NovelToon NovelToon
Gadis Genius Incaran CEO Tampan

Gadis Genius Incaran CEO Tampan

Status: tamat
Genre:CEO / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Pa'tam

Dia meninggalkan kemewahan demi untuk hidup sederhana. bekerja sebagai pengantar makanan di restoran miliknya sendiri.
Dan dia juga menyembunyikan identitasnya sebagai anak dan cucu orang terkaya nomor 1 di negara ini.
Dia adalah Aleta Quenbi Elvina seorang gadis genius multitalenta.
"Ngapain kamu ngikutin aku terus?" tanya Aleta.
"Karena aku suka kamu," jawab Ars to the point.
Penasaran dengan kisah mereka? baca yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18

.

.

.

"Kamu meremehkan ku?" tanya Aleta.

"Memang berapa sih gaji sebagai pengantar makanan?" tanya Pietro.

"Apa penting untuk kamu mengetahui gajiku?" tanya Aleta balik.

"Maka dari itu aku bertanya, apa kamu mampu membayar kerusakan tembok itu?" tanya Pietro.

"Berapa yang harus aku bayar?" tanya Aleta.

"1 M," jawab Pietro. Pietro sengaja mempersulit Aleta.

"Kalau kamu tidak mampu bayar, maka kamu harus menjadi simpananku," kata Pietro lagi.

Tanpa berpikir panjang Aleta segera mengambil ponselnya dan mentransfer uang diminta oleh Pietro.

Pietro tercengang melihat uang masuk padahal ia belum menyebutkan nomor rekening miliknya.

"Belum cukup," kata Pietro lagi.

"Apalagi? Aku masih ada urusan dan tidak punya waktu meladeni mu," jawab Aleta.

Aleta hendak pergi dari situ tapi ditahan oleh Pietro dan kunci motor Aleta diambil olehnya.

"Apa sebenarnya yang kamu inginkan?" tanya Aleta yang sudah mulai emosi. Tatapan matanya berubah tajam.

"Mengapa tatapan matanya berubah setajam itu?" batin Pietro.

"Seperti yang aku bilang tadi," jawab Pietro.

"Lama-lama kamu semakin ngelunjak ya," kata Aleta.

Lalu Aleta masuk dan meminjam mobil Dara. Setelah itu Aleta keluar dengan membawa kunci mobil ditangannya.

"Aku sudah cukup bersabar dengan tingkahmu, sekali lagi kamu berulah bukan hanya dirimu yang aku hancurkan tapi juga perusahaanmu," ancam Aleta.

"Hahaha, bisa apa kamu? Kamu ingin menghancurkan perusahaan ku? jangan mimpi," tanya Pietro dengan angkuhnya.

"Kamu menantang ku? Baik, jangan menyesal karena aku sudah memperingati mu," ucap Aleta.

Aleta mengeluarkan laptop miliknya yang selalu ia bawa didalam tasnya. Aleta mengetik keyboard laptop tersebut, entah apa yang ia ketik, tidak butuh waktu lama semua data perusahaan milik Pietro terkunci dan semua kartu ATM dan yang lainnya juga dibekukan. Aleta kemudian menutup laptopnya dan tersenyum smirk.

"Selamat menikmati kehancuranmu, jangan salahkan aku karena kamu sendiri yang memintanya," ucap Aleta kemudian merebut kembali kunci motornya.

Aleta mengembalikan kunci mobil milik Dara. Setelah itu iapun pergi mengantarkan pesanan pelanggan.

Ponsel Pietro berdering pertanda panggilan masuk, Pietro saat ini sedang berada didalam mobil hendak kembali ke perusahaan.

"Halo!" sapa Pietro menjawab panggilan tersebut.

"Tuan, perusahaan kita dibobol, semua data terkunci dan keuangan dibekukan," lapor sang asisten melalui telepon.

