[Apakah anda ingin sembuh dan mengangkat semua rasa sakit di tubuh anda?]
"Apa kau mampu melakukannya?"
[Sistem bisa melakukannya. tapi anda harus menerima persyaratan dari Sistem.]
"Apa persyaratan yang harus ku penuhi?"
[Jadilah seorang Host!]
Demi mengangkat rasa sakit yang di alami Damar pasca kecelakaan, pria yang saat itu masih berusia 11 tahun membuat sebuah pilihan yang sangat serius. yaitu mempercayai Sistem yang muncul bagaikan halusinasi.
Dengan Sistem di dalam tubuh Damar, bagaimana dia akan tumbuh Dewasa?
Tertarik? Gas langsung baca!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BlackRoby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Quest Beruntun
Berbeda dengan semua soal sebelumnya, mata pelajaran yang satu ini tidak hanya mengandalkan mengingat sebagai acuan seorang dinyatakan benar-benar berhasil, menghitung adalah cara mutlak untuk berhasil.
“Aku tidak ingin mengulang ujian ini lagi, aku tidak akan menggunakan tebak-tebakan untuk melewatinya.”
Damar mengerjakannya dengan amat kesusahan, sesekali dia meringis dan memijit keningnya sendiri. Tapi anak muda ini pantang menjawabnya asal-asalan, pada akhirnya dia pun menyelesaikan semua ujiannya.
[Kandidat telah berhasil melaksanakan ujian yang diberikan oleh Sistem, 5 mata pelajaran dalam waktu 165 menit 12 detik.]
[Anda menghemat 22 menit 42 detik waktu dibandingkan dengan ujian sebelumnya.]
[Hasil ujian Kandidat telah berhasil di konfirmasi.]
[Apakah Kandidat ingin melihat hasil ujian yang telah anda lakukan?]
[Ya/Tidak]
Sebelumnya Damar menekan tombol Ya dengan penuh keraguan, namun kali ini dia bisa melakukannya dengan percaya diri tanpa harus menutup mata.
Nilai ujiannya muncul satu persatu dimulai dari ujian pertama yang dia ambil.
[Bahasa 96 point, dari 25 soal kandidat berhasil menjawab 24 soal dengan benar (hijau)]
“Yeah!! Tentu saja!”
[IPA 100 point, dari 25 soal kandidat berhasil menjawab semuanya dengan benar (hijau)]
“Wow! Aku sadar telah menjawab semuanya dengan benar. Itu adalah nilai sempurna,” ucap Damar begitu girang melihat dua tabel hijau yang telah diperlihatkan oleh Sistem.
[IPS 88 point, dari 25 soal kandidat berhasil menjawab 22 soal dengan benar (hijau)]
[Bahasa Asing 80 point, dari 20 soal kandidat berhasil menjawab 16 soal dengan benar (hijau)]
“I know it!”
Dua nilai merah yang di peroleh Damar pada ujian yang sebelumnya kini telah menjadi hijau, dia tidak sabar melihat hasil ujian mata pelajaran terakhirnya.
Dengan mata mendelik ke arah layar Sistem dan juga senyum penuh ketidaksabaran, Damar menantikan nilai yang akan menjadi penentu apakah dia akan gagal atau berhasil dalam ujian kali ini.
Dan hasilnya pun ditampilkan oleh Sistem dengan warna yang berbeda.
“Merah?” lirih Damar merasa kecewa.
[Matematika 45 point, dari 20 soal kandidat berhasil menjawab 9 soal dengan benar (merah)]
[Selisih satu jawaban benar untuk mendapatkan nilai hijau di ujian matematika, sangat disayangkan.]
[Apakah kandidat siap melipat baju?]
Damar mengambil nafas dalam-dalam, mempersiapkan dirinya untuk hukuman yang harus dia jalani.
“Satu lagi rasa sakit, dan kini... Waktunya akan jadi lebih lama. Aku tidak ingin pingsan seperti yang terakhir kali, jadi aku akan berusaha menahannya.”
Damar tidak terlihat menyesal sedikit pun, meskipun awalnya dia tampak kecewa, tapi melihat nilainya sudah naik dengan drastis, Damar merasa puas karena usahanya membuahkan hasil.
[10 detik memasuki waktu hukuman.]
Dengan mulut terbungkam dan tubuh yang ditahan agar tidak menimbulkan terlalu banyak gerakan, Damar menjalani hukumannya.
[Anda tidak tumbang kali ini, tubuh anda telah berkembang.]
“Terimakasih pujiannya, Sistem usang. Aku tetap tidak ingin terbiasa dengan itu, perasaanku tidak nyaman tiap kali tulangku kau hancurkan.”
