NovelToon NovelToon
Sayang, Aku Menyerah

Sayang, Aku Menyerah

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: airarahma

Hanya cerita fiksi
Tidak terkait dengan agama manapun
maaf jika ada yang kurang berkenan 🙏

Bella Amanda awalnya adalah gadis cantik yang begitu periang. Tapi sikapnya lambat laun berubah ketika orang-orang membandingkan dirinya dengan adiknya sendiri yang katanya lebih cantik, lebih pintar dan lebih segala-galanya.
Bukan hanya itu Bella juga harus menelan pil pahit saat suaminya dengan tega bermain belakang dengan Belinda, adiknya sendiri dan diharuskan menikah.
Sanggupkah Bella tetap bertahan dengan pernikahannya atau memilih menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon airarahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesalahan

"Lepaskan" ucap Belinda sambil berusaha melepas belitan tangan Erick.

Erlan yang saat itu berada di bagasi mobil langsung mendekat karena mendengar suara teriakan adik iparnya.

"Hey... Lepaskan" pekik Erlan cukup keras.

Dia langsung melepas paksa pelukan Erick pada Belinda.

"Kamu lagi...kamu lagi" ucap Erlan kesal.

"Kamu terus saja ganggu adik aku ya?" ucap Erlan pula.

Melihat Erlan , Erick langsung mundur. Dia tidak mau berurusan dengan Erlan lagi.

Erick mengangkat kedua tangannya lalu pergi menjauh.

"Mas Erlan" Belinda langsung berlari ke dalam pelukan Erlan.

"Aku takut mas" ucap Belinda sudah berderai air mata.

Erlan mengelus rambut Belinda menenangkan kemudian melepas pelukannya.

"Dia tidak akan berani macam-macam. Acara ini kan diselenggarakan kampus" ucap Erlan menenangkan.

"Tapi aku takut mas, bisakah mas disini menemani aku sampai acara selesai. Aku mohon mas" pinta Belinda penuh harap.

Erlan menggeleng tegas.

"Aku mohon mas, aku kan telfon kak Bella sekarang" imbuhnya.

Tanpa mengindahkan penolakan Erlan, Belinda langsung menghubungi Bella.

Saat sambungan teleponnya sudah terhubung, Belinda sudah bercerita pada Bella dengan tangisan yang memilukan hati. Dia memang pintar menarik hati kakaknya.

“Iya dek, nanti kakak minta Mas Erlan temani kamu disana ya. Mana Mas Erlan?” tanya Bella pula.

Belinda pun memberikan ponsel itu pada Erlan.

Erlan menerima ponsel Belinda.

“Iya sayang?” ucap Erlan.

“Sayang, aku khawatir sama Belinda. Mas bisa kan temani dia disana? Besok aku nyusul kesana sama Elea sekalian bawain baju mas” ucap Bella memberikan saran.

“Iya” jawab Erlan pasrah.

Apapun perkataan Bella memang selalu dia turuti.

Jadilah seharian ini dia duduk di ruang tunggu menunggu Belinda yang sedang mengikuti seminar.

Walau sedikit kesal tapi dia juga tidak tega membiarkan Belinda sendiri. Mengingat Erick merupakan pria yang sangat nekat.

Selama menunggu Erlan menyempatkan diri untuk menghubungi istri dan anaknya melalui sambungan video.

“Elea tidak nakal kan nak?” tanya Erlan saat sambungan video sudah terhubung.

Elea menggeleng,

“Tidak Daddy, Elea baik. iya kan mom?” tanya Elea pada Mommy nya.

“Iya, Elea sangat baik dan penurut” jawab Bella tersenyum.

“Daddy, El mau oleh-oleh boneka ya” pinta Elea dengan tatapan polosnya.

Erlan tersenyum.

“Iya nak, nanti Daddy belikan boneka yang cantik seperti Mommy ya” jawab Erlan menggombal.