Pietro tidak bisa berkata apa-apa lagi sekarang. Ternyata apa yang dikatakan gadis itu terbukti.

"Siapa kamu sebenarnya?" Pietro hanya bisa bergumam.

Ting ... Pesan masuk diponsel Pietro.

'Jangan sombong kamu, karena aku bisa menghancurkan mu lebih dari itu'

Tiba-tiba Pietro terhenyak kala mengingat sesuatu.

"Hanya keluarga Henderson yang bisa melakukan semua ini, aaaahh bo*oh nya aku. Itu sama saja dengan menggali kuburan ku sendiri," jerit Pietro dalam hati.

Pietro akhirnya kembali ke perusahaan, dengan langkah lesu dia berjalan menuju ruang komputer. Beberapa orang mencoba untuk memulihkan data perusahaan, tapi hasilnya nihil.

"Tuan, kami sudah mencoba sebisa mungkin, tapi tidak bisa," kata A.

"Benar Tuan, sepertinya hacker ini bukan orang sembarangan," kata B.

Pietro semakin frustasi mendengar laporan dari bawahannya dibagian IT. Pietro dengan wajah lesu terduduk dilantai. Ia menggusar rambutnya sehingga berantakan.

"Ternyata aku mencari masalah dengan orang yang salah," gumam Pietro.

Pietro sebenarnya orang baik, hanya karena terobsesi dengan Aleta, sejak Aleta menolong Mamanya di supermarket waktu itu, jadi ia bertekad untuk mendapatkan Aleta.

Hanya saja caranya salah, ia pikir semua cewek itu gampang untuk ditaklukkan.

"Aku harus minta maaf, ya aku harus minta maaf. Demi perusahaan ku dan orang-orang yang bekerja denganku," gumam Pietro.

Ya Pietro akan menemui Aleta untuk meminta maaf dan mengembalikan uang yang sudah Aleta transfer padanya. Dan berjanji tidak akan mengusik kehidupan Aleta lagi.

Sementara Aleta sudah berada diruang CEO. Saat ini ia sedang menemani Ars makan. Karena permintaan Ars sendiri.

"Apa kamu tidak bisa makan sendiri?" tanya Aleta.

"Kamu gak lihat aku sedang mengetik?" tanya Ars balik.

Padahal itu hanya modusnya saja agar disuapi oleh Aleta.

Saat ini Aleta sedang menyuapi bayi besar. Entah kenapa dia juga tidak bisa menolak bila Ars yang bersikap begitu.

"Kamu sudah makan?" tanya Ars.

"Nanti saja di restoran," jawab Aleta.

Ars menghentikan pekerjaannya, lalu mengambil sendok ditangan Aleta. Ars menyendok makanan dan menyuapkan nya kemulut Aleta. Aleta dengan patuhnya membuka mulutnya.

"Kamu juga harus makan," ucap Ars. Aleta hanya mengangguk perlahan.

Ars menyuapi Aleta dengan penuh kasih sayang. Terlihat jelas ada cinta yang sangat besar dalam diri pemuda itu.

"Apakah sejarah akan berulang?" batin Aleta.

Karena dari yang Aleta dengar, cerita tentang kisah cinta antara ayah dan bundanya berawal dari pertolongan sang ayah sejak kecil. Sekarang seolah terulang lagi pada dirinya dan Ars. Hanya berbeda versi saja.

"Kenapa melamun?" tanya Ars sambil mengelap bibir Aleta dengan ibu jarinya. karena ada makanan yang menempel disudut bibir Aleta.

"Gak, aku hanya teringat kisah cinta ayah dan bunda," jawab Aleta.

"Mengapa memangnya ayah dan bunda?" tanya Ars.

"Ah sudahlah, aku malas mau cerita," jawab Aleta akhirnya.

Dia akan malu kalau sampai bercerita masa lalu ayah dan bundanya. Malu karena, nanti Ars malah baper. Begitulah anggapan Aleta.

