NovelToon NovelToon
Istri Seksi Gus Ibra

Istri Seksi Gus Ibra

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:50.3k
Nilai: 5
Nama Author: Elma Grace

​"Bagaimana jadinya kalau gadis nakal harus takluk menghadapi anak dari pemilik pesantren?"


Tsabita Azzahra, sebagai bentuk protes karena selalu dibanding-bandingkan dengan kakaknya, Safira, yang nyaris sempurna, Bita memilih hidup bebas: nongkrong di lounge elite, pulang subuh, dan akrab dengan kehidupan malam.

​Puncaknya, setelah mabuk berat akibat patah hati, Bita membuat kekacauan terbesar dalam hidupnya. Di area parkir remang-remang, ia mengira seorang cowok jangkung yang sedang duduk tenang di atas moge hitamnya adalah tukang parkir. Dengan lancang, Bita memaki-maki cowok itu, menarik kerah bajunya, dan... muntah tepat di atas sepatu sneakers mahal si cowok sebelum akhirnya pingsan.

Sepanjang insiden itu, si cowok hanya diam, menatap Bita dengan pandangan dingin yang tidak terbaca, lalu menolongnya dengan tenang.

​​Kehabisan kesabaran, orang tua Bita memberikan hukuman final: Bita dijodohkan dengan anak pemilik salah satu Pesantren.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elma Grace, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB

​Malam makin larut, namun ruang rapat internal di penginapan tamu Yayasan Al-Madani justru terasa sedingin es. Tidak ada pihak kepolisian yang dipanggil. Abi, dengan segala kearifan dan pertimbangannya sebagai ulama besar, memilih menyelesaikan kegaduhan ini secara tertutup demi menjaga marwah pesantren agar tidak menjadi konsumsi publik.

​Di dalam ruangan, Mahendra—pria yang membuat keributan di gerbang pondok—duduk dengan napas memburu, menahan kemarahan yang meluap-luap. Di seberangnya, Safira berdiri dengan kepala menunduk dalam, jemarinya meremas ujung khimar panjangnya. Bahunya bergetar halus, menciptakan ilusi sempurna dari sosok wanita salehah yang sedang teraniaya.

​Di dekat pintu, Ibra berdiri tegak dengan aura dinginnya yang mengintimidasi. Sementara Bita berdiri di samping suaminya, melipat tangan di dada dengan tatapan mata fokus yang lurus menguliti setiap gelagat kakaknya. Sebagai anak yang tumbuh di kerasnya kota, Bita tidak naif, dia tahu kapan seseorang sedang bersandiwara.

​"Nak Mahendra," Abi membuka suara, memecah keheningan dengan nada berat yang menenangkan namun sarat wibawa. "Tolong bicarakan dengan kepala dingin. Apa alasan Anda datang ke lembaga pendidikan ini dan membuat kegaduhan sambil membawa-bawa nama Ustazah Safira?"

​Mahendra tertawa hambar, matanya menatap Safira penuh kebencian. "Tanyakan pada perempuan suci di depan Anda ini, Kiai. Dia kabur, memblokir nomor saya, dan bersembunyi di sini seolah-olah dia tidak punya dosa!"

​"Mas Mahendra... astagfirullah," potong Safira cepat. Suaranya terdengar begitu lirih, lembut, dan gemetar, sangat kontras dengan nada kasar Mahendra. Ia mendongak menatap Abi dan Umi dengan mata yang sudah berkaca-kaca, memancarkan ketulusan palsu. "Abi, Umi... Safira mohon maaf atas kelakuan Mas Mahendra. Dia... dia tidak terima karena Safira menolak kelanjutan hubungan kami. Dia selalu mengancam akan menghancurkan nama baik Safira jika Safira pergi. Dan Safira tidak mungkin berpacaran karna itu di larang dalam agama."

​"Jangan putar balikkan fakta, Safira!" Mahendra berdiri dari kursinya, menunjuk wajah Safira dengan geram. "Kamu pasang muka malaikatmu di sini setelah apa yang kamu lakukan?!"

​"Jaga sikap Anda, Mas Mahendra. Anda sedang berada di kediaman kami," sela Ibra. Suara baritonnya yang tegas dan tajam seketika membuat Mahendra menahan langkahnya, meski napas pria itu masih memburu.

​Safira segera mengambil kesempatan itu. Dengan air mata yang perlahan luruh di pipinya, dia berbicara dengan nada pasrah yang sangat manipulatif. "Dia sengaja mengarang cerita agar Safira diusir dari sini, Abi. Safira ke sini murni karena ingin berbakti, mengajar para santriwati, dan mencari ketenangan. Safira tidak mengerti apa-apa."

​"Kamu gak tau apa-apa?!" Mahendra berteriak, kehilangan kesabaran melihat akting Safira yang begitu rapi dan dipercaya. Pria itu menatap Abi dan Ibra dengan pandangan frustrasi. "Kiai, Gus... kalian semua ditipu oleh penampilan luarnya! Kalian pikir dia ke sini murni mau mengajar? Dia ke sini buat sembunyi! Safira... dia sedang hamil anak saya!"

​DEG!

​Kata-kata Mahendra laksana hantaman gada besar yang meruntuhkan keheningan ruangan.