[Kandidat telah menunjukkan hasil ujian yang mencengangkan, walaupun Kandidat masih mendapatkan nilai merah, tapi Kandidat dapat membuktikan kemajuannya.]
[Kemampuan Kandidat dalam menyerap informasi di dalam buku telah meningkat, membuat Quest kemajuan...]
[Sedang menyusun konten.]
“Ujian kali ini memicu sebuah Konten Quest baru, apa lagi yang harus aku lakukan? Semoga saja bukan Quest yang bisa mendatangkan hukuman padaku.”
[Konten telah disusun.]
Damar meluruskan punggung yang masih terasa kesemutan, dengan tegap dia memperhatikan layar Sistem yang berubah. Quest yang telah di susun kini terpampang dihadapan matanya.
***
Quest yang baru saja Damar dapatkan adalah tipe Quest beruntun, untuk menyelesaikan Quest tersebut anak muda itu harus menyelesaikan misi sesuai urutan. Quest baru tidak akan muncul sebelum Damar berhasil menaklukkan Quest sebelumnya.
Karena termasuk ke dalam kategori Quest khusus dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi, Quest ini dapat memberikan banyak point penyelesaian tutorial.
“Jadi ini yang harus ku lakukan terlebih dulu,” kata Damar sambil menatap sebuah buku yang masih ada pada rak perpustakaan.
[Pergi ke perpustakaan untuk menggali informasi dari buku ini ‘Pertanian Organik Sahabat Bumi’]
Damar mengambil buku yang judulnya sesuai dengan judul yang ditampilkan oleh Sistem, setelah anak muda itu melakukannya, Quest baru segera muncul.
[Cari informasi yang membahas tentang pembuatan pupuk organik.]
[Pengetahuan Kandidat tentang informasi yang di butuhkan saat ini (0%)]
“Serius? Kau ingin aku membaca buku setebal ini?! Buku pelajaran yang aku pelajari sebelumnya bahkan bila ditumpuk tidak akan setebal buku ini, Sistem usang... Kau sepertinya memang ingin menjatuhkan hukuman padaku.”
Melihat Damar yang gusar ketika menatap sebuah buku membuat Puri datang menghampirinya.
“Apa ada yang salah dengan buku itu, Damar?”
Tidak ada yang salah dengan bukunya, Damar hanya bermasalah dengan Sistem yang berada di hadapan buku itu.
“Oh... Pertanian Organik Sahabat Bumi, itu salah satu buku pertanian yang bagus. Apa kau tertarik membacanya?” imbuh Puri ketika melihat buku yang dipegang Damar lebih dekat.
“Bang Puri tau buku ini?”
“Sedikit, dulu aku memakai buku ini sebagai referensi.”
“Apa disini tertulis sesuatu tentang pembuatan pupuk organik?” tanya Damar.
“Apa kau sedang ingin membuat pupuk?”
Damar menyeringai kaku sambil memicingkan matanya ke samping, anak muda itu menjawab pertanyaan Puri dalam hati, “Tidak, tapi Sistem sepertinya ingin aku membuatnya.”
“Aku tidak tau apakah di buku ini ada, tapi cobalah kau buka Daftar Isi.”
“Daftar Isi?” sahut Damar dengan bingung.
Puri mengambil buku di tangan Damar, dia kemudian membuka halaman depan pada buku dan menunjukkannya pada anak muda itu. “Ini namanya Daftar Isi.”
“Daftar Isi adalah sesuatu yang selalu di tempatkan di awal sebuah buku atau karya tulis, yang di cantumkan disini biasanya adalah konten dan subjek tertentu, di samping itu ada angka yang mengindikasikan letak konten ini dalam buku.”
“Kau hanya perlu membacanya sebentar, lalu setelah menemukan apa yang kau cari. Kau tinggal melihat angka yang ada di belakangnya.”
“Pupuk Organik... 42, kau bisa menemukan sesuatu mengenai pupuk organik di halaman 42.”
Setelah menjelaskan Puri menyerahkan bukunya pada Damar, Damar yang menyimaknya dengan baik tidak memerlukan waktu lama untuk memahami apa yang Puri jelaskan.
“Benar, itu benar-benar ada disini. Daftar Isi menakjubkan!”
“Haha! Itu hadiahku untuk teman kecilku yang sangat giat membaca.”
Informasi yang dibutuhkan oleh Damar kini sudah berada di depan matanya.
“Sekarang waktunya untuk mencari tau cara meningkatkan persentase yang tertera pada Quest kali ini.”
[Pengetahuan Kandidat mengenai informasi yang dibutuhkan (0%)]