perjanjian, sedangkan khodam didapat dari suatu amalan atau pengabdian terhadap suatu benda pusaka. Khodam sendiri juga ada yang baik dan yang jahat tergantung niat awal si tuannya menginginkan seperti apa. Ada juga khodam yang datang karena menyukai sang tuan, karena Sholeh, atau apapun. Kalaupun mereka datang memperlihatkan jati dirinya itu hal biasa, agar kamu mengenal siapa yang menjagamu. Ahli sholawat Insya Allah akan dijaga malaikat. Kamu tidak perlu takut Iqbal, mereka kadang memberikan petuah atau nasihat. Kamu mengerti? ini baru ibu Yasin belum nanti kamu bertemu siapa lagi baik nyata atau didalam mimpimu." ucap bunda menjelaskan panjang lebar sambil tersenyum.

"Iya bunda, kok malah bunda menakut nakuti aku sih? aku jadi merinding." ucap Iqbal dengan bulu kuduk berdiri, tanda merinding di sekujur tubuhnya mengingat hal yang menimpanya disiang bolong.

"Bagaimana Gendis, sudah lebih satu bulan kamu tidak bercerita tentang keadaan Gendis disana. Coba sekarang ceritakan pada bunda." ucap bunda lembut dan penuh harap.

"Gendis sehat bunda, tapi hanya raganya. Batinnya tentu masih terluka dan tersiksa, hal itu tidak mudah baginya untuk melupakan semua kejadian yang telah menimpanya. Tapi hari ini Iqbal bahagia, Gendis sudah mengenal Iqbal sebagai suaminya, tapi Gendis belum mengingat anak anak kita bunda. Tapi menurut Iqbal itu sudah kemajuan, dibanding dulu histeris melihat Iqbal. Hahahaha." ucap Iqbal terkekeh mengingat betapa histerisnya Gendis melihatnya di halaman Ponpes, hingga pingsan.

"Alhamdulilah kalau begitu, memang Habib Bagir itu selalu berhasil dalam mengobati pasien pasiennya. Malamnya selalu tepat. Kalau A ya A. Beliau sangat jujur, tulus dan ikhlas tanpa mengharap apapun. Terus kapan Gendis bisa dibawa kemari Nak?" ucap bunda yang sudah rindu dengan menantu kesayangannya itu.

"Amalan Iqbal belum selesai bunda, besok Iqbal baru akan melaksanakan amalan keempat. Mulai besok Iqbal puasa bunda, bangunkan untuk Iqbal sahur ya bunda. Setelah Ketujuh amalan selesai, dan Gendis sudah benar benar pulih mungkin bisa kembali ke rumah ini lagi bunda. Bunda kangen ya sama Gendis?" ucap Iqbal menggoda bundanya.

"Iya, kangen masak bareng, Gendis selalu punya resep baru yang dicoba dan tidak pernah gagal uji cobanya. Bunda pernah menyuruhnya membuka warung makan tapi Gendis tidak mau, dia takut tidak bisa sepenuhnya melayani kamu dan anak anak dengan baik karena sibuk dengan warung makannya. Dia wanita yang luar biasa, tentu kamu ingat betapa bejatnya kamu dengan dia. Gimana waktu kamu didekati oleh bidan fans beratmu itu? ingat?" ucap bunda sambil mengejek.

FLASHBACK OFF

Sekitar tiga tahun yang lalu, ada seorang bidan baru yang ditugaskan di Puskesmas desa ini. Bidan itu berasal dari Desa lain. Nanya Bidan Nur Aini panggil saja Bidan Nur. Dia seorang janda yang mempunyai anak laki laki berusia empat tahun namanya Basith.

Iqbal dan Bidan Nur tidak sengaja berkenalan di suatu tempat Grosir Sembako di Pasar. Setelah dirunut ternyata Grosir Sembako itu milik Ibunya Bidan Nur. Karena Iqbal sering berbelanja disana untuk kebutuhan warung kecil didepan rumahnya, lama lama mereka akrab dan dekat, tentu saja masih dalam adab dan norma agama. Iqbal hanya menghindari sentuhan, tapi mereka sering bertukar pikiran. Karena Bidan Nur ini seorang janda, ia sering meminta doa kepada ustadz Iqbal agar dipertemukan jodohnya. Jodoh yang baik, alim, sholeh, sederhana, tapi juga tampan, yang jelas bisa menerima Bidan Nur dan anaknya dengan baik.

Bidan Nur tidak tahu akan status Iqbal yang sudah menikah. Dan Iqbal pun tidak pernah memberitahu karena Bidan Nur tidak pernah bertanya. Iqbal yang mempunyai wajah baby face dari umurnya yang sudah banyak itu, mungkin dikira belum menikah.

Hingga suatu saat, Iqbal yang sedang berbelanja untuk kebutuhan warung pun dimintai tolong oleh Bidan Nur untuk mengantarnya ke Toko Obat Ujung Pasar. Rasa tidak enak kepada Ibunda Bidan Nur, Iqbal pun mengiyakan ajakan itu.

Setelah membeli obat dan beberapa perlengkapan untuk kebutuhan di Puskesmas, karena ada beberapa obat uang tidak ada harus indent ke Pusat, Bidan Nur mengajak makan.

"Mas Iqbal, kita makan dulu, dari pagi Nur belum sarapan, ini juga udah mulai pusing." ucap Nur dengan berbohong.

"Jangan Bu Bidan, gak enak kalau sampai dilihat orang bisa jadi fitnah, tahu sendiri kalau orang kampung paling senang berghibah." ucap Iqbal mantap dan tegas

"Kenapa harus takut, kan kita juga sudah dekat selama ini, betul kan ustadz Iqbal. Tidak akan terjadi fitnah." ucap Bidan Nur dengan rasa percaya dirinya, berfikir mereka berdua sama sama single.

"Maksud Bu Bidan apa ya? kita dekat karena Bu Bidan anak Bu haji dan Bu bidan sebagai bidan desa dikampung." ucap Iqbal tidak mau kalah.

"Mas Iqbal, saya memang janda, jadi kamu gak perlu sepolos itu untuk tidak mengetahui perasaan saya kepada kamu." ucap Bidan Nur yang sudah tidak sabar menyampaikan maksudnya.

"Bu bidan menyukai saya, apa saya tidak salah dengar?" ucap Iqbal sambil tertawa.

"Ada yang salah? aku janda, kamu pun masih sendiri, apa tidak boleh aku mencintai kamu mas Iqbal?" ucap Bidan Nur dengan mantap.

"Maafkan saya Bu bidan, saya harus meluruskan ini, saya sudah menikah, istri saya bernama Gendis, dan dia sedang mengandung anak saya yang kedua. Dan sebelum bersama Gendis, saya pun sudah pernah menikah dan mempunyai anak dua." ucap Iqbal menjelaskan biar tidak ada salah paham.

"Aku tidak mau tahu, aku mencintaimu mas Iqbal, aku jadi istri kedua pun mau. Pesonamu sudah membuat pikiran dan hatiku menginginkanmu. Berada di dekatmu aku selalu nyaman, tenang dan menginginkanmu. Aku ingin memiliki anak darimu, aku menginginkanmu!!!!." ucap Bidan Nur histeris.

"Istighfar Bu Bidan..... Jangan hatimu dikuasai amarah dan nafsu setan. Istighfar..... Astaghfirullah......." ucap Iqbal keras.

------------------------------------

TERIMA KASIH SUDAH MELIPIR BACA

JAZAKALLAH KHAIRAN

💚💚💚💚💚

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!