"Aku pulang ya, nanti ada yang mau di antar lagi," ucap Aleta.

"Kenapa harus terburu-buru? Kamu kan bosnya. Kan bisa disuruh orang lain untuk mengantarkan nya," tanya Ars.

"Ya meskipun aku bosnya, tapi aku juga harus profesional dalam pekerjaan. jangan mentang-mentang aku bos lalu bisa seenaknya," jawab Aleta.

Ars bungkam seketika mendengar jawaban dari Aleta.

"Ini untuk makan siang, nanti bisa dipanaskan kalau mau makan," pesan Aleta.

"Aku pulang," katanya lagi.

"Hmmm, hati-hati," pesan Ars.

Cup... Ars mengecup bibir Aleta sekilas. Aleta melotot karena Ars sesuka hatinya mengecup bibirnya. Tapi Aleta juga tidak menolak.

Ars tersenyum tanpa rasa bersalah. Kemudian Ars kembali mengecup kening Aleta sebelum Aleta benar-benar pergi.

Ars menghempaskan tubuhnya di sofa. Senyum nya selalu mengembang. Hingga sang asisten pribadinya masuk dan heran melihat bosnya senyum-senyum sendiri.

"Tuan, tuan Ars!" tapi panggilan Faisal tidak digubris sama sekali.

"Tuan...!" panggil Faisal dengan suara lantang.

"Ah, kenapa gak ketuk pintu kalau masuk?" tanya Ars.

"10 kali mengetuk pintu, bahkan berkali-kali memanggil tuan, tapi tuan tidak mendengar," jawab Faisal.

"Ada apa?" tanya Ars.

"Nanti jam 3 sore klien dari China akan datang," jawab Faisal.

"Hmmm, masih lama. adalagi?" tanya Ars.

"Dokumen ini penting tuan, dan harus segera ditandatangani," jawab Faisal.

"Simpan disitu," perintah Ars menunjuk meja kerjanya.

"Tuan, itu!" Faisal menunjuk kotak makanan.

"Punya ku, kalau kamu mau beli sendiri," ucap Ars.

"Ya nanti kalau sudah istirahat makan siang," jawab Faisal akhirnya. Kemudian keluar dari ruangan itu.

Ars kembali tersenyum sendiri membayangkan Aleta begitu telaten menyuapinya makan.

.

Aku yang nulis baper dengan Ars dan Aleta. Entah lah, kenapa bisa begitu?

.

.

.