Bella tersenyum. Suaminya memang senang sekali merayu seperti ini. Mereka kembali mengobrol hingga Bella harus mengakhiri panggilan karena ada janji temu dengan Reno.

“Reno lagi, Reno lagi” gumam Erlan sedikit cemburu. Alasan Erlan melarang Bella bekerja sejujurnya adalah karena Erlan takut Bella terpesona pada Reno. Kontraktor tampan pemilik Felix Contractions.

Erlan kemudian memesan kamar di hotel tempat Belinda seminar karena seminar tersebut berlangsung selama 3 hari. Belinda sendiri akan tidur bersama teman-temannya yang juga ikut seminar.

Saat memejamkan matanya di kasur empuk di hotel tersebut. Seseorang mengetuk pintu kamarnya. Dengan malas Erlan membuka kamar tersebut. Ternyata Belinda yang menunggu di depan.

“Sudah selesai?” tanya Erlan dengan wajah ngantuknya.

“Sudah mas, mas bisa anterin aku ke supermarket di depan gak? Aku takut ada Erick” ucap Belinda berbohong. Padahal dia bisa saja pergi dengan teman-temannya yang lain.

“Iya tunggu” jawab Erlan kemudian menutup pintu kamarnya. Membiarkan Belinda menunggu di depan pintu. Erlan kemudian membasuh wajah dan mengganti bajunya.

Setelah siap dia kemudian mengantar Belinda menuju supermarket. Ternyata tidak hanya ke supermarket tapi Belinda juga minta diantar ke banyak tempat.

Tempat terakhir adalah rumah makan terkenal di kota itu.

Saat makanan mereka telah datang Belinda mulai mengutarakan isi hatinya.

“Mas…” ucap Belinda pelan.

“Ya?” tanya Erlan tanpa melihat ke arah Belinda. Dia sedang menikmati makanannya.

“Aku jatuh cinta sama Mas Erlan” lanjut Belinda.

“Uhuk…” Erlan sampai tersedak mendengar pernyataan cinta dari Belinda.

“Wong edan” umpat Erlan kesal. Dia melanjutkan makannya tanpa memperdulikan ucapan Belinda lagi.

Sampai makan malam itu usai mereka berdua hanya diam saja. Dalam perjalanan menuju hotel pun mereka tidak ada yang membuka suara. Erlan langsung masuk ke kamarnya sedangkan Belinda juga masuk ke kamarnya.

Di balkon kamarnya Erlan mulai meneguk minuman beralkohol.

Sebenarnya dia juga diam-diam menaruh rasa pada Belinda entah sejak kapan. Tapi dia juga mencintai Bella istrinya, apalagi mereka sudah dikaruniai seorang putri cantik. Kalau diminta memilih tentu saja Erlan akan memilih Bella.

Sekian lama Erlan menyembunyikan perasaannya agar Bella tidak curiga. Jujur Erlan begitu egois, dia cemburu melihat Bella didekati pria lain, tapi dia sendiri malah diam-diam jatuh hati pada adik iparnya sendiri.

Saat ini Erlan sudah dipengaruhi minuman keras itu. Dia benar-benar mabuk. Saat itu pula pintu kamarnya diketuk dari luar. Dengan sedikit sempoyongan Erlan membuka pintu tersebut.

Terlihat Belinda disana sudah dengan wajah sembabnya. Tanpa diduga Erlan malah menarik tangan adik iparnya untuk masuk kedalam kamarnya. Tanpa aba-aba dia langsung mencium bibir Belinda. Belinda gelagapan pada awalnya tapi dia kemudian membalas sama inginnya.

Dengan paksa Erlan melepas pakaian yang dipakai Belinda begitu juga pakaian dirinya.

“Mas…jangan” pekik Belinda.

“Bukankah katanya kamu mencintaiku?” tanya Erlan yang kini sudah menindih tubuh polos Belinda.

“Tapi mas tidak mencintaiku” jawab Belinda kembali menangis.

“Aku juga mencintaimu, tapi aku tidak mungkin meninggalkan Bella” jawaban Erlan benar-benar membuat Belinda tercengang.