​Umi spontan beristigfar sambil menutup mulutnya karena syok. Bita memicingkan matanya, langsung menatap ke arah perut kakaknya yang tertutup rapat oleh gamis syar'i yang longgar. Sementara Ibra tetap memasang ekspresi sedingin es, rahangnya mengeras, namun ia tetap mengontrol emosinya dengan luar biasa.

​Safira mematung sejenak, namun sebagai seorang manipulator ulung, dia tidak langsung panik atau berteriak histeris. Dia justru menjatuhkan dirinya berlutut di depan Umi, menangis tersedu-sedu dengan gaya yang sangat menyedihkan.

​"Umi... demi Allah, itu fitnah yang teramat keji," rintih Safira, suaranya parau penuh penderitaan. "Mas Mahendra tahu betul bahwa tuduhan kehamilan adalah pembunuhan karakter paling efektif untuk seorang pengajar di pesantren. Dia sengaja menuduh Safira sekotor ini agar semua di pesantren Al-Madani membenci Safira. Safira berani tes medis besok pagi untuk membuktikan bahwa Safira suci dari tuduhan itu, Umi..."

​Safira sengaja bermain bluffing tingkat tinggi. Dia tahu Mahendra tidak membawa bukti surat dokter malam itu, dan dia bisa mencari alasan lain untuk menunda atau memanipulasi tes medis besok pagi. Yang penting, malam ini dia harus selamat.

​Abi menghela napas panjang, menatap Mahendra dengan tatapan kecewa. "Nak Mahendra, menuduh seorang wanita berzina tanpa membawa bukti medis yang sah atau saksi adalah perkara berat dalam agama kami. Karena malam ini Anda tidak membawa bukti hukum apa pun, saya minta Anda meninggalkan area pesantren sekarang juga. Selesaikan urusan pribadi kalian di luar tembok Al-Madani."

​Mahendra mengepalkan tangannya kuat-kuat. Dia tahu, malam ini dia kalah telak oleh pesona 'korban' yang dimainkan Safira dengan sangat apik. Dengan perasaan dongkol dan dendam yang membara, Mahendra akhirnya berbalik dan melangkah lebar keluar dari ruangan, diikuti oleh tim keamanan pesantren untuk memastikan pria itu benar-benar pergi.

​Begitu pintu tertutup, Safira langsung mengembuskan napas lega di lantai. Ia mendongak, menatap Abi dan Umi dengan sisa-sisa air matanya yang tersisa. "Abi... Umi... terima kasih karena sudah melindungi Safira dari fitnah pria itu. Tapi... Safira mohon dengan sangat, tolong jangan sampai Abah dan Mama tahu soal keributan ini. Safira gak mau Abah kepikiran sampai sakit jantungnya kambuh. Biar Safira selesaikan ini pelan-pelan."

​Abi mengangguk pelan, meskipun sorot matanya tetap menyiratkan kewaspadaan seorang pemimpin. "Baiklah. Malam ini kamu istirahat di kamar penginapan. Besok kita bicarakan lagi."

1
Toyaaa
kok blm up thor
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Layyana
seruu...
yok kita main drama ...kira² siapa pelaku sabotase ini ??
lanjut Thor
Tarwiyah Nasa
sangat nyata..di kehidupan sehari2 banyak yg paham dlm agama nya, ibadahnya bagus tp maksiatnya jg bagus🤭 . dn justru banyak yg berwajah sangar,bertato seperti preman tapi sayang keluarga dlm tanggung jawabnya,n baik dlm lingkungannya.
𝐈𝐬𝐭𝐲 𝟏💋
lanjuuuut thor...
𝐈𝐬𝐭𝐲 𝟏💋
Luar biasa
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Layyana
jadi ingat kisah nabi yusuf...next reading
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Layyana
benar benar gk punya adab...malu2in diri sendiri
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Layyana
ya Allah Safira cinta membutakan matamu,drama apa yg kamu buat skrg??
Toyaaa
kok blm up thorr💪💪
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hey sapi perah copot aja gelar mu kalo kelakuan mu kaya jalang ...malu2in pakaian syar'i mu aja ...
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
lancang banget itu lakor gak tau adab padahal katanya lulusan universitas Islam ustazah sejati
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
pelakorrr berkedok syar'i nongol ...ipar adalah maut 🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
woy sampe gak subuhan Tah itu 🤣
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Layyana
cwe yg berego tinggi aj klo di perlakukan seperti itu pasti luluh...meleleh kek eskrim kepanasan/Facepalm/
falea sezi
trs amnesia🤣🤣 alahh pret
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔: kalo gak lumpuh ya 🤭
total 2 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
aku padamu Guss 🤭
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Layyana
so sweet bangett wkwkkw
gus ibra dilawan/Facepalm//Facepalm/
gass kita nongki bareng2 wkwkwk
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
aduh Gus pengertian banget sih ...coba aja ada kaya kamu 🤭
☆ 𝑺𝒐𝑳𝒆𝑫𝒂𝑫 ☆³ ⚫
pengen dipandang ustadzah tapi kok kelakuannya menggatal begini sapi-ra...enggak banget deh
☆ 𝑺𝒐𝑳𝒆𝑫𝒂𝑫 ☆³ ⚫
hedeeeh baru masuk di pondok Al-Madani udah bikin drama aja ini sapi-ra
dasar modus lo😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!