1
Mr T
👍
Atiek Endang Mintarti
smangat thor😍 aku suka👍
Sweet Girl
Besuk langsung aja pecat...
Irma Luthfah
kak author karya nya bagus dan keren .. lanjutkn terus karya mu aku suka. cerita keluarga henderson otw baca yg ke enam nya
Bayu Setiawan
kesannya kok kayak raja dan babu
Irma Luthfah
turut brduka .. 😭
Memyr 67
𝗄𝖺𝗋𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄. 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀, 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖽𝗎𝗅𝗎 𝗒𝗀 𝗆𝖺𝗎 𝖽𝗂𝖻𝖺𝖼𝖺
Pa'tam: Kalau mau urutan keluarga Henderson, Cerita Viora dan Ibra ada di judul "Dilamar Tuan Ibrahim." kalau cerita Kayvira dan Dylan ada di novel berjudul "Gadis Amnesia Jatuh Cinta."
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗅𝗎𝖼𝖺𝗌 𝖺𝗒𝖺𝗇 𝗒𝖺? 𝗉𝖺𝗇𝗍𝖺𝗌 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗄𝖾𝗍𝗂𝗉𝗎. 𝗉𝖺𝗋𝖺𝗁 𝖺𝗒𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗇𝗂. 𝗁𝖾𝗁𝖾𝗁𝖾 🤣🤣🤣
Memyr 67
beruntung Aurelia, berjodoh sama cowok jenius
Memyr 67
jalan jodoh davion beda lagi ni
Memyr 67
halach tu cewek karyawan lucas, beneran menganggap lucas cowok kejam? drama dech
Memyr 67
keluarga henderson disegani bukan hanya karena ramah dan baik, tapi karena rata rata hacker
Memyr 67
𝗐𝖺𝗇𝗂𝗍𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁
Memyr 67
𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗉𝖾𝗋𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗄𝖾𝗍𝖾𝗆𝗎 𝗃𝗈𝖽𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗒𝗀 𝗍𝖾𝗋𝗍𝗂𝗉𝗎? 𝗏𝗂𝗄𝗋𝖺𝗆 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗉𝗎 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗒𝗀 𝗆𝖾𝗇𝖼𝗂𝗇𝗍𝖺𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗎𝗅𝗎𝗌, 𝖽𝖾𝗆𝗂 𝗆𝖾𝗋𝖾𝖻𝗎𝗍 𝗁𝖺𝗋𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺, 𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝖽𝗂𝖺 𝗌𝖾𝗇𝖽𝗂𝗋𝗂 𝗒𝗀 𝗍𝖾𝗋𝗍𝗂𝗉𝗎 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖾𝗀𝗈𝗇𝗒𝖺. 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗌𝗂𝗁 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖼𝗈𝗐𝗈𝗄.
Memyr 67
𝗀𝖾𝗇𝖾𝗋𝖺𝗌𝗂 𝖼𝗎𝖼𝗎, 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗋 𝖻𝖾𝖽𝖺 𝗎𝗌𝗂𝖺. 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗋 17. 𝗆𝗎𝗇𝗀𝗄𝗂𝗇 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗉𝗎𝗌𝗂𝗇𝗀 𝗇𝗎𝗅𝗂𝗌 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗆𝖾𝗋𝖾𝗄𝖺 𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗌𝖺𝗍𝗎, 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝖾𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗄𝗎𝗆𝗉𝗎𝗅 𝖽𝖺𝗇 𝗇𝗀𝗈𝖻𝗋𝗈𝗅 𝖻𝖺𝗋𝖾𝗇𝗀, 𝗁𝖾𝗁𝖾
Memyr 67
𝖻𝖾𝗋𝖺𝗋𝗍𝗂 𝗉𝖾𝗇𝗒𝖺𝗆𝖺𝗋𝖺𝗇 𝖺𝗅𝖾𝗍𝖺 𝗌𝖾𝗅𝖾𝗌𝖺𝗂 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖺𝗇𝗍𝗎𝖺𝗇 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖺𝗅𝖾𝗍𝖺 𝗅𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗆𝖺𝗍. 𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖼𝗎𝗆𝖺 2 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀
Memyr 67
𝖺𝗁𝗁𝗁 𝗒𝖾𝗇𝗇𝗒 𝗄𝗎𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗃𝖺𝗎𝗁 𝗆𝖺𝗂𝗇𝗇𝗒𝖺. 𝗒𝗀 𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀𝗍𝗎𝖺𝗇𝗒𝖺. 𝗅𝖺𝗀𝗂𝖺𝗇 𝗄𝖾𝗄𝖺𝗒𝖺𝖺𝗇 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀𝗍𝗎𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗂𝖻𝖺𝗐𝖺𝗁 𝗄𝖾𝗄𝖺𝗒𝖺𝖺𝗇 𝗁𝖾𝗇𝖽𝖾𝗋𝗌𝗈𝗇 𝖿𝖺𝗆𝗂𝗅𝗒.
Septi Utami: halo kak, salam kenal
aku Septi Utami dan mau rekomendasiin ceritaku nih
judulnya Rasa Diujung Senja
semoga berkenan mampir dan betah bacanya ya...
salam santun dan terimakasih 🙏🏼💫
total 1 replies
Danny Muliawati
seru d keren sy suka pk banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!