Erlan kemudian kembali mencium mesra bibir iparnya dengan tangan yang mulai nakal dan meremas apa yang dia suka.

Belinda pun ikut terbuai dengan sentuhan yang baru pertama kali dia rasakan. Belinda pasrah saja ketika Erlan mulai mencumbunya karena dia pun juga sama inginnya. Apalagi Erlan mengatakan kalau dia juga mencintai dirinya.

Tak mau menunda lagi Erlan yang kesadarannya sudah lari entah kemana kemudian mulai mencumbu adik iparnya itu. Mereka kini sama-sama larut dalam kesalahan fatal yang mereka perbuat.

Bersambung...

1
Atik Bunga
kalau aq nggk salah ingat dulu pada saat bella lahirin el ada erlan deh malah kasih saran utk sesar aja krn tdk tega melihat bella lahiran normal
AiraRahma: enggak kak, pas elea tidak diceritakan saat melahirkan
langsung 3 tahun kemudian /Kiss/
total 1 replies
Atik Bunga
mudah2an belinda mandul biar kapok gk punya anak ditinggal suaminya selingkuh biar tahu rasa gimana rasanya diselingkuhi suami
Atik Bunga
hayo lo sean kamu mau ketemu sama cinta pertamamu ayo siap2 buka hatimu aq mendukungmu 💪💪💪
Atik Bunga
ceritanya mengandung bawang aq tk henti2nya 😭😭😭 kalau membaca cerita novel ini aq sangat kadihan sama bellanya dan belinda sangat keterlaluan kakak ipar sendiri direbutnya tidak memikirkan perasaan kakaknya sendiri yang slalu menyayanginya
Andriyati
maaf mu basi,, gak laku,,
Andriyati
rasak no koe
Firgi Septia
yg mana lebih sakit hati ya pasti Bella sdh diambil suaminya sama adik sepupu sendiri/Shame/
Bunda Aish
sesudah kesedihan ada kebahagiaan...
Bunda Aish
kebiasaan buruk, menghakimi orang lain yang tidak ada hubungan apapun dengan dirinya
Bunda Aish
so sweet 😊
Bunda Aish
masih beruntung kok Belinda karena masih punya anggota tubuh lainnya yang masih berfungsi dan punya keluarga yang peduli dan sanggup membiayai pendidikan mu dan masih banyak lagi... intinya tidak mudah putus asa dan syukuri apa yang ada
Bunda Aish
ada yang salah nie dalam pikirannya Belinda,kudu di bawa ke psikiater mungkin biar genah
Bunda Aish
Erlan nya berakhir tragis lha Belinda nya jadi janda ini ntar bagaimana ini,apa akan jadi toxic lagi buat kakak nya?
Sri Watigustami
mampus km belinda,dasar gk punya otak.
Sri Watigustami
kasih belinda pelajaran thor,masa dr kecil udh enak trus,gk rau malu,udh anak pungut jg.
Elly Rusnanwilyati
yah ga seru
Elly Rusnanwilyati
kenapa Bela g menjauh aja , kalaumasih k temu keluarga ke2 belah pihak akan tersakiti terus , menjauh bukan berati benci orang tua tp menjaga kewarasan aja , bawatuh bekel yg lumayan kan bpnya bela orang orkay , untuk kebaikan bersama jgn ijin sama ayah sama ibunya bela , lg d mana 2 ga ada tuh yg nikah samaadek kaka
Lienda nasution
ini cerita kelg toxid banget kok ada ya orang tua lebih belain anak angkat daripada anak kandung sendiri dan cucunya sudah jelas jelas si anak angkat salah besar x....kok dibelain dan difasilitasi lagi dasar orangbtua edan ini namanya ibu n bapakmu sama saja Bella orang tua gak punya otak namanya sebel aku bacanya
Mamanya Aby Fayyadh
Luar biasa
Mamanya Aby Fayyadh
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!